Hujan September

Hujan September
*Episode 13


__ADS_3

"Abaang ...!"Sapa Kayla bergetar.


"Tunggulah...!" Ujarnya,


Ia melanjutkan pekerjaannya, Taklama


Seorang laki - laki muda tergopoh - gopoh


Menghampiri salah satu pegawai disana.


Kemudian Ia menghampirinya.


"Maafkan Saya Bang, ...Saya terlambat


Soalnya dirumah Ibu Saya sedang sakit "


Ujarnya, Wajahnya terlihat pucat, Tangannya


bergetar.


Rangga terlihat mendongak menatap


Laki - laki muda itu,


"Ya sudah... Sekarang bagaimana keadaan


ibumu ?" Tanyanya.


"Allhamdulillah sekarang sudah baikan Bang "


Jawabnya.


Rangga menganggukkan kepalanya,


"Sekarang lanjutkan Kamu tangani motor


ini, Anakku Ulang Tahun Aku harus cepat


pulang " Ucap Rangga.


Terlihat Rangga hendak berlalu, Buru -


buru dicegat Kaysha.


"Bang ..Motorku lama tidak ?" Tanya


Kaysha,


"Sudah Kamu pulang bareng Saya, Kalau


nunggu motormu pastinya lama, Azzam


Keburu ngamuk " Ucap Rangga.


Belum lagi Kaysha mau berbicara, Seorang


pegawai menghampiri Rangga.


"Bang Maaf udah mengganggu waktu Abang,


Karena tadi kekurangan Orang, Pelanggan


Banyak yang datang " Sahutnya lagi.


"Nggak Pa - pa, Sekalian Saya lihat laporan


Bulanan, Ya sudah Saya mau balik lagi


Azzam lagi Ulang tahun" Jawab Rangga.


Ia mencuci tangannya, Dan masuk kem


bali kedalam kantor, Taklama Ia telah ber


ganti baju.


"Bang ... Bagaimana motornya?" Tanya


Kaysha kekeuh.


Rangga menatap tajam Kaysha.


"Ikut Aku !" Ajaknya.


Kaysha berjalan mengikuti Rangga.


"Jika motor ini selesai, Kamu telfon Aku !"


Pinta Rangga.


"Siaap Bang !" Jawab Karyawannya.


Kemudian Rangga berlalu ke gedung samping


Tempat Pencucian mobil,


"Kunci mobilku mana?" Tanyanya.


Pada salah satu pegawai.


Taklama Ia berlari kedalam ruangan,


Kemudian cepat Ia kembali membawa


Kunci mobil,


"Siaap ...Ini Bang !" Ujar sang Pegawai.


"Mau pulang ...?" Tanyanya lagi.


"Azzam ulang tahun, " Jawab Rangga seraya


menuju mobilnya.


Terlihat pegawai itu melihat Kaysha,


Kaysha hanya tersenyum mencoba menyapa,


"Siapa Nona ini Boss?" Tanyanya.


"Buna nya Azzam " Jawab Rangga singkat.


Mata pegawai itu terbelalak,


"Waah Boos!" Ucapnya.


"Ayo Naik !" Titah Rangga pada Kaysha.


Taklama Kaysha ikut masuk kedalam mobilnya,


"Didepan...Masa Saya sopir Kamu ?"


Ucapnya.


Kaysha buru - buru ke depan, Dengan ragu Ia


Duduk di kursi depan, Disamping Rangga.


Taklama mobil mereka membelah jalan


raya,


"Tunggu Bang,..Tolong berhenti didepan "


Pinta Kaysha.


Rangga menuruti Ucapan Kaysha.


Ia memasuki sebuah mall,


"Maaf... Karena Aku belum membeli hadiah


untuk Azzam, Bang " Ucap Kaysha.


Rangga mengikuti apa yang dikatakan


Kaysha tanpa menjawab apapun,


Kaysha memilih buku bacaan dan


Cerita, Mungkin usia Azzam sekarang sudah


Belajar membaca, Pikir Kaysha,


Dan sebuah robot mini.

__ADS_1


Ketika hendak membayar, Rangga menyerah


kan kartunya.


"Eh..ini biar saya bayar" Ujar Kaysha merasa


tidak enak.


"Itu untuk Azzam kan ?" Tanyanya.


Kaysha mengangguk.


"Biar saya saja yang bayar " Ucapnya.


Akhirnya setelah perdebatan, Kaysha


mengalah.


Dan taklama Mereka masuk ke sebuah


Butik baju muslim, Karena ajakan Rangga.


"Maksudnya...?" Tanya Kaysha, Ini bukan


Hari raya.


"Belilah satu ,..yang sesuai seleramu, Nanti


juga Kamu tahu " Titah Rangga.


Kaysha mematung tidak mengerti,


"Ayolah Azzam menunggu Kita !" Titahnya


lagi.


Dengan terpaksa Kaysha menurut, Ia


Takut dengan tatapan Rangga yang tajam.


Ia mengambil sebuah kaftan berwarna


Soft senada dengan kerudungnya,


Lagi - lagi Kaysha tidak dibiarkan untuk


membayarnya.


Setelah selesai Mereka melanjutkan perja


lanan, Untung saja jalanan lancar,


Jadi tidak butuh waktu lama Mereka sampai.


"Bunaa...!" Teriak Azzam dituntun dokter Raffa.


Terlihat Rayhan dari dalam, Melihat kedata


Ngan Kaysha bareng Abangnya Rangga,


Riak mukanya berubah.


"Assalamualaikum?" Sallam Kaysha.


"Waalaikum Sallam..!" Jawab Mereka.


"Ini hadiah dali Buna, Untukku ?"


Ujar Azzam sumringah.


"Iya ...Unyuk anak Buna tersayang " Ucap


Kaysha.


"Matasih.." Ujarnya mencium pipi Kaysha


lembut.


"Ayo ..Bang Kami sudah siap, Tinggal


Abang yang belum ganti, " Ucap Dokter


Raffa.


"Gantilah dulu dengan yang tadi " Titah


Rangga.


"Silahkan Mbak Al ikut Saya" Ajak Raffa,


Rayhan Tidak berbicara apapun, Ia me


nuntun Azzam.


"Jangan salah paham Ray, ...Tadi Dia


ke bengkel Abang motornya rusak, Ia


nggak tahu bengkel itu punya Abang "


Terang Rangga karena melihat riak


wajah Adiknya yang berbeda.


""Kalau giliran Kamu yang jaga mungkin


Kamu yang akan ketemu Al " Ucap


Rangga.


"Ya Bang ...Hanya saja Kenapa Dia tidak


peka !" Ujar Rayhan gusar.


"Mungkin sifatnya cuek, Berusaha dan


Bersabarlah " Ujar Abangnya memberi


Semangat.


Terlihat Kaysha keluar berbalut jilbab,


Wajah cantiknya terlihat anggun.


Semua mata memandang kearah Kaysha,


Terutama Rayhan.


"Bunaa.." Ucap Azzam.


"Subhanallah ...Mbak Al sangat cantik !"


Puji Raffa.


Ingin Rayhan memeluk Kaysha, Hatinya


Sudah klepek - klepek melihat Kaysha.


Hatinya sudah sangat siap mengkhitbah


Kaysha.


Tangannya ingin terulur untuk segera


menggandengnya apalagi ke pelaminan


"Kenapa Neng tidak mengerti Abang


ingin segera ke pelaminan bersamamu "


Begitulah kira - kira isi hati Rayhan.


"Buna tantiiik ...." Ucap Azzam.


"Ayoo..!" Ajak Rangga.


"Bang Kami bareng Abang aja ya!"


Ucap dokter Raffa, Ia mengajak Art


nya bersamanya mengikuti Abangnya


Rangga.


"Mbak Al ..Bareng Bang Rayhan saja

__ADS_1


Sama Azzam, "Titahnya.


"Soalnya barang - barang ada di mobil Bang


Rangga ya " Sambungnya.


"Tapiiii...!" Potong Kaysha.


Kini Rayhan menatap tajam Kaysha.


Ia menuntun Azzam kedalam mobilnya,


"Bang..Tunggu ,!"Ucap Kaysha.


"Diih kenapa Bang Ray kok kayaknya


ngambeuk gitu ?" Tanya Kaysha dalam.


hatinya.


Kebetulan didepan ada kerikil agak besar,


"Bismillah ..Mudah - mudahan kayak


Di sinetron " Ucap Kaysha dalam hati


Seulas senyum terbit dibibirnya.


Dengan perlahan Dia berjalan, Pura -


Pura tidak melihat ada batu kerikil di


depannya.


Terlihat Azzam sudah duduk.di.jok mobil.


"Bismillah moga berhasil " Ucap Kaysha


Dalam hati.


"Satu...Dua.." Highheels yang dipakai Ksysha


menginjak batu kerikil, Dan menjadikan


Dirinya oleng, ..Dan..


"Aduuuh...!" Ucap Kaysha.


Ketika hendak jatuh tangan kekar Rayhan


Keburu menangkap tubuh Sintal Kaysha.


"Jangan drama,...Lain kali hati - hati "


Bisik Rayhan.


Kontan muka Kaysha memerah.


Tanpa Kata Ia menuntun Kaysha ke jok


belakang duduk bersama Azzam.


Wangi maskulin Rayhan tercium,


Baru kali ini Kaysha begitu dekat dan


Bersentuhan dengan Rayhan.


Detak jantungnya tidak beraturan.


Rayhan memapah Kaysha ke


dalam mobil.


"Gimana masih mau lanjut ?"


Tanya dokter Raffa, Menghampiri Mobil


Rayhan.


"Kayaknya Kaki Mbak Al terkilir,


Bagaimana Bang Acaranya sebentar lagi


Dimulai " Ucap Dokter Raffa.


"Ya sudah.. Aku nggak Pa - pa Kok,


Lanjut Aja kasihan Azzam " Jawab Kaysha.


"Beneran Mbak?" Tanya Raffa.


Terlihat Rayhan mengoleskan cream di


kaki Kayla.


"Ahh....!!" Ucap Kaysha dengan nada


tinggi.


"Ya sudah lanjut,...Kasihan Mereka udah


nunggu " Sahut Rayhan.


Dengan berbagai pertimbangan, Akhirnya


Mereka memulai perjalanan.


Mobil berjalan perlahan, Sesekali Mata


Rayhan mencuri pandang kearah Kaysha.


Gurat khawatir kentara disana.


Sedangkan Azzampun terlihat khawatir.


"Buna Ndak pa - pa, Auh ya...?" Tanyanya


mengusap wajah Kaysha


"Tidak Sayang..Buna nggak Pa - pa Kok"


Ucap Kaysha.


"Benelan ?" Tanyanya lagi.


"Iya ....Buna nggak pa - pa" Ucap Kaysha.


Taklama mobil Mereka sampai di komplek


Panti Asuhan, Terlihat anak - anak Panti


Telah siap disana.


Art rumah Rayhan sibuk membawa masuk


bawaan Mereka, Terpaksa Rayhan memapah


Tubuh Kaysha,


"Maafkan Aku ...terpaksa " Rayhan berucap.


"Tidak apa - apa, Aku tunggu di mobil kok" .


Ucap Kaysha.


"Ndaak Buna, Ayooo ituuut.." Ajak Azzam


Saat ini Kaysha melihat begitu dekat Wajah


tampan Rayhan, Wangi tubuhnya Ia baru


Menciumnya dari jarak dekat...


Taklama hujan turun tiba - tiba,..


"Yah ..kok hujan" Ujar Kaysha, Dengan Ter


paksa Rayhan menggendong Kaysha masuk


kedalam Panti ...


**Yuhuuuu......!!


***********************************************

__ADS_1


**Bersambung


**Please like or comment 🙏😘


__ADS_2