Jatuh Cinta Lagi

Jatuh Cinta Lagi
LIBURAN KE BALI


__ADS_3

Dering ponsel yang terdengar begitu nyaring mengagetkan Jessy yang baru terlelap selama beberapa menit yang lalu.Ia mencoba menjulurkan tangannya mengambil ponselnya dan mengangkat panggilan telepon yang ternyata dari Eka.


📞Jessy:"Halo,ada apa Ka?"Dengan malasnya.


📞Eka:"Halo Jessy,maaf ya aku ganggu istirahat kamu malam-malam gini,jadi aku tuh mau ngajakin kamu liburan ke Bali besok."


📞Jessy:"Enggak ah males,lagian kerjaan aku tuh banyak banget Ka."


📞Eka:"Yah gimana dong Jess,aku udah beliin tiket pesawat buat kamu."


📞Jessy:"Salah kamu juga asal beli aja tanpa tanya ke aku dulu."


📞Eka:"Sayang banget ya,padahal besok itu ada acara launching produk make up ternama dari Korea Selatan disana terus Brand Ambassadornya juga ada Jess,rencananya sih aku mau ngajakin kamu ke acara itu tapi kalau kamu gak bisa ikut yaudah."


Mendengar kata-kata Eka,Jessy langsung berbinar matanya.


📞Jessy:"Brand Ambassadornya kan aktris cantik yang main di drakor terbaru itu ya,waaaah kalau begitu aku ikut deh Ka,urusan kerjaan biar Lucas yang urus hehehe,"Ungkapnya.


📞Eka:"Ya ampun kalau urusan beginian aja baru ikut,Jessy,Jessy."


📞Jessy:"Terus Bella gimana? Apa kamu ajak juga?"


📞Eka:"Dia aku titipin ke Mama soalnya aku ajak juga gak mau,katanya dia bakalan rindu sama teman dan gurunya kalau ikut aku."


📞Jessy:"Yaudah kalau gitu Ka,aku mau packing baju dulu buat liburan ke Bali,daaaah Eka."


Jessy memutuskan sambungan telponnya tanpa menunggu suara jawaban dari Eka.Ia pun segera menata pakaian yang akan ia kenakan ketika berada di Bali ke dalam sebuah koper besar berwarna biru muda.Setelah itu Jessy kembali ke ranjangnya untuk melanjutkan tidurnya yang sempat terganggu tadi,ia mencoba memejamkan matanya namun tidak bisa karena merasa terlalu bahagia dan begitu tidak sabar menantikan hari esok.


*****


Waktu menunjukan pukul 09.37 waktu setempat,di pulau dewata yang indah nan eksotis itu terlihat Kenan dan Roy sedang menuju bandara untuk pulang.Kenan begitu menikmati perjalanan menuju bandara,matanya memandangi ke pinggir jalanan yang indah didominasi oleh bunga kamboja.Namun ada pemandangan lebih indah yang tertangkap oleh matanya dan membuatnya berteriak pada sopir yang mengemudi."PAK!!!! KITA PUTAR BALIK!"Pintanya.


Mendengar perintah Kenan baik sang sopir maupun Roy terkejut.


"Tapi Tuan,ini 15 menit lagi pesawatnya akan take off!"Roy dengan keheranan.Sementara sang sopir masih diam saja menunggu aba-aba selanjutnya dari Kenan.


"Sudah lupakan saja,ayo pak sopir kita putar balik!!!"


Ada apa sih dengan Tuan Kenan,aneh sekali.

__ADS_1


Roy merasa kebingungan,sementara sang sopir pun akhirnya menurut,ia memutar balik mobilnya sesuai permintaan penumpangnya.


"Lihatlah disana,"Kenan menunjuk kearah dua orang wanita dipinggir jalan dengan membawa koper yang baru saja menaiki sebuah taksi.


Roy memicingkan matanya dan melihat kearah yang tepat sesuai dengan jari telunjuk Kenan.


Oh astagaa,itu kan Nona Jessy dan temannya.Jadi ini yang membuat Tuan Kenan meminta sopir untuk putar balik.Memangnya mau apa Tuan Kenan?


"Pak sopir,tolong anda ikuti taksi di depan ya!"


"Baik Tuan."


Taksi itu pun mengekor dibelakang taksi yang dikendarai Jessy dan Eka.Mobil itu menuju ke sebuah hotel berbintang dan cukup terkenal yang berada di pusat kota Denpasar,Bali.Setelah berhenti,Eka bergegas turun dari taksi itu yang kemudian disusul oleh anaknya dan juga Jessy.Sementara Kenan memilih turun sedikit lebih jauh dari taksi Jessy karena ia tidak ingin ketahuan oleh Jessy jika dia baru saja mengikutinya.


"Roy,apa benar yang kau bilang kalau kemarin itu hari ulang tahun Jessy yang ke 25?"Tanya Kenan.


"Iya benar Tuan."Jawabnya.


"Berarti Jessy dulu menikah di usia 20 tahun ya?"


"Bukan 20 Tuan melainkan 19,Nona Jessy kan bersama Tuan Heru selama lima tahun dan bercerai hampir satu tahun yang lalu."


"Oh ya kau benar,oh ya apa kau sudah cari tau kenapa Jessy menikah muda?"


"SATU BULAN?"Mata Kenan terbelalak."Kenapa dulu Jessy begitu bodoh ya,percaya begitu saja dengan mulut buaya si Heru,"Kenan menggelengkan kepalanya."Andai saja aku yang lebih dulu mengenalnya,hemm."Kenan memejamkan matanya.


"Maksud anda apa Tuan,anda bicara apa barusan?"


"Eh tidak,tidak,bukan apa-apa lupakan saja,"Kenan merasa kikuk.


"Oh ya mungkin saya salah dengar Tuan."


"Iya Roy kau memang salah dengar,"Menepuk bahu Roy dan berjalan mendahului."Ayolah kita masuk ke hotel itu."


Cih yang benar saja,telingaku ini masih sehat Tuan dan aku mengoreknya setiap pagi agar tak tersumbat kotoran.Baru saja aku mendengar dengan jelas kok apa yang dikatakan olehmu Tuan,hanya saja aku tak ingin membuatmu mati gaya di depanku makanya aku mengalah.Hahaha lucu sekali ya kalau orang sedang jatuh cinta.


"Bbba bbaik Tuan,"Roy berlari menyusul Kenan yang berjalan sudah jauh didepannya.


Mereka berdua memasuki hotel itu dan memesan kamar VIP untuk diri mereka masing-masing.Setelah mendapat Access card,Kenan dan Roy menaiki lift untuk menuju kekamar mereka masing-masing.

__ADS_1


"Baiklah Roy,tolong kau atur jadwalku dengan sebaik mungkin,usahakan jangan ada meeting dulu dengan Klien tapi kalau mereka bisa datang ke Bali juga tak masalah."


"Baiklah Tuan,tapi sampai kapan ya kira-kira?"


"Tentu saja sampai Jessy pulang dari sini Roy,apa kau mengerti,sudah atur saja itu tidak sulit bukan!"


"Baik Tuan."


Aduh,ujung-ujungnya juga aku kan yang repot.Kalau Tuan Kenan sih mudah saja menyuruhku,tapi kan mengerjakannya sangatlah sulit.Aku bahkan sampai harus tidak nyenyak tidur karena harus menjawab satu persatu telepon dari perusahaan yang hendak mengajak bekerja sama.


Roy menghela nafas panjang,ia masih melamun hingga tak disadari kalau Kenan sudah berjalan meninggaklkannya di koridor hotel itu seorang diri.


Kenan memasuki kamarnya,ia melepaskan jas yang dipakainya dan melemparkannya ke sandaran sofa.Ia pun mendudukkan dirinya di sofa itu.Ia memainkan ponselnya dan memandangi foto Jessy yang diabadikannya secara diam-diam.


Kira-kira Jessy datang ke Bali untuk apa ya,hmmm aku begitu merindukan senyumnya.Kira-kira dia merindukanku tidak ya? Ah pasti dia marah padaku karena aku tak hadir ke pestanya kemarin.


Karena merasa resah,Kenan pun memutuskan keluar kamar untuk mencari keberadaan Jessy.Ia menyusuri semua lantai di hotel itu berharap menemukan wanita yang dicarinya.


Hampir saja Kenan menyerah,ia segera menghentikan langkahnya saat melihat Jessy yang sedang berjalan menuju ke arah kolam yang ada di hotel itu.Kenan bersandar di sebuah pilar besar berwarna putih dengan memasukkan sebelah tangannya ke dalam saku celananya.



Kenan sedang memikirkan bagaimana caranya ia menemui Jessy tanpa dicurigai kalau dia baru saja mengikuti Jessy.Dan seketika ia pun mendapatkan ide.


Oh aku tau caranya,dia kan berjalan kearah sini,aku akan berpura-pura menabraknya saja seolah-olah memang bertemu secara tidak sengaja disini.Hahaha Kenan kau memang sangat cerdas.


Kenan tersenyum dengan apa yang ada dipikirannya,ia pun berjalan perlahan kearah Jessy dengan menundukkan wajahnya agar tidak ketahuan Jessy.Dan "Bbuuggh!!!" Benar saja Kenan menabrak seseorang didepannya,ia melihat dari ujung sepatu orang yang baru saja ditabraknya dan betapa terkejutnya Kenan melihat orang yang baru saja ditabraknya bukanlah Jessy.Mata Kenan terbelalak melihat wanita paruh baya di depannya dengan dandanan menor yang tengah menatapnya dengan kesal.


"Dasar kurang ajar,kurang ajar,KURANG AJARR!!!"Teriak wanita paruh baya itu sambil memukuli tubuh Kenan dengan kedua tangannya.


"Aww maaf Tante,ssaya ti..tidak sengaja,"Ujar Kenan dengan sedikit terbata mengucapkan kalimatnya.


Kemana Jessy ya,oh itu dia.


Apa dia melihatku tadi ya?


Kenan telah salah menebak kemana Jessy akan pergi,ia ternyata berbelok menuju ke tempat lain.


"Dasar kau hidung belang,kau pasti sengaja kan menabrakku dasar modus!"Masih memukuli Kenan sekuat tenaganya."Sorry ya,sekalipun kau menggodaku tapi tetap saja aku tidak tertarik pada berondong sepertimu!"

__ADS_1


Cih siapa juga yang mau menggodamu tante.Duhh apes banget sih aku hari ini ketemu sama yang beginian.Coba saja kalau aku tidak menunduk tadi,pasti aku tidak akan salah menabrak orang.


Kenan pun lari terbirit-birit meninggalkan wanita paruh baya itu yang kelihatannya masih kesal padanya.Ia berlari menyusul Jessy,setelah dirasa cukup dekat ia berjalan dengan lebih pelan dari sebelumnya.


__ADS_2