
Uluh,, uluh,, yang lagi kasmaran...
Rama keget mendengar suara yang sangat familiar itu, dia membuka matanya.
"Rafka !!!"
"Kenapa lo kaget gitu lihat gue,, kayak lihat setan aja lo," ucap Rafka sambil tertawa
"Lo yang setannya,, kaget gue tau lo masuk gak permisi dulu kayak jelangkung, kenapa lo ada di sini ?
"Emang gak boleh kalau gue di sini," ujar Rafka
"Maksud gue kapan lo datang dari Inggris, setahu gue kan lo memang tinggal di sana," ujar Rama
"Eh jangan salah, gue kan blasteran Inggris Indonesia,, dan gue sekarang udah balik ke Negeri asal gue, Negeri di mana gue di lahirkan," ujar Rafka bangga
"Baru tau gue kalau lo Blasteran, soalnya lo gak mirip orang Indonesia, pantesan saja lo bahasa Indonesia lancar bener,"
"Ya iyalah,, bokap gue kan Inggris tulen, dan nyokap gue Asli Indonesia, jadi sejak kecil nyokap gue selalu mengajarkan bahasanya ke gue agar gue tidak lupa asal usul gue ," jelas Rafka
"Ngomong-ngomong Gadis mana yang sudah mencairkan hati seorang Rama yang terkenal dengan sikap Dinginnya ini," goda Rafka
"Ada deh,, Lo kepo aja,"
" Padahal gue sudah berencana ngenalin lo sama sepupu gue yang kebetulan tinggal di jakarta juga," ucap Rafka kecewa
"Tapi gak apa-apa deh, asalkan lo sudah bisa move on dari Keisya, gue sudah senang," tambahnya
Raut wajah Rama berubah saat Rafka menyebut nama mantan kekasihnya itu.
"Rafka,, jangan sebut-sebut nama itu lagi," ucap Rama dingin
"Oke..oke..gue gak akan sebut nama dia lagi, tapi saran gue berdamailah dengan masa lalu lo, agar lo bisa bahagia menyambut masa depan. Seharusnya lo sudah merelakannya, tapi kalau gue perhatiin lo belum bisa melupakannya Rama," ucap Rafka menasehati sahabatnya itu
"Sampai kapan pun gue gak akan maafin dia, hati gue terlalu sakit Rafka," ujar Rama masih dengan wajah dinginnya.
"Jadi lo mau masa lalu lo merusak masa depan lo, kasian gadis yang akan menjadi pendamping lo nanti kalau lo masih mencintai mantan lo itu," ujar Rafka
"Gue gak mencintai dia lagi, jangan asal ngomong lo," ucapnya marah
" Lo gak bisa ngelak Rama, Buktinya saat gue sebut namanya lo masih marah, berarti lo belum ikhlas dan masih ada rasa sama dia, jadi lepaskan lah masa lalu yang suram itu dan melangkah lah menuju masa depan yang bahagia, aku yakin lo pasti bisa Rama," ucapan Rafka sangat mengena di hati Rama, Dia benar kalau sebenarnya Rama masih tidak rela kalau keisya pergi dengan selingkuhannya. Akan tetapi soal perasaanya dia pun masih binggung apa dia masih mencintai keisya lagi atau tidak.
Rama menghembus nafasnya kasar lalu bersandar di sofa itu.
__ADS_1
"Lo benar Rafka, gue harus melepaskan bayang-bayang masa lalu gue dan menyonsong masa depan yang bahagia bersama gadis yang gue cintai sekarang," ucapnya lemah
"Nah gitu dong, gue dukung lo seratus persen tapi gue penasaran Siapa sih gadis itu ?"
"Lo gak usah kenal, nanti lo suka lagi sama dia," ujar Rama
"Gak mungkin lah, selera lo sama selera gue beda jauh. Lo kan seleranya seperti keisya," canda Rafka
"Lo salah Rafka, gadis yang sekarang ada di hati gue jauh lebih segalanya dari dia," ucap Rama sambil senyum-senyum sendiri membayangkan wajah Sinta.
"Yang bener, kenalin ke gue dong. Jangan sampai gadis yang lo ceritain orangnya sama dengan gadis yang lagi gue incar," ujarnya
Rama memikirkan apa yang Rafka katakan.
Bener juga ya yang di katakan Rafka, tapi gak mungkin jakarta kan luas mana mungkin kita menyukai gadis yang sama, tapi gak ada salahnya sih kalau gue kenalin Rafka sama Sinta, jangan sampai kejadian gue dan Bian terulang kembali,, Batinnya
"Ya udah ,, gue akan ngenalin lo sama Dia," ujar Rama mengalah, Rafka tersenyum akhirnya sifat keras kepala Rama bisa di taklukkan olehnya.
"Gimana kalau besok kita kita makan siang di restoran X, lo bawa dia kesana dan sekalian gue juga mau ngenalin seseorang sama lo," usul Rafka.
"Oke,, gue akan ajak dia ke sana," ucapnya
Rafka pun kembali ke Apartemetnya .
Sepeninggalnya Rafka, Rama segera menelpon Sinta untuk mengajaknya makan siang besok.
"Waàlaikumsalam Sinta, aku mau ngajak kamu besok makan siang bareng, kamu ada waktu gak ?"
"Besok ya mas ? boleh kok",
"Besok aku jemput kamu ya di kampus,"
"Gak usah mas,, kan aku bawa motor. Kita ketemuan saja di sana, mas share aja alamatnya,"
"Gak bisa gitu lah sinta, aku kan mau pergi bareng kamu, lagian aku kangen sama kamu," ucap Rama menggoda
"Ha..ha.. mas ini ada-ada aja, kan baru tadi ketemunya kok udah kangen lagi," ujar Sinta tertawa
"Kan itu tadi, ini aku udah kangen lagi," gombalnya
"Apaan sih mas, kamu share aja alamatnya biar besok aku sendiri yang ke sananya, kalau mas gak mau gak jadi nih," ancam Sinta
"Jangan dong,, jangan gak jadi, ya sudah aku mengalah, nanti aku share alamatnya ya,"
__ADS_1
"Iya mas,, udah dulu ya mas, aku mau sholat Isya dulu,"
"Baik sayang,, jangan lupa sertakan aku dalam doàmu, semoga kita berjodoh dunia Akhirat, Assalamuàlaikum calon Bidadari surga ku," ujar Rama lalu memutuskan sambungan telponnya
" So sweet,"
Sebuah suara mengagetkan Rama, itu suara Rafka yang sudah berada di sana.
"Lo itu turunan jelangkung ya, datang tak di jemput pulang jalan kaki," ujar Rama kaget
"Ha..ha..yang ada pulang tak di antar, ini kok pulang jalan kaki sih,"
"Sekarang gue tanya sama lo, lo pulang kesini pakek apa ?
Rafka berfikir sejenak, dia mulai terkekeh.
"Iya..ya..gue kan tinggal jalan, orang dekat ini," ucapnya masih terkekeh.
"Mau apa lagi lo ke sini ?" tanya Rama
"Gue kangen,," ucap Rafka mengulang kata-kata Rama tadi
"Ih jijay gue lihat Lo, lo pikir gue cowok apaan ?
Lalu mereka tertawa bersama,, kemudian Rama masuk kekamarnya dan segera mandi sedangkan Rafka menunggunya di sofa.
Rafka tersenyum sendiri mengingat tingkah sahabatnya yang lagi kasmaran itu. Seketika dia teringat sama Dira, Wajahnya terlihat senang mengingat kebersamaannya dengan Dira tadi siang.
Kayaknya gue jatuh Cinta sama Dira,, apa dia sudah punya pacar ya ? gue harus cari tau semua tentang dia,, Batin Rafka sambil senyum-senyum sendiri.
"Ngapain lo senyam-senyum begitu, kesambet pocong lo ? ujar Rama yang baru keluar dari kamarnya, dia terlihat sangat tampan dengan kaos dan jeans yang dia kenakan itu.
" Mana ada bule kesambet setan lokal, yang keren dikit napa ? Drakula kek atau Vampir gitu," ujar Rafka kesal
"Justru sekarang setan lokal doyannya sama bule, kalau sama warga lokal mereka sudah bosan ha..ha...", ucap Rama lalu duduk di samping Rafka
"Kita keluar yuk,, gue sudah lama gak ngerasain suasana Jakarta malam hari," ajak Rafka
Rama menyetujui ajakan Rafka, sudah lama juga Dia gak Hangout bareng sahabatnya itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
🌹Jangan lupa Like dan Comentnya ya
__ADS_1
Tekan tanda ❤ agar kamu dapat notif up date nya
makasih🙏🙏🙏