
"Abang ..." Kaysha tidak sanggup untuk
meneruskan Obrolan Mereka, Setelah
Ia memancing bahwa perempuan yang
Bernama Gladys itu kenal dengan
Suaminya.
Sakit .....
Jangan ditanya, Mana ada Perempuan
Yang tidak sakit saat Suaminya sang
Imam, kenal bahkan dekat dengan Perem
puan lain, Apakah Suaminya sudah menge
nal perempuan itu lama?
Ia tidak bisa mengetahuinya karena Perem
puan itu tidak mengatakan lebih detil,
Seakan menutupi hubungan Mereka,
Kaysha tidak ingin larut,
Otaknya berjalan, Ia ingin menyelidiki lebih
lanjut, Kebetulan Rangga menjemput Azzam
Dan Lisa untuk sekolah, Dan Kayla datang
Bersama Seandra untuk bertemu Gio kecil.
"Gio sayang ....Sini ikut Oma yuk !"
Ajak Kayla,
Ia menciumi bertubi - tubi wajah tembem
Nan putih milik Gio.
Mata Hazel itu menatap wajah Kaysha.
Ia seakan meminta persetujuan Dirinya.
"Tapi Teh ..Kan tahu Gio kayak Gimana?
Al takut teteh pasti capek nungguin Al "
Ujar Kaysha.
Gio yang berada dipangkuan Seandra
Merajuk.
"Nggak Pa - pa kali Al, Biar bibi ada kerjanya
Ngurusin yang berantakan akibat ulah Gio "
Potong Seandra.
"Ya kan Sayang ..?" Tanya Seandra.
Mata kecil itu menatap wajah Seandra,
Mata hazel yang sama yang dimiliki
Oleh Gio sama persis dengan mata yang
Dimiliki oleh Gio Almarhum dan Seandra
Warisan dari Ayah Seandra yaitu Andra.
Semua Orang mengira Gio adalah anaknya
Almarhum Gio, Namun tidak masuk akal
Jikapun Mereka masih mempunyai hubungan
Almarhum Gio meninggal 8 tahun yang lalu,
Dan itu jelas tidak mungkin, Segila - gilanya
Kaysha masih punya Etika dan akal sehat,
Ia tidak akan bisa menghianati Rayhan sang
Suami.
"Aku ingin selalu memandang Dirimu Al,
Aku selalu ingin disisimu, Dan Kamupun
Akan Selalu memandang dan menyayangiku
Seumur hidupku, Itu pintaku pada Tuhan...."
Lirih Gio disuatu hari.
"Dan nanti Aku akan mengutukmu "
Ujar Gio disuatu sore, Mereka sedang menik
mati sinar hangatnya senja di Musim semi.
"Ih seram....Kayak Emak yang marah
karena Anaknya nakal " Cicit Kaysha.
"Ya ... Karena Kamu anak nakal itu Al"
Bisik Gio, Ia merengkuh tubuh Kaysha
Yang sedang bersandar didadanya.
Mengurai lembut rambut Kaysha.
"Benarkah..." Tanya Kaysha menoleh,
Berbalik menatap dalam manik mata hazel
Milik Gio,
"Ya ... Karena Kamu yang sudah mengikat
Ku membuat Aku tidak bisa lepas dari
Kamu, ...Awas Aku pendidikan jangan
Pernah Kamu bermain hati, Apalagi punya
Yang lain, Kamu akan menyesal seumur
Hidupmu Al " Ucapnya lirih.
Dan kini Gio menepati janjinya jangankan
Waktu Pendidikan yang hanya beberapa
tahun, Ini bahkan seumur hidup Kaysha
Akan selalu mengingat Gio.
"Al....?" Panggil Seandra melihat Kaysha
Hanya termenung,
"Kamu ingat Putraku Al?" Tebak Kayla.
Wajah Kaysha menunduk, Setetes bening
Jatuh dipelupuk matanya, Kayla memeluk
Tubuh Kaysha erat.
"Maafkan teteh Al..." Bisiknya Kelu.
"Aku..Takkan bisa melupakan Aa,
Seumur hidupku Teh.... Bagaimana bisa ?"
Lirih Kaysha.
"Ya ...Kita tidak akan bisa apalagi kini
ada Aa kecil disini " Ucap Kayla, Mengurai
Pelukannya, Dan mengusapnya airmata
Kaysha lembut.
" Terimakasih Sayang ...!" Ucapnya.
Sedangkan Seandra anteng bersama Gio.
Sekarang Seandra dan Kayla bisa menik
mati masa tuanya dengan tenang, Karena
Perusahaan diambil oleh Gia dan Zenandra
Adik - adik Gio.
"Al...Nanti Ke mansion pulang dari kafe,
Bawa Suami dan Anak - anakmu, Menginap
Disana akan ada pengajian untuk Aa"
Ucap Kayla.
"Degg...!" Ini adalah hari dimana Gio mening
gal, Dan Kaysha sedikit lupa akan hal itu.
"Ya teh...Akan Aku kasih tahu Bang Ray"
Jawab Kaysha.
__ADS_1
"Kami tunggu ya....!" Pesan Seandra.
Sebelum pergi membawa Gio lebih dulu,
Karena Keluarga besar Mereka akan.berkum
pul di mansion Kevin.
Hari ini Kaysha pergi ke Kafe sepeninggal
Kayla dan Seandra, Dan waktu makan siang
Ia izin pada pegawainya untuk ke kantor
Rayhan mengantarkan makan siang untuk
nya, Ia sengaja tidak memberi tahu pada
Suaminya tentang kedatangannya.
"Bapak sedang berada diluar Bu..,
Bersama tim nya, " Ujar anak buah Suaminya.
"Mungkin sebentar lagi Mereka pulang,
Ini sudah waktunya makan siang " Sambung
nya, Dan Kaysha akan menunggu Rayhan
Diruangannya.
"Mudah - mudahan Mereka tidak makan
Siang diluar " Do'a Kaysha.
Ia menaruh makan siang untuk Suaminya
Diatas meja kerjanya, Kaysha tersenyum
hangat melihat foto keluarga kecilnya
Diatas Meja, Dan foto Mereka berdua.
Sesaat Ia mengedarkan pandangannya
Kesekeliling ruangan, Ia melihat sebuah
Papperbag disudut hampir tidak terlihat.
Kaysha penasaran, Ia ingin melihatnya
perlahan, Ia membuka bungkusan itu
Pelan - pelan,
Betapa terkejutnya Dirinya, ..
"Ini punya Siapa?"Lirihnya
Satu stel pakaian seksi milik wanita,
Dan jelas itu bukan Dirinya, Dan satu kotak
Didalamnya berisi parfum perempuan,
Dan jelas itu bukan kepunyaannya.
Buru - buru Kaysha merapikannya,
Takut ketahuan oleh Suaminya, Ia akan
mencari tahu sendiri.
Taklama Pintu terbuka, Menampilkan
Wajah Suaminya.
"Assalamualaikum ...Sayang, Kenapa
tidak bilang ?" Ujar Rayhan sumringah
Dengan kedatangan Istrinya.
Kaysha meraih punggung tangan Rayhan,
Dan Salim.
"Surprise Bang.. Aku bawakan Makan siang,
Abang belum makan kan ?" Tanya Kaysha.
"Belum, ...Kan biasa nunggu Seseorang
yang nganterin makan siang kesini,
Eh kejutan yang punyanya sekarang ngan
terin, ..... Allhamdulillah mungkin Ia baru .
Punya waktu makan Siang bareng
Suaminya" Sindir Rayhan.
begitu lama tidak makan siang bersama
Karena kesibukan Dirinya.
"Maafkan Aku Bang .....!" Lirih Kaysha.
Rayhan meraih wajah Kaysha.
"Enggak segitunya honey,...Abang ngerti
Kamu sibuk, Maafin Abang juga seolah
Abang nuntut diperhatiin Kamu, Disini
Abang yang egois, Kamu mungkin terlalu
Lelah ngurusin pekerjaan, Dan ngurus
Anak - anak, Sayang ...Maafin Abang juga" .
Ucapnya, Ia merengkuh tubuh Istrinya,
"Maafin Al Bang..." Lirih Kaysha.
"Sudah ...Jangan dipikirkan, Abang lapar
makan yuk !" Ajaknya, Ia mengurai pelukan
nya, Mengecup bibir .ranum Istriya sekilas.
Taklama Mereka makan siang bersama,
Setelah itu Rayhan melihat jam ditangan
nya.
"Tumben Gio nggak ingin ikut, Biasanya
Kalau kemari Ia ingin ikut Al ?"
Tanya Rayhan.
"Ia dibawa teteh bareng Mas Sean,
Tadi Mereka kerumah menjemput Gio"
Jawab Kaysha seraya membereskan
Bekas Mereka Makan.
"Oh...Mungkin Mereka kangen sama Gio"
Ujar Rayhan.
"Kamu sudah shalat ?" Sambungnya.
Kaysha mengangguk.
"Sudah Bang..." Jawab Kaysha.
"Ya sudah...Abang tinggal shalat dulu "
Ujar Rayhan,
" Tunggu disini !" Pintanya.
Kaysha mengangguk, Rayhan berlalu dari
Ruangannya.
Kaysha duduk kembali, Ia anteng menatap
Fotonya Mereka, Senyuman hangat dan
begitu tulus dari Rayhan terpancar disana.
"Drrt,....drrt,...drrt!" Suara ponsel Suaminya
Rupanya Suaminya meninggalkan hpnya.
Disana.
Kaysha meraih hp Rayhan, Dan betapa
terkejutnya Dirinya bahwa yang menelfon
Adalah Perempuan yang tadi pagi Ia
Dapatkan nomor ponselnya disaku celana
Suaminya, Dengan foto profil yang sama.
Cantik dan terlihat masih muda.
Dada Kaysha berdesir hebat, Taklama
Bunyi hp itu berhenti sendiri saat Kaysha
Akan mengangkatnya, Taklama sebuah
__ADS_1
Notifikasi pesan masuk.
Betapa terkejutnya ketika Kaysha akan
membuka hp nya, Ternyata tidak bisa
Karena hpnya terkunci, Dan Kaysha tidak
Dapat membukanya karena sandinya
Telah berubah.
"Ada apa ini ?" Batin Kaysha.
Matanya sedikit memerah, Ia menahan
Amarah dan degup jantungnya yang sesak
menahan. perasaannya, Namun bukan
Kaysha namanya kalau ia tidak bersikap
Setenang mungkin.
Taklama Suaminya masuk.
"Bang ada telfon" Sahut Kaysha selembut
mungkin menahan sesak didadanya.
Wajah tampan Rayhan terhenyak.
Buru - buru Ia meraih telfon diatas meja,
"Tunggu sebentar ... honey!" Pintanya,
Seraya berlalu keluar ruangan kembali.
"Benar - benar ada yang tidak beres,
Sampai menelfon pun tidak ingin Aku
ketahui, " Ujar Kaysha dalam hatinya.
Apalagi tadi Ia melihat pakaian wanita
Dari dalam kotak dengan label sebuah
Butik ternama namun dari bentuk
Dan modelnya sudah tentu bukan untuk
Dirinya.
"Maaf menunggu ...honey !" Ucap Rayhan.
"Telfon dari Siapa Bang ?* Tanya Kaysha.
"Teman...Belum saatnya Kamu tahu
honey...Nanti Aku kenallin " Ucap Rayhan
Tidak ingin memberi tahu.
Kaysha tersenyum Kelu, Rayhan mulai
tidak jujur.
"Ya sudah,...Aku mau ke kafe lagi Bang,
Jangan lupa nanti malam Kita disuruh
Datang ke mansion.Daddy " Ujar Kaysha
memberitahu Suaminya.
Sesaat wajah itu terlihat gusar, Ia sedikit
menimang sesuatu.
"Maafkan Aku Sayang....Mungkin Kali ini
Abang tidak bisa datang, Kalau tidak
Menginap di mansion,
Nanti pulang minta diantar supir ya,...
Kamu pasti repot bawa anak - anak,
Abang tidak bisa jemput Kamu, Abang
ada pekerjaan" Ujar Rayhan merasa
tidak enak.
"Pekerjaan...?" Tanya Kaysha penasaran.
"Iya Sayang ....Jangan tunggu Abang
Malam ini " Ujarnya memeluk tubuh
Istrinya.
"Maaf...!" Lagi - lagi kata itu keluar dari
Bibirnya.
"Ya sudah ...Jaga kesehatan, Aku akan
pulang ke kafe " Ujar Kaysha.
Kaysha berusaha tenang, Bahkan tidak
ada yang berubah perlakuan Rayhan
Padanya, Ia mengecup keningnya sebelum
Pergi.
"Hati - hati Sayang" Ujarnya sebelum mobil
Yang dibawa Kaysha berlalu dari pelataran
Parkir.
Ketika menyetir didalam mobil, Kaysha
Menelfon Seseorang.
.
"Temui Aku sekarang ! " Titahnyaa pada
Seseorang diseberang sana.
Diperempatan jalan mobil Kaysha berbelok
Dari arah menuju kafe, Ia menuju ke suatu
tempat.
Dan taklama mobil Kaysha berhenti disebuah
taman yang sepi, Seseorang telah menunggu
nya.
"Ada apa Nona, ....?" Sambutnya.
"Tolong Kamu Awasi Suamiku, Dan Aku
minta Kamu cari tahu wanita ini secepat
nya dan berikan laporannya Padaku!"
Ujar Kaysha.
"Baik Nona...Saya akan lakukan perintah
Anda" Jawabnya.
"Satu hal ...Jangan sampai bocor pada
Keluagaku ataupun Keluarga Wijaya,
Ingat itu!" Ancam Kaysha tegas
"Ya Saya tahu Nona...!"Jawabnya,
Taklama Kaysha pergi dari tempat itu,
Pria itu memandang punggung nona
mudanya, Ia tahu dibalik sikap lembut
Nonanya ada Sikap tegas dan paling
Menakutkan disana jika Misinya sampai
Gagal ataupun bocor, Dan itu hasil dari
Didikan tuan mudanya Gio, Dan Dia adalah
Orang kepercayaan Gio yang ditugaskan
Almarhum Gio untuk membantu dan
Melindungi Kaysha, Dari apapun dan
Siapapun yang akan mengancam hidup
Nona mudanya.
"Ada tugas untukmu, Aku kirim fotonya
Sekarang Nona meminta Secepatnya"
Ujarnya menelfon anak Buahnya.
**********************************************
**Bersambung
__ADS_1
**Please like or comment 🙏😘