Istri Milik Tuan Zergan

Istri Milik Tuan Zergan
Part 75


__ADS_3

Eleanor, Zergan dan Zico kini telah sampai di depan rumah. Zergan menatap Eleanor yang dari tadi hanya diam saat berada dalam perjalanan.


Zergan menyentuh wajah Eleanor dan Eleanor menatap wajah Zergan.


"Apa yang sedang kau pikirkan?"


"Tidak ada, Zergan. Lebih baik kita masuk sekarang, Zico juga sudah tertidur."


"Kau pasti sedang memikirkan kandungan nyonya Fely tadi. Aku tahu jika kau sangat ingin memiliki seorang anak lagi, aku juga merasa seperti itu. Tapi kita harus tetap bersabar, sebentar lagi pasti akan ada bayi di dalam perutmu."


Zergan mengelus-elus perut Eleanor dan Eleanor tersenyum. Zergan pun tersenyum setelah melihat senyuman di wajah istrinya.


"Zergan, jika di dalam perutku ini ada seorang bayi lagi, bukan hanya kita yang merasa bahagia tetapi juga Zico dan Ayah."


"Semua orang akan merasa sangat bahagia saat hal itu terjadi."


Zergan mencium kening Eleanor dan juga mengecup bibirnya. Zergan menggendong Zico dan menidurkannya di atas kasur, lalu Eleanor menyelimuti tubuhnya.


Eleanor mengelus rambut Zico sebentar lalu mencium kedua pipinya. Setelah mereka keluar dari kamar Zico dan menutup pintunya, Zergan langsung membopong Eleanor dan membawanya masuk ke kamar mereka.


Zergan menidurkan Eleanor dan menindih tubuhnya.


"Zergan, apa yang kau lakukan?"


"Aku hanya ingin menikmati kecantikan di wajah istriku dengan jarak yang sangat dekat."


"Kau ini, bangunlah."


"Aku tidak mau."

__ADS_1


"Zergan ...."


Eleanor mendorong dada Zergan, kemudian Zergan dan Eleanor bangun. Eleanor langsung duduk di pinggir jendela yang bentuknya seperti kursi, Zergan kemudian menyusulnya.


Mereka menatap ke arah luar jendela. Dari sana terlihat pemandangan kota Jakarta yang sangat ramai dengan lampu yang menyala terang.


"Sayang, apa kau pernah berpikir untuk meninggalkanku lagi?"


"Zergan, kenapa kau bertanya seperti itu? Tidak pernah sekalipun terlintas di dalam pikiranku untuk pergi meninggalkanmu lagi. Aku sudah bisa menerima semuanya dan aku sadar jika aku sangat mencintaimu. Kau dan Zico adalah dua orang yang sangat aku cintai di dalam hidupku. Jadi mulai sekarang jangan pernah berpikir seperti itu lagi, karena aku tidak akan pernah meninggalkanmu. Aku sangat mencintaimu, Zergan."


Zergan meraih tangan Eleanor dan mencium tangannya dengan pelan. Eleanor tersenyum dan mencium balik tangan Zergan.


Zergan memeluk Eleanor dari belakang dan mereka menikmati pemandangan indah di kota Jakarta saat itu.


"Zergan, aku merasa jika aku adalah wanita yang sangat beruntung di dunia. Terima kasih telah membuat hidupku menjadi sempurna. Kau melengkapi segala kekurangan yang aku miliki. Kau mencintai segala sesuatu yang ada di dalam diriku. Kau adalah seorang suami yang sangat baik. Aku menyesal karena dulu aku sempat sangat membencimu," batin Eleanor.


"Zergan, apa kau tahu?"


"Tahu apa, hmm?"


"Apa kau tahu seberapa besar cinta yang aku miliki untukmu?"


"Sangat besar?"


"Iya, sangat besar. Aku mencintaimu sebesar dunia ini."


"Kalau begitu cintaku untukmu juga sangat besar."


"Oh ya? Sebesar apa?"

__ADS_1


"Sebesar alam semesta ini."


"Benarkah?"


"Tentu saja. Aku akan selalu mencintaimu dan selamanya mencintaimu."


"Zergan, terima kasih untuk semuanya. Kau telah membuat hidupku terasa lebih indah. Aku merasa sangat bahagia dan beruntung bisa memilikimu seutuhnya."


"Aku jauh lebih beruntung karena memiliki istri sempurna seperti dirimu."


"Aku tidak sempurna, Zergan. Tapi kau yang telah melengkapi segala kekuranganku."


"Tetap saja, kau tidak memiliki kekurangan apapun di mataku."


"Zergan, sudahlah. Jangan berbicara seperti itu lagi."


"Kenapa? Kenapa kau selalu merasa malu saat aku memujimu?"


"Bukan seperti itu, Zergan. Tapi kau terlalu berlebihan dengan pujian mu itu."


"Bukan berlebihan. Semua suami pasti akan bersikap seperti ini saat mereka mendapatkan istri seperti dirimu. Tapi sayangnya di dunia ini tidak akan ada wanita yang sama seperti dirimu."


Mereka berdua pun saling menatap dan berciuman. Eleanor yang dulunya sangat membenci Zergan, kini dia pun menjadi tergila-gila dengan Zergan.


Eleanor adalah istri yang paling beruntung di dunia, sedangkan Zergan adalah suami yang paling beruntung di dunia.


Dan semua anak pastinya ingin menjadi seperti Zico, karena memiliki orang tua yang sangat menyayanginya. Zico adalah anak yang paling beruntung.


......HAPPY ENDING......

__ADS_1


__ADS_2