Hujan September

Hujan September
*Episode 38


__ADS_3

Hawa dingin terasa sampai ke tulang


sum - sum, Sesudah shalat subuh


Rupanya Mereka enggan untuk bangun


Kembali, Azzam dan Lisa pun disuruh


Ke kamar kembali karena cuaca yang


Dingin menggigit, Hujan terus menggu


yur sejak tadi malam,


"Kasihan kalau hujan terus Anak - anak


Pasti liburan dirumah terus, Lagian


Aku udah seneng Aa giliran cuti, "


Desah Kaysha dibalik selimut tebalnya


Dengan paket komplit, Selimuti asli


Sama pelukan sang Suami.


"Hmm,....Gini aja lebih indah, Kita bisa


Lebih nikmatin, Siapa tahu kan.


Adiknya Lisa udah mulai hadir,


Kan Kalo musim hujan Kita lembur


terus " Ujar Gio, Setengah berbisik


Ditelinga istrinya.


"Iya ...Dan Kita harus selalu mandi


malam padahal udara udah dingin


begini" Sungut Kaysha.


"Iya deh maaf, ...Kan Kamunya juga


nikmatin Al" Ucap Gio.


"Hitung - hitung waktu Kita tinggal


Di Munich dulu, Musim dingin Aku


Sering kabur ke kamar Kamu lewat


balkon, Supaya tidur bisa meluk Kamu,


Kalo lewat Pintu pasti ketahan sama


Mereka, Aku bisa diusir dari Jerman


Dan pisah sama Kamu, Aku takut


kala itu, Tapi Aku suka " Ujar Gio


Mengingat kenangan Mereka hidup


Di Jerman, Bareng Kevin, Kinara dan


Irham dan bersekolah di sana.


"Tapi untungnya Kita nggak melakukan


Hal lebih, Cuma peluk C**m aja ya ,


Karena takut Opa Irham yang galak,


Namun anehnya walaupun lelah


Apalagi dari sekolah langsung mulai


belajar kerja di perusahaan Opa Kevin


Lelah pisan, Namun anehnya kalo


udah tidur meluk Kamu walaupun


Sembunyi - sembunyi rasanya ...


Aku nggak akan ngerusak Kamu


Tuh biar nanti setelah halal, Biar


Nggak dosa walaupun akhirnya Kamu


Nikah dengan Rayhan, Aku yang paling


Enggak terima walau beberapa kali


Hubungan Kita putus nyambung


Tetep aja Aku nggak bisa lupain Kamu !"


Cerita Gio.


"Ungkapan cinta nih ceritanya !" Potong


Kaysha.


Gio menyurai lembut rambut Kaysha yang


Semakin panjang, Rambut hitam legam


Yang Semakin panjang semakin indah,


Apalagi kini hanya Dirinya yang bisa


melihatnya, Gio merasa dirinya sangat


beruntung kini,


Dia tahu Bundanya akan baik - baik


saja tanpa Dirinya sekalipun, Karena


Masih banyak Orang - Orang tersayang


Disampingnya terutama Ayahnya Seandra


Namun Kaysha sendirian, Opa Irham


Dan Oma Kinara serta Daddy Kevin


Sudah Uzur, Lagipula Kaysha tidak


ingin terlalu merepotkan Mereka,


Dan Gio merasa Dirinya kini lebih


Mencintai Kaysha apalagi dengan


Hadirnya Lisa dihidup Mereka,


"Aku ke dapur dulu A,...Mau bikin


Sarapan, Kasihan anak - anak bangun


Pastinya laper, Lagian Aku mau benerin


Jemuran yang belom kering dari


Kemarin padahal udah dikeringkan pake


Mesin namun tetap aja susah kering


betul karena cuaca" Keluh Kaysha.


"Sabar Bu,...Kan udah musimnya


Sayang, Udah Kita pesan makanan


Aja ya !" Usul Gio.


"Nggak ah, Boros !" Tolak Kaysha.


"Sekali. - kalo boleh asal jangan

__ADS_1


keterusan, Sayang ..!" Bujuk Gio,


"Nggak ah, Persediaan makanan Kita


masih banyak dikulkas, Kemarin Umi


Ngasih hasil panen dari kebun,


Sayuran, kalau cuaca terik kata Abi


Mau ngabedahkeun Balong katanya


A..." Ucap Kaysha.


( Membuat surut air kolam untuk


memanen ikan )


"Mudah - mudahan Aa lagi ada dirumah


Supaya bisa ikut, Seneng tahu, Kan jarang


Al " Sahut Gio antusias.


"Dasar Orang kota " Ucap Kaysha.


"Lama - lama Kamu mirip Umi Al "


Goda Gio.


"Alhamdulillah,..Umikan wanita cantik,


Anggun dan lemah lembut walaupun


Usianya yang udah nggak muda lagi "


Ucap Lisa.


"Ngapung ....Da irungnna!" Goda Gio


( Terbang idungnya, perumpamaan ya)


"Jazzakallah Khairan katsiro ya Habibi "


Ucap Kaysha seraya mencium pipi Gio.


Gio meraih istrinya gemas, Kini Ia


Tidak punya segalanya namun serasa


Isi Dunia adalah miliknya, Dalam


Kesederhanaan Mereka menemukan


Kebahagiaan yang sebenarnya,


"Mudah - mudahan lebaran tahun ini


Kita nggak ditolak lagi oleh Bunda


Sayang...Rasanya masih ada yang


mengganjal tanpa restu dari Mereka"


Lirih Gio.


"Semangat A....!" Ucap Kaysha,


Kini Ia yang memeluk erat Suaminya,


Dibalas Gio dengan pelukan hangat


Seraya mencium lembut pucuk


kepala istrinya, Perlahan Kaysha


mendongak, Taklama tangan Gio


menyusuri pipi putih nan lembut


milik Istrinya tanpa sadar Mereka


Menikmati helaan nafas dan bertukar


Saliva, Bibir yang merekah selalu


Dari saat pertama Mereka mengenal


arti ci*****n , Hingga Kini selalu terasa


Begitu memabukkan.


****


Kaysha menggeser hanger jemuran


Supaya rapi, Ia memilah mana yang


masih basah dan setengah kering,


Gio sedang memberi makan ikannya


bersama Lisa dan Azzam depannya,


Sengaja ruang kosong walaupun kecil


Dilantai dua, Ia jadikan taman kecil


beserta kolamnya bersanding dengan


Tempat mencuci pakaian dan menje


murnya jadi semacam Rooftoop.


Karena terdapat kursi untuk bersantai


Di sana walaupun sederhana namun


Terlihat rapi, Membuat betah untuk


berada di sana.


"Papa strawberry nya udah mateng,


lihat warnanya udah merah " Ujar


Lisa seraya menunjuk pada Polybag


berisi tanaman Strawberry yang Mereka


tanam dalam beberapa plastik Polybag,


"Betul sayang ...Tapi kayaknya bentar


lagi manennya, tuh teman - temannya


belum semuanya merah " Jawab Gio.


"Papa kata Ibu minta tomatnya,


yang dikulkas udah abis " Pinta Azzam


Yang muncul dari tangga dari lantai


Satu rumah Mereka, Rupanya Kaysha


langsung ke dapur begitu urusan


Cucian beres.


"Buat sayur?" Tanya Gio.


"Kata Ibu buat sambel ' Jawab Azzam.


Gio mengangguk,


" Tuh yang merah Pa...di sana !" tunjuk


Lisa.


Kemudian Gio memetik buah tomat


Seperti yang ditunjukkan Lisa.


"Makasih Pah..!" Ujar Azzam seraya

__ADS_1


berlalu ke lantai bawah menuju dapur


Tempat Kaysha sedang memasak.


Taklama Azzam udah muncul lagi,


"Papa Ama Lisa makan dulu suruh


Ibu, Semuanya udah siap!" Ajak


Azzam.


"Siaap Boskuh..!" Jawab Mereka


hampir bersamaan.


Setelah Mereka mencuci tangannya


Mereka mengikuti Azzam untuk


Kedapur dimana Kaysha telah siap


Dengan masakannya,


Oseng kangkung, goreng tempe plus


tahu, Goreng Ayam, Ikan asin ditambah


Sambel sama lalapan,


Kaysha memandang haru Gio dan kedua


Anaknya makan dengan lahap hasil


Dari masakan dirinya, Walaupun seder


hana bukan dari masakan koki dengan


Makanan seperti restauran mewah


Yang selalu tersedia di mansion keluar


ga Wijaya.


"Gimana Pa ? Enak ?" Tanya Kaysha


Setelah Gio selesai dan meminum air


teh hangat.


"Alhamdulillah selalu nikmat, Terima


kasih Sayang !" Ucapnya.


"Bu...Ayam gorengnya lagi!" Pinta


Azzam.


"Aku juga .!" Pinta Lisa.


"Boleh Nih...!" Ucap Kaysha memberi


kan ayam goreng pada Azzam dan


Lisa.


Mereka memandang hangat dua


Anak kecil didepannya, Azzam baru


kelas dua Sekolah Dasar sekarang


"Papa ..Lisa pengen ikut ke kebun


Bareng Ibu bareng Umi sama


Orang Pondok boleh ya...!" Pinta Lisa.


"Kapan ?" Tanya Gio.


"Besok Papa ...!" Jawab Azzam.


"Sekalian botram kata Umi, Itupun


Kalau nggak hujan mumpung Sekolah


lagi libur" Sambung Kaysha.


"Boleh ...Papa juga ikut mumpung masa


Cuti Papa belum habis" Ujar Gio.


"Asik ...Papa ikut!" Teriak Lisa.


"Ceritanya lagi liburan Kita nih ?"


Tukas Kaysha.


"Iya Sayang... Liburan nggak perlu


mahal, Justru Orang kota banyak


Yang kemari buat liburan...!" Ujar


Gio.


"Iya deh.... Papa selalu menang !"


Ujar Kaysha,


"Tapi Aku juga bahagia A..." sambung


Kaysha.


"Maaf hanya ini yang Aku punya,


Kita belum bisa berlibur ketempat


mewah ataupun keluar Negeri " Ucap


Gio terlihat raut mukanya sedih.


"Kami bahagia A,... Karena Aku sadar


Kebahagiaan tidak melulu identik


Dengan kemewahan" Ucap Kaysha.


Gio meraih tangan Kaysha dan men


Ciuminya, Namun hidungnya mene


mukan bau yang aneh namun


familiar di dapur.


"Kok baunya aneh sih Al?" Tanya Gio


"Lha iyalah A, Bekas sambel terasi


Kan Aku belum cuci tangan !"


Ucap Kaysha terkikik


"Aseeem.....!" Sontak Gio.


"Bhuaaaa...ha..ha!" Azzam dan Lisa


tertawa lebih keras kali ini.


"Ada yang sama nggak ?


******************************************


**Bersambung


**Please like or comment, Bagi reader' s


yang tetep stay Author ucapkan banyak


Terimakasih, Love you full untuk Kalian.


*Wilujeng enjing dan Selamat pagi,


Wilujeng ngopi kasadayana ....

__ADS_1


( Selamat ngopi semuanya....)


__ADS_2