Ikatan Rantai Besi Sang CEO

Ikatan Rantai Besi Sang CEO
episode 45


__ADS_3

Sudah tiga hari jelita tak bertemu dengan davied.


Jangankan untuk meminta maaf karena menyesali perbuatannya, tidur dengan jelita saja ia sudah tidak lagi.


Ntah dimana ia tidur dan siapa yang mengurus segala keperluannya pun jelita sudah tidak perduli lagi.


Memang dalam tiga hari ini jelita mengurung diri dikamar, tak pernah keluar walau hanya sebentar.


Apapun yang diinginkan atau diperlukan jelita selalu telepon melalui kamar, baik itu tentang makanan maupun ezeel yang ingin menemui nya. segala aktivitas semua dikamar.


Ia rasanya belum sanggup untuk melihat wajah sang tuan maupun bawahannya dan juga simpanan sang tuan.


Ia lebih suka menyendiri, dengan dunia nya sendiri. walau sekarang hati terasa kebas seperti mati, setidaknya ia masih bisa melihat senyum anak semata wayang nya, itulah satu-satu nya semangat hidup jelita.


Tetapi hari sudah semakin sore, namun maid yang diperintahkan nya untuk mengantar ezeel ke kamar nya tak kunjung datang, tak dapat dipungkiri hati nya merasa gelisah dan cemas.


jelita berjalan mondar-madir di dekat kasur king size bergaya turkey itu.


Ingin keluar melihat, namun hati nya terasa berat.


Jelita menarik nafas dalam dan menghembuskannya. Ia mencoba memantapkan hati untuk keluar mencari pangeran kecilnya.


'Krreekkk...' jelita membuka pintu kamar utama perlahan.


Kaki nya terasa berat untuk melangkah, jantungnya berdegup kencang merasa was-was.


namun dengan cepat ia menstabilkan semuanya. Perlahan wajah murungnya kembali angkuh seperti dulu. Dengan percaya diri jelita melangkah dengan anggun seperti dulu.


Dengan menggunakan tangga jelita menuju lantai 3 dimana kamar putra nya berada.

__ADS_1


Saat jelita melewati setiap lorong dan bilik, ia selalu ditatap takut oleh maid. ntah karena apa ia pun tak tahu dan tak mau tahu.


Sampai didepan kamar ezeel, jelita menekan pin pintu nya.


'ceklek' pintu terbuka.


Menyembul lah kepala jelita sedikit, ingin memastikan ezeel ada atau tidak.


"Kosong" jelita bergumam sendiri karena melihat kamar ezeel yang memang tak ada orang.


Jelita bergegas turun kelantai bawah dengan langkah lebar menuruni tangga.


'Tap.. tap.. tap..' langkah tergesa jelita menuju taman bermain dibelakang mansion.


sesampai nya ditaman bermain_


'Deg' jelita terdiam melihat anaknya yang terduduk di tanah dengan menangis.


Pandangan jelita beralih ke shilla yang berdiri angkuh di depan ezeel. Sangat ketara kalau ezeel baru saja dikasari oleh simpanan suami nya itu.


Dengan langkah cepat jelita menghampiri shilla, dan__


'Ctaass...' tamparan kuat mengenai pipi kanan shilla sampai ujung bibir nya berdarah.


Shilla terkejut, ia amat sangat syok, begitu juga dengan para maid yang menyaksikan.


"Aku tidak pernah memaafkan orang yang telah menyakiti anak ku!" ucap jelita dengan penuh penekanan di depan wajah shilla.


Shilla gelagapan, ia tak menyangka akan tepergok begini oleh nyonya sah di mansion ini.

__ADS_1


"A.. aku... aku.." shilla mencoba mencari alasan.


"Tak usah berkilah!, aku sudah melihat semua nya" sargas jelita.


Jelita jongkok memeriksa ezeel yang menangis, lalu mendirikannya.


"Sayang... ini mommy" ucap jelita lembut sembari mendungakkan dagu ezeel dan memeluknya.


"hiikkksss... hikksss.... mommy..." tangis ezeel semakin pecah dipelukan jelita.


Mendengar tangisan ezeel hati jelita terasa nyilu. Dengan air mata yang tergenang di pelupuk mata ia menatap nyalang shilla dan juga maid disitu.


"ezeel ikut mommy yuk... kita ke kamar" ucap jelita lembut untuk menenangkan anaknya.


Ezeel dengan sigap mengangguk pelan perkataan mommy nya.


Dengan senyuman bercampur perih ia menggendong ezeel masuk kedalam mansion menuju kamar utama.


____________________


Sementara di perusahaan Gaozhan Company, pukul 18.00 waktu setempat.


Terlihat davied yang berdiri sembari melihat matahari berwarnah orange kemerahan dari dinding berbahan kaca tebal diruangannya. Ntah apa yang dipikirkan, tetapi raut wajah nya menggambarkan kerinduan yang mendalam.


"Apa hasil nya?" Davied membuka suara.


"Hasil tes nya menunjukkan hasil 99% cocok dengan DNA anda tuan" jelas coky dengan sopan.


Davied terdiam, sesungguh nya ini bukanlah jalan yang ia inginkan.

__ADS_1


bersambung 🖤🖤🖤🖤🖤


__ADS_2