Istri Milik Tuan Zergan

Istri Milik Tuan Zergan
Part 27


__ADS_3

Anna kini pergi ke kantor Zergan untuk mencari keberadaan Zergan. Tetapi lagi-lagi, dia bertemu dengan Lea di sana.


"Nona Anna, ternyata kita bertemu lagi."


"Untuk apa kau datang ke sini? Bukankah seharusnya kau pergi mengantarkan Zico ke sekolah?"


"Nona, seharusnya aku yang bertanya kepadamu. Untuk apa kau datang ke kantor tuan Zergan? Bukankah kau dan tuan Zergan sudah tidak memiliki hubungan apa-apa lagi? Setelah kau mengetahui jika tuan Zergan tidak ada di rumah, kau malah pergi ke kantornya."


"Dengar, Lea! Kau itu hanya asisten di sini, sedangkan aku pernah menjadi wanita yang sangat dicintai oleh Zergan. Jika kau ingin melawanku, kau tidak akan bisa."


"Nona Anna, aku sangat kasihan kepadamu. Kenapa kau masih saja mengejar tuan Zergan yang sudah jelas-jelas tidak lagi mencintaimu. Apa kau tidak punya malu?"


"Jaga bicaramu, Lea! Apa maksudmu? Kau mengatakan aku tidak punya malu?"


"Kau memang tidak tahu malu, Nona. Kau telah berselingkuh dengan kekasihmu, kau sendiri yang telah membuang tuan Zergan. Kenapa sekarang kau malah kembali mengejarnya? Kau ini memang tidak tahu malu."


"Lea! Kau tidak pantas berbicara seperti itu denganku! Aku ini seorang Direktur dan kau hanyalah seorang asisten. Kau seharusnya tahu batasanmu."


"Cukup, nona Anna!"


"Direktur Farhan?"


"Kau memang seorang Direktur, tapi jika itu di kantormu. Ini adalah kantor tuan Zergan, jadi kau tidak memiliki hak di sini. Kau tidak seharusnya berbicara seperti itu kepada nona Lea, karena dia adalah orang kepercayaan tuan Zergan dan nona Eleanor."


"Direktur Farhan, bukan begitu maksudku. Dia telah berbicara kasar kepadaku, itu sebabnya aku--"


"Direktur Farhan, kau pasti lebih mengenal nona Anna lebih lama dibandingkan dengan diriku. Aku tidak tahu kejahatan apa saja yang telah dia lakukan selain berselingkuh dibelakang tuan Zergan."


"Plakk ...."


"Nona Anna!"


"Direktur Farhan, jangan berteriak kepadaku! Aku tidak suka! Wanita ini telah menghinaku di depan banyak orang."


"Nona, apa yang dikatakan oleh nona Lea adalah benar. Kau seharusnya bisa menerima jika sekarang kau dan tuan Zergan tidak memiliki hubungan apapun."


Anna kemudian menerobos masuk ke kantor Zergan, karena dia sangat ingin bertemu dengan Zergan dan memperbaiki hubungan mereka.


"Nona, apa yang kau lakukan? Kau tidak bisa masuk begitu saja."


Anna hanya diam tanpa menjawab pertanyaan dari Direktur Farhan dan terus berjalan menuju ruangan Zergan.

__ADS_1


Saat dia hendak menaiki tangga, dia tidak sengaja mendengar tiga orang karyawati sedang membicarakan tentang Zergan dan Eleanor.


"Aku senang sekali, karena akhirnya tuan Zergan dan nona Eleanor akan segera menikah."


"Kau benar. Mereka berdua sekarang sedang berada di butik terkenal untuk memilih gaun pernikahan."


"Aku sangat tidak sabar melihat nona Eleanor memakai gaun pengantin yang sangat mahal."


"Tapi aku tidak yakin jika nona Eleanor akan memilih gaun yang sangat mahal, dia bukanlah wanita seperti itu."


"Tapi tuan Zergan sangat mencintai nona Eleanor. Tuan Zergan pasti akan memilihkan gaun yang sangat cantik dan mahal."


Setelah mendengar ucapan para karyawati itu, Anna pun tidak jadi pergi ke ruangan Zergan.


Saat dia mulai meninggalkan tempat tersebut, Lea dan Direktur Farhan pun datang.


"Nona, apa yang terjadi? Kenapa kau kembali? Apa tuan Zergan tidak ada di dalam ruangannya?"


Anna hanya diam dan melalui Lea juga Direktur Farhan begitu saja. Tapi tiba-tiba kakinya terpeleset dan membuatnya terjatuh.


Semua orang pun menertawakan Anna, kemudian Direktur Farhan meminta mereka semua untuk berhenti tertawa.


Salah seorang office boy datang menghampiri Anna dan membantunya untuk berdiri, tetapi Anna menolak office boy tersebut untuk membantunya.


"Nona, maafkan saya. Tapi dari tadi saya mengepel lantai ini dengan baik, saya rasa Nona yang kurang berhati-hati saat sedang berjalan."


"Kau berani menyalahkan aku? Aku bisa saja memecatmu!"


"Maaf, Nona. Tapi yang berhak memecat saya di sini adalah tuan Zergan sendiri dan juga nona Eleanor. Anda sama sekali tidak berhak memecat saya."


Anna hendak menampar wajah office boy tersebut karena telah menyinggung perasaan Anna, tetapi Direktur Farhan langsung mencegahnya.


"Cukup, nona Anna! Kau telah membuat keributan di kantor tuan Zergan. Jika kau tidak pergi sekarang dari tempat ini, aku terpaksa akan memanggil satpam untuk mengusirmu."


"Kalian semua yang berada di kantor ini sama saja. Lihat saja, jika aku berhasil merebut kembali hati Zergan, aku akan langsung memecat kalian semua!"


Anna kemudian berjalan menuju pintu keluar, tapi tiba-tiba kakinya tidak sengaja menyandung sebuah ember berisi air bekas pel.


"Argghh!! Kau benar-benar tidak becus dalam bekerja! Kenapa Zergan bisa memperkerjakanmu di kantor sebesar ini?" teriaknya.


"Nona, kenapa kau dari tadi marah-marah tidak jelas? Kau telah mengganggu ketenangan kami semua. Lebih baik kau segera pergi dari sini," ucap office boy tersebut.

__ADS_1


"Aku akan menandaimu! Aku pastikan Zergan akan segera memecatmu!" balas Anna.


Setelah Anna keluar dari kantor tersebut, dia langsung masuk ke mobilnya dan pergi menuju butik tempat Zergan dan Eleanor berada.


Lea menghampiri office boy tersebut dan mengucapkan terima kasih karena telah membantunya untuk mempermalukan Anna di depan semua orang.


"Nona Lea, jadi semua ini adalah ulahmu?"


"Direktur Farhan, saya minta maaf. Tapi saya melakukan semua ini supaya nona Anna cepat pergi dari sini."


"Nona Lea, nona Anna tadi terlihat sangat kesal dengan official boy yang sedang mengepel lantai."


"Tidak masalah, Direktur. Saya memang tidak suka dengan nona Anna. Karena dulu saat masih menjadi istri dari tuan Zergan, nona Anna memperlakukan saya dan teman-teman saya dengan semena-mena. Hari ini saya sangat puas karena bisa membalasnya."


Direktur Farhan dan Lea kemudian tertawa. Lalu salah satu karyawati menghampiri mereka.


"Direktur Farhan, nona Lea, sepertinya nona Anna mendengar pembicaraan kami tentang nona Eleanor dan tuan Zergan yang pergi ke butik untuk memilih gaun pernikahan."


"Maaf atas kecerobohan kami, Direktur, Nona."


"Tidak masalah. Aku akan menghubungi tuan Zergan dan nona Eleanor agar mereka tidak bertemu dengan nona Anna."


Saat Direktur Farhan mencari-cari ponselnya di kantong, dia tidak menemukan ponselnya.


"Nona Lea, sepertinya ponselku tertinggal di ruanganku. Bisakah kau yang menghubungi tuan Zergan?"


"Baik, Tuan."


Lea lalu segera menghubungi Zergan dan memberitahu jika Anna akan segera datang ke butik tempat Zergan dan Eleanor berada.


"Halo, Tuan."


"Ada apa, Lea?" Apa ada masalah di kantor?"


"Tidak, Tuan. Saya hanya ingin memberitahu Tuan jika tadi nona Anna datang ke kantor untuk mencari Tuan. Nona Anna juga mengetahui jika Tuan dan nona Eleanor sedang berada di butik. Saya rasa nona Anna akan pergi ke butik untuk menemui Tuan."


"Baiklah, Lea. Terima kasih telah memberitahukan hal ini kepadaku."


"Sama-sama, Tuan."


"Apa kau sudah mengantarkan Zico ke sekolah."

__ADS_1


"Sudah, Tuan."


"Baiklah kalau begitu."


__ADS_2