
Hari ini Kaysha masuk kedalam ruangan
Kerjannya di Kafe dengan perasaan lelah.
"Drrt....Drrrt....Drrt!" Suara panggilan masuk
Di handphone nya.
Tertera "Teteh Cantik " Nama dilayar hp
nya, Ia segera mengangkatnya.
"Ya teh,...Ada apa ?" Tanya Kaysha,
Setelah melepas rindu lewat kata bareng
Sang kakak.
"Begini Al...Minggu depan Pulang Ya,...
Karena hari itu Aa pulang sekaligus mau
Tunangan" Ucap Kayla diseberang sana.
"Aa tunangan ....!" Ujarnya seraya menahan
Gemuruh didadanya, Namun Ia mencoba
Menahan suaranya.
"Iya Al,... Kebetulan teteh Punya kolega
Yang punya anak gadis seorang Dokter
lulusan luar negeri" Ucap Kayla.
"Ya...Coba aja teteh jodohin sama Aa,
Kan masa Dia jomblo terus, Urusan nikah
Bisa diatur setelah masanya Aa dibolehin
Nikah itung - itung belajar saling mengenal
Diantara Mereka" Papar Kayla.
"Gimana?"Sambungnya.
"Ya ..Baguslah teh...!" Jawab Kayla.
"Kalian kan Udah besar, Udah saatnya Kalian
milih pasangan Kalian masing - masing,
Masa mau saling ketergantungan terus!"
Ucap Kayla.
"Iya Teh....Teteh jangan khawatir"
Ucap Kaysha.
"Beneran Al....Nggak Pa - pa ya?" Tanya Kayla.
"Iya Teh...Nggak Pa - pa!" Jawab
Kaysha.
Taklama percakapan Mereka terhenti,
Karena Kayla harus menghadiri rapat.
Dan Kaysha pun sedang memeriksa la
poran keuangan Kafe.
Sesaat Ia menghela nafas berat, Sesaat
Ia membuka kunci hp nya dan tersenyum
Memandang wallpaper foto Dirinya ber
dua, Terlihat senyum bahagia disana
"Mungkin Ini yang terbaik bagi Kita
A ...Aku harus ikhlas !" Lirihnya
Taklama Seseorang masuk, Terlihat wajah
Hendra disana, Ia nampak lusuh.
"Kenapa lagi Lo?" Tanya Kaysha.
"Al...Bisa tolongin Gue kali ini " pintanya.
"Apalagi ...Ndra?" Tanya Kaysha.
"Elo mau turun ke turnamen nggak?"
Tanya Hendra.
"Gue insyaf Ndra,....".Ucap Kaysha.
"Tapi ini menantang, Bantuin Gue ...
Gue butuh tim buat ngalahin si Doni,
Lagipula bayarannya gede, Gue butuh
Buat biaya Operasi Ibu Gue" Ucap Hendra.
"Elo butuh berapa?"Tanya Kaysha.
"Gue nggak mau make uang lu, Gue malu
Minta bantuan terus sama elo !" Ucap
Hendra
"Gue hanya minta elo dampingin Gue,
Kalo ada apa - apa, Gue titip salam
Bakti Gue pada Ibu Gue, Mau kan ?" Tanyanya
lagi.
"Ndra Drama banget sih ...Hidup Lo!"
Ujar Kaysha.
"Ya jelas aja ...Kasta Kita aja udah beda
Neng ...!" Ujar Hendra.
"Mulai....!" Delik Kaysha.
"Mau bantuin Gua nggak ?" Tanyanya lagi.
__ADS_1
"Oke lah Gua kan setia kawin Orangnya"
Ucap Kaysha melihat tatapan Hendra
"Oke Sist ...Eyke tunggu di jalan....." Jawab
Hendra menunjukan sebuah alamat.
Mata Kaysha terbelalak.
"Gila Luh ini sih jalan Raya, Bukan Sirkuit "
Hampir saja Kaysha berteriak.
"Ini sih namanya balap Liar !" Ucap Kaysha.
"Sst ...Jangan keras - Keras dong Beb...
Ini yang dimauin Dony Andrealinnya beda"
Jawab Hendra.
"Ya...Elo mah cuma nemenin doang, Mau
ya !" Pinta Hendra.
Akhirnya Kaysha mengangguk, Karena seben
tar lagi Ia akan kedatangan tamu manager
pabrik teh yang kini dikelolanya,
"Besok Gue jemput ya Cinta. .Sekarang Gue
Balik ke tempat kerja gue dulu " Ujarnya
Seraya pamit, Pulang kembali ke tempat
Kerjanya yang tidak jauh dari lokasi Kafe
Punya Kaysha.
"Masuk....!" Ucap Kaysha dari dalam
Setelah mendengar Seseorang mengetuk
Pintu ruangannya.
Taklama pintu terbuka, Seseorang dengan
Seragam Kafe memasuki ruangannya,
"Ya Mbak Rani ada apa?" Tanya Kaysha.
"Itu Non Al,...Tamu yang dari perkebunan
Udah nunggu di private room "Ujar Mbak
Rani yang jadi manager Kafe sekarang.
"Oh ya ..Baiklah Aku kesana sekarang !"
Ujarku seraya mengikutinya.
********
"Elo yakin ini tempatnya ?" Tanya Kaysha.
"Beneran Al...Tuh Mereka!" Ucap Hendra.
Taklama Motor yang dikendarai Oleh Hendra
Taklama Mereka menyapa Donny and the gank
nya, Setelah berbasa - basi sebentar,
Mereka menerangkan aturan permainan
Beserta rute yang akan dilewatinya.
"Gila ini mah Ndra....Gimana dengan pekerjaan
Elo ?" Tanya Kaysha
"Sorry Gue kepepet lagian Donny nawarin
hadiahnya gede banget, " Ucap Hendra.
"Tapi kan elo bisa pinjem ke Gue!" Ujar Kaysha.
"Gue malu Al...Gue sering nyusahin elo !"
Lirihnya tertunduk.
"Tapi elo kan terikat sama tempat elo Kerja,
Gimana kalau elo Ketahuan, Nasib Ibu Lo
Bagaimana? Dan Elo mau dikeluarin dari
Kerjaan Elo !" Ucap Kaysha
"Sekarang Otak Gue buntu, ...Yang lebih
penting sekarang Ibu Gue harus Operasi
Dulu, Entar itu Gue mikirnya belakangan"
Ucap Hendra.
Akhirnya Kaysha menghela nafas berat,
Ia meraih kunci ditangan Hendra.
"Eh ...Jangan nekat Lo !" Ujar Hendra.
"Udah jangan banyak omong, Siniin kunci
nya, ....Elo, Hidup elo tuh terlalu beresiko,
Kalau ada pa- pa, Setidaknya nggak ada
Yang bakal berani mecat Gue, Dan Orang
Tua Gue akan baik - baik saja tanpa Gue"
Papar Kaysha.
"Al...!" Potong Hendra.
"Udah kalo ada Polisi elo lari bawa uangnya,
Jangan mikirin Gue, Apapun urusannya Gue
Akan selalu aman, Elo tahu Gue Siapa kan ?"
Ucap Kaysha.
"Al.....!" jawab Hendra.
__ADS_1
Namun karena Donny udah bersiap - siap
Kaysha mengibaskan tangannya supaya
Hendra menjauh, Dan mengacungkan
Jempolnya memberitahu bahwa Dirinya
Baik - baik saja.
Mau tak mau Hendra menuju pinggir jalan
Sedikit menjauh dari track yang akan dilalui
Oleh Mereka.
"Maafkan Aku ...! Aku tidak bisa memenuhi
janjiku pada Kalian, Terutama padamu A,..
Aku ingin melepas sedikit sedihku disini,
Aku ingin melepas beban ku sedikit, Jika
Sesuatu terjadi Padaku satu hal yang kupinta
Maafkan Aku !" Lirihnya Seraya menambah
Kecepatan motornya
Hendra hanya bisa berdo' a disisi Arena,
Ia memohon pada Tuhan agar menyelamat
kan Sahabat terbaiknya.
Akhirnya Kaysha memenangkan turnamen,
Ia mendapatkan bayaran dalam sebuah
Amplop yang diserahkan pada Hendra
"Thank you Bro ..!"Ucap Hendra.
"Jangan dulu pulang,...Kita selesain putaran
Terakhir sebagai pertemanan Kita, Elo mau
kan ...Gue salut ...Elo lihat juga !" Ucapnya.
"Tapi...!" Potong Kaysha.
"Sudah...Jangan khawatir, Hendra tahu Gue
Bukanlah pemain curang lagian temen - temen
Gue bukan Orang sembarangan " Ujarnya.
"Lagian hadiahnya udah dipegang Hendra"
Ujar Doni.
Akhirnya dengan ragu Kaysha menyetujui per
mintaan Donny.
"Kalau ada apa - apa , Elo jangan merduliin
Gue, Kalo elo nggak lari Gue takkan maafin
Elo Ndra !" Ucap Kaysha Sebelum menaiki
motornya
"Tapi Al....!" Potong Hendra.
"Udah ...Kamu harus ingat Omongan Gue !"
Pinta Kaysha seraya menaiki motor Hendra
Kembali.
Taklama Mereka mengelingi rute kembali
Namun dari Arah yang tak diduga muncul
Beberapa motor berseragam coklat,
Dan tak lama sirine berbunyi nyaring.
"Berhenti ...Tempat ini sudah Kami kepung!"
Teriak Seseorang.
Kontan anak buah Donny kocar - kacir,
Sedangkan Donny bersama Kaysha
Terpaksa menghentikan laju motor
Mereka, Seraya turun dari Motor Mereka
Dan mengangkat kedua tangan Mereka
Keatas.
Donny dan Kaysha disuruh melepas helm
Yang Mereka kenakan.
Dengan malas Kaysha membuka helmnya
Kontan mata mereka terbelalak
Apalagi Donny yang tidak menyadari bahwa
lawannya adalah Seorang perempuan.
"Kamu teh Wanita ...?" Ujar Donny tidak
Percaya.
"Biasa aja kelles ....!"Potong Kaysha.
Taklama Mereka digiring ke Kantor Polisi,
Yang dapat cuma sedikit karena sebagian
Sudah berhasil melarikan diri,
.
Kaysha bernafas lega karena Hendra sudah
Tidak ada disama.
**************************************************
**Bersambung
__ADS_1
**Please like or comment 🙏😘