Jatuh Cinta Lagi

Jatuh Cinta Lagi
MENGINAP


__ADS_3

Setelah selesai makan malam,Marisa mengajak Jessy melihat lihat rumah besar itu.


"Kak Jessy ayo aku tunjukin ruang favorit aku dirumah ini."Marisa menggandeng Jessy menuju ke lift.Sementara itu Kenan memilih menetap di lantai satu karena ia ingin mengerjakan beberapa pekerjaannya disana.Ia memilih tempat disamping kolam renang yang suasananya tenang.


"Kak Jess kemarilah,lihat ini adalah ruanganku eh maksudku ruang favoritku,"Merentangkan tangannya menunjukkan ruang perpustakaan yang menjadi tempat favoritnya.


Jessy terkesima melihat ruang perpustakaan pribadi yang terlihat menakjubkan itu dengan koleksi buku yang berkualitas pastinya.Karena memang Jessy juga gemar membaca ia seperti melihat surga dihadapannya itu.



"Wah banyak banget ya koleksi bukunya,pantas ini menjadi tempat favoritmu ternyata kamu juga suka membaca ya?"


"Iya kak aku suka banget,jadi ruang ini tuh dulunya adalah ruang fitnes pribadi kak Kenan tapi karena aku pas SMA aku tuh suka menghabiskan banyak waktu di perpus sekolah sampai pernah aku pulang telat karena asyik membaca di perpus.Dan karena kak Kenan merasa khawatir sama aku jadi dia membuatkan aku ruangan ini khusus untukku,dan memindahkan peralatan fitnesnya ke lantai yang lain."Cerita Marisa dengan antusiasnya.


Kenan kelihatannya sayang banget sama Marisa.Tapi bila mengingat cerita pilunya pantas dia melakukan semua ini untuk membahagiakan adiknya.Aku benar-benar salut pada Kenan.


"Kamu beruntung punya kakak seperti Kenan,dia sangat menyayangimu."Memegang bahu Marisa.


"Tentu saja Kak Jess,kami saling menyayangi.Aku hanya punya dia dan dia hanya punya aku."Sambil menata beberapa buku.


"Dan apa alasan kamu suka membaca?"


"Entahlah kak,sejak aku masih kecil aku sering lihat kak Kenan selalu belajar dan membaca banyak buku.Setelah melihat semua pencapaiannya,aku jadi terinspirasi kak aku ingin sepertinya."


"Alasan yang bagus,seperti yang kita tau buku memanglah gudang ilmu.Kamu akan menemukan banyak cara melihat dunia ini,dan bagaimana cara memahaminya.Aku salut padamu,sementara diluar sana yang seumuran denganmu kecanduan main gadget dan asyik nongkrong gak jelas ini kamu malah sebaliknya."


"Hahaha kak Jessy bisa aja,aku kadang juga nongkrong kok kak."Marisa menggaruk kepala belakangnya.


"Ya tapi tetap saja berbeda."


Wah aku suka sama kak Jessy,dia lebih nyambung saat diajak ngobrol daripada kak Siska yang lebih suka membahas hal-hal yang tidak menarik.Kak Jessy juga sepertinya sama denganku,dia juga suka apa yang aku suka.Hemmm semoga saja dia menjadi kakak iparku nanti.Amiin

__ADS_1


"Oh ya kak,malam ini menginap disini saja ya temani aku".Pinta Marisa.


Belum sempat Jessy menjawab,terdengar suara Kenan yang menyahuti."Gak bisa dong cha,Jessy itu juga harus bekerja besok begitu pula dengan kakak."


"Yaaah ayolah kak kumohon,kakak kan udah lama gak pulang aku masih kangen tau".Menggelayuti lengan kanan kakaknya dengan wajah memelas.


Jessy yang merasa iba pada Marisa pun angkat bicara."Sudahlah Ken aku tidak apa kok,kalau masalah kerjaan kan aku udah ada Lucas dan kamu kan ada Roy juga Nara yang bisa handle".Menepuk bahu Kenan."Lagian adik kamu kelihatannya memang masih kangen sama kamu tuh".Imbuhnya.


"Baiklah kita menginap disini,kamu tidur di kamar tamu ya nanti biar aku antar".


"Gak usah kak,lebih baik Kak Jessy tidur sama aku aja ya".Memohon pada Jessy.


"Baiklah aku tidur dikamar kamu aja".


"Yaudah yuk kak kita langsung kekamar aku aja,aku mau tunjukin koleksi drakorku sama kak Jessy".Menggandeng Jessy menuju kekamarnya.


"Huh dasar perempuan".Kenan dengan menggelengkan kepalanya melihat tingkah adik kesayangannya itu.


Setelah berjalan melewati beberapa ruangan,kini Jessy dan Marisa sudah sampai dikamar.Dikamar yang besar itu terlihat satu single bed yang besar,dengan dekorasi kamar yang modern berbau korea dan dengan didominasi warna lavender mencerminkan hobi sang pemilik kamar.


"Kak ayo silahkan masuk,Ini dia koleksi drakorku".Menunjukkan laptopnya.


"Wah ini kan drakor terbaru ya,aku belum sempat menontonnya?."Jessy terlihat antusias,namun mata Jessy seketika terfokus pada sesuatu yang menarik perhatiannya."Oh ya Marisa itu kan produk make up ternama yang hanya dipasarkan di korsel ,kok kamu bisa dapet sih itu kan belum launching di Indonesia."Menunjuk ke beberapa produk make up diatas nakas yang sepertinya baru di unbox oleh Marisa.


"Entahlah bagaimana kak Kenan mendapatkannya secara eksklusif,mungkin karena ia memiliki partner kerja dari korsel kali kak.Aku juga gak ngerti,pokoknya aku minta aja gitu ke dia."


Lagi-lagi Kenan memperlakukan adiknya dengan sangat baik.Wah aku makin kagum padanya,ini baru beberapa saja aku belum tau seberapa banyak dia berkorban untuk adik perempuannya.


"Hebat ya kakak kamu."Mengacungkan jempolnya.


"Tentu saja kak,oh ya kita nonton sama-sama yuk kak dari episode pertama."Marisa memutar drakor di laptonya itu.

__ADS_1


"Iya sepertinya ceritanya bagus."Mata Jessy pun langsung fokus tertuju ke layar laptop Marisa.Mereka berdua menonton dengan histeris,mereka terlihat akrab ketika tertawa dan juga kadang menangis mengikuti alur cerita drakor tersebut.


"Oppa saranghae,Marisa lihat itu sepertinya mereka akan berciuman.Aaaaaaaa."Jessy menutup matanya dengan kedua tangannya selama beberapa saat,namun karena tak ada respon dari Marisa ia pun langsung menengok kearah Marisa.


"Yaaah pantas saja dia diam saja,rupanya sudah tidur ya."Ia membetulkan posisi tidur Marisa dan menyelimutinya,Jessy juga mematikan laptop Marisa."Memangnya ini sudah jam berapa ya."Jessy melihat jam tangannya."Ya ampun gak kerasa udah tengah malam,tapi kok aku belum ngantuk ya."Ia lantas meninggalkan kamar Marisa,karena masih tak kunjung mengantuk ia pergi ke ruang makan dan hendak ke dapur yang ada disampingnya untuk mengambil minum.Saat melewati sebuah ruangan ia melihat cahaya terang berpendar diantara ruangan lainnya yang lampunya telah dimatikan.Jessy melangkah ke sumber cahaya itu yang ternyata cahaya itu berasal dari layar telivisi yang ditonton Kenan.


"Sepertinya seru ya nonton bola?."


"Eh Jessy bikin kaget aja,iya nih aku lagi nonton Barcelona tanding."


"Aku juga suka Barcelona."


"Oh ya,kamu ngefans sama siapa di Barcelona?".


"Cristiano Ronaldo,selain dia tampan dia juga jago main sepak bola.Aku sangat menyukainya."Dengan wajah cute Jessy.


"Hahahahaa Itu beda server dasar Nona sok tau,Christiano Ronaldo itu bukan dari club Barcelona."Kenan tak sanggup menahan tawanya.


"Hehehe maaf aku hanya sok tau aja biar gak kelihatan kudet aja dihadapan kamu,tapi malah lebih parah lagi."Jessy menggaruk kepalanya.


"Ada-ada saja kamu ini,oh ya kok kamu belum tidur sih?."


"Gak tau juga kenapa aku belum mengantuk."Mengangkat kedua bahunya.


"Yaudah kalau belum mengantuk kemarilah temani aku nonton bola."Kenan menepuk sofa,agar Jessy duduk disampingnya.


Jessy pun mendudukkan tubuhnya disamping Kenan.Matanya tertuju pada layar televisi yang berukuran besar itu.Namun berbeda dengan Kenan,ia kelihatan tak begitu fokus ke layar televisi karena sesekali ia memandang wajah cantik Jessy.


Pertandingan bola di televisi itu nampak semakin seru setelah Barcelona berhasil mencetak skor,Kenan terlihat histeris menyaksikan tim kebanggaannya baru saja mencetak gol.Bahkan ia sampai tak sadar kalau Jessy tertidur disampingnya,ia pun langsung berinisiatif memindahkan Jessy kembali kekamar adiknya dengan cara menggendongnya.Sesampainya dikamar Marisa,Kenan menidurkan Jessy disebelah adik kesayangannya dan kemudian menyelimutinya.


Jessy makin cantik aja ya kalau lagi tidur begini.

__ADS_1


Kenan tersenyum kala memandang wajah ayu Jessy,ia bingung dengan perasaannya sendiri.Kenapa bisa ia semudah itu mencintai Jessy dan melupakan Siska.Padahal sebelumnya,Kenan membutuhkan waktu yang sedikit lama untuk mencintai Siska tapi sekarang keadaannya justru terbalik.


__ADS_2