Jatuh Cinta Lagi

Jatuh Cinta Lagi
TIDAK SUKA KONFLIK


__ADS_3

Lucas telah tiba di kediaman Jessy dan Heru.Ia tak sendiri,ia membawa serta empat pelayannya untuk membantunya membawa barang-barang Jessy.Ia segera memencet bel di rumah besar itu,tak butuh waktu lama seseorang pun segera membukakan pintu untuknya.


"Eh Tuan Lucas mari silahkan masuk."


"Terimakasih Mbak Darmi,apakah Tuan Heru ada dirumah?."


"Ada Tuan,kebetulan hari ini beliau tidak kekantor.Silahkan duduk dulu Tuan saya akan panggilkan Tuan Heru."


"Baiklah,"Lucas pun segera duduk,tapi keempat pelayannya tetap berdiri.Tak lama kemudian terlihat Heru menuruni tangga dan segera menghampiri Lucas.Melihat kedatangan Heru,Lucas sontak berdiri dan membungkukkan badannya untuk memberi hormat begitu pula keempat pelayannya.


"Selamat Pagi Tuan."


"Pagi,ada perlu apa kau kemari pagi-pagi begini?."


"Saya diminta oleh Nona Jessy untuk mengambil barang-barangnya yang tertinggal."


"Ooh itu ada diatas,dikamar kami"(Heru menunjuk kearah kamarnya).Lucas pun langsung melangkahkan kakinya menuju kamar Heru dan Jessy."Hey kenapa kau bodoh sekali,mau-maunya diperintah oleh Jessy mengambil barang-barangnya.Memangnya kau ini asisten pribadi atau kacung sebenarnya.Hahahaha memalukan sekali."Heru tertawa terbahak-bahak.


Mendengar perkataan Heru itu,Lucas menghentikan langkahnya dan berbalik arah menuju tempat Heru berdiri.


"Tentu saja tidak Tuan,saya memang bekerja pada Nona Jessy untuk membantu segala urusannya termasuk hal ini.Saya dengan senang hati membantunya,memangnya apa yang salah dari itu.Tugas saya memanglah untuk melaksanakan perintahnya dan tak ada yang hina hanya karena melakukan ini.Lagipula kalau dipikir-pikir justru anda lah yang bodoh Tuan,sementara pria diluaran sana mendambakan wanita seperti Nona Jessy anda malah menyakitinya dan menghancurkan perasaannya hanya karena keegoisan anda.Saya sebagai laki-laki merasa malu karena tindakan anda yang hina,anda telah keterlaluan pada Nona Jessy pantaslah kalau beliau meninggalkan anda."Lucas membalas kata-kata Heru dengan jauh lebih pedas hingga menusuk telinga Heru.


"HEY KAU!!! jangan sok ikut campur urusan rumah tanggaku.Memangnya kau tau dari mana masalah ini?huh,"Sambil bertolak pinggang.


"Tidak penting saya tau dari mana dan dari siapa.Asal anda tau Tuan sepandai apapun anda menutupinya,hal busuk semacam ini pasti akan tercium juga.Kebenaran akan selalu terungkap cepat atau lambat,hal itu pasti terjadi!!!."Skakmattt!!! Kata-kata Lucas membungkam mulut Heru.Ia pun langsung bergegas menaiki tangga menuju kekamar Jessy dengan diikuti keempat pelayannya itu.Lucas meninggalkan Heru dalam keadaan terhina.


Astaga aku memang tidak akan pernah menang kalau adu argumen dengannya,dia tau segalanya bahkan melebihi mesin pencarian internet.Aku lupa kalau dia punya banyak mata diluar sana,jadi pasti dia akan tau masalah apapun yang berhubungan dengan Jessy.Aaaaa bodoh,bodoh,bodoh.


Heru mengutuk dirinya sendiri,sementara Lucas kini tengah sibuk memindahkan tas dan sepatu Jessy ke sebuah box hitam premium.Ia memakai sarung tangan putih untuk memindahkan tas dan sepatu itu,karena memang nilainya yang fantastis ia amat berhati-hati dalam hal ini.Setelah selesai memindahkan sekitar 18 tas dan 27 sepatu,Lucas pun mulai menyuruh pelayannya untuk membawanya ke mobil.Dan lima belas menit kemudian urusannya selesai ia pun tetap berpamitan pada Heru yang masih duduk sedari tadi diruang tamu.


"Baiklah Tuan urusan saya sudah selesai disini,sepertinya saya tidak akan pernah datang kesini lagi mengingat sudah tidak ada lagi yang Nona Jessy perlukan.Dan satu lagi Tuan,jangan pernah anda coba mengganggu lagi kehidupan Nona Jessy atau anda akan berurusan langsung dengan saya.Saya juga sedang mengurus gugatan Nona Jessy terhadap anda,"Lucas bermaksud memperingatkan Heru."Sampai bertemu di pengadilan,dan semoga hari anda menyenangkan.Permisi Tuan Heru yang terhormat."Lucas berjalan meninggalkan Heru.


"HEY KAU!!! Dasar kurangajar".Heru melemparkan sandal yang dipakainya kearah Lucas tapi sayangnya meleset dan tidak mengenainya.Mengetahui itu Lucas terlihat bahunya bergetar saat mentertawakan Heru.


Dua mobil yang membawa Lucas beserta keempat pelayannya itu pun keluar dari area perumahan elit itu.


Lucas

__ADS_1



*****


Aaaaa bosan sekali disini.Aku juga tak kenal dengan siapapun disini kecuali Tuan Kenan,Oh ya kan ada Nara.Samperin dia ah.


Jessy menekan bell pintu kamar Nara.Tak butuh waktu lama Nara pun langsung membukakan pintu untuknya.


"Nona Jessy?.Ada apa anda sampai kemari,apakah ada yang anda butuhkan Nona?."


"Aaah tidak tidak,aku tak butuh apapun aku hanya bosan saja karena aku sendirian dikamar.Aku juga sedang malas pergi ke Restoranku.Makanya aku kesini."Sambil manyun.


"Ooh begitu ya Nona,apakah anda menyukai apartemen ini?."


"Ya suka sih,dari desain interior dan eksteriornya aku suka.Apartemen ini adalah hunian yang nyaman menurutku,dengan segala fasilitasnya.Tapi tetap saja tidak bisa mengobati rasa bosanku."


"Apa Nona sudah melihat-lihat rooftop gedung ini?."Sambil menunjuk keatas.


"Belum sih,memangnya kenapa?."


"Disana pemandangannya bagus Nona,Tuan Kenan juga kadang berada disana.Beliau sepertinya menyukai tempat itu,dan mungkin anda juga suka."


"Baiklah Nona."


Jessy pun segera bergegas mengambil laptopnya didalam kamarnya,dan Nara menunggunya didepan pintu.


Setelah menaiki lift dan menaiki beberapa anak tangga,tibalah mereka berdua di rooftop gedung apartemen itu.Rooftop itu nampak luas dan terlihat beberapa sofa disalah satu sudut yang mencuri perhatian Jessy,ia pun langsung bertanya pada Nara.


"Nara kenapa ada sofa disitu,"Menunjuk kearah sofa.


"Ooh itu adalah tempat Tuan Kenan duduk,beliau suka berlama-lama berada disitu Nona."


Jessy pun berlari menuju sofa itu dan mencoba duduk disana."Hemmm enak sekali memang duduk disini,aku merasa langit jadi lebih dekat.Kalau malam mungkin akan lebih bagus lagi,hey apa aku disini saja ya sampai malam.Ini kan juga udah jam empat sore"


Nona Jessy manis sekali kalau sedang tersenyum sambil memejamkan mata begitu,memangnya suaminya itu seperti apa sih sampai tega menghkianatinya.Apa yang kurang dari Nona cantik ini.Kok aku jadi kesal ya,Ah ini karena cerita Roy semalam.


"Tidak apa Nona,langitnya juga cerah sepertinya tidak akan turun hujan.Jadi saya rasa anda aman disini walaupun sampai malam menjelang."

__ADS_1


"Oh ya Nara kamu suka nonton drakor gak?."


"Suka Nona,bahkan outfit saya kadang terinspirasi dari drama korea favorit saya."


"Ya kau benar memang korea selatan bisa dijadikan kiblat fashion,gak cuma itu make up pun aku juga terinspirasi dari sana."Dengan ekspresi kyuuut Jessy."Oh ya ini ada drakor baru,aku sudah menontonnya sampai episode keenam dan oooh bagus sekali aku suka."menunjukkan laptopnya.


"Oh ya benar anda Nona."


Mereka berdua pun menonton bersama,baru sekitar lima menit menonton perut Nara terasa keroncongan.Jessy yang mendengar itu pun menyuruh Nara untuk segera pergi makan.Kini Jessy menonton sendirian di rooftop gedung itu,suasana yang hening dan dengan ditambah adegan romantis didalam drakor yang ditontonnya seperti membawa Jessy ke dunia yang berbeda.


Tap...tap..tap..


Terdengar suara langkah kaki mendekatinya,ia pun segera menoleh.Dan ternyata dia adalah Kenan.


"Tuan Kenan,eh maaf saya duduk disofa favorit anda."Jessy segera berdiri.


"Tidak apa Nona silahkan duduk,ini memang tempat favorit saya.Coba anda lihat disebelah sana."Menunjuk kearah matahari terbenam."Dari sini posisinya sangat pas untuk menyaksikan matahari terbenam,ia akan terlihat lebih indah."


Oh benar juga ya,jadi ini alasannya kenapa dia suka berada disini.Pantas saja memang pemandangannya sangat indah.


"Iya Tuan anda benar,pemandangannya memang indah."


"Oh ya Nona sedang apa anda disini,kenapa anda sendirian?."


"Tadi sebenarnya ada Nara yang menemani saya Tuan,tapi karena berhubung dia merasa lapar jadi saya menyuruhnya untuk turun.Saya tadi menonton drakor ini bersama Nara."Menunjukkan laptonya.


"Sepertinya alur ceritanya menarik Nona."Kenan pun melirik kearah laptop Jessy dan sambil sesekali curi pandang menatap wajah cantik Jessy yang kini sedang fokus menonton.


Kalau dilihat dari dekat seperti ini kecantikan Nona Jessy jadi bertambah sepuluh kali lipat.Hey tunggu dulu kenapa dia begitu.Apa ada adegan pembunuhan atau apa?


"Nona kalau saya perhatikan dari tadi anda memang menikmati drakor itu,tapi saat dibagian konflik kenapa anda skip?."


"Iya Tuan saya memang sengaja mempercepat di bagian konfliknya karena menurut saya konflik didunia nyata ini sudah terlalu banyak,jadi saya tidak ingin melihatnya karena tidak suka.Apalagi menyaksikan aktor favorit saya disakiti,saya benar-benar tidak sanggup."


"Hahahaha lucu sekali alasan anda Nona,mana bisa seperti itu.Dengarkan saya Nona Jessy,didalam hidup ini memang terkadang kita dihadapkan dengan ketakutan dan kesedihan yang tidak kita inginkan.Kita memang tidak bisa melawannya,tapi kita bisa melewatinya dengan cara menghadapi ketakutan dan kesedihan itu sendiri.Jadi kalau anda tidak melihat konflik dari drakor itu mana bisa anda mengerti alur cerita yang selanjutnya."


"Sebenarnya saya menonton ini bukan untuk mengerti apa maksud ceritanya,tapi yang saya perhatikan adalah aktor,outfit,dan make up yang ada dalam drakor ini.Hehehe,"Jessy tertawa terkekeh.

__ADS_1


"Hahahaha,"Tawa Kenan pun kembali lagi saat mendengarkan kata-kata Jessy.Mereka berdua juga saling melempar candaan dengan ditemani indahnya matahari terbenam.


__ADS_2