Hujan September

Hujan September
*Episode 22


__ADS_3

"Bang Aku minta hati - hati "


Ujar Kaysha seraya membantu Rayhan


memakai seragam.


"Iya Honey...Maaf Aku tidak.bisa mene


manimu dirumah" Ujar Rayhan.


"Tidak apa - apa Bang, Namun awas


nanti kalo Deket - Deket mbak Polwan


Cantik" Ujar Kaysha, Pipinya bersemu


merah setelah serangan pagi bernama


"Morning Kiss" Dari sang Suami.


Rayhan memandang Istrnya tidak percaya,


Seorang Kaysha cemburu Padanya,


Senyum tersungging diujung bibirnya,


Apakah ada sebuah pengharapan dari sebuah


Asa yang selama ini Ia pendam,


Ia memandang istrinya lekat, Rona merah


Terlihat dipipi Kaysha, Ia tersenyum gemas,


Sang istri yang terlihat tenang dibalik diamnya.


Bisa merasa takut kehilangan Dirinya,


Ah ... Rayhan merasa bahagia,


"Untuk apa melihat wanita lain, Jika Aku


Punya istri yang lebih segalanya dari yang


lain bagiku " Bisiknya.


"Gombaaal ..!" Jawab Kaysha tidak kalah


berbisik ditelinga Rayhan.


Rayhan terkekeh, Gemas ...Ia menjawil hidung


mancung Kaysha, Ia sedikit menunduk,


mendekatkan hidung mancungnya dengan


Hidung Kaysha membiarkannya beradu


Dengan lembut, ..Indahnya yang Rayhan


Rasakan Kini berpacaran sesudah menikah


Masa pengenalan karakter dan Kebiasaan


Masing - masing sebagai Pasangan halalnya.


Kaysha memandang lekat wajah tampan


Suaminya, Ia sadar dengan wajah tampan


Dan sifat ramah Rayhan mungkin akan


Menjadi daya tarik tersendiri bagi Seorang


Rayhan, Dan membuka peluang bagi para


Pelakor jaman sekarang.


"Ada apa humm..?" Tanya Rayhan lembut.


"Terpesona....Atau takut ?" Tanya Rayhan.


Ia mengambil jemari tangan Kaysha lembut,


"Dengar honey,..Jika memang Abang ber


hianat darimu tentunya Abang sudah siap


Untuk tidak bisa melihat mentari pagi lagi,


Karena pastinya Abang sudah kena tembak


Ayah dan Abangmu,Bahkan keponakanmu


Tidak kusangka sangat ganas " Ujar Rayhan


Seraya bergidik ngeri.


"Sudah... Sudah! Abang jadi pengen dirumah"


Ucap Rayhan.


"Malam Minggu sekarang ke Puncak yuk !" .


Ajak Rayhan.


"Males musim hujan ....Lebih dingin dari


biasanya pastinya" Tolak Kaysha.


"Kan sengaja atuh Neng...Biar Kita


ehem - ehem.." Goda Rayhan,


Matanya mengerling nakal.


"Diih ...Abang mesumnya kumat, "


sahut Kaysha.


"Yaa bolehkan mesum sama istri sendiri,


Denger ya Neng.. Semua pria sama keinginan


nya, hanya ada yang mampu menjaganya,


Ada yang tidak tergantung sama laki - lakinya


Juga" Ucap Rayhan.


"Dan ingat manusia itu tidak ada yang


Sempurna justru saling menerima keku


rangan masing - masing itu lebih indah

__ADS_1


Dong Neng " Sambungnya.


"Berarti secara tidak langsung Abang me


ngakui jika ...." Kaysha menggantung ucapan


Dirinya.


Rayhan makin mendekat,


"Makanya Cobain Neng, ...Nanti ketahuan


Juga, Abang amatiran atau pemain lama,


Susah bener diajak mengharap surganya "


Bisik Rayhan.


Pipi Kaysha kembali merona merah,


"Sabaar yaa Bang ....!" Bisik Kaysha meng


goda.


"Udah yuk ...Abang takut telat " Ajak Rayhan


Menggandeng istrinya mesra keluar dari


kamar Mereka.


"Heemmm...!" Ujar Dua pria yang tengah


Duduk di sofa seraya meminum kopinya.


"Bunaa...!" Azzam menghampiri Kaysha


Dan menarik tangannya.


Kaysha menyerahkan tas Rayhan seraya


Mencium punggung tangannya, Dan di


balas dengan ciuman lembut mendarat


Di kening Kaysha.


"Baik - baik ya dirumah, Jangan kemana


- mana, Sebelum ketemu yang menculik


Kamu dan Azzam" Ujar Rayhan sebelum


Pergi.


"Yahh penganten baru....!" Ucap Raffa.


"Jadi pengen ahh" Lirihnya.


"Makanya nikah jangan jadi Playboy cap


teri Mulu ...!" Ucap Bang Rangga,


Seraya berlalu.


********


Kaysha memandang kolam ikan didepan


nya, Terasa tenang Dirinya baru menidur


Ia mengingat kejadian kemarin,


Seorang wanita yang mengaku mantan


Pacar Suaminya yang tidak rela Rayhan


Menikah dengannya, Gadis cantik itu


Terlihat meyakinkan, Namun sayang


Dia tidak sportif, Wanita itu licik Ia meng


gunakan Azzam sebagai kelemahan


Kaysha, Dan mencoba memberi obat


Apalah hingga Dirinya tidak sadar diri,


Ia melihat Orang berpakaian rapi menye


rang perempuan itu dan anak buahnya,


Sebelum Kaysha tahu Ia keburu tidak


Sadar diri.


Apa Orang - Orang yang menolongnya


Adalah Suruhan Ayah atau Daddy nya,


Namun sebelum pulang kemari Kaysha


Sudah mengancam Orang tuanya Supaya


Tidak menyuruh Orang untuk mengikutinya.


Baru saja Rayhan menelpon Mengingatkan


Ia untuk makan Siang, Rayhan sedang berada


Di kafe sedang memeriksa Cctv dan kete


rangan dari beberapa karyawan tentang


Kejadian hari kemarin.


Hendrapun tidak luput dari pemeriksaan


Karena Dirinya Orang yang terakhir ber


sama Kaysha kemarin.


"Al....Kita harus bicara!" Pinta Rangga.


"Boleh Bang ..ada apa?" Tanya Kaysha.


Ia membawa secangkir kopi, Kemudian


Dirinya duduk di kursi yang telah terse


dia di teras samping rumah.


Sesaat Ia menghela nafas berat, Dan


memandang Kaysha dalam.

__ADS_1


"Kamu mengenal Orang yang menculikmu


Kemarin ?" Tanyanya pelan.


Kaysha menggeleng,


"Namun Dia seorang perempuan yang


mengaku pacarnya bang Rayhan "


Ucap Kaysha.


Kening Rayhan bertaut,


"Pacar yang mana...? Setahuku Rayhan tidak


Sedang dekat dengan Perempuan manapun "


Sahut Rangga.


"Karena setahuku Rayhan hanya dekat dengan


Tiga perempuan, Bunda, Kamu Al, Dan Sese


orang dari masa lalunya " Ujar Rangga.


"Dan Abang kenal dengan gadis masa


lalunya Bang Ray ?" Tanya Kaysha memas


tikan apakah Selama ini Rangga tahu gadis


Tersebut istrinya sendiri.


"Abang tidak pernah tahu Al, Satu yang Abang


Tahu Perempuan itu meninggal berbarengan


Dengan waktu Abang Menikah, Hari itu Abang


Tidak tega, Abang sedang bahagia dengan


Pernikahan Abang, Sedangkan Ray sedang


Berduka kehilangan Kekasihnya, Rasanya


Tidak tega Al " Papar Rangga.


"Abang minta Kini Sayangi Suamimu


Sepenuh hatimu, Jika Kamu belum jatuh


Cinta Padanya setidaknya jangan pernah


Menyakitinya " Pinta Rangga menatap


Wajah Kaysha.


.


"Insyaallah Bang ....!" Jawab Kaysha,


Setidaknya kini Sejak Ia sah menjadi Istri


Seorang Rayhan Adipraja Ia sudah mena


namkan janjinya dalam hati setidaknya


Jika tidak ada Cinta untuk Suaminya


Setidaknya ada rasa Bakti dan sayang


Untuk tetap berada disisi Sang Suami,


Itulah tekad Seorang Kaysha.


Masalalu yang indah ketika Dirinya ber


sama dengan Gio tentunya sudah berakhir.


Ia akan menutup lembaran masa lalunya


Yang Indah berujung menyakitkan bersama


Gio, Takdir tidak pernah salah yang salah


Adalah Dirinya dan Gio yang menentang


Takdir, Yang awalnya bermula dari main


- main hingga mereka jatuh kedalam


Cinta yang terlalu dalam.


"A..Pacaran yuk..Teman - temanku ngerasain


Bagaimana rasanya pacaran, Enak nggak ya?"


Itulah Ucapan Kaysha Yang masih kelas satu


SMA, Dan Kaysha sendiri tidak menyangka


Permintaannya waktu itu menjadikan Dirinya


Terbelenggu dengan Gio hingga hari ini.


Apalagi Mereka mengetahui takdir yang


Sebenarnya tanpa sengaja, Hingga perasaan


Cinta dihati Mereka menjadi semakin


Menggebu - gebu, Hanya satu yang berha


sil menghalangi Perasaan Mereka adalah


Tangisan sang Teteh dan Ibu dari seorang


Gio yaitu Tangis Kayla Inka Wijaya.


Apa dan Siapakah Al sebenarnya ?


************************************************


**Bersambung


**Please like or comment,


Wilujeng sonten (Selamat sore ) Mangga


Dihaturanan like atanapi Komena nya


(Silahkan ditungguin like atau kommen nya


ya ) 🙏😘

__ADS_1


__ADS_2