
*Pada Part ini tolong Reader's mengerti
Kadang masalalu Seseorang mungkin
Tidak sebaik yang terlihat, Karena pada
Kenyataannya semuanya tidak ada yang
Sempurna, Jangan dihujat ya 🙏
**
"Al ...Rencananya Kita akan nikah dua
Minggu lagi, Sengaja Aku kasih Kamu
Undangan duluan " Ujar Hendra, Ia meng
garuk tengkuknya yang tak gatal.
Kaysha membelalakkan matanya,
"Seriusan,...Sejak kapan Kalian?" Tanya
Kaysha,
"Allhamdulillah .....Ndra akhirnya " Ucap
Kaysha,
"Iya nih Al,..Sejak Kamu menghilang Aku
Masih sering ke kafe, Nggak sengaja hu
bungan Kami jadi deket" Ujar Hendra
Kaysha tersenyum,
"Bu Al datang ya,... Lagipula Ketika Aku nikah,
Kafe nggak ada yang megang, Maafkan
Terpaksa Bu Al yang harus ambil alih
Kembali, Saya sudah berkoordinasi dengan
Bu Kinara dan Pak Gunawan, Semua berha
rap semoga Bu Al cepat sembuh, Dan bisa
Menghandel sementara kafe ketika saya
Cuti menikah " Harap Mbak Rani.
Kaysha mengangguk,
"Mudah - mudahan, Aku bisa kembali lagi,
Minta do'anya ya" Pinta Kaysha.
Mbak Rani tersenyum seraya memeluk
Atasannya,
"Terima kasih Bu Al...Terima kasih "
Ucap Mbak Rani.
Kaysha membalas dengan senyuman.
Sepeninggal Hendra dan Mbak Rani,
Kaysha membawa laptopnya Ia sengaja
Mengunci kamarnya.
"Al,...Aa sebelum meninggal menyuruh
Aku untuk mengambil sesuatu didalam
Kamarnya, Ia takut semua Orang tahu
Apa yang telah terjadi dalam hubungan
Kalian, Ia takut semua akan membencimu
Al, Jika Dirinya tidak ada dan akan berakibat
Fatal pada rumah tanggamu "Bisik Hendra.
"Lenyapkan Flashdisk itu setelah Kamu
melihatnya, Anggap saja itu kenangan
Disudut hatimu, Dan lenyapkan segera,
Aa tidak sanggup memusnahkannya itu
Menjadi kenangan terindah baginya,
Namun bagimu, Hilangkan semua,
Demi Suami dan Putrimu, Aku ingin
Kamu bahagia Al, Aku hanya ingin kamu
Mengetahuinya setelah itu terserah Padamu,
Karena itu masalalu Kalian" Sambungnya.
Kaysha melihat tempat yang tidak terjang
kau oleh Cctv karena Ia tahu Suaminya pasti
Akan tahu, Karena Rayhan akan memeriksa
Keadaan rumahnya yang tersambung dengan
Telfon seluler milik Rayhan.
Perlahan Kaysha melihat, sebuah Video
Dengan caption " My Mine"
Menampilkan Dirinya dan Gio ketika mereka
Tinggal di kota Munich,
*Flashback On
Hari - hari yang dilalui oleh Mereka, Tawa
lepas tersungging dari keduanya, Dan Kaysha
Mengingat semuanya namun Ia termenung
Ia mengingat saat yang terakhir Video
Menampilkan Dirinya tidur dalam pelukan
Gio, Setelah Kejadian panas yang hampir
saja membuat Mereka kebablasan.
Saat itu ketika musim Dingin.
Mereka terjebak berada di apartemen
Gio cuma berdua, Dengan jiwa muda dan
Pergaulan yang ...
Mereka hampir saja melakukan adegan
Yang tidak boleh dilakukan oleh pasangan
Yang belum halal, .
"Maafkan Aku Al...." Lirih Gio,
Hampir saja Mereka lepas kendali,
Kaysha menangis terisak disudut tempat
Tidur dengan tanpa busana, Ia menyelimuti
Seluruh tubuhnya dengan selimut,
"Maaf Aku janji takkan kuulangi lagi Al,
Aku janji " Ucap Gio mendekati tubuh
Kaysha.
"Aku takut A...Aku sangat takut " Lirih
Kaysha,
"Aku takut jika terjadi sesuatu Kamu akan
__ADS_1
Pergi dan ninggalin Aku A,...
Apalagi Ayah dan Bunda Aku tidak sanggup
Dengan kemarahan Mereka, Dan Apa yang
Akan.Daddy lakukan, Ia pasti akan memisah
kan Kita A ..." Sambung Kaysha.
Gio mendekat,
"Sudah jangan dipikirkan, Seandainya itu
Terjadi sekalipun Aku bertanggung jawab
Al, Akan kuhadapi semuanya Aku tak bisa
Jauh darimu Al " Ucap Gio, Ada kesungguhan
Dimatanya.
"Tapi A,.. Sebentar lagi Aa pulang,
Aa akan mengejar mimpi Aa, Aku takkan
Bisa menghalangi jalan untuk meraih
Mimpimu, " Kaysha Menunduk,
Gio meraih tubuh Kaysha perlahan memban
tu Kaysha memakai pakaiannya kembali.
"Aku janji Aku tidak akan merusakmu,
Dan kali ini maafkan Aku Al,...Maaf "
Lirihnya kembali, Mengusap pucuk
Kepala Kaysha lembut, Dan mendekap
nya erat, Mereka akhirnya tertidur sampai
Pagi hari tanpa ada yang terjadi.
*Flashback Off
"Maafkan Aku A,...Biarlah semua kenangan
Itu terkubur dalam hati Kita, Aku akan
Selalu mengingatmu seumur hidupku"
Lirih Kaysha setelah membakar flashdisk
Yang diberikan Hendra.
Ia tidak akan sanggup menghancurkan
mimpi Putri dan Suaminya kini.
Masalalu cukup dikenang di relung hati
Yang terdalam, Cukup tersimpan dalam
Memory seseorang, Ia takut jika diketahui
Oleh Suami dan Putrinya pasti dengan
Persepsi yang berbeda, Ini juga untuk
Kehormatan Mereka supaya Orang lain
Tidak salah faham.
Kisah indah mereka cukup sampai disini
Berganti dengan masa depan karena
Hidup haruslah terus berjalan.
"Ahh...." Kini Perutnya bergetar ..
Kaysha mengusap perutnya lembut.
"Tenang Nak....Semuanya akan baik
- baik saja " Lirihnya.
Ia sadar Dirinya belum shalat Dzuhur tadi
baik - baik saja,
Ia merasakan sepi dirumahnya sendiri,
Setelah makan siang sendiri, Ia kembali
Menonton TV, Namun tak terasa Ia terle
lap.
"Al... Tidurnya dikamar atuh " Ujar Seseorang,
Ia duduk diatas karpet bulu,menyandarkan
Wajahnya disofa. Ia memandang wajah Kaysha
begitu dekat.
Mata Kaysha mengerjap, Ia mengucek
matanya,
"Kamu itu lagi hamil, Tidurnya yang bener
ngapain tidur disitu posisinya aja nggak
enak nanti bisa bikin badan Kamu sakit"
Selorohnya, Ia membantu Kaysha duduk.
"Sini Al...Bersandar di bahuku!" Titahnya.
Mata hazelnya menatap dalam wajah
Kaysha.
Perlahan Kaysha menaruh wajahnya di
Dada bidangnya, bukan dibahunya.
Ia tersenyum, Ia melingkarkan tangannya
Dibahu Kaysha.
Ia menghirup wangi maskulin seperti dulu,
Membuatnya selalu rindu dan menenangkan
hatinya,
"Al wangi rambut Kamu tidak pernah
berubah tetap wangi dan selalu membuat
Aku tenang " Ujarnya.
"Kan yang pertama milihin buat Aku siapa?
Sampai sekarang aku nggak pernah ganti "
Jawab Kaysha lembut.
"Al ...." Ujarnya lembut.
Kaysha mendongak,...
Kini tangan itu beralih menangkap wajah
Kaysha,
"Kamu tahu nggak, ...Dalam hidupku hanya
Kamu yang bisa buat duniaku berbeda,
Dulu Elena, Sofia ngejar - ngejar Aku,
Bahkan tanpa ragu mereka mengajakku
One night stand, Mereka selalu menggodaku,
Namun anehnya ...Aku sama sekali tidak
Tertarik, Semuanya karena Kamu Al"
Ucapnya, Mengecup kening Kaysha sekilas.
Ia beralih kepangkuan Kaysha,
__ADS_1
Dan menaruh kepalanya disana, Itu adalah
Kegiatan pavoritnya, Saat Ia sedih saat Ia
Marah yang dicari adalah Kaysha.
"Belajar gombal darimana ?"Tanya Kaysha
lembut seraya tersenyum.
Dia terkekeh...
"Kamu itu,...Kapan Aku pernah gombalin
Kamu, Al ....Andai Aku bisa kembali Aku
ingin terus bersama Dirimu, Menjadi Se
seorang yang berharga dalam hidupmu,
Aku ingin meraih cintamu, ..... Seumur
Hidup Aku ingin dicintai Olehmu " Ucapnya
Terdengar lirih, Ia menyusupkan wajahnya
Ke perut Kaysha.
"Aku ingiin....." Lirihnya kembali hampir tak
Terdengar, Seperti anak kucing Ia melingkar
kan tangannya diperut Kaysha.
Perlahan Kaysha menyurai lembut rambut
Cepaknya,
"Kita sudah berbeda Sayang... Akan kukenang
Dalam hatiku diseumur hidupku, Maaf ....
Kita memang tidak berjodoh, Namun
Aku bersyukur Aku pernah dicintai Olehmu,
Terima kasih ...." Ucap Kaysha bergetar.
"Maaf Aku hanya menengokmu, Aku
hanya ingin mengucapkan selamat tinggal
Padamu, Satu hal pesanku Padamu,
Berbahagialah.....Al, Selalu "
Ucapnya, Ia mengusap bahu Kaysha pelan.
Dan perlahan bayangan itu menghilang,
Terasa sakit dan menyesakkan dada,
Perlahan Ia terbangun mata itu mengerjap
Sesaat tertegun, Terdengar gemericik air
hujan diluar, Kaysha bangun dan Ia berjalan
Ia mendekati pintu dan menggesernya per
lahan.
"Kamu datang A...Terima kasih, Atas
Cinta kasihmu selama ini, Kamu akan ku
kenang dalam dasar hatiku seumur hidupku"
Lirih Kaysha Ia menaruh telapak tangannya
Untuk menahan air hujan yang turun sedikit
Dari genting rumahnya.
Ia melihat jam didinding, Kemudian Ia shalat
Ashar, Menitip do'a untuk Gio, Kini ada rasa
Tenang dan tidak mengganjal, Terasa lebih
Lapang dalam dadanya.
Sesudah selesai Ia beranjak ke dapur,
Ia memutar Album Maher Zain pavoritnya,
Ia mendengarkan seraya memasak Karena
Ia kesepian dirumah sendirian.
"Assalamualaikum ....?" Ucapan salam terde
ngar ketika mereka membuka pintu.
"Ayah kemana Buna ?" Tanya Azzam.
"Iya kok nggak ada?" Sambung Lisa.
Sayup - sayup terdengar suara musik
Mengalun berpadu dengan Suara indah sang
Penyanyi,
Ketika mereka sampai diruang tengah,
Tercium wangi harum masakan dan terlihat
Sang Ibu tengah asyik memasak.
"Assalamualaikum...Jadi ngulang soalnya
nggak ada yang jawab ..." Ucap Rayhan.
Kaysha tersenyum, Ia menoleh dan
mematikan kompor.
"Waalaikum sallam,..
Eh ,...Kalian sudah pulang, Maaf ibunya
Didapur jadi nggak kedengaran" Ucap Kaysha.
Taklama Mereka Salim,
"Abang mau kopi dulu ?" Tawar Kaysha.
"Nggak ah, Entar pengen makan dulu,
Aku ganti baju dulu Al " Ujar Rayhan
"Boleh.." Jawab Kaysha, Ia menata makanan
Dimeja makan.
Terasa tenang dan damai saat Keluarga
Kecil itu menyantap makanan,
Kaysha bersyukur atas apa yang terjadi
Menjadikan sebuah pengalaman dan
Kenangan terindah dalam hidupnya,
Kini Mereka ingin melewati masa Indah
Dan ketenangan dalam hidup Mereka.
****************************************************
**Bersambung
**Terimakasih untuk yang sudah meninggalkan
Jejaknya berupa like, Comment ataupun Hadiah
Bahkan Vote, Aku sangat berterima kasih,
Apalagi untuk yang masih stay dan tetep setia
Karena beberapa Episode menuju akhir Ya 🙏
*Wilujeng enjing dan selamat pagi, Semoga
kebahagiaan selalu menyertai reader' s
Sekalian 🙏😘
__ADS_1