
Tok...tok...tok
"Sayang aku mohon buka pintunya,aku mau bicara sama kamu Sayang.Tolonglah buka pintunya,"Heru bersikeras mengetuk pintu dan terus memanggil Jessy,namun sepertinya Jessy tak menghiraukannya.Akhirnya Heru menyerah dan memilih membiarkan Istrinya menenangkan diri didalam sana.
Sementara itu didalam kamar,Jessy melihat fotonya saat bersama Heru yang dipajang diatas nakas.Sebuah foto memang selalu mampu membekukan kenangan,terkadang orang yang ada didalam foto itu tidak bisa tertawa lagi seperti difoto itu.
Jessy makin tenggelam dalam kesedihannya hingga ia terlelap sambil memeluk bingkai fotonya itu.
"Mbak Darmi,Istri saya sudah pulang.Tapi dia tidak mau keluar kamar,sepertinya dia tertidur"(sambil merapikan dasinya)."Tolong buatkan bubur dan minuman hangat,terus antar kekamar ya. Saya mau berangkat ke kantor.Tolong jaga istri saya ya Mbak Darmi."
"Baik Tuan Saya akan jaga baik-baik Nona Jessy."
"Ok kalau gitu saya berangkat dulu ya."Heru kemudian bergegas berangkat kekantornya.
Mbak Darmi pun segera membuat bubur dan minuman hangat seperti yang diperintah majikannya itu,kemudian segera mengantarnya kekamar Jessy.
Tok...tok...tok
"Permisi Nona Jessy,ini saya Mbak Darmi.Saya membuatkan bubur untuk Nona.Tolong buka pintunya Nona."
Tok...tok...tok
Mbak Darmi tak menyerah dan terus mengetuk pintu.Ia menunggu majikan perempuannya itu membukakan pintu.Jessy yang mendengar itu lantas segera membukakan pintu dengan mata yang agak sembab akibat terlalu lama menangis.
"Nona apa anda baik-baik saja?"
"Aku gak apa-apa kok Mbak.Makasih ya udah bikinin saya bubur,"Sambil menyantap bubur yang masih hangat itu.
"Nona,sebelumnya maafkan saya jika saya lancang.Sebenarnya apa yang terjadi sampai Nona jadi seperti ini.Tapi apapun itu saya berharap Nona tetap memperhatikan kesehatan?"
"Maaf ya Mbak saya gak bisa cerita sekarang.Tapi mungkin Mbak Darmi akan segera tau apa yang terjadi sebenarnya,dan terima kasih sudah mengkhawatirkan saya."
"Iya Nona,maaf kalau saya lancang.Kalau begitu saya permisi."Keluar kamar Jessy dengan membawa mangkuk kotor bekas Jessy.
__ADS_1
Setelah Mbak Darmi keluar dari kamarnya,Jessy langsung membersihkan dirinya karena ia merasa lengket.Kemudian ia langsung mengganti pakaiannya.Ia juga tak lupa memakai make up agar wajahnya terlihat lebih fresh.Setelah itu ia turun menuju tempat favoritnya dirumah dengan membawa laptopnya.Ia berniat mengecek laporan dari beberapa orang staf yang bekerja di restoran miliknya.Jessy duduk di sebuah pendopo mini ditengah taman belakang rumahnya,dengan pemandangan aneka macam bunga dan ditambah dengan suara gemericik air mancur menambah kesan damai dan tenang bagi Jessy.
Sudah lama aku gak memperhatikan bisnisku.Syukurlah perkembangannya makin bagus.
Jessy adalah satu-satunya pewaris harta keluarganya karena memang ia adalah anak tunggal.Ia meneruskan bisnis keluarganya yang bergerak dibidang kuliner.Ia mengelola lebih dari 35 Restoran mewah dan 13 pabrik makanan dan minuman instan yang tersebar diseluruh Indonesia.Tapi ia tak bekerja sendiri,ia dibantu oleh beberapa orang kepercayaannya.
Jessy tengah fokus mengecek beberapa file penting yang dikirim oleh stafnya.Setelah selesai ia kemudian memutar drakor favoritnya.Seketika ia jadi terbawa suasana,sesekali ia menitihkan air mata tapi jika dihitung-hitung Jessy lebih sering tertawa terbahak-bahak karena adegan lucu di drakor yang ditontonnya.Ia mencoba menghibur dirinya sendiri.
Hahaha lucu sekali Oppa Siwon.Huffft kalau dipikir-pikir nyatanya kehidupan yang indah hanya ada di drakor.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 16:45.Jessy yang merasa bosan kembali masuk kedalam rumahnya.Ia berjalan melewati ruang tamu dan hendak ke kamarnya.Namun baru beberapa langkah menaiki tangga,ia berpapasan dengan Heru yang rupanya sudah pulang dari kantor.Jessy langsung memutar arah dan menjauhi Heru namun secepatnya Heru mengejarnya den mencekal tangannya.
"Tunggu Sayang,dengarkan aku mau bicara sama kamu,"Memegang erat tangan kiri Jessy yang tangan kanannya memegang laptop,"Tolong jangan diam seperti ini,bicaralah padaku."
"Aku rasa sudah tidak ada yang perlu dibicarakan lagi,"Jawab Jessy ketus.Lalu Jessy berniat melangkah menjauh namun tangan Heru terlalu kuat mencekalnya.
"Izinkan aku menjelaskan semuanya padamu.Dengarkan aku,aku akan berusaha memperbaiki semuanya Sayang.Aku sangat menyesal,Percayalah aku akan berusaha memperbaiki semuanya."Heru berusaha meluluhkan hati Jessy,namun nampaknya itu tak berpengaruh bagi Jessy.
"CUKUP MAS!!! Aku tak mau mendengar apapun,jadi berhentilah berusaha karena itu tak akan merubah apapun.DAN LEPASKAN TANGANKU!!!"Jessy mengibaskan tangannya sekuat tenaga,setelah terlepas dari genggaman Heru Jessy langsung pergi menuju ke kamarnya.
Kini pasangan suami istri itu berpisah ranjang.Jessy memilih tidur di kamar tamu dengan memindahkan beberapa pakaian dan barang lainnya kekamar itu sehingga ia tak perlu bertatap muka kembali dengan suaminya itu.
*****
Pagi ini nampak Heru sedang terburu-buru menuju kekantor karena ada rapat bersama jajaran pimpinan perusahaan.
Cih,pasti dia sedang ingin menemui wanita j****g itu.
Sementara itu Jessy juga tak kalah terburu-buru dengan Heru karena ia hari ini ingin mengunjungi salah satu Restoran miliknya yang baru resmi dibuka satu bulan yang lalu untuk meninjau perkembangannya.
Sesampainya dikantor Heru segera masuk keruang rapat yang ada dilantai paling atas digedung itu.Terlihat beberapa orang sudah menempati tempat duduk mereka masing-masing,Eka juga nampak hadir di rapat itu karena posisinya selaku manajer pemasaran.Heru pun juga langsung duduk.Tak lama kemudian Presdir yang ditunggu-tunggu datang,sontak semua orang yang ada diruangan itu berdiri dan membungkuk untuk memberi hormat pada Presdir mereka.Dan pria berusia sekitar 65 tahun itupun membuka rapat pada hari itu.
"Terima kasih untuk Tuan dan Nona yang sudah menghadiri rapat pada hari ini.Pada kesempatan kali ini saya sengaja mengumpulkan anda semua diruangan ini untuk mengumumkan sesuatu yang penting.Pertama saya akan mengumumkan bahwa hari ini saya akan mempromosikan Tuan Heru Saptoyo sebagai Direktur menggantikan posisi Direktur sebelumnya yang sudah diberhentikan.Dan ini merupakan suara bulat dari para pemegang saham yang sudah diputuskan semalam.Alasan kami memilih Tuan Heru adalah karena jam terbang dan kinerjanya yang baik selama ini dan terus menunjukkan peningkatan yang signifikan.Tuan Heru juga membawa kemajuan bagi perusahaan,hal itu terbukti dengan berhasilnya beliau bekerjasama dengan beberapa perusahaan yang berpengaruh bagi kemajuan perusahaan kita.Tepuk tangan untuk Tuan Heru."Seketika ruangan itu riuh dengan tepuk tangan.Heru selaku orang yang ditunjuk oleh Presdir Kim langsung berdiri maju mendekati podium dan berjabat tangan dengan Presdir Kim.
Cih pasti saat ini dia sedang berbangga diri.Apa bagusnya berprestasi dikantor kalau tukang selingkuh.Aku sumpahin dia gak akan lama menjabat sebagai direktur.
__ADS_1
Eka nampak geram dan kesal melihat Heru yang nampak tersenyum seperti orang tak berdosa.Ia mengumpati Heru dalam hatinya.
"Baiklah pengumuman yang kedua dan yang terakhir ini adalah pengumuman kejutan.Mulai besok cucu saya yang bernama Siska Georgia Kim akan bekerja di perusahaan ini menjabat sebagai manajer produksi menggantikan posisi Tuan Heru yang sebelumnya.Saya berharap anda semua dapat bekerja sama dengan cucu saya.Baiklah Siska silahkan masuk."Mendengar perintah itu seorang wanita langsung masuk dengan berpenampilan rapi.
BRAKKKK!!!! Eka secara spontan berdiri dan menggebrak meja didepannya setelah melihat siapa wanita yang disebut tadi.Hal itu sontak membuat Eka menjadi pusat perhatian.Semua mata diruangan itu memandang kearahnya termasuk Presdir.
Oh ASTAGA!!! Pak tua itu benar-benar membuatku terkejut dengan kejutannya.Aku tidak menyangka wanita terpandang sepertinya bisa sehina itu merebut suami orang.Lebih tepatnya suami sahabatku.Oh it's a bad day ever!!!
"Ada masalah apa anda Nona Eka?"Menunjuk Eka.
"Eeh..e..ss..saya tadi hanya me...menangkap nyamuk Tuan,ah ya benar menangkap nyamuk,"Eka nampak ketakutan dan kembali duduk.Mendengar jawaban Eka itu,semua orang yang ada diruangan itu langsung tertawa namun tidak ada yang berani keras-keras karena takut pada Presdir Kim.
"Mana ada nyamuk diruangan berkelas seperti ini,lain kali jangan anda ulangi lagi hal semacam ini Nona.Karena itu sungguh tidak sopan."
"Baik Tuan,maafkan saya atas ketidaksopanan saya.Saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi."
Aku tidak tau akan seperti apa reaksimu Pak tua jika mengetahui apa yang telah dilakukan cucu kebangganmu itu.
"Ah sudah,sudah.Ayo siska perkenalkan dirimu."
"Selamat pagi semuanya,nama Saya Siska Georgia Kim.Salam hormat saya kepada Tuan dan Nona yang ada diruangan ini.Saya berharap anda semua dapat bekerjasama dan membantu saya bila mungkin nanti saya menemui kesulitan dalam menjalankan tugas saya.Saya berharap kita bisa menjadi partner kerja yang solid untuk sama-sama merealisasikan apa yang telah menjadi visi misi perusahaan ini.Terima kasih,"Membungkukkan badannya.
Ruang rapat itu kembali riuh dengan suara tepuk tangan setelah Siska mengakhiri kalimatnya.Semua orang bertepuk tangan dengan heboh,kecuali Eka yang hanya bertepuk tangan pura-pura.Semua orang juga berjabat tangan dan memberi ucapan selamat pada Heru dan Siska.Eka menunjukkan wajah tidak bersahabatnya pada Heru dan Siska,ia menatap kedua orang itu dengan tatapan membunuh.Sungguh,mungkin jika semua orang itu tau siapa sebenarnya Heru dan Siska mereka pasti akan melakukan hal yang sama dengan Eka.Atau bahkan lebih.
Haloo semuanya😊
Terimakasih sudah mau membaca novel karya pertama aku.
I'm so excited,Jangan lupa like dan komen novel aku ini agar aku makin semangat lagi membuat karya terbaik untuk kalian.
Terimakasih banyak udah kasih support buat aku.Karena itu sangatlah berarti bagi aku.
I love you guys❤
__ADS_1