
'Ting..' davied meletakkan garpu dan pisau ke piring nya, pertanda ia telah selesai. Dan meneguk habis jus jeruk di depannya.
Jelita menoleh, ia dengan cepat bangkit mengikuti Davied yang juga bangkit dari kursi.
"Mas" sapa jelita pelan.
Davied menoleh,
"Duduk lah, lanjutkan sarapan mu jelita" titah davied santai. "Ayo coky" ajak davied dan bergegas melangkah pergi, diikuti semua karyawan yang menunduk hormat.
Shilla yang melihat adegan itu seketika merasa iri kepada jelita. Andaikan ia bisa bertukar posisi dengan jelita, ia pasti sangat bahagia. Memiliki suami yang tampan dan kaya raya adalah impiannya.
Jelita terus memandang punggung davied yang semakin jauh sampai tak terlihat dan melesat pergi menggunakan mobil bentley bentayga yang diikuti beberapa mobil pengawal.
'hufftttt...' jelita menghembuskan nafas senang. Dan membalikkan pandangannya lagi. Tetapi seketika pandangan jelita bertabrakan dengan pandangan shilla yang juga menatap nya.
"Apa lihat-lihat!" ucap jelita dengan pandangan menantang.
Shilla gelagapan, tak di pungkiri ia juga takut melihat jelita kalau sudah mengeluarkan tanduk.
Dengan cepat shilla menundukkan pandangannya.
Dengan angkuh jelita membuang lirikannya, seperti tak sudi memandang pel4cur di depannya ini.
"Sayang.. kau sudah siap? mommy mau mengajak ezeel pergi jalan-jalan keluar" ajak jelita dengan nada senang pada ezeel.
Kepala maid riza yang sejak tadi masih setia berdiri dibelakang dekat meja makan langsung bersuara.
__ADS_1
"Anda tidak boleh keluar mansion nyonya" ucap kepala maid riza dingin.
Jelita menoleh menatap kepala maid riza dengan angkuh.
"Apa sekarang kau sudah berani mengatur hidup ku!" sergah jelita.
"Saya hanya menjalankan aturan tuan" jawab kepala maid riza lagi.
"Apa kau tidak bosan selalu mengikuti perintah nya.." ledek jelita dengan tergelak. "Lagi pula aku sudah diizinkan tuan mu untuk berjalan-jalan keluar" lanjut jelita lagi dengan pandangan meremehkan.
Kepala maid riza tetap mempertahankan wajah datar nya, ia seakan tak terpengaruh dengan ledekan yang di lontarkan jelita.
"Saya akan menghubungi tuan davied terlebih dahulu" jawab kepala maid riza dengan datar.
"**!*.." maki jelita dengan pandangan sinis.
"Maid, tolong bawa ezeel ke kamar nya untuk bersiap-siap" titah jelita kepada salah satu maid yang berdiri di dekat kepala maid riza.
"Baik nyonya" jawab maid dengan sopan dan bergegas menggendong ezeel membawanya berganti baju di kamar. Diikuti oleh jelita dengah langkah yang angkuh.
Shilla hanya mampu memandang punggung dan langkah jelita, dengan sekejab ia menggenggam kuat tangannya hingga membuat kuku-kuku nya menancap sampai berdarah.
Beberapa maid terlihat membereskan makanan dan piring di meja makan, mereka seolah tak perduli akan keberadaan shilla yang masih terduduk disitu.
Kepala maid riza mendekati shilla, dengan posisi berdiri ia membisikkan.
"Usaha mu kurang keras.. Pikir kan cara yang lebih licik untuk mengambil hati tuan, dan menyingkirkan wanita sombong itu" bisik kepala maid riza.
__ADS_1
Membuat shilla tambah emosi mendengar nya.
____________
Setelah 30 menit, keluar lah jelita dan ezeel dari lift. Mereka berjalan senang kearah pintu utama. Namun langkah nya cepat di cekat oleh kepala maid riza dengan satu maid di belakangnya, membuat jelita menghembuskan nafas jengah.
"Nyonya, anda harus membawa bodyguard" tegas kepala maid riza.
"Aku sudah tau, kau atur lah" balas jelita dingin.
Jelita tak mau berdebat karena akan merusak mood nya sekarang.
Dengan sigap dua bodyguard berlari dan berhenti di belakang kepala maid riza.
"Ria, kau juga ikut dengan nyonya untuk membantu menjaga tuan muda" titah kepala maid riza kepada maid yang juga berdiri disamping nya.
"Kau tidak perlu berlebihan! aku bisa menjaga anakku!" sergah jelita tak terima.
"Ini perintah tuan nyonya" balas kepala maid riza datar.
"Kau dengan tuan mu sama-sama menyusahkan!" maki jelita dengan emosi yang mulai naik.
"Anda bisa menyampaikan sendiri kepada tuan" jawab kepala maid riza tetap dengan mode datar.
Jelita tak memperdulikan, dengan wajah menahan amarah ia melanjutkan langkah nya keluar mansion.
Dua mobil sudah menunggu di depan, jelita langsung bergegas masuk kearah mobil yang pintu nya sudah di bukakan oleh supir.
__ADS_1
bersambung🖤🖤🖤🖤🖤