JODOHKU..

JODOHKU..
PULANG


__ADS_3

Hari ini, aku sudah diperbolehkan oleh dokter pulang, karena menurut dokter kondisiku sudah stabil dan pulih.  Akhirnya aku bisa menghirup udara segar. Rudi membantuku untuk mengemasi semua barang barangku. Tiba tiba dia menatapku.


"Ada apa? Apa ada yang salah dengan wajahku?" Tanyaku sambil memegang pipiku. Rudi hanya tersenyum tak menjawab.


"Malah ketawa. Apa yang lucu? Gak jelas banget sih kamu." Kataku. Rudi tetap tersenyum tanpa mengeluarkan satu kata pun.


(Hening)


"Kamu tetap gak akan kasih tau keluarga kamu tentang kondisi kamu?" Tanya Rudi memecahkan keheningan.


Aku hanya menggelengkan kepala tanpa menjawab sepatah katapun.


"Kenapa?" Tanya Rudi lagi.


"Aku gak mau mereka khawatir. Aku gak mau mereka tau tentang hal bodoh yang aku lakukan." Terangku


"Ya sudah. Kamu udah selesai beres beresnya? Kalau sudah ayo kita pulang." kata Rudi

__ADS_1


Aku hanya menggangguk tanda mengiyakannya. Aku dan Rudi keluar dari Rumah sakit. Aku merasakan udara segar yang lama tidak aku merasakannya. "Aku rindu dengan udara sesegar ini" Kataku dalam hati. Setelah puas merasakan segarnya udara luar, aku dan Rudipun pulang menuju kost'anku. Setelah sampai di kost aku duduk untuk beristirahat. Meskipun dokter mengatakan bahwa kondisiku sudah pulih tapi dokter tetap menyarankan aku untuk tetap istirahat di rumah, belum boleh terlalu banyak beraktifitas, belum boleh terlalu lelah katanya.


Rudi meletakkan semua barang barang bawaanku dari Rumah sakit. Dia membereskannya. Aku hanya di suruhnya istirahat, gak boleh nyentuh apapun. Takut aku kelelahan. Aku hanya nurut apa yang dia katakan. Duduk sambil melihat dia membereskan kost'ku. Aku sangat berterimakasih kepadanya, karena kalau bukan karena dia mungkin aku akan merasa kesepian dan tak tau harus bagaimana.


Setelah selesai membereskannya, aku menyuruhnya mandi dan beristirahat. Baru istirahat sebentar saja dia langsung pamit keluar untuk membeli makan. Aku hanya menggangguk. Belum juga lama ditinggal Rudi keluar, aku sendiri dan merasa sangat sepi. Hampir setengah jam aku menunggu, dan akhirnya dia  kembali. Dia menyuruhku makan dan minum obat lalu beristirahat. Kami berdua makan. Selasai makan, akupun meminum obat yang sudah dia sediakan.


"Aku akan pulang setelah kamu tidur." kata Rudi yang sempat membuatku terharu karena perhatiannya. Aku hanya tersenyum.


Aku merasa tak enak kepadanya karena sudah seharian dia mengurusku, aku langsung bergegas tidur setelah meminum obatku, agar dia bisa beristirahat. Setelah beberapa saat aku terlelap, aku mendengar langkahnya yang beranjak meninggalkan aku. Aku mungkin akan merasa sepi tapi aku sudah cukup merepotkannya seharian ini. Aku hanya tetap tertidur menuruti apa yang dia katakan. Aku ingin kondisiku sepenuhnya segera pulih agar aku tak merepotkannya lagi.


Keesokan harinya, sebelum dia berangkat kerja, dia mampir ke kost'anku untuk membawakan aku makanan untuk sarapan. Dia mengetuk pintu..


Aku bergegas membukanya. Aku kaget ternyata Rudi yang datang.


"kenapa pagi pagi sudah sampai sini? Bukannya kamu harus bekerja?" Tanyaku penasaran


"Iya. Aku hanya mampir nganter sarapan buat kamu. Kalau gak gini pasti kamu gak akan makan." Katanya sambil mengelus kepalaku.

__ADS_1


Aku hanya tersenyum kepadanya.


"Jangan lupa makan dan minum obatnya juga." Kata Rudi menunjukkan perhatiannya


"Siap bhawel." kataku


"Kamu kalau gak di bawelin mana mau nurut sih?" Katanya sambil mencubit pipiku


Aku hanya memjawabnya dengan senyuman.


"Ya udah cepetan makan. Aku mau berangkat kerja dulu." Pamitnya


"Iya aku makan, biar cepat sembuh, biar gak ngrepotin kamu lagi." Kataku


"Aku gak ngrasa kamu repotin kok. Justru senang aku bisa bantuin kamu." Kata Rudi


Aku hanya tersenyum. Lalu Rudi bergegas meninggalkanku. Aku melambaikan tangan untuknya. Dia pun membalas dengan lambaian tangan juga.

__ADS_1


Aku tak tau apa yang harus aku lakukan di kost sendiri. Gak ada siapapun, sunyi sepi. Tetangga kost'pun kebanyakan bekerja dan kuliah. Jadi pagi gini tidak ada makhluk. Aku hanya menyibukkan diriku membaca novel yang dulu aku beli waktu aku SMA. Bosan membaca aku main game di handphone. Hanya itu yang bisa aku lakukan karena terlalu sepi.


__ADS_2