Hujan September

Hujan September
*Episode 45


__ADS_3

*"Andai mencintainya adalah takdir....


Tuhan....Kumohon permudah jalanku


Meraih ridhoMu, Aku tahu Allah maha


Membolak - balikkan hati Manusia,


Kumohon bukalah pintu maaf Orangtuanya,


Untukku...Jika semua takdir buruk yang


Kupunya Aku ingin semua berbalik


Adanya !" Lirih Kaysha dalam do' a nya.


Wajah yang basah serta tangan yang mene


ngadah meminta bantuan pada sang Maha


Pencipta, Ia menyerahkan takdir dan hidupnya,


Dulu hidupnya penuh kasih namun seiring


Berjalannya waktu dengan semua masalalu


Yang terkuak semua pergi menjauh dan


Menjaga jarak darinya, Kini hanya Gio


Yang tersisa dari keluarganya, Ia akan


Mencoba mempertahankannya.


Kaysha mengusap perutnya perlahan.


"Semoga Kamu bahagia, Akan Ibu


jaga amanah ini, Semoga Kamu mem


bawa kebahagiaan untuk Kami Nak"


Ucapnya seraya berbaring, Ia sering merasa


lelah, Dan terkadang lemas, Pusingpun


Selalu menderanya, Ia selalu diam dan


Berusaha untuk terlihat baik - baik saja,


Ia sadar diri, Dirinya tidak ingin membuat


Suaminya khawatir, Ia cukup Istirahat


Sebentar, semuanya akan baik kembali


Terlalu banyak beban yang ditanggung


Suaminya, Ia ingin sekedar meringankan


beban pikiran sang Suami, Beruntung keha


milan kali ini Ia tidak menderita morning


Sickness di trimester awal.


Saat tengah malam Kaysha berbaring,


Ia meraba tempat tidur, Kosong disisinya,


Ia menurunkan kakinya mencoba berjalan


menyusuri ruang mencari Gio, Saat Ia keatas,


Ia melihat siluet suaminya di balkon taman,


Ia berjalan mendekat, Terlihat sang suami


Sedang merokok, Dahi Kaysha berkerut


Gio tidak mungkin akan merokok jika


Dirinya sedang tidak masalah, Dirinya


Sadar....Gio pun sama Ia tidak akan pernah


Membagi masalah itu jika dirasa berat,


Kaysha menghampiri Ia memeluk tubuh


Suaminya dari belakang, Wajahnya bersan


Dar dipunggung Suaminya.


"Jika Bersamanya adalah takdir...Kumohon


Permudah jalanku " Lirihnya pelan dalam


hatinya. Ia menghirup banyak - banyak


Aroma maskulin Suaminya, Ia akan


Berusaha untuk Rumah tangga yang


Dibina kini.


Sesaat tubuh kokoh itu berbalik, Ia sadar


Seseorang itu sedang memeluknya,


Ia mematikan rokoknya


"Sayang kenapa bangun ?" Tanyanya.


"Masuk...Dingin diluar" Ajaknya, Seraya


Mengurai pelukan dan menuntunnya


Masuk kedalam rumah.


"Kita sambung didalam..." Sambungnya.


Kaysha mampir ke kamar Lisa terlihat Lisa


terlelap dengan mimpi indahnya, Kemudian


Gio menggiringnya kembali ke kamar.


Dan menyuruhnya berbaring kembali.


"Al..Kok Kamu nggak ngidam Seperti Ibu


- ibu yang lain, Atau doyan makan rujaklah,


Atau minta yang aneh - aneh sama Suami


nya,...Kok Kamu nggak ?" Tanya Gio.


"Jangan sungkan Padaku, Aku Ayahnya


Sayang, Aku lebih bahagia jika Anakku


Menginginkan sesuatu,..." Ucap Gio.


Kaysha hanya tersenyum, Ia mendekat

__ADS_1


Dan berbisik.


"Untuk saat ini Aku hanya mau Kamu


A..." Bisiknya lirih, Ditelinga Suaminya


Mata Gio membulat sempurna, Jarang


Sekali Dirinya mendapat permintaan


Dari Kaysha dan ini ternyata membuat


Hatinya bahagia, Sejenak Ia ingin melupakan


Bebannya.


Tadi Ayahnya Seandra menelfon sang Bunda


Sedang sakit, Kayla drop sejak saat terakhir


bertemu namun dalam kondisi aman.


Tekanan pekerjaan dan banyak pikiran


Membuat Seorang Kayla drop, Namun kini


Seandra akan lebih membatasi pekerjaan


Sang Istri, Sebagai Seorang anak tertua


Bohong kalau Dirinya tidak memikirkan


Keluarganya, Sedangkan semua anggota


Keluarganya berjibaku mengurus bisnis


Mereka sedangkan Dirinya tenang dengan


Kebahagiaannya sendiri, Disini Siapa yang


Egois, Ia terus bertanya pada Dirinya.


Namun Dirinyapun tidak bisa meninggalkan


Kaysha dan anak - anaknya, Ia Dilema


"Dengan senang hati, Aku akan pelan..."


Bisiknya ditelinga Kaysha


*****


Saat itu hujan turun disore hari, Kaysha


Sedang Merapikan jemurannya diatas,


Untung Ia sudah pulang mengajar tambahan


Untuk murid yang akan Ujian.


Hujan turun, Dan Lisa pun sudah pulang


mengaji bersama Azzam dan kini bertam


bah Anggota Rayhan, Yang liburan kali


ini enggan pulang ke rumahnya, walaupun


Libur Ia masih bisa mengaji dipondok


Bareng Lisa dan Azzam, Dan Gio tidak


Pernah keberatan asal Keluarga besar


Rayhan tahu bahwa Rayhan ada dirumahnya.


Dari bawah.


Dahinya mengernyit, Gio dinas luar Untuk


Satu bulan kedepan.


"Siapa Sayang?" Tanya Kaysha.


Ia mengikuti langkah Rayhan menuju ruang


tamu, Lisa dan Azzam ada diruang tengah


Sedang belajar, Kaysha beruntung ada Rayhan


Yang sangat melindungi Azzam dan Lisa.


Ia bertindak sebagai seorang Kakak, Dan


Menuruti pesan Gio.


Saat pertama Rayhan masuk sekolah kembali,


Senyuman itu sirna dari wajahnya, Namun


Perlahan Kaysha dan Anggota pondok terutama


Guru dan Para Santri memberinya semangat,


Terutama Kaysha sendiri, Dan ternyata Rayhan


Mau menerima uluran tangan Kaysha.


Apalagi Ia tidak sendiri ada Lisa yang bernasib


Sama dengannya, Perlahan tawa dan kece


riaan Lisa membuatnya membuka diri serta


Keisengan yang dibuat Azzam tak urung


Membuatnya tertawa, Dan dengan izin


Keluarga besar Rayhan kadang liburan Rayhan


Menginap dirumah Kaysha berbagi kamar


Dengan Azzam, Rayhan merasa Ia mempunyai


Keluarga baru.


Seperti sekarang Jika ada tamu, Rayhan tidak


Akan membiarkan Azzam apalagi Lisa mem


buka Pintu, Ia protektif terhadap keluarga baru


nya seperti apa yang dilakukan Gio, Apalagi


Kini sang Kepala Keluarga tidak ada dirumah.


"Daddy ..." Ucap Kaysha terbata.


"Al...Kok Daddy nggak disuruh masuk,


Daddy pegal nih " Canda Kevin.


"Eh..Oh Iya, Masuklah Dad, Kok nggak bareng


Ayah ?" Tanya Kaysha biasanya Ia bareng Ayah

__ADS_1


nya Irham.


"Nggak, Daddy ada meeting disini kebetulan


Jadi Daddy mampir " Ucap Kevin .


Sang sopir menghampiri Ia membawa dua


kantung besar oleh - oleh yang Kevin bawa.


Rayhan menuntun sang sopir menaruh


Barang bawaannya ke dalam rumah, Kemu


dian Rayhan bergabung kembali bersama


Lisa dan Azzam setelah Mereka Salim pada


Kevin membiarkan Kaysha dan Kevin diruang


Tamu.


"Al... Bagaimana sekarang kandunganmu ?"


Tanya Kevin.


"Allhamdulillah baik Dad..." Jawab Kaysha


"Siapa anak itu Al...?" Tanya Kevin.


Kemudian Kaysha bercerita pada Kevin ten


tang Rayhan, Kevin hanya mengangguk men


dengar cerita putrinya.


"Kamu seperti mempunyai anggota ke


luarga baru, Apalagi nanti ditambah dengan


Anggota keluarga baru, Daddy akan membeli


kanmu rumah yang lebih besar untukmu "


Ujar Kevin, Ia ingin yang terbaik bagi keluar


ganya walaupun terpisah.


"Jangan lakukan itu Dad, Aa akan marah


Dan itu akan melukai harga dirinya,


Insyaallah rumah ini masih cukup untuk


Kami, Ini hasil dari gaji yang Aa punya


Dan Al sangat bersyukur setidaknya Kami


Bisa berdiri diatas kaki sendiri" Jawab


Kaysha.


Ia meraih tangan Kevin lembut, Supaya


hati Orang tuanya tidak terluka,


"Jangan menambah jurang antara Daddy


Dan Aa seperti teteh, Jangan terlalu saling


menyakiti, Al ...Merasa sangat bersalah Dad"


Ucap Kaysha.


Kevin mengangguk, Matanya menerawang


" Bersabarlah ... Karena disini Daddypun


Yang bersalah, Kayla mempunyai sifat


Keras seperti sekarang karena Daddy dulu


menyakiti perasaannya, Melukainya terlalu


Dalam dan imbasnya pada Kalian kini"


Papar Kevin Ia merasa bersalah.


"Semoga Kehadiran bayi Kalian akan mem


buka hatinya untuk Kalian...Maafkan Daddy .


Sayang,...Daddy akan berusaha membujuk


Kayla " Sambung Kevin.


"Terima kasih Dad...Ayah kemarin berbicara


hal yang sama, Semoga jalan Kita dipermu


dah, Kasihan Mommy Ini selalu menjadi


beban pikirannya" Ucap Kevin.


Taklama pesanan makan Mereka sudah


datang Kevin memesan dari restauran


Terdekat yang terkenal, Mereka makan


bersama seperti kebiasaan Kevin, Ia akan


Makan bersama Keluarga Putrinya dirumah


Karena Ia merasakan kehangatan sebagai


Keluarga seutuhnya.


"Daddy akan mampir sebentar menyapa Abi


Dan Umi Sebelum pulang, Sudah lama Daddy


Tidak bertemu Mereka " Ucap Kevin sebelum


Dirinya pamit.


Ternyata dulu tanpa sepengetahuan Kaysha,


Kevin, Kinara dan Irham menitipkan Kaysha


Disini dan sering menjenguknya tanpa sepe


ngetahuan Kaysha dan Gio, Dan mengetahui


Kabar Gio maupun Kaysha dan cucunya Lisa


Lewat Abi maupun Umi.


"Bersabarlah Sayang ..Tunggu sebentar lagi"


Kevin memeluk erat Putrinya seperti dulu.


************************************************


**Bersambung

__ADS_1


**Please Like or comment 🙏😘


__ADS_2