Hujan September

Hujan September
*Episode 32


__ADS_3

*4 tahun kemudian


"Ibu ayo Lisa pengen ketemu Papa..!"


Wajah bulat berbalut kerudung itu menuntun


jemari Kaysha lembut,


"Nggak Papa lagi ada pertemuan, Nanti sore


Kita kesana, Bisakan Sayang !"Bujuk Kaysha.


"Sekarang ke Ummi dulu, Waktunya Ibu ngajar


Para santri udah nunggu " Sambungnya.


"Ah ...Ibu nggak asiik " Bibirnya mengerucut.


"Sayang ...!" Bujuk Kaysha.


Taklama perempuan parubaya datang dari


Arah dapur,


"Ada apa lagi nih..Cucu Umi ?" Tanyanya


lembut,


"Lisa pengen ketemu Papa Ummi, Cuma


Kata Ibu Ndak boleh " Ujar anak perempuan


lucu tersebut,


Ummi tersenyum, Ia berjongkok mensejajar


kan wajahnya dengan mahluk cantik mengge


maskan yang berada didepannya, Seraya


Memberi isyarat pada Kaysha untuk pergi,


"Ibu masuk kelas dulu, Tunggu Ibu nanti


Kita ke tempat Papa, Assalamualaikum "


Ujar Kaysha seraya mencium pipi Putri


nya lembut, Setelah itu Ia berlalu menuju


Kelas dimana Santrinya sudah menunggu.


Disinilah kini Kaysha berada, Menjadi seo


rang pengajar bahasa Inggris disekolah


Yang diadakan untuk Para Santri,


Kaysha merasakan ketenangan disini,


Keadaan yang lebih bersahabat, Dengan


Orang - Orang ramah yang menerima Dirinya.


Kaysha ingin menutup lembaran masa lalu


nya tanpa Siapapun yang mengenalnya,


Ada insiden yang membuatnya pergi


Dari keluarga Gunawan dan Wijaya,


Ia ingin terlepas dari semuanya, Ia ingin


Hidup tenang dan bahagia tanpa Siapapun


Bersama Putrinya "Raisha Namira Adipraja"


Yang dipanggil Lisa.


"Ummi sebel deh sama Ibu, ...Kalo ketemu


Papa suka nggak boleh, ....Kan itu Papa


Lisa sendiri Ummi, Bukan Papa Orang lain"


Seloroh Lisa Ia dituntun sang Ummi ke


arah dapur terdapat beberapa Orang sedang


memasak dan mengolah makanan.


"Ada apa lagi ini teh Neng Geulis ?"Tanya


Bik Asih, Seraya tersenyum melihat Lisa


yang dituntun Ummi, Ia terkekeh melihat


Wajah cemberut yang sedang dituntun Sang


Istri pemilik Pondok Pesantren tempat


tinggalnya kini.


"Biasa lagi kangen Papanya " jawab Ummi


Seraya tersenyum.


"Oh...Ayo Atuh Neng Lisa dianter Bibi, Biar


Bibi bisa ketemu sama Om - om ganteng


Disana " Celetuk Bik Asih.


"Bohong ketang Neng ....Ini lagi masak


Entar para santri kelaparan, Nanti Neng


Lisa dimarahin sama Abi gara - gara


ngajakin Bik Asih pergi " Ujar Santri yang


lain yang sedang kebagian piket di


dapur.


"Mending nanti sama teteh aja,...Nanti


Udah selesai masak Teteh anter" Ujar


Seorang santri.


"Jangan mau Neng....Dia mah modus


mau deketin Om - Om yang lagi jaga


disana " Cekikik yang satu.


"Sudah ....Sudah Ayo Kita kerja lagi, Biar


Lisa bareng Ibunya aja, Iyakan Sayang


Sabar ya ....Nunggu Ibu ngajar, Lagipula


Papanya ada pertemuan kata Ibu jadi


jangan diganggu dulu" Ujar Ummi lembut.


"Ayuk bantuin Ummi masak biar nggak


kerasa nunggu Ibu, Sekalian nganter makan


Malam buat Papa, Mau nggak ?" Tanya

__ADS_1


Ummi,


"Mau Ummi ....Mau banget " Ucap Lisa mata


nya berbinar bahagia.


"Ya udah...Ayo !" Ajak Ummi.


Sementara itu Kaysha duduk termenung di


mejanya, Ia merenungi nasibnya, Cintanya


Bahkan hidupnya, Ia jatuh cinta pada tempat


Ini, Disini Ia merasakan ketenangan bathin


Dan kebahagiaan hidup, Ia menemukan


Dirinya sendiri disini.


"Aku udah selesai Bu !" Ucap Seorang santri


Yang menjadi muridnya Ia mengacungkan


Jarinya.


"Bawa sini kedepan, Nanti taruh di meja


Ibu ya !" Titah Kaysha lembut.


"Baik Bu!" Jawab sang Murid, Ia berdiri


Dari bangkunya dan berjalan menuju


Meja sang Guru untuk mengumpulkan


Tugasnya,


"Good job Rai ...!" Ujar Kaysha seraya


tersenyum, Santri tampan itu tersenyum


Namun taklama Ia menundukkan kepala


nya.


"Raihan " Nama yang mirip dengan Nama


Suaminya Anak itu tampan persis seperti


Suaminya mungkin Karena bernama sama


Setelah Kaysha memeriksa dan memberi


Nilai Ia menyerahkan kembali buku punya


Raihan.


"Kembali ke tempatmu Rai " Titah Kaysha.


"Baik Bu ....!" Jawabnya seraya meraih


bukunya dan berlalu ke tempat duduknya


Kembali.


"Ayooo....Siapa lagi yang sudah ?" Tanya


Kaysha pada Murid - muridnya.


Hening.....


Rupanya murid - muridnya sedang serius


Mengerjakan tugasnya, Karena Raihan


Berbeda Ia murid terpandai dikelasnya


Jadi Ia dapat mengerjakan soal darinya


Nunggu beberapa menit barulah bebera


rapa Siswa maju kedepan seraya mem


bawa bukunya,


Itulah seorang Kaysha sekarang, Ia dikenal


Seorang guru muda yang cantik dan bersa


haja di pesantren ini, Banyak yang kagum


Padanya namun sayangnya Mereka mundur


Karena Kaysha telah bersuami dan mem


punyai seorang Putri.


Hingga waktu menjelang sore, Waktu


mengajar di beberapa kelas telah usai,


Kaysha berjalan menuju lingkungan


Pondok pesantren yang menjadi tem


Pat tinggalnya


"Assalamualaikum Bu Al ...Cari Lisa ?"


Tanya Naima salah satu Santri yang


Sedang piket didapur.


"Waalaikum sallam, ...Betul sayang dimana


Lisa sekarang ?" Tanya Kaysha seraya meraih


Segelas air yang disodorkan Naima padanya.


"Ia dibawa Ummi menemui Abi yang baru


pulang dari kota karena merengek terus


Ingin ke Papanya Bu" Jawab Naima.


"Iya Bu ...Tadi juga Ummi sampai kewala


han, Kenapa kok nggak dianterin seperti


Biasanya Bu ?" Tanya Sinta yang ikut


nimbrung.


"Nggak enak Papanya lagi ngurusin buat


Acara tujuh belasan yang sebentar lagi,


Ia lagi sibuk masa bawa Anak, Malu dong


Sama anak buahnya " Jawab Kaysha


Yang duduk sebentar didapur sedikit


melepas lelahnya, Karena sudah tahu


Lisa ditempat Abi.


"Iya ya ... Padahal Mau Aku kalo disuruh


buat nganterin Lisa ketempat Papanya


Karena bisa ngeceng Om gagah disana"

__ADS_1


Cerocos Sinta, Namun tangannya disenggol


Naima.


"Huss....Nggak boleh itu !" Ujar Naima


mengingatkan.


Kaysha hanya tersenyum, Ia bangkit


Seraya mengusap bahu dua santrinya


"Sudah...Maaf Ibu tinggal mau ke tempat


Abi dulu mau nemuin Lisa, Nanti deh


Ibu salamin ya ...kali aja Om nya ada


Yang jomblo " Ucap Kaysha seraya ter


senyum, Terlihat binar bahagia terbit


Dari wajah cantik dua murid didepannya,


Kaysha mengerti usia seperti Mereka


Lagi menikmati masa pubertas.


"Beneran ya Bu..!" Ujar Mereka.


"Insyaallah...Sudah Ya Ibu tinggal dulu,


Assalamualaikum " Ucap Kaysha seraya


Berlalu,


"Waalaikum sallam ...!" Dua gadis itu


memandang kagum terhadap sang guru


Yang terlihat Anggun dan cantik terlihat


Berbalut gamis berwarna nude dengan


Kerudung lebar berwarna sama sangat


Serasi dengan kulitnya yang putih.


Ia ditaksir para ustadz yang masih sen


diri dan berharap dapat mengkhitbahnya


Namun sayang Ibu muda itu sudah tidak.


Sendiri lagi dan sudah dikaruniai seorang


Putri cantik, Pribadi yang hangat dan ter


buka, Humble pada siapapun terutama


Para Muridnya membuatnya menjadi


Guru yang sangat disayangi oleh Para


Muridnya.


"Lisa pengen ketemu Papanya, Sampai lupa


Sama Abi .." Goda Abi sang pemilik pesantren


Yang sudah menganggap Kaysha putrinya


Sendiri.


"Iya Umi sampai kewalahan tadi, Untung


Abi keburu datang Al " Terang Umi.


"Duuh Maaf jadinya merepotkan Kalian"


Ujar Kaysha merasa tidak enak.


"Nggak Pa - pa malahan Kami seneng kok,


Kenapa Papanya nggak kemari, Biasanya


Kan Ia datang saat makan siang ?" Tanya


Abi.


"Iya Abi,...Sekarang Papanya Lisa sedang


Sibuk mempersiapkan acara untuk tujuh


belasan yang sebentar lagi " Jawab Kaysha.


Abi mengangguk,


"Iya sama seperti Anak Pondok, Mereka


Antusias untuk acara tujuh belasan nanti "


Ucap Abi.


"Sebentar lagi sore Ummi, Saya mau


Ke kamar dulu ....Mau mandiin Lisa


Udah sabar ingin ketemu Papanya, Pada


hal tiap hari ketemu " Pamit Kaysha.


"Iya ...Sekalian tadi Abi bawa sedikit oleh


- Oleh tolong bawa kesana mungkin Papa


nya mau mencicipi " Ujar Abi Pada Kaysha


Ummi dengan sigap memberi sebuah


Kantung berwarna putih Pada Kaysha.


Ketika Kaysha hendak menerimanya,


Taklama Seseorang sudah berdiri di sisi


Pintu depan rumah Abi.


"Assalamualaikum ....? " Ucap sallam


Seseorang.


"Papaaa.....!" Teriak Lisa dari dalam.


"Jawab dulu sallam dari Papa, Sayang !"


Ujar Seseorang yang yang menyongsong


Dengan pelukan, Tubuh mungil yang tengah


Berlari kearahnya.


Siapa hayoo, Rayhan kah ?


************************************************


**Bersambung


**Please like or commentnya ya,


Bingung ya,....Biasa kalo cerita Author pasti


loncat alurnya dan bikin bingung, Tapi nanti

__ADS_1


juga ngerti dan ketahuan ya 🙏😘


__ADS_2