Jatuh Cinta Lagi

Jatuh Cinta Lagi
TERCYDUK


__ADS_3

Langit senja telah menampakkan warna jingga nan indah pertanda malam akan segera datang.Heru pulang kerumah dengan terburu-buru.Begitu selesai memarkirkan mobilnya kedalam garasi,ia bergegas masuk kedalam rumah dengan sedikit berlari.Ia langsung masuk kedalam kamarnya dan mencari ponselnya yang ketinggalan tadi pagi.


Apa dia sudah membuka ponselku ya.


Tapi posisinya sepertinya tidak berubah.


Heru memeriksa ponselnya yang ternyata posisinya masih sama seperti terakhir kali ia meletakkannya.Begitu pula isinya masih sama,dan masih ada beberapa pesan baru yang belum terbaca.Ada juga beberapa panggilan tidak terjawab dari Siska,pertanda kalau ponselnya tidak dipegang oleh siapapun.Meski begitu Heru tetap saja masih merasa gelisah karena takut jika kebohongannya terbongkar oleh Jessy.


Sepertinya masih aman,Eh tapi dia kemana ya.


Heru sepertinya tidak sadar jika dari tadi tidak ada Jessy menyambutnya pulang.Ia langsung mencari kemana keberadaan istrinya di segala sudut rumah megah itu namun ia tak menemukannya.Yang ia temukan hanya tiga orang asisten rumah tangga yang bekerja dirumahnya.Heru kemudian bertanya pada ketiga asisten rumah tangganya dimana Jessy berada,namun mereka juga tidak tau kemana jessy pergi.Mereka mengatakan bahwa Majikan perempuan mereka itu pergi sejak pagi namun tidak mengatakan kemana tujuannya.Akhirnya Heru pun memutuskan untuk menelpon Jessy.


Ayolah angkat telponnya


Heru mondar-mandir kesana-kemari karena Jessy tak kunjung mengangkat telponnya.Sementara itu ditempat lain Jessy yang mengetahui bahwa suaminya menelpon,sengaja mengabaikan.Ia menunggu hingga panggilan kelima barulah diangkatnya telpon dari Heru.


📞Jessy:"Halo ada apa Mas."


📞Heru:"Sayang kamu ada dimana,kok gak bilang aku dulu kalau mau keluar rumah.Kamu juga gak bilang ke Mbak Darmi mau kemana,"(sok khawatir).


📞Jessy:"Iya maaf aku tadi buru-buru soalnya mama nelpon aku karena ada hal penting yang mau dibicarakan,jadi aku gak sempet bilang ke Mbak Darmi.Tapi aku juga udah sempet telpon kamu tapi nggak kamu angkat,"Menjelaskan secara rinci.


📞Heru:"Masak sih?"Heru nampak tidak yakin dengan apa yang dikatakan jessy.


📞Jessy:"Iya Mas,coba aja cek Hp kamu."


Astagaa ia benar ada tiga missed calls dari dia tapi tenggelam karena lebih banyak telpon dari Siska.Kalau begitu berarti dia gak tau kalau Hp aku ketinggalan.


📞Jessy:"Mas,Mas,MAAAAS!!!"Mulai kesal karena Heru lama terdiam.


📞Heru:"Eh..i..iya ada tiga missed calls dari kamu maaf ya sayang tadi aku sibuk banget dikantor jadi gak sempet liat Hp."


Hey tunggu dulu,apa dia bilang?


Kok Mas Heru malah berdalih kalo dia sedang sibuk tadi,bukannya bilang kalo Hpnya ketinggalan.ASTAGAAAA!!! dia bohong lagi.


📞Jessy:"Oh gitu ya Mas ya udah gak apa-apa,Oh ya Mas sepertinya malam ini aku bermalam disini deh kan udah lama aku gak kesini.Gak masalah kan kalo aku pulang besok pagi."


📞Heru:"Yaudah gak masalah,salam buat mama ya Sayang.Aku mau istirahat dulu.I love you Sayang."

__ADS_1


📞Jessy:"Iya i love you too Mas."


Heru pun mengakhiri panggilannya dengan kata cinta andalannya.


Cih yang benar saja,kalau kau memang mencintaiku kau takkan menduakanku Mas.


*****


Pagi itu Jessy langsung berpamitan pada mamanya untuk pulang.Walaupun tengah diterpa masalah rumah tangga,namun Jessy memilih untuk tidak menceritakannya pada mama maupun papanya karena Jessy tak ingin mereka jadi kepikiran.


"Ma Pa aku pulang dulu ya,sehat-sehat disini ya,"Sambil memeluk kedua orang tuanya.


"Iya kamu hati-hati,"Ucap ayah Jessy sambil memegang tangan putrinya tersebut.


"Iya nak Mama doain semoga rumah tangga kamu langgeng terus,"Imbuh Mama jessy.


Seketika jantung Jessy berdetak cepat.Sepertinya Mamanya memiliki feeling yang tidak enak tentang rumah tangga anaknya padahal Jessy belum mengatakan apapun.


"Iya Ma Pa, daaah..."


Jessy berlalu meninggalkan kediaman kedua orang tuanya.Seketika ia tenggelam dalam pikirannya.Sampai saat ini Jessy masih belum tau siapa sebenarnya wanita simpanan suaminya.Ia hanya tau foto dan namanya saja dan belum pernah bertemu dengan wanita itu.Ia juga tidak tau akan jadi apa wanita itu jika bertemu dengannya nanti karena memang Jessy benar-benar merasa geram.


Karena memang jarak dari rumah Mamanya ke rumah Jessy tak begitu jauh,tak lama kemudian Jessy pun akhirnya tiba di kediamannya.Saat memarkirkan mobilnya digarasi,Jessy sudah tak melihat mobil suaminya disana.Sepertinya Heru sudah berangkat ke kantor.


Eh tapi sekarang kan weekend,pergi kemana dia.


Jessy segera masuk dan bertanya kemana perginya Heru pada mbak Darmi,Lail,dan Jajang.Dan mereka mengatakan kalau Heru berpamitan untuk pergi ke rumah Presdir.


Memang ada urusan penting apa weekend gini sampai gak libur.


Kini setelah tau kebohongan suaminya,Jessy jadi lebih sering menaruh curiga pada Heru.Ia jadi sulit membedakan mana perkataan Heru yang jujur dan yang bohong.


*****


Waktu menunjukkan pukul 11:20 WIB.Nampak Jessy sedang terburu-buru mengemudikan mobilnya setelah membaca pesan dari Eka yang mengatakan bahwa Heru sedang bersama seorang wanita di sebuah Mall.Setelah 30 menit mengemudi akhirnya Jessy sampai pada sebuah Mall besar yang diberitahu Eka.Ia lantas segera mencari dimana keberadaan Eka,dan tak lama Jessy menemukannya.


"Eka dimana kamu lihat suamiku?,"Dengan sedikit ngos-ngosan karena tadi sedikit berlari mencari Eka.


"Tadi aku lihat Heru disitu,"Menunjuk salah satu toko Tas Branded.

__ADS_1


"Terus sekarang mana?."


"Gak tau tadi aku kehilangan mereka pas nyari kamu."


"Ya udah aku cari Mas Heru lagi,mungkin aja dia masih ada di sekitar sini,"Berjalan meninggalkan Eka.


"Hey Jess tunggu aku ikut,"Berlari mengejar sahabatnya.


Setelah berjalan agak lama akhirnya Jessy menemukan Heru di sebuah Restoran yang ada di Mall besar itu.Jessy mundur beberapa langkah sambil menarik lengan Eka kemudian berbalik membelakangi Restoran itu,ia mencari cara bagaimana agar wajahnya tak terlihat oleh Heru.


Gimana ya biar gak kelihatan sama Mas Heru kalau aku juga disini.


Oh aku tau pakai ini aja.


"Ka aku pinjam ini ya,"Jessy mengambil syal berbahan sifon yang dikenakan pada leher Eka kemudian memakainya sebagai kerudung untuk menutupi sebagian wajahnya.


"Iya pakai aja."


Jessy dan Eka memilih meja yang letaknya tak cukup jauh dari meja Heru,hanya berjarak satu meja dibelakang Heru.Jessy mengawasi gerak-gerik sang suami yang tengah bermanja-manja dengan wanita lain.Sementara dari kejauhan juga tampak seorang pria yang sedang mengawasi meja yang sama dengan yang diawasi oleh Jessy.Hati Wanita mana yang sanggup bila mendapati suaminya sedang bermesraan bersama wanita lain,begitu pula Jessy.Dadanya terasa sesak melihat pemandangan ini.Dan yang makin membuat darah Jessy mendidih adalah saat wanita itu menyodorkan sebuah testpack pada Heru.Karena posisinya tidak terlalu jauh dari meja Heru,Jessy bisa mendengar jelas percakapan antara suaminya dan wanita itu.


"Mas aku hamil anak kamu,"Sambil memegang tangan Heru.


Jessy yang mendengar kalimat itu sontak berdiri dan berjalan menuju meja Heru.Sementara itu seorang pria yang sama mengawasi meja Heru dan Siska itu hendak berdiri namun mengurungkan niatnya karena melihat Jessy terlebih dulu mendatangi Meja Heru dan Siska.


Hah,siapa wanita itu.


Pria itu kembali duduk seperti posisi semula.Sementara itu Jessy yang emosinya sudah tak terbendung lagi spontan marah dan "GUBRAKKKK!!!" Ia membalikkan meja yang ditempati Heru dan Siska.Meja yang terbuat dari kayu yang tak begitu berat itu seketika terbalik beserta semua makanan yang ada diatasnya.Jessy,Heru,dan Siska seketika menjadi pusat perhatian orang yang ada di Restoran itu,bahkan orang yang tadinya lalu lalang didepan Restoran itu sengaja berhenti hanya untuk sekedar melihat keributan apa yang sedang terjadi di tempat itu.


"Astaga,Barbar sekali wanita itu."Pria yang tadi mengawasi Heru dan Siska merasa keheranan dengan tingkah Jessy.Ia masih memperhatikan secara seksama.


"PLAKKK,"Satu tamparan keras mendarat dipipi kanan Heru.


"MAS KAMU TEGA SEKALI MENDUAKAN AKU...KAMU KAN UDAH PUNYA AKU KENAPA KAMU MASIH MAIN GILA DENGAN WANITA INI,LALU APA ARTI LIMA TAHUN PERNIKAHAN KITA BUAT KAMU HAH!!!"Jessy meluapkan emosinya yang sudah tak terbendung lagi.


"DAN KAMU!!! HEY PEREMPUAN J****G BERANI SEKALI KAMU MENGUSIK RUMAH TANGGAKU,APA KAMU TIDAK LAKU KALAU TIDAK MENGANGGU SUAMIKU.APA TIDAK ADA LAGI LAKI-LAKI LAIN DILUAR SANA SELAIN SUAMIKU HAH!!!!"Sambil menunjuk-nunjuk Siska.Heru dan Siska selaku tersangka hanya diam saja,karena mereka juga tak diberi kesempatan bicara oleh Jessy.


Sementara itu Eka yang melihat sahabatnya emosinya memuncak cepat-cepat menghampiri dan berusaha memegang Jessy agar tidak semakin kalap.


"Aku kecewa sama kamu Mas."Jessy emosinya mereda,tangisannya pun pecah.Ia berlari meninggalkan tempat itu dengan membawa segenap luka yang menusuk hatinya.Ia mempercepat langkahnya menuju area parkir karena ia ingin cepat-cepat menghilang dari tempat itu.

__ADS_1


Siska



__ADS_2