Jatuh Cinta Lagi

Jatuh Cinta Lagi
MAAF DARI JESSY


__ADS_3

"Apakah Lucas tidak memberitahu anda Nona?"Tanya Gama.


"Tidak sama sekali Tuan,saya bertanya pada anda karena saya sangat penasaran kenapa Lucas begitu merahasiakan alasannya,jika anda berkenan bercerita maka saya akan sangat berterima kasih."Jawab Vania.


Gama menarik napas panjang,ia mulai menceritakan semua pada Vania tanpa terlewat sedikitpun.Gama menceritakan semua kebusukan Heru,Siska,dan juga Presdir Kim.Vania begitu serius mendengarkan penjelasan dari Gama.Ia begitu terkejut saat Gama menunjukkan foto Jessy padanya,ia Heran kenapa Heru meninggalkan wanita secantik Jessy.Vania sangat geram mendengar cerita dari Gama,ia yang tadinya tak tega pada Heru,kini malah bersemangat untuk menghancurkan hidupnya.


"Oh kasihan sekali ya Nona Jessy,pasti dia orang yang sangat baik makanya Lucas sampai seperti ini membelanya,"Ujar Vania.


"Iya benar Nona,saya sudah bertemu beberapa kali dengan Nona Jessy dan dia memanglah orang yang baik."


"Tapi Tuan,apakah tidak berlebihan jika Lucas membalas Tuan Heru dengan cara seperti ini?"Tanyanya pada Gama.


"Bagi Lucas kehancuran Heru adalah pembalasan yang setimpal,dan bukan hanya Lucas saja yang menginginkan ini tapi Papa dari Nona Jessy juga,"Jawab Gama."Lucas adalah benteng pertahanan terkuat dari keluarga Aswatama,ia meneruskan sumpah mendiang ayahnya yang dulunya juga menjadi tangan kanan dari Generasi kedua Aswatama Group,"Imbuhnya.


Kalau begini aku jadi punya alasan kenapa aku harus menuruti perintahnya.Aku akan membantunya menghancurkan Tuan Heru.Tapi aku juga heran mengapa dia harus merahasiakan soal Nona Jessy dariku ya?


*****


Jessy menunggu kedatangan Lucas di sebuah Danau,ia nampak sesekali menoleh ke segala arah untuk memastikan apakah Lucas sudah datang atau belum.Akhirnya dari kejauhan nampak Lucas berlari mendekat kearah Jessy.


"Nona maafkan saya,saya tadi..."Lucas napasnya tersengal karena baru saja berlari,keringatnya nampak bercucuran.


"Iya tidak apa,duduklah aku akan bertanya tentang satu hal padamu!"Perintah Jessy.


"Baiklah Nona,"Lucas mendudukkan dirinya di sebelah Jessy.


"Sekarang bisakah kau jelaskan padaku,kenapa kau membuat semua kekacauan ini?"Tanya Jessy.


"Kekacauan apa yang anda maksudkan Nona?"Lucas mengerutkan dahinya,tapi sesungguhnya ia mengerti kemana arah pertanyaan Jessy.


"Aku tidak suka mengulang pertanyaanku,kau tidak usah berbohong lagi karena aku sudah tau semuanya dari Papa!"


"Sebelumnya saya minta maaf karena saya tidak memberitahu anda lebih dulu,alasan saya melakukan ini adalah untuk menghancurkan kehidupan Tuan Heru!"Sahut Lucas dengan tegas.


"Iya tapi kenapa kau harus menghancurkannya dengan cara ini? Apakah kau tidak memikirkan kalau Siska sedang mengandung,asal kau tau jika kau menghancurkan Mas Heru dengan cara seperti ini maka bukan hanya dia yang hancur tapi juga Siska dan calon anaknya."


"Nona,itu bukanlah urusan saya,bukankah dulu wanita itu tidak memikirkan anda lantas kenapa anda harus memikirkannya?"Kata Lucas."Dan anda juga tau bagaimana saya,tidak ada yang bisa menghentikan saya sekalipun anda yang memohon kepada saya Nona."

__ADS_1


Jessy hanya diam membisu,ia sebenarnya sudah menduga dari awal bahwa Lucas pasti menjawabnya dengan kalimat itu.Dia takkan bisa apa-apa lagi jika Papanya dan juga Lucas bertindak.Kedua orang itu sama-sama keras kepala menurutnya.


"Nona Jessy udara di Danau ini sangat dingin,sebaiknya saya antar anda kembali ke apartemen,"Ajak Lucas.


Jessy pun menurut,ia berjalan dengan penuh kekecewaan.Lucas mengantarnya pulang ke apartemen.Setelah sampai di apartemen sudah larut malam.Lucas mengantarnya sampai ke depan pintu kamarnya.Lucas pergi setelah ia masuk kedalam kamarnya.


Bagaimana ini? Aku tidak bisa melakukan apapun.


Jessy membaringkan tubuhnya diatas ranjang,ia mencari cara lain untuk membantu Heru dan juga Siska.Dan terlintaslah sebuah ide di otaknya,namun ia agak ragu dengan ide itu.


Karena merasa pusing,Jessy pun berusaha memejamkan matanya.Ia akhirnya tertidur pulas bersama ide itu menuju ke alam bawah sadarnya.


😴😴😴


Keesokan harinya,Jessy terbangun dan langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Ia menggosok seluruh tubuhnya perlahan dengan sabun beraroma bunga yang begitu semerbak.Setelah selesai ia beranjak dari kamar mandi dan beralih menuju ke ruang ganti pakaian.


Ia memakai setelan jaket dan celana jeans yang membuatnya terlihat begitu casual.Jessy menguncir sebagian rambutnya keatas dan sebagian lagi dibiarkan terurai membuat aura kecantikannya kian memancar seiring bertambahnya usianya.


Aku harus menemui Kenan,aku harus bicara padanya perihal Mas Heru dan Siska.


"Jessy kamu mau keluar ya?"Tanya Kenan.


"Iyaaa tadinya aku mau keluar untuk menemuimu,tapi rupanya kau datang kemari menemuiku,ya udah masuk yuk!"Ajak Jessy pada Kenan.


Apa? Kenapa dia ramah sekali ya,apa itu tandanya dia sudah melupakan kejadian di Bali waktu itu.Dan apakah dia sudah memaafkanku?


Melihat Kenan tak merespon Jessy pun menegur Kenan lagi."Kenan,kamu mau berdiri disana sampai kapan? Ayo masuklah!"


"Eh iya Jess aku masuk."


Kenan pun masuk kedalam,ia mendudukkan dirinya di sofa.Ia menunggu Jessy yang sepertinya sedang membuatkan kopi untuknya.Kenan bisa tau itu karena ia dapat mencium dengan jelas aroma khas bubuk kopi hitam.


Dan benar saja,Jessy datang dengan membawa nampan yang diatasnya ada dua cangkir kopi.Ia meletakkannya diatas meja yang berada tepat di depan Kenan.


"Jessy aku mau minta maaf soal kejadian di Bali waktu itu,"Ucap Kenan dengan berdoa dalam hatinya berharap agar Jessy tidak marah.

__ADS_1


Ternyata diluar dugaan Kenan,Jessy justru terlihat tersenyum kepadanya."Aku sudah memaafkanmu kok,masalah itu kita lupakan saja!"Pintanya.


"Baiklah,tapi kamu ingin menemuiku tadi karena hal apa?"Tanya Kenan.


"Aku mencarimu karena ingin membahas masalah Mas Heru dan Siska!"Jawabnya.


"Heru? Siska? Memangnya kenapa dengan mereka,apa mereka menyulitkanmu Jess?"


"Tidak Ken,apa kamu tau skandal Mas Heru yang sedang ramai dibicarakan semua orang?"


"Iya aku mendengar kabar itu dan aku rasa tidak ada orang yang tidak tau,mengingat semua media massa dan media online membahas berita itu."


"Iya kau benar,karena itulah aku ingin meminta bantuanmu Ken."


"Bantuan untuk apa Jessy?"


"Bantu aku untuk mengembalikan keadaan perusahaan K-TECH,kamu kan punya banyak kolega tolong bantu aku membersihkan nama baik Mas Heru!"Jessy memohon pada Kenan.


Kenapa Jessy begitu peduli pada Heru? Apa dia masih ada rasa dengan Heru?


"Kenapa kamu begitu ingin membantu Heru,bukankah kamu seharusnya membencinya setelah apa yang dilakukannya padamu,"Ucap Kenan dengan santai menyeruput kopinya.


"Karena kalau Mas Heru hancur,maka Siska juga akan hancur Ken,"


"Aku tidak peduli,Heru adalah pria yang dipilihnya maka dia juga harus menerima itu!"Tegas Kenan."Dan setelah dia meninggalkanku,aku anggap hubunganku dengannya sudah selesai,jadi apapun yang terjadi pada Siska saat ini bukanlah urusanku lagi."


"Kenan apakah di hatimu tidak ada rasa kasihan lagi padanya,dia adalah wanita yang pernah kamu cintai,"Wajah Jessy memelas."Jika kamu tidak kasihan pada Siska setidaknya kasihanilah anak yang sedang dikandunya,anak itu tidak bersalah,bagaimana dengan masa depannya jika keluarganya Hancur."


Ternyata Jessy begitu baik,hatinya selalu tulus memperhatikan orang lain.


"Baiklah aku akan memikirkan bagaimana caranya,"Kenan akhirnya mengiyakan permintaan Jessy.


Jessy merasa lega dengan jawaban Kenan,kini ia mempunyai satu harapan untuk membantu Heru dan Siska.Ia menyunggingkan senyumnya sambil menandatangani beberapa dokumen yang dikirim oleh Lucas.



Kenan pun tersenyum melihat wajah manis Jessy,kini dirinya tau orang seperti apa Jessy itu.Orang yang telah mencuri perhatiannya semenjak pertama bertemu.

__ADS_1


Kenapa Kenan memandangiku sedari tadi ya? Udah gitu sambil senyum-senyum begitu,Ada apa dengannya ya?


Tanya Jessy dalam hati.


__ADS_2