JANGAN SALAHKAN AKU... MEMILIH DIA

JANGAN SALAHKAN AKU... MEMILIH DIA
eps 52


__ADS_3

"Itu dia masalahnya, karena ayah taunya aku gak punya pacar aku malah di jodohin sama mas Yusuf,"


"Yusuf siapa ?


"Mas Yusuf kakak kelas aku waktu SMA,"


"Ooo Yusuf yang pernah dekat sama kamu dulu, Dia kan mondok, kapan dia balik ?


"Dia sudah pulang bang, malahan dia sudah jadi ustadz sekarang. Makanya Ayah sangat bersemangat ingin menjodohkan aku sama Dia,"


" Terus Rama gimana ?


"Setelah mas Rama datang kerumah, ayah marah besar mengetahui kalau aku sudah membohonginya dan menyuruhku memilih mau mempermalukan mereka dengan memilih mas Rama atau tetap melanjutkan pertunangan dengan Mas Yusuf dua hari lagi," jelas Sinta


"Kamunya pilih yang mana ?


"Kalau aku tau, aku gak akan telpon abang, abang gimana sih, nyebelin banget deh...aku lagi dilema nih bang malah abang kayak gitu, ngasih saran kek gimana baiknya,"


"Yac ngambek lagi deh tuan putri abang,"


"Abang cuma bisa ngasih saran kalau kamu harus ngikutin kata hati kamu, Coba kamu Shalat Istikhorah agar Allah memberi petunjuk kepadamu apa yang terbaik untukmu," ujar Rafka bijak


"Iya juga ya bang, kenapa aku lupa ya,"


"Itulah tugas Syaitan yang selalu membuat kita lupa pada sang pencipta kalau lagi seperti itu," ucap Rafka lagi


"Makasih ya bang, aku tutup telponnya dulu, aku mau lakuin apa yang abang sarankan tadi. Abang is the best deh,,Assalamuàlaikum..."


"Waàlaikumsalam," ucap Rafka kemudian dia kembali melanjutkan tidurnya yang tertunda.


Sementara Sinta segera mengambil air Wudhu dan kemudian melaksanakan shalat Istikhorah dua rakaat, dan tak lupa dia berdoà semoga Allah menunjukkan apa yang sekiranya terbaik untuknya dan kemudian dia tertidur di atas sajadahnya.


Sinta bermimpi, dalam Mimpinya dia sedang berada di acara pernikahan dan dia yang jadi pengantin wanitanya.


"Sah..sah.." ucap pak penghulu dan semua yang ada di sana. Sinta menoleh ke sebelahnya, dia melihat Wajah Yusuf di sana.


Sinta kecewa karena ternyata bukan Rama yang berada di sebelahnya itu namun dia tetap menyalami orang yang sudah menjadi suaminya tersebut tanpa menoleh kearahnya lagi, tapi saat sudah menyalami Suaminya itu dan melihat kembali ke arahnya, wajah itu berubah menjadi wajah Rama yang tersenyum manis ke arahnya.


Sinta terbangun dari tidurnya, nafasnya ngos-ngosan. Ternyata pagi sudah datang, matahari sudah meninggi, Sinta beranjak dari sajadahnya kemudian dia kembali mengambil Wudhu nya dan mengqadha sholat subuhnya yang terlewatkan.


Setelah Shalat Sinta masuk ke kamar mandi buat membersihkan tubuhnya, rencananya dia hari ini akan bertemu dengan Yusuf untuk menjelaskan semuanya sebelum semuanya terlanjur terjadi.

__ADS_1


Sinta sudah siap dengan pakaian syar'inya, dan kemudian dia pergi ke ruang makan untuk sarapan.


"Waduh..anak perawan kok bangunnya telat sih, kasian lah nanti yang jadi suaminya bukannya di urusin malah mengurusi," canda Rahmi pada putrinya itu.


"Ini karena bergadang bu tadi malam, minta petunjuk sama Allah," ujar Sinta


"Nah gitu dong, jangan berlarut-larut dalam kesedihan, kalau kamu begini kan suasana rumah jadi lebih adem rasanya," ujar Rahmi.


" Ayah mana bu ? kok gak kelihatan," tanya Sinta


"Tadi ayah pamit pergi sebentar, katanya ada yang mau di urusi di luar," jawab Rahmi


"Loh kok ibu ngijinin sih bu, kan ayah masih sakit bu, apa ibu gak khawatir sama Ayah kalau pergi sendiri."


"Tadi ibu mau temenin, tapi ayah kamu gak mau. Katanya malu kalau di intilin sama istri kemana-mana, nanti jadi gak leluasa ngobrol sama teman-temannya, lagian ayah kamu gak pergi jauh kok, cuma di daerah sini saja." ujar Rahmi


"Kamu mau kemana sudah Rapi begini ? " tanya Rahmi.


"Oh ini, Sinta mau ketemu sama mas Yusuf Bu," ujar Sinta, senyum di bibir Rahmi terlihat.


Ternyata Sinta lebih memilih nak Yusuf dari pada nak Rama,, Batin Rahmi


Sinta sudah selesai makannya, Setelah makan Sinta mengambil ponselnya lalu segera menghubungi Yusuf.


Ponsel Yusuf berbunyi, kebetulan hari ini tidak ada jadwal mengajar di pesantrennya. Yusuf segera mengangkatnya saat melihat Sinta yang menelponnya.


"Assalamuàlaikum Sinta,"


"Waàlaikumsalam mas Yusuf, mas yusuf sibuk gak ?" tanya Sinta


"Kebetulan hari ini free, emang ada apa Sinta ?


"Aku ingin bertemu sama mas Yusuf, apa mas gak keberatan ?"


"Tentu saja tidak Sinta, kamu tunggu ya saya akan jemput kamu," ujarnya


" Tidak usah mas, kita ketemu saja di Blang padang ya," ujar sinta.


"Baiklah kalau itu mau kamu sinta, saya akan segera ke sana," ucap Yusuf


"Aku tutup dulu telponnya ya mas, Assalamuàlaikum,"

__ADS_1


"Waàlaikumsalam,"


Yusuf melompat-lompat kegirangan, Dia sangat bahagia dengan ajakan Sinta tersebut. Hari ini dia harus tampil beda di hadapan Sinta. Yusuf memakai baju layaknya anak muda pada umumnya, gak mungkin dia mau ketemuan sama Sinta di tempat umum dengan memakai koko dan kopiahnya itu, kerena mungkin Sinta akan Risih kalau di lihatin sama orang-orang yang berada di sana nanti.


Setelah memakai pakaian ya, Yusuf mulai bercermin sambil membolak-balikan tubuhnya di depan cermin itu.


Setelah semuanya kelihatan sempurna, barulah dia keluar dari kamarnya itu.


" Waah sepertinya hari ini kelihatan bahagia sekali anak ummi ini, kayak ketemu durian runtuh." goda maya.


"Kelihatan sekali ya Mi ?


"Iya sayang, kamu mau kemana sih dandan seperti ini," tanya Maya


"Yusuf mau bertemu dengan Sinta Mi," ujarnya


"Pantesan kamu begitu bahagia, mau ketemu calonmu rupanya, tapi Ummi ingatin ya nak, jangan bertemu di tempat yang sepi, karena Syaitan tidak akan berdiam diri kalau melihat manusia berdua-duaan apalagi sama yang bukan muhrim,"


"Iya Ummiku sayang, kami mau ketemunya di Blang padang kok," ucap Yusuf.


"Ya sudah kalau begitu kamu sarapan dulu sana biar ada tenaga saat bertemu sama Sinta nanti takutnya nanti kamu pingsan karena gugup," goda maya lagi.


"Gak sempat Mi, nanti Yusuf sarapannya di sana saja, kan di sana banyak yang jual makanan juga," ujarnya kemudian menyalami ibunya itu dan segera pergi ketempat mereka janjian.


Sementara Sinta sudah berada di pinggir jalan lagi menunggu Becak lewat.Dari kejauhan nampak sari dengan sepeda motornya melaju menhampiri Sinta.


"Eh Sinta, mau kemana nih udah rapi bener," tanya Sari


"Ini aku mau ketemu sama mas Yusuf di Blang padang," jawabnya


"Kamu pergi pakai apa ?" tanya Sari


"Aku lagi nunggu becak lewat nih," ucapnya masih melirik ke kiri dan kekanan.


"Gimana kalau aku antar saja, kebetulan aku mau ke pasar Aceh juga biar sekalian," ujarnya


"Emm boleh deh, jadi ngirit ongkos juga kan he..he..," ujarnya sambil naik ke atas motor itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


🌹Like..Coment..dan vote ya

__ADS_1


Dan tekan tanda ❤ agar kamu mendapat notif Up nya..


Makasih🙏🙏🙏


__ADS_2