Jatuh Cinta Lagi

Jatuh Cinta Lagi
MAKAN MALAM BERSAMA PRESDIR KIM


__ADS_3

Di Restoran miliknya,Jessy nampak membolak-balik lembar demi lembar berkas laporan.Ia nampak serius sekali.


"Lucas semua berkas laporan sudah aku cek dan hasilnya cukup memuaskan.Terima kasih sudah membantu aku dalam mengelola bisnisku,dan aku berharap kamu bisa mempertahankan prestasimu itu,"Mengembalikan berkas itu pada pria didepannya.


"Iya Nona,Terima kasih kembali.Saya senang jika anda puas dengan hasil kerja saya.Saya berjanji mempertahankan prestasi saya dan terus memperbaiki kinerja saya."


"Iya Lucas aku memang tidak salah mengandalkanmu."


"Terimakasih Nona.Baiklah kalau begitu saya permisi dulu,saya mau melanjutkan pekerjaan saya,"Berdiri dan membungkuk memberi hormat pada Jessy,kemudian pergi meninggalkan Jessy.


Jessy pun kembali menyantap makanan yang ada dihadapannya.Saat sedang enak-enaknya menikmati makanannya,terdengar suara seorang pria memanggil namanya.Pria itu tak lain adalah Kenan yang rupanya sedang ingin sarapan ditempat itu bersama Roy.Kenan pun langsung menghampiri Jessy.Sebelum sampai dimeja tempat Jessy,Kenan berbisik sesuatu pada Roy."Roy kau carilah tempat duduk yang lain ya,aku mau menghampiri Nona Jessy dulu".Roy mengangguk menuruti perintah Tuan mudanya.


"Nona Jessy,senang bertemu anda lagi.Apa anda juga sering sarapan ditempat ini?"


"Eh Tuan Kenan mari Silahkan duduk.Saya disini memang sedang sarapan sekaligus mengecek beberapa berkas laporan,"Sambil mengelap bekas makanan dipipinya dengan menggunakan tisu.


"Berkas laporan?"Mengernyitkan dahinya.


"Iya Tuan,kebetulan saya adalah pemilik Restoran ini.Oh ya biar saya pesankan makanan untuk anda Tuan."Lalu Jessy segera memanggil pelayan dan memesankan beberapa makanan dan juga untuk Kenan.


"Wah luar biasa sekali anda Nona diusia yang masih muda anda sudah sukses mendirikan restoran mewah seperti ini."Kenan terkagum-kagum pada kesuksesan Jessy.


"Tidak Tuan anda terlalu berlebihan memuji saya,saya kan hanya meneruskan bisnis orangtua saya."


"Ah sama saja Nona,saya perhatikan restoran anda ini juga banyak cabangnya dan tersebar diseluruh Indonesia.Pasti itu juga berkat kerja keras anda."Sambil mulai menyantap makanan yang sudah datang.


Ditengah percakapan Jessy dan Kenan,tiba-tiba ponsel Jessy bergetar.Jessy lantas segera mengeceknya,ternyata Eka mengiriminya beberapa pesan singkat yang isinya tentang Heru.


Suamiku memang hebat,ia sangat berprestasi dikantornya hingga ia mendapat posisi Direktur.Tapi sungguh sangat disayangkan,prestasi itu harus dikotori dengan ketidaksetiaannya.


Selang beberapa menit,kini giliran ponsel Kenan yang berdering dengan suara nyaring.Rupanya seseorang menelponnya,Kenan pun segera mengangkat teleponnya.


📞"Halo Presdir Kim,Selamat pagi.Ada perlu apa anda menelpon saya.Apakah ini ada kaitannya dengan Siska?"Mendengar Kenan menyebut nama Siska dan Presdir Kim,sontak Jessy langsung meletakkan ponselnya dan menguping pembicaraan Kenan.

__ADS_1


📞"Oh jadi seperti itu,baiklah akan saya usahakan hadir nanti malam.Baiklah sampai jumpa kembali."Setelah percakapannya berakhir,Kenan meletakkan ponselnya kembali dan melanjutkan makan.


Jessy yang merasa penasaran dengan orang yang disebut Kenan tadi lantas memberanikan diri untuk bertanya.


"Maaf Tuan tadi saya tidak sengaja mendengar anda menyebut nama Presdir Kim?."


"Iya Nona,apakah anda mengenalnya.Dia adalah kakek dari Siska tunangan saya.Dia menelpon saya karena ingin mengundang saya makan malam nanti.Dia ingin merayakan bergabungnya Siska di perusahaan dan juga merayakan pencapaian Direktur oleh orang diperusahaanya."


Apa ini hanya kebetulan saja atau jangan-jangan memang orang yang dimaksud itu adalah Mas Heru.ASTAGA!!! Berarti Mas Heru mengencani cucu Presdir.


"Aaah tidak Tuan Kenan saya hanya memastikan saja apakah Presdir Kim yang anda maksud adalah Pimpinan di perusahaan tempat Mas Heru bekerja atau bukan.Karena tadi juga mendapat kabar kalau suami saya baru saja dipromosikan jadi Direktur."


"Oh ya,Benarkah?Kenapa bisa jadi kebetulan gitu ya."


"Entahlah Tuan mungkin memang hanya kebetulan saja."Jessy mengangkat kedua bahunya.


Setelah berbincang lama Kenan memutuskan pergi untuk kembali kekantornya.Sementara Jessy kembali memperhatikan ponselnya,ia masih menerka-nerka apakah benar Siska adalah cucu Presdir Kim.Ia berada di Restoran itu hingga sore hari karena ia juga turun tangan membantu juru masak untuk memasak menu western andalan direstorannya itu,ia jadi ingat awal mula orangtuanya merintis bisnisnya dari nol saat ia masih kecil dulu.


Mama papa aku rindu kalian,maafkan aku belum bisa menceritakan masalah rumah tanggaku.Aku tak ingin menyakiti hati kalian.


Matahari sudah mulai tenggelam kembali ke peraduannya.Jessy bergegas pulang,sungguh hari yang melelahkan bagi Jessy namun ia bahagia melakukan hal ini.


Sesampainya dirumah,nampak mobil Heru sudah terparkir ditempatnya.Jessy pun segera masuk kedalam rumahnya.Ia menghampiri yang duduk santai sambil nonton tv.


"Selamat ya Mas atas pencapaianmu,aku tadi dikabari Eka,"Mengulurkan tangannya.


"Terimakasih Sayang,tadi memang aku baru dipromosikan sebagai Direktur oleh Presdir Kim.Oh ya bicara soal Presdir Kim,Dia mengundang aku makan malam dirumahnya malam ini.Dia juga mengundangmu,apakah kamu mau datang bersamaku?,"Sambil memegang tangan Jessy.


"Entahlah aku tidak yakin,aku merasa lelah hari ini,"Melepaskan tangannya dari pegangan Heru.


"Tak apa jika kamu tidak bisa hadir,aku akan menyampaikannya pada Presdir Kim."


Jessy meninggalkan Heru begitu saja,ia menuju kekamarnya.

__ADS_1


Saat ia hendak menanggalkan bajunya,ia tak sengaja menginjak sebuah kertas disamping tempat sampah yang berada dikamarnya itu.Ia langsung membaca kertas itu yang ternyata adalah kertas hasil tes laboratorium yang menyatakan bahwa Siska positif hamil dan kini usia kandungannya masih menginjak delapan minggu.Mungkin karena Heru merasa panik makanya ia berusaha membuang kertas itu namun meleset dari tempat sampah.Sepertinya dewi fortuna sedang berpihak pada Jessy.Seketika Jessy mendapatkan ide cemerlang.


Aku akan hadir diacara makan malam itu.Aku akan membongkar kedok suamiku dihadapan Presdir Kim dengan membawa kertas ini dan juga menunjukkan foto Mas Heru bersama wanita itu yang sempat aku simpan beberapa waktu yang lalu diponselku.Aku ingin Mas Heru mengakhiri kamuflasenya,Presdir Kim pasti amat memuji suamiku itu tanpa ia sadari bahwa Mas Heru telah melanggar peraturan yang ada di perusahaan.Bersiaplah Mas.


Jessy pun bergegas membersihkan tubuhnya.Setelah itu,kini dia memakai dress berwarna broken white dengan model yang begitu elegan dan ia juga memoles wajahnya dengan make up semi bold yang membuat aura kecantikannya memancar.Saat ia merapikan rambutnya didepan cermin,terlihat Heru yang juga sudah berpakaian rapi dengan setelan jas yang pas ditubuhnya. Heru tercengang melihat Jessy yang sudah berpakaian rapi dan terlihat cantik dan anggun sekali.




"Sayang kamu mau kemana,cantik sekali kamu malam ini,"Memeluk Jessy dari belakang.


Jessy yang merasakan itu sontak langsung melepaskan tangan Heru dari pinggangnya.


"Tentu saja untuk menghadiri undangan makan malam dari Presdir Kim."


"Bukannya tadi kamu bilang gak mau hadir ya?,"Mengernyitkan dahinya.


"Aku tadi bilang tidak yakin,bukannya gak mau.Lagipula ini kan pertama kali aku makan malam bersama Presdir Kim jadi aku tidak mau menyia-nyiakannya."


Apa itu tandanya dia sudah memaafkanku? Apa tidak apa-apa jika dia bertemu Siska kembali disana nanti?


"Baiklah jika itu maumu.Kalau begitu ayo kita segera berangkat,aku tidak ingin Presdir Kim menunggu kita terlalu lama."


Jessy pun menurut.Mereka berdua berangkat semobil,didalam mobil mereka berdua tidak ada yang bersuara.Jessy hanya diam saja karena ia sedang bersiap untuk hal besar yang akan terjadi.


Akhirnya mereka sampai disebuah rumah yang bisa juga disebut sebagai istana karena kemegahannya.Dengan pilar-pilar besar dan dengan didominasi warna gold menambah kesan mewah bagi rumah Presdir Kim itu.Setelah memarkirkan mobilnya,Heru mengajak Jessy masuk kedalam rumah Presdir Kim.Melihat kedatangan Heru dan Jessy Presdir Kim langsung menyambutnya dan mengajak Jessy dan Heru berkeliling sebentar.Setelah tour rumah mewah Presdir itu selesai,kini Jessy dan Heru diarahkan ke sebuah ruang makan yang mewah dengan meja panjang dan kursi berwarna emas yang mengelilinginya.Disana sudah nampak Siska dan Kenan sudah duduk menanti kedatangan mereka.


Itu kan Tuan Kenan.Aaaaa berarti semua dugaanku benar.Ternyata selama ini Mas Heru mengencani cucu dari pimpinannya sendiri.


"Tuan Heru dan Nona Jessy,perkenalkan ini adalah Kenan.Dia adalah calon cucu menantu,dia adalah tunangan cucuku yang cantik ini.Oh ya Nona Jessy ini adalah Siska cucu saya."Kenan dan Siska seketika berdiri dan membungkuk memberi hormat dilanjut dengan berjabat tangan dengan Jessy dan Heru.


Cih malas sekali aku melihat wanita itu.

__ADS_1


"Mari silahkan duduk tuan."Tak butuh waktu lama setelah Jessy dan Heru duduk,para pelayan langsung mengantarkan beberapa makanan dan minuman ke meja itu.


Semua orang dimeja itu nampak senang kecuali Jessy dan Kenan yang sudah tau rahasia besar antara Heru dan Siska.Jessy menyantap makanan dihadapannya dengan malas,tak perduli seberapa enaknya makanan itu rasanya dilidah Jessy menjadi hambar karena ia harus menyaksikan drama ini.Sementara Heru dan juga Siska nampak santai-santai saja seolah tak pernah terjadi apapun diantara mereka.


__ADS_2