
Setelah aku berhenti bekerja, aku hanya berdiam diri di rumah tak tau apa yang akan aku lakukan. Setiap bangun pagi, aku membantu Ibu memasak dan membereskan Rumah. Setelah selesai aku mandi dan membangunkan suamiku untuk mandi. Suami selesai mandi, aku menemani suami untuk sarapan bersama Bapak dan Ibu mertua. Setelah selesai makan suami berpamitan untuk pergi bekerja.
Setelah Bapak mertua dan suamiku berangkat bekerja, rumah menjadi sepi karena tinggal aku dan Ibu. Kalau Ibu pergi untuk arisan aku harus jaga rumah sendiri dan merasa kesepian. Tidak bekerja membuatku merasa bosan, bingung mau ngapain, gak punya kesibukan. Waktu terasa begitu lama aku rasakan.
Hari ini Ibu pergi untuk arisan. Semua pekerjaan rumah sudah Ibu dan aku selesaikan sebelum Ibu pergi arisan. Aku bakal kesepian. Dan pasti bosan.
"Sayang, Ibu pergi arisan dulu ya. Kamu hati hati di rumah ya. Telepon Ibu kalau ada apa apa." Pamit Ibu Mertuaku
"Iya Bu, tapi jangan lama lama ya Bu. Kalau udah selesai cepet pulang." Pintaku
"Iya sayang, kamu kesepian ya di rumah. ikut Ibu?" Tawar Ibu mertuaku
__ADS_1
"Enggak ah Bu. Aku jaga Rumah aja." Kataku menolak
"Ya udah Ibu pamit dulu ya sayang." Pamit Ibu mertuaku Sambil mengelus rambutku
Aku hanya tersenyum dan bersalaman sembari mencium tangannya.
"Ibu hati hati ya." Kataku.
Ibu pergi dan aku mulai bosan. Aku hanya mengisi waktuku untuk menonton tv, mainan hp. karena bingung tak tau mau ngapain. Aku bingung apa yang akan aku lakukan untuk mengisi waktu luangku. Kalau aku perho ke rumah tetangga, aku belum begitu mengenal mereka. Tapi kalau hanya berdiam di rumah aku merasa bosan.
"Ibu udah pulang? Aku bosan sendiri Bu." Kataku sambil tersenyum lega akhirnya aku tak merasa kesepian lagi.
__ADS_1
"Kamu ngapain?" Tanya Ibu melihat aku mencoret coret kertas di meja.
"Enggak ngapa ngapain Bu. Cuma cari kesibukan aja biar gak merasa bosan sendiri di rumah." Jawabku
"(hahaha) Ibu lama ya perginya?" Tanya Ibu mertuaku
"sedikit." Jawabku dengan tersenyum
Ibu hanya tersenyum dan menghampiriku.
"Kamu menulis apa sih?" Tanya Ibu mertuaku penasaran dengan apa yang aku tulis.
__ADS_1
"Enggk nulis apa apa kok Bu." Jawabku sambil membereskan kertas yang berantakan.
Ibu hanya tersenyum dan mengelus kepalaku mengetahui aku tak membolehkannya tau apa yang aku tulis. Tak lama kemudian Suamiku pulang bekerja. Aku menyuruhnya untuk segera mandi dan beristirahat. Selang beberapa menit, Bapak mertuaku juga pulang ke rumah. Ibu mertuaku menyuruhnya mandi. Setelah itu aku dan Ibu yang giliran mandi. Setelah semua selesai mandi, kami mengobrol dan bercanda tawa. setelah itu kami pergi makan dan menonton tv bersama. Aktivitas seperti itulah yang setiap hari aku lakukan. Terkadang bosan tapi mau bagaimana lagi, udah jadi resiko harus nurut sama suami. Aku tak ingin menjadi istri yang tak berbakti kepada suami. Jadi aku nurut dengan semua perkataannya selama itu yang terbaik buat aku dan dia.