
"Sayang aku mau juga dong seperti mereka ," ujar Rama sambil menatap genit ke arah Sinta
"Ini mau ," ujar Sinta sambil menunjukkan tinjunya ke arah Rama yang membuat mereka semua yang ada di sana tertawa melihatnya
"Yach...sayang..gak romantis amat sih," ujar Rama
"Mau romantis, sahin dulu dong," ujar Sinta
"Ayo kalau begitu," ujar Rama
"Kemana mas?" tanya Sinta
"Ke KUA lah sayang buat Sahin kamu," ujar Rama.
"Eh...kamu beneran, aku gak mau ," ujar Sinta
"Apa..kamu gak mau jadi istri aku ?" tanya Rama cemberut
"Bukan begitu mas, Tapi aku belum mau sekarang, nanti kalau aku sudah wisuda ya," ujar Sinta
"Apa bedanya sekarang atau nanti,kan sama aja sayang," ujar Rama
"Buru-buru amat Bro, sabar napa..bentar lagi Sinta juga wisuda," Ujar Rafka
"Lo tau apa Rafka, menunggu itu bikin tersiksa tau gak,gue pengen cepat-cepat sahin Adek lo ini," ujar Rama
"Mas... sesuatu yang terburu-buru itu gak baik loh, mendingan kita jalani dulu hubungan ini agar hati kita mantap dan tak ada lagi rasa ragu di antara kita," ujar Sinta
"Baiklah sayang, aku akan menunggu lagi sampai kamu di wisuda," ujar Rama
"Hai...hai..hai...ada apa rame-rame begini di sini, boleh gabung gak ?" ujar Seorang wanita yang sudah berada di belakang mereka
"Sayla...lo kok di sini sih," sapa Rafka
"Hei Rafka lo di sini juga," ujar Sayla lalu cipika-cipiki dengan Rafka, Dira merasa cemburu melihat keakraban Rafka dengan gadis cantik itu.
Sayla lo main nyosor-nyosor aja pacar orang, gak tau apa pawangnya ada di sini," ujar Rama yang melihat wajah Dira berubah
"Ups...sorry, yang mana calon lo Raf ?"tanya Sayla
"Kenalin Say..ini Dira calon ibu dari anak-anak gue nanti," ujar Rafka sambil merangkul Dira,Wajah Dira bersemu merah di perkenalkan seperti itu pada Sayla, dia tidak menyangka Rafka akan blak-blakan seperti itu di depan gadis Cantik itu.
"Hai Dira salam kenal ya.." ujar Sayla
"Pak Rafka kita gak di kenalin nih sama gadis cantik ini, aku jomblo loh," ujar Jono
__ADS_1
"Eh Jon, jangan macam-macam kamu, ini kakaknya mas Rama loh ," ujar Sinta
"Haahhh...," semua terkejut mendengarnya seakan tak percaya kecuali Rafka yang memang sangat mengenal Sayla.
"Apa gak salah tuh, ini beneran kakaknya pak Rama ?" tanya Dira
"Lebih tepatnya dia kembaran gue,"ujar Rama, Semuanya tambah kaget mendengar ucapan Rama itu.
"Kenapa pada kaget gitu sih,gak percaya kan kalau gue kakaknya Rama, abisnya sih gue tampak lebih muda dari dia," ujar Sayla
"Geer lo Say, walaupun lo tampak lebih muda dari gue, lo kan yang duluan lahir," ujar Rama
"Yeay...akhirnya lo ngaku juga kalau gue kakak lo kan," ujar Sayla seperti anak-anak kegirangan
mereka tambah melongo melihat tingkah Rama dan Sayla, bagaimana tidak mereka heran saja seorang CEO perusahaan besar bisa bertingkah seperti anak-anak ketika berada dengan orang yang di sayangnya.
"Sinta..lo cubit gue, ini beneran pak Rama kan, apa gue gak mimpi kan," ujar Ica
"Kalian gak tau aja banyak sifatnya yang kalian gak tau tapi aku tau," ujar Sinta biasa saja
"Serius lo," ujar Dira, Sinta mengangguk.
"Kak Sayla sama siapa ke sini, apa Baby Al ikut ?" tanya Sinta
"Tuh dia sama Daddy nya," ujar Sayla sambil menunjuk ke arah suami dan anaknya itu.
"Hai Ram...How are you ?" tanya Nando suaminya Sayla
"Baik mas, mas Nando apa kabar,"Tanya Rama
"I am fine ," jawabnya
"Tau gak Ram, Nando yang ngajak gue ke sini, dia penasaran sama tunangan lo ini, kan kemaren saat Sinta ke Rumah Nando gak di sana," ujar Sayla
"Iya.. saya mau kenal sama Your fiance Rama," ujar Nando yang belum mahir bahasa indonesianya Rama menarik Sinta mendekat ke arahnya.
"She is my Fiance ," ujar Rama
"Wooow... she is a very Beautiful girl," ujar Nando takjub, Sayla mencubit pinggang Nando
"Peace Babe...My Wife is more Beautiful in my Heart," ujar Nando lalu mengecup bibir Sayla
"Hei mata jomblo gue ternoda, gue bagai obat nyamuk di antara kalian," ujar Jono yang membuat Nando memandang ke arahnya.
"What is he talking about ?" tanya Nando
__ADS_1
"Dia bilang kalau dia itu Jomblo " ujar Rama
"Mr gak tau jomblo..jomblo itu singlet..Mr tau singlet.." ujar Jono dengan gaya kocaknya, Nando mengernyitkan keningnya
"Single Nando," ujar Sayla
" Oooo Single toh.." ujar nando menirukan logat jawa
"Ha..ha..tadi gak tau apa itu Jomblo, tapi kok dia bisa medok gitu," ujar Dira
"Dia memang belum mahir bahasa indonesianya tapi karena dia sering mendengar gue ngomong seperti itu dia jadi kebawa deh logatnya." ujar Sayla
"Eh..kita makan yuk, gue udah laper nih," ujar Jono di sela-sela tawa mereka
"Yeeee lo kebiasaan Jon, memang kepala lo itu isinya kalau bukan molor ya makan," ujar Zidan
"Yang lain pun gak ada yang bisa di pikirin, kalau Yayang Dira jadi pacar gue kan pastinya yang ada di pikiran gue ya yayang Dira saja," ujar Jono yang membuat Rafka melotot ke arahnya
" Jon jangan mulai lagi deh, gak lihat apa pawangnya sampai melotot gitu lihat lo," ujar Ica
Rama mengambil ponselnya lalu men deal nomornya James.
"Hallo James..apa kamu sudah menyiapkan semuanya, oh ya tambah dua kursi lagi karena Sayla dan Nando juga ikut bergabung," ujar Rama lalu menutup telponnya.
"Ayo kalau begitu kita makan," ajak Rama sambil mengandeng tangan Sinta lalu melangkah duluan menuju ke Lift yang tak jauh dari sana.
Mereka semua Akhirnya sampai di lantai paling atas, Rama memandu mereka menuju Rooftop.
Saat mereka sampai di sana mereka terpesona dengan dekorasi Rooftop tersebut yang sudah di sulap menjadi ruang makan terbuka dengan hiasan bunga di mana-mana.
"Kapan pak Rama nyiapin ini semua ?" tanya Dira kepo
"Saat kalian bilang mau ke sini, awalnya hanya ada dua kursi saja buat saya dan Sinta, tapi karena kalian juga mau datang saya suruh James merubahnya lagi," ujar Rama
"Jadi kalian gagal dong makan berdua saja karena kehadiran kita ," ujar Zidan
"Iya nih, kalau tau begitu kita gak ikut tadi,"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai Readers setiaku...mampir yuk di novel baru aku judulnya :
MALAM KELAM PRINCESS SOPLAK
Dan mohon dukungan sebanyak-banyaknya ya..
__ADS_1
Like..Coment Dan Vote karena novel ini sedang di lombakan..
makasih ya sebelumnya..😊😊😊