Hujan September

Hujan September
*Episode 52


__ADS_3

*Pada Part ini tolong Reader's mengerti


Kadang masalalu Seseorang mungkin


Tidak sebaik yang terlihat, Karena pada


Kenyataannya semuanya tidak ada yang


Sempurna, Jangan dihujat ya 🙏


**


"Al ...Rencananya Kita akan nikah dua


Minggu lagi, Sengaja Aku kasih Kamu


Undangan duluan " Ujar Hendra, Ia meng


garuk tengkuknya yang tak gatal.


Kaysha membelalakkan matanya,


"Seriusan,...Sejak kapan Kalian?" Tanya


Kaysha,


"Allhamdulillah .....Ndra akhirnya " Ucap


Kaysha,


"Iya nih Al,..Sejak Kamu menghilang Aku


Masih sering ke kafe, Nggak sengaja hu


bungan Kami jadi deket" Ujar Hendra


Kaysha tersenyum,


"Bu Al datang ya,... Lagipula Ketika Aku nikah,


Kafe nggak ada yang megang, Maafkan


Terpaksa Bu Al yang harus ambil alih


Kembali, Saya sudah berkoordinasi dengan


Bu Kinara dan Pak Gunawan, Semua berha


rap semoga Bu Al cepat sembuh, Dan bisa


Menghandel sementara kafe ketika saya


Cuti menikah " Harap Mbak Rani.


Kaysha mengangguk,


"Mudah - mudahan, Aku bisa kembali lagi,


Minta do'anya ya" Pinta Kaysha.


Mbak Rani tersenyum seraya memeluk


Atasannya,


"Terima kasih Bu Al...Terima kasih "


Ucap Mbak Rani.


Kaysha membalas dengan senyuman.


Sepeninggal Hendra dan Mbak Rani,


Kaysha membawa laptopnya Ia sengaja


Mengunci kamarnya.


"Al,...Aa sebelum meninggal menyuruh


Aku untuk mengambil sesuatu didalam


Kamarnya, Ia takut semua Orang tahu


Apa yang telah terjadi dalam hubungan


Kalian, Ia takut semua akan membencimu


Al, Jika Dirinya tidak ada dan akan berakibat


Fatal pada rumah tanggamu "Bisik Hendra.


"Lenyapkan Flashdisk itu setelah Kamu


melihatnya, Anggap saja itu kenangan


Disudut hatimu, Dan lenyapkan segera,


Aa tidak sanggup memusnahkannya itu


Menjadi kenangan terindah baginya,


Namun bagimu, Hilangkan semua,


Demi Suami dan Putrimu, Aku ingin


Kamu bahagia Al, Aku hanya ingin kamu


Mengetahuinya setelah itu terserah Padamu,


Karena itu masalalu Kalian" Sambungnya.


Kaysha melihat tempat yang tidak terjang


kau oleh Cctv karena Ia tahu Suaminya pasti


Akan tahu, Karena Rayhan akan memeriksa


Keadaan rumahnya yang tersambung dengan


Telfon seluler milik Rayhan.


Perlahan Kaysha melihat, sebuah Video


Dengan caption " My Mine"


Menampilkan Dirinya dan Gio ketika mereka


Tinggal di kota Munich,


*Flashback On


Hari - hari yang dilalui oleh Mereka, Tawa


lepas tersungging dari keduanya, Dan Kaysha


Mengingat semuanya namun Ia termenung


Ia mengingat saat yang terakhir Video


Menampilkan Dirinya tidur dalam pelukan


Gio, Setelah Kejadian panas yang hampir


saja membuat Mereka kebablasan.


Saat itu ketika musim Dingin.


Mereka terjebak berada di apartemen


Gio cuma berdua, Dengan jiwa muda dan


Pergaulan yang ...


Mereka hampir saja melakukan adegan


Yang tidak boleh dilakukan oleh pasangan


Yang belum halal, .


"Maafkan Aku Al...." Lirih Gio,


Hampir saja Mereka lepas kendali,


Kaysha menangis terisak disudut tempat


Tidur dengan tanpa busana, Ia menyelimuti


Seluruh tubuhnya dengan selimut,


"Maaf Aku janji takkan kuulangi lagi Al,


Aku janji " Ucap Gio mendekati tubuh


Kaysha.


"Aku takut A...Aku sangat takut " Lirih


Kaysha,


"Aku takut jika terjadi sesuatu Kamu akan

__ADS_1


Pergi dan ninggalin Aku A,...


Apalagi Ayah dan Bunda Aku tidak sanggup


Dengan kemarahan Mereka, Dan Apa yang


Akan.Daddy lakukan, Ia pasti akan memisah


kan Kita A ..." Sambung Kaysha.


Gio mendekat,


"Sudah jangan dipikirkan, Seandainya itu


Terjadi sekalipun Aku bertanggung jawab


Al, Akan kuhadapi semuanya Aku tak bisa


Jauh darimu Al " Ucap Gio, Ada kesungguhan


Dimatanya.


"Tapi A,.. Sebentar lagi Aa pulang,


Aa akan mengejar mimpi Aa, Aku takkan


Bisa menghalangi jalan untuk meraih


Mimpimu, " Kaysha Menunduk,


Gio meraih tubuh Kaysha perlahan memban


tu Kaysha memakai pakaiannya kembali.


"Aku janji Aku tidak akan merusakmu,


Dan kali ini maafkan Aku Al,...Maaf "


Lirihnya kembali, Mengusap pucuk


Kepala Kaysha lembut, Dan mendekap


nya erat, Mereka akhirnya tertidur sampai


Pagi hari tanpa ada yang terjadi.


*Flashback Off


"Maafkan Aku A,...Biarlah semua kenangan


Itu terkubur dalam hati Kita, Aku akan


Selalu mengingatmu seumur hidupku"


Lirih Kaysha setelah membakar flashdisk


Yang diberikan Hendra.


Ia tidak akan sanggup menghancurkan


mimpi Putri dan Suaminya kini.


Masalalu cukup dikenang di relung hati


Yang terdalam, Cukup tersimpan dalam


Memory seseorang, Ia takut jika diketahui


Oleh Suami dan Putrinya pasti dengan


Persepsi yang berbeda, Ini juga untuk


Kehormatan Mereka supaya Orang lain


Tidak salah faham.


Kisah indah mereka cukup sampai disini


Berganti dengan masa depan karena


Hidup haruslah terus berjalan.


"Ahh...." Kini Perutnya bergetar ..


Kaysha mengusap perutnya lembut.


"Tenang Nak....Semuanya akan baik


- baik saja " Lirihnya.


Ia sadar Dirinya belum shalat Dzuhur tadi


baik - baik saja,


Ia merasakan sepi dirumahnya sendiri,


Setelah makan siang sendiri, Ia kembali


Menonton TV, Namun tak terasa Ia terle


lap.


"Al... Tidurnya dikamar atuh " Ujar Seseorang,


Ia duduk diatas karpet bulu,menyandarkan


Wajahnya disofa. Ia memandang wajah Kaysha


begitu dekat.


Mata Kaysha mengerjap, Ia mengucek


matanya,


"Kamu itu lagi hamil, Tidurnya yang bener


ngapain tidur disitu posisinya aja nggak


enak nanti bisa bikin badan Kamu sakit"


Selorohnya, Ia membantu Kaysha duduk.


"Sini Al...Bersandar di bahuku!" Titahnya.


Mata hazelnya menatap dalam wajah


Kaysha.


Perlahan Kaysha menaruh wajahnya di


Dada bidangnya, bukan dibahunya.


Ia tersenyum, Ia melingkarkan tangannya


Dibahu Kaysha.


Ia menghirup wangi maskulin seperti dulu,


Membuatnya selalu rindu dan menenangkan


hatinya,


"Al wangi rambut Kamu tidak pernah


berubah tetap wangi dan selalu membuat


Aku tenang " Ujarnya.


"Kan yang pertama milihin buat Aku siapa?


Sampai sekarang aku nggak pernah ganti "


Jawab Kaysha lembut.


"Al ...." Ujarnya lembut.


Kaysha mendongak,...


Kini tangan itu beralih menangkap wajah


Kaysha,


"Kamu tahu nggak, ...Dalam hidupku hanya


Kamu yang bisa buat duniaku berbeda,


Dulu Elena, Sofia ngejar - ngejar Aku,


Bahkan tanpa ragu mereka mengajakku


One night stand, Mereka selalu menggodaku,


Namun anehnya ...Aku sama sekali tidak


Tertarik, Semuanya karena Kamu Al"


Ucapnya, Mengecup kening Kaysha sekilas.


Ia beralih kepangkuan Kaysha,

__ADS_1


Dan menaruh kepalanya disana, Itu adalah


Kegiatan pavoritnya, Saat Ia sedih saat Ia


Marah yang dicari adalah Kaysha.


"Belajar gombal darimana ?"Tanya Kaysha


lembut seraya tersenyum.


Dia terkekeh...


"Kamu itu,...Kapan Aku pernah gombalin


Kamu, Al ....Andai Aku bisa kembali Aku


ingin terus bersama Dirimu, Menjadi Se


seorang yang berharga dalam hidupmu,


Aku ingin meraih cintamu, ..... Seumur


Hidup Aku ingin dicintai Olehmu " Ucapnya


Terdengar lirih, Ia menyusupkan wajahnya


Ke perut Kaysha.


"Aku ingiin....." Lirihnya kembali hampir tak


Terdengar, Seperti anak kucing Ia melingkar


kan tangannya diperut Kaysha.


Perlahan Kaysha menyurai lembut rambut


Cepaknya,


"Kita sudah berbeda Sayang... Akan kukenang


Dalam hatiku diseumur hidupku, Maaf ....


Kita memang tidak berjodoh, Namun


Aku bersyukur Aku pernah dicintai Olehmu,


Terima kasih ...." Ucap Kaysha bergetar.


"Maaf Aku hanya menengokmu, Aku


hanya ingin mengucapkan selamat tinggal


Padamu, Satu hal pesanku Padamu,


Berbahagialah.....Al, Selalu "


Ucapnya, Ia mengusap bahu Kaysha pelan.


Dan perlahan bayangan itu menghilang,


Terasa sakit dan menyesakkan dada,


Perlahan Ia terbangun mata itu mengerjap


Sesaat tertegun, Terdengar gemericik air


hujan diluar, Kaysha bangun dan Ia berjalan


Ia mendekati pintu dan menggesernya per


lahan.


"Kamu datang A...Terima kasih, Atas


Cinta kasihmu selama ini, Kamu akan ku


kenang dalam dasar hatiku seumur hidupku"


Lirih Kaysha Ia menaruh telapak tangannya


Untuk menahan air hujan yang turun sedikit


Dari genting rumahnya.


Ia melihat jam didinding, Kemudian Ia shalat


Ashar, Menitip do'a untuk Gio, Kini ada rasa


Tenang dan tidak mengganjal, Terasa lebih


Lapang dalam dadanya.


Sesudah selesai Ia beranjak ke dapur,


Ia memutar Album Maher Zain pavoritnya,


Ia mendengarkan seraya memasak Karena


Ia kesepian dirumah sendirian.


"Assalamualaikum ....?" Ucapan salam terde


ngar ketika mereka membuka pintu.


"Ayah kemana Buna ?" Tanya Azzam.


"Iya kok nggak ada?" Sambung Lisa.


Sayup - sayup terdengar suara musik


Mengalun berpadu dengan Suara indah sang


Penyanyi,


Ketika mereka sampai diruang tengah,


Tercium wangi harum masakan dan terlihat


Sang Ibu tengah asyik memasak.


"Assalamualaikum...Jadi ngulang soalnya


nggak ada yang jawab ..." Ucap Rayhan.


Kaysha tersenyum, Ia menoleh dan


mematikan kompor.


"Waalaikum sallam,..


Eh ,...Kalian sudah pulang, Maaf ibunya


Didapur jadi nggak kedengaran" Ucap Kaysha.


Taklama Mereka Salim,


"Abang mau kopi dulu ?" Tawar Kaysha.


"Nggak ah, Entar pengen makan dulu,


Aku ganti baju dulu Al " Ujar Rayhan


"Boleh.." Jawab Kaysha, Ia menata makanan


Dimeja makan.


Terasa tenang dan damai saat Keluarga


Kecil itu menyantap makanan,


Kaysha bersyukur atas apa yang terjadi


Menjadikan sebuah pengalaman dan


Kenangan terindah dalam hidupnya,


Kini Mereka ingin melewati masa Indah


Dan ketenangan dalam hidup Mereka.


****************************************************


**Bersambung


**Terimakasih untuk yang sudah meninggalkan


Jejaknya berupa like, Comment ataupun Hadiah


Bahkan Vote, Aku sangat berterima kasih,


Apalagi untuk yang masih stay dan tetep setia


Karena beberapa Episode menuju akhir Ya 🙏


*Wilujeng enjing dan selamat pagi, Semoga


kebahagiaan selalu menyertai reader' s


Sekalian 🙏😘

__ADS_1


__ADS_2