Jatuh Cinta Lagi

Jatuh Cinta Lagi
TINDAKAN LUCAS


__ADS_3

Udara sejuk pagi hari menambah semangat bagi Jessy.Aura kecantikannya memancar dan membuat matahari pagi ini meredup seolah minder dengan kecantikan Jessy.Pagi ini memang sedikit mendung,tapi itu tak membuat Jessy mengurungkan niatnya untuk pergi ke tempat fitness.


Pagi ini Jessy terlihat begitu sporty dengan menggunakan celana yang sedikit ketat,dan dipadukan dengan tanktop berbahan strech yang dibalut jaket berwarna hitam.Meski terlihat sederhana tapi siapa yang menyangka jika outfit yang dikenakan Jessy pagi ini berharga fantastis,itu karena dari atas sampai bawah Jessy mengenakan outfit yang di produksi oleh Brand kenamaan asal Jerman.


Jessy berjalan menuju loby,disana ia melihat Lucas yang ternyata sudah menunggunya.


"Selamat pagi Nona Jessy,"Berdiri dengan anggukan pelan kala melihat kedatangan Jessy.


"Pagi Lucas,terimakasih sudah datang lebih cepat."


"Iya Nona,saya memang sengaja datang lebih cepat agar anda tidak menunggu saya terlalu lama seperti beberapa waktu yang lalu."


"Baguslah kalau kau mengerti,baiklah ayo kita berangkat!"Ajak Jessy.Ia berjalan dahulu menuju ke area parkir tempat mobil Lucas berada.


"Mari Nona silahkan,"Lucas membukakan pintu mobil untuk Jessy.


"Terimakasih."Jessy lantas masuk kedalam mobil itu.


Perlahan mobil pun melaju dengan kecepatan sedang,Lucas mengemudi dengan tenang.Ia tak bicara sepatah katapun sebelum Jessy membuka bicara.


Dan Jessy memang sengaja tak berbicara apapun selama perjalanan hingga sampai ke tempat tujuan.


"Silahkan Nona,"Lucas kembali membukakan pintu untuk Jessy.


"Terimakasih Lucas,baiklah ayo kita masuk!"Ajak Jessy yang kemudian melesat masuk kedalam tempat Fitness itu.


Sementara Lucas berjalan mengekor dibelakang Jessy dengan membawa tas yang berisikan perlengkapan dan baju ganti Jessy.


"Nona Jessy,saya mengantar anda sampai disini ya dan ini tas anda,"Katanya seraya memberikan tas itu pada Jessy.


"Eh iya terima kasih,kenapa kau terburu-buru Lu?"Tanya Jessy."Lihatlah banyak gadis cantik disini dan mereka juga sexy loh hahahaha,"Kata Jessy sambil menarik tangan kekar Lucas agar ikut masuk ke ruangan yoga itu.


"Nona Jessy lepaskan saya,saya mau keruangan Gym saja,"Katanya sambil berusaha melepaskan tangannya dari Jessy.


"Serioushly? Apa kamu tidak mau berkenalan dulu dengan mereka,lihatlah mereka memandangimu,"Goda Jessy dengan menunjuk kearah kerumunan para gadis yang terlihat memandang kearah Lucas.


"Ti..tidak Nona saya permisi dulu,"Melepaskan tangan Jessy dari lengan kekarnya dan berlari menjauh dari ruangan itu.


"Hey Lucas,kalau kau selalu kaku begitu tiap kali bertemu para gadis lalu kapan kau akan menikah huh? APA KAU MELAJANG SELAMANYA???"Teriak Jessy yang memancing gelak tawa semua orang di ruangan itu.


"Jessy kau kenapa huh?"Tanya instruktur yoga di ruangan itu.


"Eh Kak Ines? Maaf ya aku udah berisik,itu tadi asistenku,"Jawab Jessy.


"Oh yaa,jadi yang dari tadi kau tarik-tarik kemari itu Lucas ya?"


"Iya kak,masih ingat ternyata."

__ADS_1


"Yaa ingatlah,omong-omong kamu kok lama banget enggak datang kesini apa sibuk banget ya?"


"Enggak terlalu sih kak,hanya saja aku sedang malas kemana-mana."


"Hemmm kamu ini ya,kalau udah gendut aja baru deh datang kesini,ya udah yuk gabung sama yang lain kita streching dulu."


Jessy pun menurut dan mengikuti tiap-tiap gerakan Agnes.Sementara itu Lucas yang berhasil kabur dari Jessy terlihat ngos-ngosan.Ia mengatur napasnya,tiba-tiba ia merasakan ponselnya bergetar dan ia pun secepatnya mengeluarkan ponselnya dari saku celananya.Lucas sesegera mungkin mengangkat telepon dari Tuan Besarnya itu.


📞Lucas:"Halo! Selamat pagi Tuan."


📞Tuan Ari:"Selamat pagi Lu,bagaimana keadaan putriku Jessy?"


📞Lucas:"Nona Jessy baik-baik saja Tuan,ini saya mengantarnya ke tempat Fitness sesuai dengan perintah anda kemarin."


📞Tuan Ari:"Baguslah,oh ya bagaimana perihal Heru? Apa kau sudah menemukan cara untuk menghancurkannya? Kau Tau aku sudah sangat muak dengannya."


📞Lucas:"Saya akan segera mencari cara Tuan,"Lucas berhenti bicara sejenak karena melihat seseorang yang tengah dibicarakannya berada tak jauh darinya."Tuan,sepertinya saya sudah menemukan caranya,dia ternyata juga ada ditempat ini Tuan."


📞Tuan Ari:"Baiklah ku serahkan semua padamu Lu,aku akan menunggu kabar baik darimu!"


Tuut...tuut...tuuuut...


Sambungan telepon keduanya terputus.Lucas memperhatikan gerak-gerik Heru dari kejauhan yang nampak sedang fokus mengangkat barbel.


Lucas yang juga bertelanjang dada itu turut mengangkat barbel berpura-pura agar Heru tak melihatnya dan mencurigainya.



"Ada apa Tuan anda memanggil saya?"Tanya Wanita itu.


"Nona apakah anda mau uang? Saya akan memberi uang dengan jumlah yang tidak sedikit bila anda mau membantu saya."


"Memangnya apa yang bisa saya bentu Tuan?"


"Kemarilah Nona,"Lucas membisikkan rencananya pada wanita itu,dan wanita itu mendengarkan dengan seksama dengan sesekali menganggukan kepalanya memahami apa yang Lucas katakan."Bagaimana Nona,apakah anda mau bekerja untuk saya?"


"Baiklah Tuan,saya begitu tertarik dengan tawaran anda."


"Baiklah kalau begitu lakukanlah dengan baik!"Pintanya.


Wanita itu lantas berjalan mendekati Heru yang masih sibuk berkutat dengan alat pembentuk otot utu.


"Ehhem,permisi Tuan apakah anda bisa membantu saya?"


Mendengar wanita itu Heru langsung menghentikan aktivitasnya.


"Tentu saja Nona,apa yang bisa saya bantu?"

__ADS_1


"Tapi sebelumnya perkenalkan nama saya Vania,"Menjulurkan tangannya.


"Oh ya nama yang bagus,anda bisa memanggil saya Heru."


"Begini Tuan Heru,saya masih baru pertama kali disini dan saya belum berpengalaman mengangkat barbel,"dengan nada manjanya."Kalau saya lihat anda begitu ahli mengangkat barbel,bolehkah anda mengajari saya?"


"Hahaha,saya tidak begitu ahli kok tapi baiklah karena anda meminta saya akan membantu anda."


Hmmm,boleh juga nih cewek bodynya sexy banget gak kayak siska yang udah mulai kelihatan gendut banget.


Heru berdiri dan membantu Vania mengangkat barbel,selama beberapa menit semua berjalan lancar namun tiba-tiba Vania "Awww lengan aku!!!"Pekiknya.


"Ya ampun Nona Vania apakah anda baik-baik saja?"Tanya Heru yang terlihat panik.Dan ia meletakkan barbel kembali ke tempatnya.


"Lengan saya Tuan rasanya sakit sekali,"Keluhnya.


"Anda mungkin cidera karena baru pertama kali mengangkat beban,kalau boleh tau disebelah mana Nona siapa tau saya bisa membantu?"


"Sebelah sini Tuan," Kata Vania sambil mengarahkan tangan Heru ke pangkal lengannya.Ia menatap Heru dengan tatapan sayu yang begitu menghanyutkan.


Kenapa dia menatapku seperti itu?


Dan dengan secepat kilat Vania menarik tangan Heru yang membuatnya tertindih tubuh Heru.Tangan kiri Vania masih memegang tangan Heru sementara tangan kanannya berusaha menyingkap pakaiannya ke atas yang membuat setengah bagian dadanya terlihat.Heru yang melihatnya begitu bergairah ia menelan ludahnya dan langsung mencium bibir Vania dengan rakusnya.Sementara itu Vania juga membalas ciuman Heru yang tak kalah panasnya,dia bahkan begitu senang Heru terjerat perangkapnya.Setelah membiarkan Heru menikmati bibirnya selama beberapa menit Vania pun melepaskan ciuman itu.


"AAAAAA TOLOOOONG!!! SIAPAPUN TOLOONG AKU!!! TOLOOONG!!!"Teriak Vania yang langsung membuatnya sebagai pusat perhatian.


Beberapa orang berlari kearahnya dan memergokinya dengan posisi tubuhnya masih tertindih tubuh Heru.


"Nona apa yang...Astaga Tuan Heru apa yang anda lakukan!!!"kata seseorang ynga langsung menarik lengan Heru agar menjauh dari tubuh Vania.


"Tuan ini ingin melecehkan saya,kalian lihat sendiri kan tadi dia berusaha menindih tubuh saya."


"Hey apa katamu? Kenapa kau memutar balikkan fakta huh jelas-jelas tadi kau yang menarikku duluan!!!"Seru Heru membela dirinya.


"Hey sudahlah Tuan Heru jangan mengelak,kami lihat sendiri kok tadi apa yang anda lakukan,"Kata seseorang.


"Iya Benar,saya juga melihatnya tadi,"Imbuh seseorang lagi.


Semua orang berkerumun dan mereka saling berbisik sama-sama menuduh dan menyalahkan Heru.Mendengar suara keributan itu dua orang satpam pun turun tangan dan membawa Heru dan Vania ke tempat yang lebih aman.


Mereka berdua dibawa ke ruangan owner tempat Fitness itu.Keduanya di interogasi disana.


Sementara Lucas yang bersandar ditembok dengan santai nampak menyunggingkan senyumnya.Senyum yang sarat akan arti,ia rupanya telah mengabadikan kejadian tadi di ponselnya.Ia akan menjadikan ini sebagai senjata untuk menghancurkan hidup Heru.



Lihatlah Heru apa yang aku akan lakukan nanti.Kau sudah berani membuat Nona Jessy terluka maka kau juga harus siap untuk hancur.

__ADS_1


__ADS_2