JODOHKU..

JODOHKU..
IJAB QABUL


__ADS_3

Tujuh hari telah berlalu. Hari dimana aku jalani dengan rasa rindu yang kian menyiksa. Kini tiba saatnya hari dimana akan memulai lembaran baru bersama. Hari ini adalah hari pernikahanku dengan Adi. Hatiku sangat bahagia, akhirnya hari dimana takdir menyatukan aku dan Adi telah tiba. Sudah begitu lama aku dan dia menantikannya. Namun, disisi lain ada rasa rasa takut yang amat dalam. Aku khawatir dan takut jika semua tak akan berjalan sesuai dengan apa yang aku harapkan. Detak jantungku berdetak begitu cepat, tubuhku terasa gemetar. Apa yang harus aku lakukan?


Hari ini aku bangun pukul 05.00 WIB. Aku pergi mandi kemudian sholat, habis itu pukul 05.30 aku bersiap untuk di make up. Karena aku akan nmenjadi ratu dalam sehari, maka aku harus di rias semaksimal mungkin. Jadi aku di rias oleh senior dari perias itu sendiri. Acara hari ini akan di mulai pikil 08.00 WIB untuk ijab Qabul, kemudian di lanjutkan resepsi.


Pukul 07.45 aku selesai di make up.Aku tinggal menunggu Adi dan rombongan yang mengantarkannya tiba di rumahku untuk menjadi saksi ijab Qabul kami. Tepat pukul 08.00 rombongan Adi tiba, dan langsung menuju tempat dimana akan di laksanakann ijab Qabul. Setelah lima belas menit menunggu Bapak Penghulu akhirnya tiba di tempat acara. Mengetahui Penghulu sudah datang, hatiku semakin tak karuan rasanya. Detak jantungku berdetak semakin kencang, dan tubuh semakin gemetaran. Aku hanya mondar mandir, kesana kesini di ruang rias karena rasa khawatirku. Aku hanya bisa berdoa semoga semua lancar. Aku hanya menunggu Ijab Qabul dengan rasa khawatir di dalam ruang rias.


Setelah beberapa menit beristirahat,Bapak Penghulu mulai memulai acara Ijab Qabul kami. Hatiku mulai tak tenang. Tanganku terasa dingin. Terkadang aku hanya menggigit kuku jariku karena rasa khawatir yang aku rasakan. Pak Penghulu mulai berbicara tanda memulai acara.


"Assalamu'alaikum wr wb". Salam Pak Naib


"Wa'alaikumsalam wr wb." Jawab semua saksi yang ada di dalam ruang Ijab Qabul.


"Saudara Adi Nugroho, apakah Anda sudah siap melaksanakan Ijab Qabul?" Tanya Bapak Penghulu kepada Adi


"InsyaAllah siap pak." Jawab Adi


"Tegang amat mas. Santuy saja mas. Gak sabar ya?" Goda Bapak Penghulu

__ADS_1


Adi hanya tersenyum diam tak menjawab.


"Bapak Sholeh, Anda ingin menikahkan saudara Adi Nugroho dengan saudari Vina Kusumawati sendiri atau pasrah wakil kepada saya?" Tanya Pak penghulu kepada Bapakku.


"Saya wakilkan kepada Bapak Penghulu." Kata Bapakku


"Baiklah karena Bapak sudah pasrah kepada saya, maka saya mulai saja ya acara ijab Qabulnya." Kata Pak Penghulu


"Iya pak." jawab para saksi serentak


"Saudara Adi, mau latihan dulu atau mau latihan dulu?" Tanya Pak penghulu kepada Adi


"WAh bener bener udah gak sabar ini. Gak perlu pemanasan. (hahahaha)" Kata pak penghulu sambil tertawa


Saksi yang hadirpun ikut tertawa mendengar candaan penghulu tersebut. Akupun tertawa mendengar candaannya.


"Baiklah mari kita mulai. Bismillahirrahmanirrahim Saudara Adi Nugroho Bin Rahmad." Kata pak penghulu sambil menjulurkan tangannya untuk berjabat tangan kepada Adi.

__ADS_1


"Saya." Jawab Adi sambil membalas uliuran tangan pak penghulu


"Saya nikahkan saudara dengan Vina Kusumawati binti Sholeh dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan emas 5 gram dibayar tunai." Kata pak penghulu mengijabkan Adi


"Saya terima nikahnya Vina kusumawati binti Sholeh dengan mas kawin tersebut tunai." Qabul Adi dengan lancar


"Bagaimana Bapak/Ibu saksi? SAH?" Tanya Bapak penghulu


"SAAAAHHHHH" Jawab para saksi


"Alhamdulillah. Al fatihah." kata Bapak penghulu


"Alhamdulillah." Kataku merasa sangat lega akhirnya saahh.


Aku datang ke tempat Ijab Qabul dengan di dampingi tanteku. Aku duduk di sebelah Adi.


"Sekarang sudah sah mbak." Kata Bapak penghulu

__ADS_1


Aku hanya tersenyum kepadanya.


Aku dan Adi bertukar cincin. Setelah bertukar cincin aku salaman dan mencium tangannya. Dan dia mencium keningku. Setelah tukar cincin, Adi menyerahkan seperangkat alat sholat dan aku menerimanya setelah itu Adi gantian menyerahkan emas, dan aku juga menerimanya. Setelah Adi dan Aku serah terima mas kawin, Kami menandatangani buku nikah. Setelah selesai, bapak penghulu berpamitan pulang. Lanjut kami berfoto foto untuk di jadikan momen yang tak akan terlupakan. Setelah foto selesai Aku dan Adi pergi ke ruang rias untuk di make up buat acara resepsi nanti siang. Tamu yang tadi menjadi saksipun pulang.


__ADS_2