
Seorang tukang pos mendatangi rumah Bian. Dia memberikan surat tersebut kepada asisten rumah tangga Bian.
"Tolong berikan surat ini kepada tuan Bian," ucap tukang pos tersebut.
"Jika boleh tahu, siapa yang telah mengirimkan surat ini untuk Tuan?" tanya asisten rumah tangga itu.
"Ada seseorang yang memberiku surat ini. Aku hanya diminta untuk mengantarkannya kepada tuan Bian. Orang itu mengatakan surat ini dari nona Eleanor."
"Baiklah, terima kasih."
"Kalau begitu saya permisi."
Asisten rumah tangga tersebut membawa surat itu masuk dan memberikannya kepada Bian.
"Tuan, ada tukang pos yang mengirimkan surat ini kepada Tuan."
"Siapa yang mengirimkannya?"
"Tukang pos itu mengatakan jika nona Eleanor yang telah mengirimkan surat ini."
Bian dengan cepat meraih surat tersebut dan membacanya.
"Bian, aku sangat mencintaimu. Tapi sayangnya kau membenci bayi yang ada di dalam perutku.
Bayi ini tidak bersalah, Bian. Tapi aku yang bersalah, karena aku tidak bisa menjaga diriku dengan baik.
Sekarang aku akan pergi jauh dari hidupmu. Kau tidak akan melihatku ataupun bayi ini sampai kami kembali.
Aku akan selalu mengingat kebaikanmu dan juga hari-hari indah yang pernah kita lalui bersama.
Aku kembalikan cincin ini kepadamu. Dengan begitu, tidak ada lagi ikatan diantara kita.
Kau bebas melakukan hal apapun yang kau mau, asalkan jangan lagi mencariku.
Masih banyak wanita di sekitarmu yang lebih baik dariku dan juga mencintaimu.
Terima kasih atas semua cinta yang telah kau berikan kepadaku. Aku mencintaimu, Abian Adelart."
Bian membaca surat tersebut sampai akhirnya dia mengeluarkan air mata.
"Tuan, apa yang terjadi? Mengapa Tuan bersedih setelah membaca surat itu? Apa yang dituliskan nona Eleanor dalam surat tersebut?" tanya Direktur Evan.
"Eleanor mengembalikan cincinnya kepadaku. Dia lebih memilih untuk mempertahankan bayi itu dibandingkan mempertahankan hubungan kami," balas Bian.
Bian kemudian merobek surat tersebut dan menyimpan cincin tersebut di sakunya.
Bian pergi ke ruang kerjanya dan membanting segala sesuatu yang ada di dalamnya. Hingga akhirnya dia menatap ke arah foto Eleanor yang tertempel di dinding.
"Kenapa kau tega meninggalkanku, El?"
"Kenapa? Argghh!!"
__ADS_1
Bian mengambil vas bunga yang berada di atas meja lalu melemparkannya ke arah foto Eleanor.
"Tok ... tok ... tok ...."
"Tuan, apa yang Tuan lakukan di dalam?"
"Tuan!"
"Pergi kalian semua! Aku hanya ingin Eleanor kembali!"
"Argghh ...."
Bian kemudian pergi menuju lemari dan melempar semua foto milik Eleanor dan barang-barang yang belum sempat dia berikan kepada Eleanor.
Dia kemudian melihat foto dirinya saat bertunangan dengan Eleanor. Dia mengambil foto tersebut dan kembali menyimpannya.
"Aku akan menunggu sampai kau kembali, El. Kita akan mulai semuanya dari awal lagi."
"Aku tidak peduli walaupun pria lain telah menyentuhmu lebih dulu. Aku sangat yakin kau akan selalu mencintaiku."
*******
Zergan kini sedang menonton televisi ditemani oleh beberapa bodyguardnya. Dia melihat berita tentang Eleanor telah menyebar dengan sangat cepat.
"Tuan manager, apakah benar nona Eleanor telah dipecat dari agensi?" tanya salah satu wartawan pria.
"Tuan manager, siapakah pria yang telah menghamili nona Eleanor? Apakah dia juga dari kalangan model atau artis?" tanya salah satu wartawan wanita.
"Itu benar. Eleanor telah hamil sebelum dia menikah dan dia hamil bukan dengan pria yang menjadi tunangannya, tetapi dengan pria lain," sambung Julia.
"Nona, apakah Nona tahu siapa pria yang telah membuat nona Eleanor hamil?"
"Aku tidak ingin pernyataanku ini menyeretku ke dalam masalah. Aku harus lebih berhati-hati menjawab pertanyaan dari mereka semua," batin Julia.
"Aku tidak tahu siapa pria yang telah membuat Eleanor hamil. Tapi yang pasti, Eleanor telah melanggar kontrak modeling. Dia seharusnya tidak mengandung di saat dirinya masih menjadi seorang model."
"Lalu kemana nona Eleanor sekarang?"
"Apakah nona Eleanor akan melakukan aborsi? Atau malah dia akan menikah dengan pria yang telah membuat dirinya hamil?"
"Apakah pernikahannya dengan tuan Bian tidak akan terjadi? Tolong jawab kami, Nona!"
"Sudah cukup untuk pertanyaannya. Manager dan nona Julia harus kembali ke agensi, karena ada jadwal modeling hari ini," ucap asisten pribadi sang manager.
"Tuan manager, kami butuh penjelasan dari anda."
"Bagaimana dengan posisi nona Eleanor sebagai ratu model? Apakah ada wanita lain yang bisa menggantikannya?"
"Tuan, tolong jawab kami."
"Tuan, sebentar saja."
__ADS_1
"Tolong kalian semua mengerti! Manager kami sedang kecewa karena modelnya telah melanggar perjanjian kontrak."
"Tapi kami juga butuh informasi yang akurat terkait masalah ini, Tuan."
Itulah beberapa pertanyaan dan pernyataan yang Zergan lihat di televisi. Semua channel televisi menayangkan berita tentang kehamilan Eleanor.
Zergan kemudian keluar dari rumahnya dan masuk ke mobil.
"Tuan, Tuan ingin pergi kemana?" tanya Direktur Farhan.
Zergan tidak membalas pertanyaan itu dan langsung menjalankan mobilnya. Ternyata dia pergi menuju rumah Eleanor, karena dia khawatir dengan keadaan Eleanor.
Sesampainya di sana, penjaga rumah Eleanor melarangnya untuk masuk.
"Tuan, Tuan tidak bisa masuk karena Nona tidak ada di dalam."
"Aku tidak percaya kepadamu!"
Zergan menerobos masuk begitu saja, walaupun sang penjaga telah mengatakan jika Eleanor tidak ada di rumah.
"Di mana Eleanor?" tanya Zergan kepada salah satu pelayan.
"Maaf, Tuan. Nona tidak ada di rumah," balas salah satu pelayan tersebut.
"Aku tidak percaya kepada kalian!" balasnya.
Kemudian Zergan langsung berjalan dengan cepat menaiki tangga. Dia pergi ke kamar Eleanor, tetapi Eleanor tidak ada di dalam.
"Kemana dia pergi?" batinnya.
"Tuan, saya sudah mengatakan jika Nona tidak ada di rumah."
"Kemana dia pergi?"
"Kami tidak tahu, Tuan. Sejak Nona pergi bersama tuan Bian, Nona sampai sekarang belum juga kembali."
"Bian?"
Zergan langsung pergi dari rumah Eleanor dan menuju rumah Bian. Saat dia tiba di sana, dia melihat jika Bian sedang bersiap untuk pergi menggunakan mobil.
Tapi tiba-tiba Zergan memukul Bian di bagian samping mata dan membuat bagian itu memar.
"Di mana kau sembunyikan Eleanor?" Zergan menarik jas Bian.
"Aku tidak menyembunyikan Eleanor!" Bian membantah tuduhan dari Zergan.
"Aku sangat yakin jika kau telah menyembunyikan Eleanor. Kau pasti tidak suka jika Eleanor mengandung bayiku."
"Aku memang tidak suka Eleanor mengandung bayi dari pria lain, apalagi pria itu adalah dirimu. Tapi asal kau tahu, aku tidak menyembunyikan Eleanor."
"Aku telah meminta Eleanor untuk menggugurkan kandungannya, tapi dia dengan keras menolaknya. Dan sekarang aku tidak tahu kemana dia pergi."
__ADS_1
"Benarkah kau tidak mau menggugurkan bayi itu, El? Itu artinya kau menyayangi bayi kita. Entah di mana kau saat ini berada, aku berharap kau dan bayi kita baik-baik saja." Zergan membatin.