Hujan September

Hujan September
*Episode 24


__ADS_3

Dengan perlahan dan lembut, Rayhan


Menurunkan tubuh Kaysha, Sesaat Ia


membaca do'a, Ia ingin nanti segera


Dikasih Rayhan junior yang Sholeh dan


Sholehah, Mudah - mudahan Buah hatinya


Segera hadir di perut sang Istri.


"Bantu Aku melupakannya, Suamiku!".


Pinta Kaysha dalam hati.


Rayhan menyibakkan rambut Kaysha yang


Terurai, Mengabsen setiap inchi tubuh


mulusnya, Mencecap manis dari rasa yang


membuncah, Bibir manis bertaut indah


Dan dalam.


Tangan Kaysha pelan menarik handuk yang


Dipakai Rayhan menutup tubuh polosnya,


Rayhan kembali membelalakkan mata,


Sedangkan Kaysha tersenyum jahil,


"Al...Jahat Kamu, Si Juno kedinginan nih,


Apalagi sarangnya belum ketemu " Bisik


Rayhan memburu,


"Aku akan lembut Al, .." Bisik Rayhan


Karena ini untuk yang pertama Baginya


Dan Kaysha tentunya.


Kaysha terkekeh seraya membalas ci******n


Suaminya yang bertubi - tubi, Membuat


lukisan Indah pahatan maha karya sang


Suami di tubuhnya, Perlahan namun pasti


Rayhan memulai aksinya menyerang gawang


lawan, Satu kali gol belum tercetak, Keringat


membanjiri pelipisnya, Serangan kedua


Setengah jalan dan serangan ketiga barulah


"Goooool", Lelehan air mata menggenang


Disudut mata Kaysha,


"Maafkan Aku Al,...Sakit ya ?" tanya Rayhan,


Ia tahu dari teman - temannya jika melaku


kan untuk yang pertama kali bagi wanita


Ia akan merasakan sakit di area sensitif


nya, Ia menci ***m lembut untuk mengalih


kan rasa sakit istrinya, Pertama sakit yang


Kaysha rasakan namun taklama berganti


Dengan rasa yang tak dapat Ia katakan


Taklama terdengar lenguhan panjang


Dari keduanya menyatukan asa yang


Terpendam selama ini, ....Rayhan me


ngambil selimut dan menutup tubuh


Keduanya yang polos tanpa sehelai


Benangpun, Hawa dingin dan air hujan


yang turun dengan derasnya menjadi


Saksi penyatuan Kasih Mereka yang


Baru Mereka lakukan kini.


Rayhan mengecup erat dan sayang


kening Istrinya lembut.


"Terima kasih ...Telah menjaganya selama


ini " Ucap Rayhan lembut, Mengingat Kaysha


Yang hidup dan tinggal diluar Negeri ternya


ta dapat menjaga diri dan kehormatannya


Dengan baik.


Dekapan hangat dibawah selimut tebal,


Menjadikan Kaysha menikmatinya.


Rayhan semakin mengeratkan pelukannya,


Memeluk dengan Sayang tubuh polos


Istrinya yang telah terlukis maha karya


Indahnya, Senyum bahagia tersungging


Dibibirnya kini, Kaysha telah menjadi


milik Dirinya seutuhnya, Dan berdo' a


Semoga Rayhan Junior segera hadir.


Hawa dingin semakin menggigit,


Rayhan mengambil handuknya Kem

__ADS_1


bali dan membersihkan Diri lagi.


Ia tidak ingin menyerang istrinya Kem


Bali mengingat ini yang pertama untuk


Mereka, Walaupun hatinya masih ingin


Namun Rayhan menekannya masih


Banyak waktu, Dan hari esok.


Ia mengambil baju yang telah disiapkan


Kaysha ditempat tidur, Dirinya merasa


kelaparan setelah pertempuran Mereka


barusan, Ia mengecup kening Ksysha


Yang terlelap, Rayhan tidak tega mem


bangunkan istrinya.


Ia berjalan keluar dengan sumringah,


Senyuman senantiasa terbit dari bibir


nya.


Rangga menelisik melihat raut wajah


Rayhan yang telah berbeda kini,


Sedangkan Raffa menyunggingkan


Senyum seakan tahu apa yang telah


Terjadi dikamar Abangnya Rayhan.


"Gimana Istrimu sekarang ?" Tanya


Rangga khawatir.


Rayhan tersenyum,


"Ia sudah tertidur karena kelelahan"


Jawab Rayhan enteng seraya menuju


Dapur.


"Apaa...!" Ucap Rangga hampir saja


menyemburkan kopi yang diminum


Olehnya.


"Biasa kali aja Bang,...Urusan Suami


Istri lho " Bisik Raffa terkekeh.


"Oh ya mana Azzam ?" Tanya Rayhan


"Sudah tidur barusaja, Ia merengek ingin


tidur bareng Bunanya, Namun Kalian


nggak pernah keluar lagi, Ya udah


"Mudah mudahan, Rayhan Junior


Segera hadir buat nemenin Azzam ,"


Do' a Rayhan,


"Amiiiin...!" Jawab Mereka seraya ter


senyum sumringah.


"Ray....Nanti suruh istrimu makan,


Ia belum makan malam nungguin


Kamu " Ucap Rangga.


"Siaap komandan!" Jawab Rayhan.


Senyuman senantiasa tersungging di


bibirnya.


Rayhan makan malam sendiri, Karena


Ia tidak tega membangunkan istrinya,


Namun Ia lapar akibat pertempuran


Barusan, Apalagi Ia melewatkan makan


malamnya.


Setelah itu Ia menyeduh segelas susu


Dan membawanya ke kamar.


Terlihat Kaysha terlelap damai, Rayhan


mengusap pelan pipi putih Istrinya,


"Sayang ..bangun dulu bentar, Kamu


belum makan nanti sakit " Pinta


Rayhan.


Kaysha anteng terlelap malah meraih.


Tangan Kekar Rayhan.


"Mmh...Ngantuk A..." Jawab Kaysa tanpa


membuka mata.


"Al..." Ujar Rayhan lembut, Selama ini


Kaysha memanggil dirinya dengan


Panggilan Abang bukan Aa,


Kembali diusapnya lembut pipi putih


Kaysha.


"Setidaknya minum susu ini, Supaya Kamu

__ADS_1


Tidak sakit " Pinta Rayhan


Perlahan mata itu mengerjap.


"Ayo Sayang minum dulu !" Sambung


Rayhan mengulang.


Taklama akhirnya Kaysha meminum


Susu itu hingga tandas.


Ketika Kaysha menyerahkan gelas


kosongnya, Tak sengaja selimut yang


menutupi tubuh polosnya melorot,


Menampilkan dua bukit kembar yang


menjulang dengan indahnya.


"Al..." Ucap.Rayhan.


"Kenapa Kamu menggodaku lagi "


Ujar Rayhan gusar,


"Maaf Bang tidak sengaja " Ucap


Kaysha terkekeh,


"Aku akan memuaskan dahagaku mulai


Sekarang, Sebelum nanti harus berbagi


Dengan junior Rayhan, ..." Ucapnya dan


menyerang Kaysha seperti bayi yang


anteng menyusu pada Ibunya ...


Ups !...


*******


"Bang ...Aku jalan kayak penguin gini


entar Mereka curiga lagi " Ujar Kaysha


Setelah shalat subuh dan mengeringkan


rambutnya dengan headryer.


"Sudah sini mending Aku keukeupin lagi,


Kali ini biar Bik Siti yang buat sarapan,


Hujannya awet kayak kenangan, jadi


Asyik buat rebahan " Ucap Rayhan


Menarik tubuh kaysha.


"Tapiii ...Bang !"Potong Kaysha.


"Besok Libur Al...Kita habiskan waktu


Kita dikamar, Oke Honey" Bisiknya


"Tenang Mereka asik aja seneng malahan


Supaya Rayhan Junior cepet launching "


Ujarnya kembali memeluk tubuh istrinya,


Dan tangannya sudah sulit dikondisikan.


Kaysha hanya menghela nafas,


.


"Pasti Abang membuatku semakin tidak


bisa untuk berjalan " Desahnya mengingat


Tadi sebelum subuh Suaminya menyerang


nya kembali dan itu entah untuk penyatuan


Mereka yang kesekian kalinya.


"Udah....Kamu cukup nikmatin aja, Aku


yang kerja kok" Bisik Rayhan ditelinga


Kaysha membuat Kaysha meremang


kembali


"Dan Rupanya cuaca sangat mendukung


....Honey " Bisiknya lagi kali ini lebih


lembut.


*Malam Minggu Kalian sama siapa nih ?


***********************************************


**Bersambung


**Please like or comment, Maaf nggak terlalu


hareudang ya, Takut ditolak susah untuk


Up...Author serahkan pada Kalian supaya


Traveling menurut kalian masing - masing


Ya...


*Udah lunas ya untuk up malmingnya.


Bagi yang udah like, Comment, ngasih


bunga atau kopi bahkan Vote, Author


Ucapkan terima kasih banyak ...Dan


Dapet sallam dari Al dan Bang Ray, Ya..


Dan bagi yang belum sok diantos nya


Da bageur 🙏😘

__ADS_1


__ADS_2