
Jessy aswatama adalah wanita yang berkepribadian menarik,dan bisa disebut juga tercantik dengan parasnya yang mempesona membuat semua orang mendambakannya,begitu pula dengan Heru Saptoyo yang sekarang ini telah menjadi suaminya.
Jessy Aswatama
Heru Saptoyo
5 tahun yang lalu Jessy dan Heru menjalin sebuah hubungan.Dan atas nama cinta merekapun bersanding di pelaminan.Semua berjalan lancar dan berirama,mereka bahkan tidak pernah sekalipun bertengkar sampai-sampai tetangga sekomplek menobatkan mereka berdua sebagai couple goals karena saking romantisnya.
Jessy merasa bahagia hidup bersama Heru karena menurutnya Heru adalah tipikal suami yang begitu romantis.Hal-hal kecil seperti mencium kening sebelum berangkat bekerja,mengucapkan "I Love You" setiap saat,mengirim surat cinta ketika bertugas diluar kota sudah cukup membuat Jessy merasa bahagia.Akan tetapi ada satu hal unik lagi yang dilakukan Heru dan selalu membuat Jessy tersenyum geli yaitu Heru selalu membantu Jessy mengaitkan tali Bh miliknya,bahkan Heru sampai hafal macam-macam model dan ukuran Bh karena keterampilannya tersebut.😄😄😄
"I love you sayang"
"I love you too,mas"
Aku benar-benar tidak salah pilih suami.Aku berharap dia jodoh dunia akhiratku.
Hari demi hari berlalu baik-baik saja,tak ada masalah yang begitu berarti dalam rumah tangga Jessy dan Heru.Sekalipun ada itu hanya masalah kecil yang bisa mereka atasi dengan bijak.
Namun akhir-akhir ini ada yang berbeda dengan sikap Heru yang nampaknya tidak seperti biasanya.
Heru menjadi lebih sibuk dan pulang selalu larut malam tak seperti biasanya,padahal posisinya di tempatnya bekerja masih sama.Ia juga lebih sering keluar kota.
Jessy berusaha cuek akan perubahan sikap Heru,namun semakin hari Jessy pun merasa penasaran tentang apa yang membuat suami kesayangannya ini berubah.
Aku harus cari tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Oke agar tidak ketahuan aku akan mengintainya diam-diam.
Didalam proses pengintaiannya Jessy tetap melayani suaminya seperti biasa agar tidak di curigai.Diam-diam dia mengikuti kemana dan dengan siapa suaminya pergi,namun hasilnya nihil,Jessy tidak pernah menemukan apapun.
Tapi bukan Jessy namanya jika menyerah begitu saja pada keadaan.Ia memutar otak mencari cara untuk mengintai suaminya.Akan tetapi siapkah hatinya jika ia menemukan suatu rahasia suaminya yang mungkin saja menyakitkan baginya.
Apa aku minta saran saja ya sama si Eka
Hmmm siapa tau dia bisa kasih solusi terbaik.
Jessy mengambil ponselnya dan mengetik beberapa kata dan mengirimnya pada Eka.
✉Jessy : Eka apa kamu sudah tidur?Aku mau curhat nih
✉Eka : Belum,emang mau curhat apaan jess
__ADS_1
✉Jessy : ini tentang suamiku,tapi kayaknya gak enak kalo dibahas lewat hp😞
✉Eka : emang ada apa dengan suamimu
✉Jessy : ini tentang kecurigaanku padanya.Gimana kalo kita ketemu di cafe biasa besok.Udah malem soalnya.
✉Eka:baiklah,sampai ketemu di cafe
✉Jessy : ok
Jessy pun meletakkan ponselnya kembali diatas nakas.Ia kembali merebahkan diri disamping suaminya yang sudah terlelap sedari tadi.
Jessy berusaha memejamkan mata,namun pikirannya tidak karuan dan membuatnya susah tertidur.
*****
Pagi yang cerah dengan udara yang begitu segar.Heru bangun dengan wajah ceria karena ia mendapat tidur yang cukup,dan berbanding terbalik dengan keadaan Jessy yang bangun dengan muka lesu dan mata panda karena ia tak lelap tidur semalam.
"Sayang,kamu kenapa," tanya Heru memegang wajah istrinya dengan kedua tangannya.
"Aku gak apa-apa kok,cuma semalem aku gak nyenyak tidur"
"Memangnya kenapa kok sampai gak nyenyak tidur,tumben banget.Apa kamu ada masalah?"
Cih tentu saja masalahku adalah kamu.Eh apa aku tanya langsung ke dia aja ya.Tapi nanti dia marah gak ya.
"Hey"
"Eh e..enggak kok aku gak ada masalah,"Jessy tersadar dari lamunannya.
"Oh ya Mas,besok kamu sibuk gak?"
"Aduh besok ya,kayaknya aku dikirim keluar kota lagi sayang untuk meninjau lokasi yang akan dibangun pabrik"
Tuh kan dia keluar kota lagi.Apa harus sesering itukah keluar kota.
Sebulan ini sudah empat kali dan ini akan jadi kelima kalinya.
"Tapi mas besok adalah hari penting bagi kita,besok adalah ulang tahun kita yang kelima apa kamu tidak ada waktu sedikitpun untuk merayakannya,"Dengan mimik muka sendu.
"Maaf ya sayang,tapi apalah daya atasanku menunjuk aku untuk keluar kota besok,aku janji setelah pulang nanti aku akan ajak kamu liburan ke Bali untuk merayakan ulang tahun pernikahan kita,"(nada merayu) Heru berusaha merayu dan memohon pada Jessy agar tak merajuk.Tangannya meraih tubuh istrinya itu yang sedang cemberut dan memeluk nya erat.
"Iya deh terserah kamu"(sedikit kecewa😔)
"Aku janji sayang"(dengan membelai rambut istrinya)
__ADS_1
Oh ya aku kan ada janji mau ketemu eka.Aku harus bergegas
Jessy segera melepas pelukan suaminya dan menuju ke kamar mandi untu membersihkan dirinya.Setelah Jessy selesai kini giliran Heru yang membersihkan dirinya.
Jessy pun kini telah terlihat cantik menggunakan dress berwarna peach selutut dengan balutan make up natural dia tampak lebih cantik.Jessy pun langsung berpamitan pada suaminya yang nampaknya juga selesai berpakaian rapi.
"Sayang aku mau pergi sama eka,aku udah janji semalam"(mengulurkan tangan untuk mencium tangan suaminya)
Namun Heru langsung menarik tangan Jessy dan kini jarak wajah antara mereka hanya 5cm dan Heru pun meraih wajah Jessy kemudian ******* bibirnya dengan lembut "MORNING KISS,"Ujar Heru saat mengakhiri ciumannya.
"Ih kamu mah"(Blushhh)
Aaa tetap saja aku masih menaruh curiga padamu mas.
Jessy segera bergegas pergi meninggalkan suaminya dikamar.Ia tak ingin tingkah suaminya itu meruntuhkan pendiriannya.Jessy tetap ingin mencari tau apa yang sedang terjadi dengan suaminya.
Jessy pergi dengan menaiki mobil mewah keluaran terbaru dari merek yang terkenal itu.Ia melaju dengan kecepatan sedang.Tak lama ia pun sampai di cafe yang dituju,dan sudah nampak Eka duduk di salah satu meja.
"Hey, apa kabar"(sambil berpelukan)
"Baik jess,kamu gimana?"
"Aku gak yakin kalau aku sedang baik-baik saja,"Dengan ekspresi cemberutnya.
"Kenapa gitu,ayolah ceritain semua sama aku masalah yang mengganjal dihati kamu,"Sambil menepuk punggung tangan sahabatnya tersebut.
"Ka,akhir-akhir ini kok aku jadi curiga sama suamiku,dia makin sering pulang larut malam dan juga sering pamit keluar kota.Apa emang sesibuk itu ya jadi manajer"
"Ehmm...bisa juga,jadi manajer memang tugasnya banyak sampai harus keluar kota,"Mengangguk-anggukan kepala.
"Tapi kenapa ada rasa gak percaya dalam hatiku pada mas Heru,aku merasa dia sedang membohongiku dia udah lama jadi manajer tapi baru kali ini dia sesibuk ini,"Jessy mulai meneteskan air mata.
"Kata orang kan feeling istri itu gak pernah salah,jadi kenapa gak coba kamu cari tau apa yang sebenarnya terjadi dengan suamimu."
"Udah aku coba Ka tapi hasilnya nihil,aku udah pernah coba mengikutinya saat ia pamit untuk pergi meeting dan ternyata dia memang sedang meeting,aku juga udah coba cek ponselnya tapi aku tidak menemukan apapun,"Jessy mulai sesenggukan.
"Udah udaaaah tenangin diri kamu,aku kan satu kantor sama suamimu biar nanti aku bantu kamu cari tau"(berusaha menenangkan sahabatnya tersebut)
"Oh iya ya kok aku lupa kalo kamu temen sekantornya Mas Heru.Eh tapi bukannya Mas Heru ruangannya di lantai empat ya sementara kamu kan di lantai dua,gimana caranya kamu cari tau?"
"Udah itu biar aku yang urus"
"Makasih ya Ka,kamu memang sahabatku yang paling baik"
"Iya iyaa emang aku dari dulu selalu baik"
__ADS_1
Jessy merasa lebih lega setelah bercerita pada Eka.Mereka berdua bersahabat sejak duduk di bangku SMP hingga saat ini mereka sudah berumah tangga mereka tetap menjalin hubungan persahabatan.Eka adalah orang yang baik menurut Jessy hingga ia menganggap Eka seperti saudaranya.