Ikatan Rantai Besi Sang CEO

Ikatan Rantai Besi Sang CEO
episode 36


__ADS_3

'kreeakk' suara pintu kamar mandi dibuka davied.


terlihat davied yang hanya mengenakan handuk terlilit di pinggul nya.


davied berjalan mendekati jelita yang terduduk dengan kepala menunduk dikedua sisi lutut nya, kedua tangan yang mendekap erat tungkai putih mulus nan jenjang.


'ciihh' davied berdecih tak suka melihat jelita begitu.


jelita mengetahui keberadaan davied namun enggan untuk mengangkat wajah nya.


"mandikan aku jelita" titah davied sembari berkecak pinggang.


jelita tak merespon, ia tetap diam dengan posisi nya.


'grreebb' davied menarik paksa lengan jelita, membuat wanita lesu itu tersentak.


"sakit davied.. lepaskan" berontak jelita tak terima.


davied tak mendengarkan, ia terus menyeret jelita.


setelah di samping bathup, davied melepaskan genggamannya. ia menatap jelita dingin, dan...


'kreekk..' sobekan paksa beju yang dikenakan jelita.

__ADS_1


'kreekk... kreekk.. krreekk..' davied terus menyobek baju jelita, melampiaskan emosi nya.


jelita menatap nanar davied, didalam hati nya kini ia sungguh benar-benar membenci suami gila nya itu.


davied tersenyum melihat jelita yang pasrah tak bisa melawan. dengan kuat ia menekan kepala jelita, sampai membuat wanita menyedihkan itu berlutut tepat dihadapan sih adik davied yang sudah menegak.


"puaskan" titah davied dengan nafas yang sudah memburu.


jelita menatap davied yang juga menatap nya, dengan pelan jelita menuruti apa yang disuruh davied.


menyingkirkan kesakitan batin yang mendalam, membuang jauh harga diri yang memang tak pernah bisa ia pertahankan kalau sudah berhadapan dengan suami gila nya itu.


tak puas sampai disitu, davied beralih menghidupakan shower. dibawah guyuran shower davied melampiaskan hasrat nya.


tubuh jelita yang menghadap ke dinding terus dihentakkan davied dengan kuat, tanganya yang kuat menggenggam leher mungil jelita.


davied tak mengindahkan ucapan jelita, sekarang ia malah menggigit pundak jelita dengan n4f5u.


"aawww.... hikss.. hiks.." ringisan jelita merasakan perih dipundak nya.


"kau milikku jelita.. kau milikku.." rancau davied, dan terus menghentak-hentakkan adik nya dengan kuat.


suara ken1km4tan dan ringisan bercampur jadi satu, membuat siapa saja yang mendengar akan merasa nyilu.

__ADS_1


satu jam sudah davied melampiaskan kekesalannya lewat tubuh ringkih jelita. sekarang ia dengan santai melilitkan handuk di tubuh mungil itu.


melihat wajah jelita yang pucat dan tak berbicara, seperti hidup namun tak memiliki semangat dan jiwa, membuat davied tersenyum menang.


sungguh memang inilah yang diinginkan davied, melihat istri tercinta nya menurut sampai tak berani melawan.


davied sengaja membuat mental jelita down, agar wanita menyedihkan itu tak berani lagi menentang ataupun bertindak tidak sesuai aturan davied gaozhan.


"ayoo.." ajak davied menggenggam jemari jelita keluar dari kamar mandi.


jelita menatap netra davied, ia mengikuti semua instruksi psikopat itu.


di walk in closet mereka mengenakan pakaian. davied mengenakan t-shirt putih dan celana joger, sedangkan jelita mengenakan gaun pitch diatas lutut.


selesai dari walk in closet, jelita berjalan kearah meja hias. ia mengeringkan rambut nya yang basah.


jelita memandang wajah nya yang kaku tiada senyum, seperti orang yang lupa bagaimana caranya tersenyum.


melalui cermin hias, jelita melihat davied yang tengah serius menelepon di rooftop kamar.


jemari jelita menggenggam erat hair dryer ditangannya, sungguh ia sangat membenci davied gaozhan sampai ke sumsum tulang.


mata jelita menajam, pandangannya tak teralihkan dari tubuh sempurnah davied. bukan hendak mengagumi, melainkan rasa ingin membunuh yang kuat.

__ADS_1


jelita menghempaskan pelan hair dryar ke meja hias. ia menyeka air mata yang jatuh dengan jemari lentik nya, dan menutup wajah dengan kedua telapak tangan.


bersambung🖤🖤🖤


__ADS_2