Istri Milik Tuan Zergan

Istri Milik Tuan Zergan
Part 37


__ADS_3

Saat Eleanor telah sampai di depan rumah, dia melihat mobil Anna sudah terparkir di sana. Dia kemudian bergegas masuk ke rumah karena takut Anna melakukan keributan di sana.


Sesampainya di dalam, dia melihat Anna sedang berbicara dengan Zergan. Anna yang melihat kedatangan Eleanor pun dengan segera menggenggam kedua tangan Zergan dengan tujuan membuat Eleanor cemburu.


Eleanor pun segera menghampiri mereka karena tidak ingin Anna berduaan dengan Zergan. Eleanor memang terlihat sudah mulai mencintai Zergan, karena dia terlihat cemburu ketika melihat Zergan bersama dengan Anna.


"Nona Anna, kau di sini?" tanya Eleanor.


Zergan yang mendengar suara Eleanor, dia pun langsung melepaskan tangan Anna yang menggenggam tangannya.


"Nona Eleanor, syukurlah kau datang tepat waktu," ucap Anna sambil tersenyum.


"Apa maksudmu?" tanya Eleanor dengan bingung.


"Aku datang ke sini untuk memberikan undangan kepada kau dan juga mantan suamiku."


"Undangan apa?"


"Undangan ulang tahunku. Aku ingin kau dan Zergan datang ke rumahku untuk merayakan hari yang sangat bahagia bagiku."


"Bagaimana bisa aku percaya denganmu? Nona Anna, kau pasti telah merencanakan sesuatu untuk mempermalukanku di acara ulang tahunmu nanti."


"Bagaimana bisa dia tahu tentang rencanaku?" batin Anna dengan kesal.


"Nona Eleanor, kenapa kau berpikir aku akan mempermalukanmu di acara ulang tahunku? Ini adalah acara yang penting bagiku, kenapa aku harus merencanakan sesuatu untukmu?"


"Terserah kau saja. Tapi yang pasti aku tidak akan datang ke acara itu. Jika Zergan ingin pergi, dia bisa pergi sendiri."


"Jika kau tidak pergi, maka aku juga tidak akan pergi. Lagipula aku juga tidak memiliki kepentingan di sana," ucap Zergan.


"Zergan, kenapa kau berbicara seperti itu?" tanya Anna.


"Nona Eleanor, kau dan Zergan harus tetap datang ke acara ulang tahunku. Aku mengundang kalian dengan sangat baik. Aku tidak memiliki rencana apapun untuk mempermalukanmu, kenapa kau berpikir aku akan melakukannya?"


Ayah Yudha tiba-tiba datang dan memotong pembicaraan mereka.


"Apa yang dikatakan Anna itu benar, Menantuku. Dia mungkin telah melakukan sebuah kesalahan kepadamu dan juga Zergan, tapi apa salahnya jika kalian berdua datang ke acara baik Anna? Dia juga tidak mungkin menghancurkan acaranya sendiri untuk mempermalukanmu."


"Mantan ayah mertuaku ini membelaku, tapi dia juga sedikit mengejekku. Dia benar-benar orang tua yang menyebalkan," batin Anna.


"Itu benar. Jadi aku mohon agar kalian berdua mau datang ke acara ulang tahunku nanti malam."


"Karena tidak ada lagi yang ingin aku sampaikan, aku permisi."

__ADS_1


Eleanor hanya diam tanpa membalas ucapan dari Anna. Kemudian dia pergi menuju tangga, tetapi tiba-tiba Zergan menarik lengannya.


Eleanor pun menatap wajah Zergan dengan tatapan yang kesal.


"Apa yang terjadi denganmu? Kenapa sejak kau pulang wajahmu terlihat sangat kesal?" tanya Zergan dengan bingung.


"Ini semua karenamu! Kau yang telah membuatku sangat kesal!" balas Eleanor.


Ayah Yudha pun tersenyum dan meninggalkan mereka berdua.


"Apa maksudmu? Kenapa kau kesal kepadaku?" Zergan kembali bertanya.


"Apa maksudmu? Kenapa kau kesal kepadaku?" Eleanor menirukan gaya bicara Zergan.


Zergan kemudian tertawa dan menyentuh dagu Eleanor, tetapi Eleanor menghindar darinya.


"Kau terlihat sangat lucu saat sedang marah seperti ini."


"Sudahlah. Aku tidak ingin berbicara denganmu, aku ingin pergi."


Saat Eleanor ingin meninggalkan Zergan, Zergan pun menarik pinggang Eleanor dan membuat tubuh mereka berdekatan.


"Apa yang membuatmu terlihat sangat kesal kepadaku? Apa aku telah melakukan kesalahan?"


"Benarkah? Kesalahan apa itu?"


"Kau bertanya kepadaku? Kau seharusnya bertanya kepada dirimu sendiri. Tanyakan kepada dirimu kesalahan apa yang telah kau lakukan hari ini."


"Tapi diriku tidak tahu kesalahan apa yang telah aku lakukan hari ini."


"Baiklah, kalau begitu aku akan memberitahumu. Kau tadi diam saja saat Anna menggenggam tanganmu."


"Lalu apa yang harus aku lakukan? Aku tidak bisa menolak wanita cantik seperti Anna. Jika dia ingin menggenggam tanganku, maka aku akan diam saja dan membiarkannya."


Eleanor pun sedikit membuka mulutnya karena terkejut dengan ucapan Zergan. Zergan sebenarnya tahu jika Eleanor cemburu melihat Anna menggenggam tangannya tadi.


Tetapi dia semakin memanas-manasi Eleanor agar semakin kesal. Zergan senang melihat wajah lucu Eleanor ketika sedang kesal kepadanya.


"Baiklah. Lalu kenapa kau malah menikah denganku dan tidak kembali saja bersama Anna? Kalian pasti akan hidup bahagia bersama."


"Aku juga ingin seperti itu. Tapi aku tidak bisa melakukannya, karena aku hanya mencintai wanita yang sedang kesal di depanku. Aku sangat mencintainya, walaupun dia terlihat sangat kesal."


Eleanor kemudian mengalihkan pandangannya dari Zergan dan sedikit mendorong Zergan.

__ADS_1


"Kau sepertinya sangat marah kepadaku. Apa kau sangat cemburu melihatku bersama Anna? Kau takut jika aku kembali mencintainya, hmm?"


"Apa kau benar-benar akan kembali mencintainya?"


Raut wajah Zergan kemudian berubah menjadi sedikit sedih setelah melihat mata Eleanor. Dia pun kembali tersenyum dan menggoda Eleanor.


"Tentu saja tidak, Sayang. Aku hanya mencintaimu, aku tidak mungkin mencintai wanita lain."


"Kenapa kau terlihat sangat khawatir? Aku tidak akan pernah meninggalkanmu."


"Tapi aku tidak percaya dengan ucapanmu."


"Lalu apa yang harus aku lakukan agar kau percaya denganku? Apa aku harus terjun dari atas gedung untuk membuktikan jika aku hanya mencintaimu?"


"Iya. Kau harus melakukannya untuk membuktikan jika kau sangat mencintaiku dan kau hanyalah mencintaiku."


"Baiklah, kalau begitu aku akan melakukannya sekarang."


Saat Zergan hendak pergi dari rumah untuk membuktikan cintanya kepada Eleanor, tiba-tiba Eleanor memeluknya dari belakang.


"Zergan, aku tidak ingin kau pergi. Aku tidak peduli jika ada banyak wanita yang berusaha untuk mendekatimu. Tapi sekarang aku ingin mengatakan jika aku sangat mencintaimu. Aku tidak akan membiarkan wanita lain merebutmu dariku."


Zergan pun tersenyum dan membalikkan tubuhnya. Dia memegang kedua tangan Eleanor.


"Kau benar-benar sudah mencintaiku?"


Eleanor mengangguk dengan wajahnya yang sangat cantik dan manis.


"Mulai sekarang aku tidak akan membiarkan wanita lain mendekatimu. Dan kau juga harus berjanji, kau tidak akan mencintai wanita selain diriku," ucap Eleanor dengan wajah yang menggemaskan.


"Aku berjanji jika selamanya aku hanya akan mencintaimu," balas Zergan dengan senang.


Zergan kemudian memeluk Eleanor dan Eleanor membalas pelukan itu.


"Zergan, kau telah berhasil membuatku jatuh cinta hanya dalam beberapa hari. Aku tidak akan melepaskanmu Zergan, kau hanyalah milikku sekarang," batin Eleanor.


"Aku sangat senang karena sekarang kau telah mencintaiku. Aku berjanji akan selalu menjagamu dari pria lain. Aku tidak akn membiarkan mereka semua mendekatimu, kau hanya milikku," batin Zergan.


Zergan kemudian melepaskan pelukan itu, tetapi Eleanor tidak mau melepaskannya dan ingin lebih lama memeluk suaminya.


"Zergan, kenapa kau ingin melepaskan pelukan ini? Aku ingin lebih lama memelukmu."


Zergan kemudian tersenyum dan kembali memeluk istrinya.

__ADS_1


__ADS_2