JANGAN SALAHKAN AKU... MEMILIH DIA

JANGAN SALAHKAN AKU... MEMILIH DIA
Eps 101


__ADS_3

Setelah Sinta menjalani Ritual sebelum pernikahan akhirnya hari ini dia akan menjadi Nyonya Rama Ardiansyah.


Di sebuah kamar hotel dia sedang di rias oleh tim MUA yang sangat terkenal itu.


"Mbak beruntung banget loh mendapatkan Pak Rama, saya pernah melihat sekali di media kalau kalian datang berdua pada pernikahannya Pak Bian Prayoga dan saya tidak menyangka kalau kalian itu ternyata sudah bertunangan dan hari ini akan melaksanakan pernikahan,"


"Rama yang sangat beruntung mendapatkan gadis seperti calon menantu saya ini," ujar Muna yang sedang berjalan bersama Rahmi dan Wulan masuk ke kamar tersebut.


"Mak..,Bunda, Mama ..!


"Iya Sayang, gimana kamu gugup gak ?" tanya Rahmi


"Aku sangat gugup Mak ," Sinta memeluk Rahmi


"Tenang sayang, semua akan berjalan Lancar kok," ujar Muna


"Kalau begitu kita pergi dulu ya Sayang, biar kamu segera selesai di riasnya," ujar Wulan lalu mengajak Rahmi dan Muna keluar dari ruangan itu.


"Mbak Sinta sangat beruntung loh calon mertua mbak sangat menyayangi mbak," ujar MUA tersebut


"Iya mbak, saya bersyukur banget bisa bertemu dengan mas Rama dan keluarganya yang baik banget sama saya, rasanya tidak ada kebahagiaan yang saya alami yang melebihi dari kebahagiaan saya sekarang ini, saya bahagia sekali mbak," ucap Sinta sambil meneteskan air matanya,"


"Lah kok nangis sih Mbak, nanti riasannya rusak loh ," ujar MUA itu


"Maaf mbak, mbak jadi nambah kerja lagi ya ,"


"Gak apa-apa Mbak Sinta, asal jangan tiap saat aja he..he.."


MUA itu kembali membenarkan riasan Sinta sampai dia kembali terlihat sempurna.


"MasyaAllah Sinta..lo cantik banget sih, gue sampai pangling lihatnya," ujar Dira yang bari saja masuk ke sana bersama Ica


"Iya Sinta, gue sampai gak ngenalin lo tadi," ujar Ica


"Kira-kira gimana reaksi Pak Rama ketika ngelihat lo nanti ya,"


"Pasti langsung di terkam lo nya," ujar Dira


"Kalian ini ya, bisa aja membuat aku malu," ujar Sinta sambil menundukkan wajahnya


"Kalian juga cantik kok ," puji Sinta


"Kita memang selalu cantik, ya Gak Dir ," ujar Ica


" Iya dong..tapi hari ini lo yang lebih cantik Sin, secara hari ini adalah hari membahagiakan buat lo," ujar Dira

__ADS_1


"Hai..hai..hai..Jumpa lagi sama kakak-kakak super cantik-cantik ini ," ujar Zera yang baru masuk ke sana bersama Aisyah


"Hai ternyata lo juga datang ?" ujar Ica


"Pertanyaan macam apa itu, ke Tunangannya saja gue datang apalagi ke nikahannya, dekat pula," ujar Zera dengan gayanya


"Gue pikir lo gak di Undang he..he..," ujar Ica


"Eh Ngomong-ngomong bang Jono gue datang gak sih," tanya Zera yang membuat mereka kaget


"Eh Zer, sejak kapan lo dekat sama si Jono ? tanya Dira yang tatapannya sekarang menyelidik ke arah Zera


"Gue gak terlalu dekat sama dia, tapi gue pikir hari ini gue akan nembak dia, secara sudah gue tunggu-tunggu dia nembak gue gak di tembak-tembak juga ," ujar Zera santai


"Apa...berarti hubungan kalian sudah sedekat itu ?" tanya mereka, Zera hanya tertawa melihat Ekspresi mereka.


"Udah dulu ya..gue mau nyari bang Jono Gue." ujar Zera lalu pergi dari sana.


"Heran deh sama tu bocah, gimana kalau dia tau si Jono kita itu Arvan SuJono pewaris Perusahaan Arkana Corp ya, pasti dia gak berani seperti itu," ujar Ica


"Apa kak, yang bener..," tanya Aisyah kaget, mereka semua mengangguk.


"Pasti Zera akan sangat kaget kalau dia tau yang sebenarnya," ucap Aisyah.


"Ternyata...Jono yang selama ini kita kenal sederhana adalah Arvan Sujono pewaris tunggal parusahaan Arkana Corp yang sangat besar itu," ujar Rama


"Ah pak Rama bisa aja memujinya, Arkana Corp itu perusahaan mama saya, sedangkan saya adalah seorang mahasiswa yang baru lulus aja," ucap Jono merendah


"Tapi dengan IPK kamu kemaren saya yakin kamu akan bisa menjalankan perusahaan itu dengan baik Jon," ujar Rama


"Jon gimana caranya lo bisa merahasiakannya sampai-sampai gue saja yang selalu bersama lo tidak tau identitas lo yang sebenarnya ," tanya Zidan.


"Gue gak merahasiakannya Zidan, lo aja yang gak nanya," ujar Jono


"Bener juga sih,"


"Sekarang lo sudah punya semuanya kecuali satu, pacar..buruan lo cari pacar, Eh tapi dengan status lo seperti sekarang ini pasti banyak cewek-cewek yang mau jadi pacar lo ," ujar Zidan


"Gue sudah punya kandidat kok ," ujar Jono sambil melirik ke arah Rafka


"Jangan coba-coba kamu merebut Dira dari saya," ucap Rafka spontan


" Ha..ha..pak Rafka tenang saja Bukan Dira kok kandidatnya," ucap Jono sambil tertawa


"Terus siapa ?" Tanya Zidan

__ADS_1


"Ada deh..hari ini gue bakalan tembak dia," ujar Jono


"Gas ken Jon, gue dukung siapapun yang akan jadi pasangan lo nanti, biar lo gak Jomblo lagi ha..ha..," ucap Zidan


Acara sudah di mulai Rama sudah duduk di depan Fajar Ayah kandung dari Sinta yang menjadi wali nikah Sinta hari ini, Rama sedikit gugup, walaupun dia sudah terbiasa di kantornya berhadapan dengan banyak Orang-orang besar namun ini adalah moment yang sakral yang akan merubah statusnya menjadi seorang suami yang akan membawa beban tanggung jawab yang besar di pundaknya ketika Sinta sah menjadi istrinya nanti.


Sinta pun juga sangat deg-degan menyaksikan semuanya dari layar televisi yang berada dalam kamar hotel tempat dia di rias bersama dengan sahabat-sahabatnya.


Fajar sudah memegang tangan Rama dan mulai mengucapkan Ijap Qabulnya.


"Saudara Rama Ardiansyah bin Firman Ardiansyah saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri saya Sinta Lestari Binti Fajar dengnn mas kawin seratus gram emas dan uang Dua juta dua ratus dua puluh dua ribu dua ratus dua puluh dua rupiah serta seperangkat alat sholat di bayar tunai ,"


"Saya terima nikah dan kawinnya Sinta Lestari dengan mas kawin tersebut Tunai ," ucap Rama dengan satu tarikan Nafas.


Sah..sah...


Sinta sampai meneteskan air matanya saat Rama sudah mengucapkan ijab Qabul tersebut, Saat ini dia sudah menjadi seorang Istri dari seorang Rama Ardiansyah.


"Alhamdulillah," ucapnya Lirih


"Selamat ya Sin, sekarang lo sudah jadi Nyonya Rama Ardiansyah," ucap Dira


"Iya selamat ya Sin," ucap Ica


" Eh Lo sudah di panggil tuh," ujar Dira


Rahmi dan Muna datang lalu mengandeng Sinta yang di ikuti oleh Dira, Ica ,Zera dan Aisyah di belakang mereka.


Saat Mereka masuk ke tempat itu semua mata tertuju pada sosok pengantin wanita yang sangat cantik yang terbalut dengan pakaian adat jawa berwarna senada dengan pakaian Rama. Rama pun sangat terpana melihat kecantikan istrinya tersebut sampai senyum pun tak luntur dari bibirnya itu


Sinta mencium tangan Rama yang sudah sah menjadi suaminya itu lalu rama mencium kening Sinta, Sinta sampai memejamkan matanya meresapi kasih sayang dari Rama


SAH MENUJU SAKINAH MAWADDAH WARAHMAH..


THE END


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Buat kalian para Readers setiaku mohon maaf ya End nya sampai di sini saja ya, ...tapi kalian jangan kecewa nanti miss N akan kasih beberapa Eps Bonus buat kalian...


Makasih sudah membaca Novel miss N..


Love..love...love...Buat kalian semua..


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2