
"Bang Aku minta hati - hati "
Ujar Kaysha seraya membantu Rayhan
memakai seragam.
"Iya Honey...Maaf Aku tidak.bisa mene
manimu dirumah" Ujar Rayhan.
"Tidak apa - apa Bang, Namun awas
nanti kalo Deket - Deket mbak Polwan
Cantik" Ujar Kaysha, Pipinya bersemu
merah setelah serangan pagi bernama
"Morning Kiss" Dari sang Suami.
Rayhan memandang Istrnya tidak percaya,
Seorang Kaysha cemburu Padanya,
Senyum tersungging diujung bibirnya,
Apakah ada sebuah pengharapan dari sebuah
Asa yang selama ini Ia pendam,
Ia memandang istrinya lekat, Rona merah
Terlihat dipipi Kaysha, Ia tersenyum gemas,
Sang istri yang terlihat tenang dibalik diamnya.
Bisa merasa takut kehilangan Dirinya,
Ah ... Rayhan merasa bahagia,
"Untuk apa melihat wanita lain, Jika Aku
Punya istri yang lebih segalanya dari yang
lain bagiku " Bisiknya.
"Gombaaal ..!" Jawab Kaysha tidak kalah
berbisik ditelinga Rayhan.
Rayhan terkekeh, Gemas ...Ia menjawil hidung
mancung Kaysha, Ia sedikit menunduk,
mendekatkan hidung mancungnya dengan
Hidung Kaysha membiarkannya beradu
Dengan lembut, ..Indahnya yang Rayhan
Rasakan Kini berpacaran sesudah menikah
Masa pengenalan karakter dan Kebiasaan
Masing - masing sebagai Pasangan halalnya.
Kaysha memandang lekat wajah tampan
Suaminya, Ia sadar dengan wajah tampan
Dan sifat ramah Rayhan mungkin akan
Menjadi daya tarik tersendiri bagi Seorang
Rayhan, Dan membuka peluang bagi para
Pelakor jaman sekarang.
"Ada apa humm..?" Tanya Rayhan lembut.
"Terpesona....Atau takut ?" Tanya Rayhan.
Ia mengambil jemari tangan Kaysha lembut,
"Dengar honey,..Jika memang Abang ber
hianat darimu tentunya Abang sudah siap
Untuk tidak bisa melihat mentari pagi lagi,
Karena pastinya Abang sudah kena tembak
Ayah dan Abangmu,Bahkan keponakanmu
Tidak kusangka sangat ganas " Ujar Rayhan
Seraya bergidik ngeri.
"Sudah... Sudah! Abang jadi pengen dirumah"
Ucap Rayhan.
"Malam Minggu sekarang ke Puncak yuk !" .
Ajak Rayhan.
"Males musim hujan ....Lebih dingin dari
biasanya pastinya" Tolak Kaysha.
"Kan sengaja atuh Neng...Biar Kita
ehem - ehem.." Goda Rayhan,
Matanya mengerling nakal.
"Diih ...Abang mesumnya kumat, "
sahut Kaysha.
"Yaa bolehkan mesum sama istri sendiri,
Denger ya Neng.. Semua pria sama keinginan
nya, hanya ada yang mampu menjaganya,
Ada yang tidak tergantung sama laki - lakinya
Juga" Ucap Rayhan.
"Dan ingat manusia itu tidak ada yang
Sempurna justru saling menerima keku
rangan masing - masing itu lebih indah
__ADS_1
Dong Neng " Sambungnya.
"Berarti secara tidak langsung Abang me
ngakui jika ...." Kaysha menggantung ucapan
Dirinya.
Rayhan makin mendekat,
"Makanya Cobain Neng, ...Nanti ketahuan
Juga, Abang amatiran atau pemain lama,
Susah bener diajak mengharap surganya "
Bisik Rayhan.
Pipi Kaysha kembali merona merah,
"Sabaar yaa Bang ....!" Bisik Kaysha meng
goda.
"Udah yuk ...Abang takut telat " Ajak Rayhan
Menggandeng istrinya mesra keluar dari
kamar Mereka.
"Heemmm...!" Ujar Dua pria yang tengah
Duduk di sofa seraya meminum kopinya.
"Bunaa...!" Azzam menghampiri Kaysha
Dan menarik tangannya.
Kaysha menyerahkan tas Rayhan seraya
Mencium punggung tangannya, Dan di
balas dengan ciuman lembut mendarat
Di kening Kaysha.
"Baik - baik ya dirumah, Jangan kemana
- mana, Sebelum ketemu yang menculik
Kamu dan Azzam" Ujar Rayhan sebelum
Pergi.
"Yahh penganten baru....!" Ucap Raffa.
"Jadi pengen ahh" Lirihnya.
"Makanya nikah jangan jadi Playboy cap
teri Mulu ...!" Ucap Bang Rangga,
Seraya berlalu.
********
Kaysha memandang kolam ikan didepan
nya, Terasa tenang Dirinya baru menidur
Ia mengingat kejadian kemarin,
Seorang wanita yang mengaku mantan
Pacar Suaminya yang tidak rela Rayhan
Menikah dengannya, Gadis cantik itu
Terlihat meyakinkan, Namun sayang
Dia tidak sportif, Wanita itu licik Ia meng
gunakan Azzam sebagai kelemahan
Kaysha, Dan mencoba memberi obat
Apalah hingga Dirinya tidak sadar diri,
Ia melihat Orang berpakaian rapi menye
rang perempuan itu dan anak buahnya,
Sebelum Kaysha tahu Ia keburu tidak
Sadar diri.
Apa Orang - Orang yang menolongnya
Adalah Suruhan Ayah atau Daddy nya,
Namun sebelum pulang kemari Kaysha
Sudah mengancam Orang tuanya Supaya
Tidak menyuruh Orang untuk mengikutinya.
Baru saja Rayhan menelpon Mengingatkan
Ia untuk makan Siang, Rayhan sedang berada
Di kafe sedang memeriksa Cctv dan kete
rangan dari beberapa karyawan tentang
Kejadian hari kemarin.
Hendrapun tidak luput dari pemeriksaan
Karena Dirinya Orang yang terakhir ber
sama Kaysha kemarin.
"Al....Kita harus bicara!" Pinta Rangga.
"Boleh Bang ..ada apa?" Tanya Kaysha.
Ia membawa secangkir kopi, Kemudian
Dirinya duduk di kursi yang telah terse
dia di teras samping rumah.
Sesaat Ia menghela nafas berat, Dan
memandang Kaysha dalam.
__ADS_1
"Kamu mengenal Orang yang menculikmu
Kemarin ?" Tanyanya pelan.
Kaysha menggeleng,
"Namun Dia seorang perempuan yang
mengaku pacarnya bang Rayhan "
Ucap Kaysha.
Kening Rayhan bertaut,
"Pacar yang mana...? Setahuku Rayhan tidak
Sedang dekat dengan Perempuan manapun "
Sahut Rangga.
"Karena setahuku Rayhan hanya dekat dengan
Tiga perempuan, Bunda, Kamu Al, Dan Sese
orang dari masa lalunya " Ujar Rangga.
"Dan Abang kenal dengan gadis masa
lalunya Bang Ray ?" Tanya Kaysha memas
tikan apakah Selama ini Rangga tahu gadis
Tersebut istrinya sendiri.
"Abang tidak pernah tahu Al, Satu yang Abang
Tahu Perempuan itu meninggal berbarengan
Dengan waktu Abang Menikah, Hari itu Abang
Tidak tega, Abang sedang bahagia dengan
Pernikahan Abang, Sedangkan Ray sedang
Berduka kehilangan Kekasihnya, Rasanya
Tidak tega Al " Papar Rangga.
"Abang minta Kini Sayangi Suamimu
Sepenuh hatimu, Jika Kamu belum jatuh
Cinta Padanya setidaknya jangan pernah
Menyakitinya " Pinta Rangga menatap
Wajah Kaysha.
.
"Insyaallah Bang ....!" Jawab Kaysha,
Setidaknya kini Sejak Ia sah menjadi Istri
Seorang Rayhan Adipraja Ia sudah mena
namkan janjinya dalam hati setidaknya
Jika tidak ada Cinta untuk Suaminya
Setidaknya ada rasa Bakti dan sayang
Untuk tetap berada disisi Sang Suami,
Itulah tekad Seorang Kaysha.
Masalalu yang indah ketika Dirinya ber
sama dengan Gio tentunya sudah berakhir.
Ia akan menutup lembaran masa lalunya
Yang Indah berujung menyakitkan bersama
Gio, Takdir tidak pernah salah yang salah
Adalah Dirinya dan Gio yang menentang
Takdir, Yang awalnya bermula dari main
- main hingga mereka jatuh kedalam
Cinta yang terlalu dalam.
"A..Pacaran yuk..Teman - temanku ngerasain
Bagaimana rasanya pacaran, Enak nggak ya?"
Itulah Ucapan Kaysha Yang masih kelas satu
SMA, Dan Kaysha sendiri tidak menyangka
Permintaannya waktu itu menjadikan Dirinya
Terbelenggu dengan Gio hingga hari ini.
Apalagi Mereka mengetahui takdir yang
Sebenarnya tanpa sengaja, Hingga perasaan
Cinta dihati Mereka menjadi semakin
Menggebu - gebu, Hanya satu yang berha
sil menghalangi Perasaan Mereka adalah
Tangisan sang Teteh dan Ibu dari seorang
Gio yaitu Tangis Kayla Inka Wijaya.
Apa dan Siapakah Al sebenarnya ?
************************************************
**Bersambung
**Please like or comment,
Wilujeng sonten (Selamat sore ) Mangga
Dihaturanan like atanapi Komena nya
(Silahkan ditungguin like atau kommen nya
ya ) 🙏😘
__ADS_1