ISTRIKU, PENUTUP AIBKU

ISTRIKU, PENUTUP AIBKU
Part 52. AKU MENCINTAIMU


__ADS_3

Tentu saja mata Aletta membulat sempurna saat melihat Zayd suaminya berada di hadapannya. Saat ini dengan sengaja Zayd meninggalkan rapatnya dan lebih memilih untuk menemui istrinya tersebut.


Sudah begitu lama kerinduan yang ia rasakan karena tidak bertemu dengan Aletta, maka dari itu saat mendapatkan sebuah kesempatan ia tidak mau meninggalkan istrinya tersebut dan langsung menemuinya. Tentu saja Althaf begitu terkejut ketika Zayd tiba-tiba meninggalkan rapat yang belum mereka mulai.


Althaf pun segera mengikuti langkah kaki Zayd.


Ia juga begitu khawatir karena langkah kaki Zays menuju ke ruang tunggu Aletta. Sebuah tempat di mana pujaan hatinya itu sedang menyantap makanan yang sedang ia idam-idamkan.


Kedua mata Althaf membola ketika melihat Zayd dengan segera memeluk Aletta. Melihat jika Aletta saat itu menangis maka dari itu pikiran Althaf pun seketika menjadi buruk.


Tangisnya pecah ketika melihat suaminya kini memeluk dirinya. Entah mengapa Aletta tidak melepaskan pelukan dari suaminya tersebut seolah ia merasakan kerinduan yang sama dengan yang dirasakan oleh Zayd.


"Terima kasih ya Allah karena engkau telah mempertemukan aku dengan istriku."


Mendengar ucapan dari suaminya tersebut hati Aletta menghangat. Sepertinya Ia memang mulai jatuh cinta terhadap Zayd.


"Abi apakabar?"


"Baik, seperti doa-doa yang selalu kau panjatkan untukku. Bagaimana dengan keadaan putra kita di dalam perutmu?" tanya Zayd sambil mengusap perut Aletta.

__ADS_1


Alettaa tersenyum lalu menanggapi ucapan dari suaminya tersebut. "Tentu saja dia baik-baik saja di sana."


Seolah merespon usapan tangan yang diberikan oleh Zayd di atas perut Aletta, bayi di dalamnya bergerak lincah. Tentu saja Zayd mengulum senyumnya, karena baru pertama kali ini ia merasakan yang namanya sebuah kehidupan yang tumbuh di dalam rahim istrinya.


"Dia bergerak, Sayang?"


"Tentu saja, ia merespon ucapan darimu."


"MasyaAllah, luar biasa."


Saat mendengar kata istriku tentu saja hati Althaf bergetar. Ia tidak menyangka jika rekan bisnisnya adalah suami dari seorang wanita yang ia sembunyikan selama beberapa hari tersebut. Bukan disembunyikan akan tetapi lebih ke arah diselamatkan dari seorang penjahat.


"Kenapa anda menutup pintu Tuan Althaf?" tanya Zayd terkejut.


"Karena aku takut jika Aletta berada dalam bahaya. Ia masih trauma Tuan Zayd."


"Trauma kenapa?"


Tentu saja Zayd terkejut karena Althaf mengetahui nama istrinya, yaitu bernama Aletta. Seketika pikiran buruk menghantui Zays. Dengan cepat ia berdiri dan meraih kerah baju yang dikenakan Althaf salah satu tangannya hendak memukul wajah dari laki-laki yang mengaku sebagai rekan bisnisnya tersebut.

__ADS_1


"Ada hubungan apa Tuan dengan istriku?"


"Sabar, kami hanya berteman dan aku menyelamatkan istri Tuan Zayd.


Melihat hal yang tidak kondusif Aletta segera berteriak dan mengingatkan Zayd jika Althaf adalah lelaki yang menyelamatkan dirinya dari penculik.


"Benarkah itu?"


"Tuan Althaf tidak berbohong. Dialah yang menyelamatkanku dari penculik tersebut dan menampung ku selama beberapa hari. Ia bahkan memperlakukan dengan baik. Mungkin jika tidak ada Tuan Althaf, bisa jadi hari ini aku tidak bisa berdiri di hadapanmu."


Zayd mulai menurunkan tangannya, "Maaf, aku terlalu cemburu jika istriku sampai bersama lelaki lain."


"Terima kasih, Tuan Althaf."


......................


Sesuai janji othor mereka sudah bertemu lo, maaf up agak telat ya, karena sibuk RL 🙏.


Sambil menunggu up jangan lupa mampir ke sini kak, dijamin seru bestie.

__ADS_1



__ADS_2