Hujan September

Hujan September
*Episode 61


__ADS_3

*Waktu lambat berdetak Tanpamu


Kata Indah penantian terus bersemayam


Mengikat Kalbu untuk terus mengingatmu


Walau hanya dalam sebuah kenangan.


Seiring waktu yang berlalu, Seiring masa


Yang terus berjalan, Cinta yang tersemat


Selalu dalam dada membuahkan selalu


Rindu yang teramat sangat Padamu.


Walaupun beberapa tahun berlalu kurasa


Berat tanpamu, Cinta yang indah masih


kurasa, .....


Lagu sendu berjudul " Penantian "


Milik Band Armada mengalun Lirih terdengar,


Serasa menusuk jantung Kaysha.


**


Temukan Dia untukku......


Pulangkan Dia Padaku....


Tunjukkan Jalan Padanya...


Bahwa ku tetap Disini....Untuknya....


Berharap Dia ...kembali Pulang Untukku...


Penantian ..Ini teramatlah panjang


Coba Kau rasakan Sayang....


Letihku diujung jalan...


Dia menghilang ...Membawa semua kenangan


Terindah yang kurasakan .....


Saat bersamanya Sayaang ,..


Hatiku pilu ....Sepilu - pilunya....


( Bagi yang tahu lagunya....Pasti makin


nyesek ...Seiring rindu yang sama dari


Othor untuk babang Ray, ...Walaaah...)


Perlahan air mata itu kembali mengalir.


Saat Remaja cantik berbalut seragam


Putih Abu itu muncul di depan ruangan


Sang Ibu...


Hatinya pilu saat melihat kesedihan sang


Ibu yang kini tak henti berharap akan


Kepulangan sang Ayah..


Ia tahu Ibunya akan menyembunyikan ke


sedihan Dirinya pada anak - anaknya.


Dirinya terlihat seolah tegar seperti keras


nya batu karang dilautan, Namun sebagai


Seorang wanita yang kini mulai mengerti


arti sebuah kata jatuh cinta, Ia sangat tahu


Perasaan Ibunya yang tidak lelah berhenti


Berharap kepulangan Ayahnya.


"Assalamualaikum Bu....?" Ucapnya


Sesaat wajah itu tersentak, Buru - buru


Ia menghapus air matanya,


"Waalaikum sallam ...Sayang "Jawab


Kaysha.


"Tumben jam segini udah pulang Ka ?"


Tanya Kaysha.


"Ih ..Ibu ya kalau sudah ujian ya...Bebas


Cuma absen doang Bu...." Jawab Putrinya


Setelah Salim.


"Oh ....Iya ya...!" Ujar Kaysha mengangguk.


"Nggak pulang ke rumah?" Tanya Sang Ibu.


"Nggak Bu, ...Dirumah sepi sendiri bareng


Bik Siti, Gio belum pulang sekolah, Mas


Azzam belum balik kuliah, Apalagi Dia


Baru berangkat, Dia hanji dengan dosennya


Siang Katanya...Papa juga belum pulang


Dinas jam segini "Bibirnya mengabsen setiap


Orang anggota keluarganya.


"Lho nggak jalan bareng Shila dan


Rima ?" potong Kaysha.


"Nggak Bu...Nggak mau jalan sama


kutu buku nemenin Mereka sama aja


Dengan jalan sendirian, Paling Diajak


Ke Perpus ...Atau nggak ke toko buku


Nyari buku baru, ......Ahh nggak


Asiik Bu. ..." Cicit Lisa.


Pada Dua keponakannya anak dokter


Raffa.


Kaysha mengusap kepala Putrinya


lembut.


"Terus temenmu pada kemana....?"


Tanya Kaysha lagi.


"Ih ....Ibu...Kan Mereka kalo abis Ujian


Ya punya acara masing - masing lah ...

__ADS_1


Bu...." Jawab Lisa.


"Ka...Gimana kalau nanti waktu liburan


Kita adventure lagi ke pelosok mau


nggak ...?" Tawar Kaysha.


"Emangnya semua ada waktunya yang


Sama gitu ?" Tanya Lisa.


"Apalagi Papa lagi sibuk, Mas Azzam


Lagi skripsi ... Emangnya Mereka punya


Waktu ...? " Sambung Lisa.


"Kan ada Aa ...Ka " Ucap Kaysha.


"Ah ...Gio masih kecil Bu...Ia masih


SMP" Potong Lisa.


Yang kadang tersenyum mendengar nama


Gio yang ingin dipanggil Aa, Karena dirumah


Besar semua memanggilnya demikian,


Jadi dirimahpun Ia ingin dipanggil dengan


nama yang sama.


"Huss....Cari perkara Kamu sama Adik


Sendiri, Ia akan marah jika disebut anak


Kecil ingat nggak saat Ia marah sama


Azzam" Ujar Kaysha.


Lisa terkekeh.


"Aa udah besar, Aa yang akan lindungin


Ibu ...Bukan Mas Azzam karena Aa


anak Ayah ...." Ucapnya seraya menatap


Nyalang pada Azzam padahal saat itu


Azzam hanya menggoda Gio, ..


"Iya Bu...Lisa ngerti kok Bu.."


Jawab Lisa.


"Terus gimana hubungan Kamu sama


Arga ?" Tanya Kaysha menyelidik.


"Aku galau Bu...." Lirihnya.


Dahi Kaysha bertaut,..


"Kamu telah suka padanya sejak Kalian


Masih SMP, Malah Ia berani menantang


Papa dan Azzam, Kenapa ? Apa Ia pindah


Kelain hati?" Tanya Kaysha.


Lisa menggeleng...


"And than...?" Sambung Kaysha.


Lisa menatap air hujan yang mulai turun


dari jendela.


Bu ..." Lirihnya pelan.


"Lantas...." Ucap Kaysha.


Wajah cantik Putrinya menunduk,


"Aku tidak ingin Arga seperti Ayah,


Pergi dan belum kembali sampai kini "


Ucapan Lisa menohok Perasaannya.


Ia memeluk Putrinya erat.


"Aku merasakan rindu Ibu setiap waktu,


Mengharapkan Ayah kembali Pulang,


Aku tahu Bu...Rasa sesak itu, Namun


Aku tidak bisa menghalangi mimpi...


Arga, ...Mungkin cara terbaik Kami


berpisah dan hidup dengan cara masing


- masing " Lirih Lisa.


Kaysha meraih tangan Putrinya lembut,


"Sayang....!Seseorang hidup dengan beda


Nasib dan Kehidupan, Nggak semuanya


Sama, Apa Kamu masih mencintainya?"


Tanya Kaysha.


"Justru karena Aku mencintai Dirinya. ..


Aku melepaskannya untuk meraih Mimpi


nya Bu" Lirih Lisa.


"Papa telah bilang mencintai tidak menun


tut untuk Kita selalu bersamanya, Kadang


Kita membiarkan Dirinya tersenyum


Bahagia dengan meraih Impiannya itu


bentuk ungkapan cinta Kita Bu..."


Lirih Lisa.


Kaysha mengangguk Ia mengerti arti


Ucapan itu.


"Mending Kamu terbuka dengan alasan


yang jelas, Coba Kamu pikirkan bagaimana


Perasaannya, Tanya dari sudut pandang


Dirinya, ...Walau pada akhirnya Kalian


Berpisah kan nggak uneg - uneg dihati,


Apalagi Arga itu gigih Ia rela dihukum Papa


Demi Kamu lho,... Padahal Papa Orangnya


Keras bisa luluh juga oleh Arga, Mosoo


baru satu tahun enggak deketnya, udah

__ADS_1


mau putus, Kan sayang Kak, ...


Padahal Kalian udah jatuh cinta dari dulu,


Bahkan Arga mupus rasa sukamu pada


Rayhan " Ucap Kaysha.


Lisa tersenyum getir


"Itu beda cerita Bu...Mas Rayhan punya


Seseorang yang Ia cintai sejak dulu,


Aku nggak mungkin bisa ngalahin


Seseorang itu..." Ucap Lisa.


"Oh ya...? Beruntung dong gadisnya


Ka....Dia ganteng udah Dewasa dan


bertanggung jawab, Malah Ibu berharap


Dia jadi mantu Ibu Ka..." Ucap Kaysha.


Lisa tersenyum getir, Ibunya tidak menya


dari kalau Rayhan menyukai Dirinya.


Entah sejak kapan yang tentunya Ia


Tidak tahu perasaan yang sebenarnya


Pada Sang Ibu benar cinta atau hanya


Obsesi semata, Mengingat umur Rayhan


Yang pantas menjadi Putranya.


Lisa tahu saat Rayhan memeluk Ibunya


Saat Ayahnya Pergi, Bukan perasaan


Anak kepada Ibunya namun perasaan


Seorang Pria.


Dan Lisa mengingatkan bahwa perasaan


Ibunya hanya untuk sang Ayah.


Namun Rayhan tidak bergeming,


"Jangan berkata tentang Usia karena


Sejatinya cinta tidak mematok umur


Berapa untuk saling mencintai, Dan


Kuharap Kamu dan Gio beserta Azzam


Menerima Aku sebagai Ayah sambung


Kalian...." Ujarnya kala itu menatap


Lisa dalam.


"Izinkan Aku menjadi sandaran Bu Al,


Aku ingin menghapus dukanya barang


Setitik saja, Aku ingin merasakan bahagia


Dikaruniai nama yang sama dengan


Ayah Rayhan.." Ucapnya jujur.


"Tapi Mas ..." Potong Lisa.


"Cukup ...Hanya Kita yang tahu,...


Aku ingin memberi kesempatan pada


Bu Al untuk melihatku sebagai Pria ...."


Ucapnya ada kesungguhan dimatanya.


"Ada apa Ka,...Kok jadi ngelamun ?"


Tanya Kaysha lembut.


"Itu Bu...." Jawab Lisa terpotong oleh


Ketukan pintu.


"Ya Masuk..." Jawab Kaysha.


"Ada tamu nunggu Ibu didepan..." Ucap


Sari sang manager.


"Oh baik Aku kedepan, " Jawab Kaysha.


"Siapa ?" Kali ini Lisa yang bertanya.


"Pria berseragam Bu .." jawabnya.


Kening Kaysha bertaut.


"Bang Rangga ?" Tanya Kaysha.


"Bukan Pak Rangga ini masih muda


Ganteng lagi Bu...." Jawab Sari masam


mesem.


"Mas Rayhan .." Tebak Lisa dalam hatinya.


"Ka...Tamu untukmu kali .." Ujar Kaysha


melempar tanya pada Lisa.


"Untuk Ibu . ...Bu, Bukan Arga" Jawab Lisa


Karena Ia sudah tahu jawabannya.


Dengan perlahan Kaysha berjalan menuju


Depan.


Matanya terbelalak lebar, Saat melihat


Senyum Pria muda kearahnya, Ia dengan


Gagahnya memakai seragam seperti Rangga.


"Bu Al...Aku pulang ...." Ujarnya tersenyum


manis.


"Rayhan....!" Panggil Kaysha tidak percaya.


***Oho..ho Mas berondong lewat, ...Reader's


Masih ingat Siapa yang bernama sama dengan


Suami Kaysha...?


*************************************************


**Bersambung


**Jejaknya please...So nikmati ya Reader's


Nanti juga bikin senyum sendiri, .. Hiburan


Dulu ...Guys 🙏🤭

__ADS_1


__ADS_2