JODOHKU..

JODOHKU..
MINGGUKU


__ADS_3

Minggu pagi, aku terbangun dari tidurku. Tetapi aku sudah tidak melihat Rudi disampingku. Aku keluar kamar untuk mencarinya. Ternyata dia didapur sibuk menyiapkan sarapan untukku.


"Kenapa kamu repot repot bikin sarapan? Kita bisa pesan delivery aja." Kataku mendekatinya.


"oh kamu sudah bangun? Tidak apa apa aku pingin aja masakin kamu." Kata Rudi terus terang.


Mendengar jawabannya, aku hanya diam dan tersenyum.


"Sudah, kamu duduk saja disitu atau kamu pergi mandi dulu gih sana." Kata Rudi menyuruhku.


"Ya sudah aku mandi dulu saja ya." Pamitku


"Oke." Kata Rudi menyetujuinya.


Aku pergi kekamar untuk mandi. Selesai mandi, aku keluar dari kamar dan aku melihat semua makanan sudah siap diatas meja makan. Aku tersenyum melihat Rudi yang duduk menungguku. Rudi membalas senyumku.


"Sini makan dulu." Ajak Rudi.


"Kamu nggak mandi dulu?" Tanyaku.


"Entar aja sehabis sarapan. Keburu dingin makanannya." Terang Rudi.


Aku dan Rudi sarapan bersama pagi ini. Selesai sarapan aku dan dia membahas ingin pergi kemana untuk menghilangkan penatku.

__ADS_1


"Kamu mau main kemana?" Tanya Rudi kepadaku.


"Terserah kamu saja. Aku ngikut ja sama kamu." Jawabku.


"Enaknya kemana ya?" Tanya Rudi berpikir.


"Kemana aja." Jawabku.


"Kita main keraman saja gimana?" Tanya Rudi lagi.


"Ngikut aja aku. Aku ngabarin orangtua mertua aku dulu ya. Takut mereka salah paham." Kataku.


Aku mengirim pesan kepada Ibu mertuaku. Takut jalau aku tak mengabarinya dan kalau sampai mereka tau aku malah pergi bermain, mereka akan salah paham kepadaku.


"Iya tidak apa apa. Kamu hati hati ya." Balas pesannya.


Setelah siap, aku dan Rudi berangkat pergi ketaman. Sesampainya ditaman aku dan Dudi berjalan jalan mengelilingi taman. Pemandangan yang indah ditaman ini membuat aku merasa sangat nyaman. Udara yang sejuk dengan banyak bunga bunga bermekaran.


"Aku senang bisa jalan jalan bersamamu disini. Aku rindu Berjalan jalan berdua bersamamu seerti saat ini." Kata Rudi.


Aku terkejut dengan ucapan Rudi, aku melihatnya dengan bingung. Rudi tersenyum melihat ekspresi wajahku.


"Sudah kamu tidak usah bingung kaya gitu." Kata Rudi mengusap kepalaku dengan tersenyum.

__ADS_1


Aku tersenyum dan mengangguk.


"Ayo kita duduk dulu istirahat." Ajak Rudi.


"Iya. Duduk disitu aja." Kataku menunjuk kearah kursi taman.


Kami duduk bersantai. Hingga matahari sudah terik. Taman mulai terasa panas.


"Kita mau kemana lagi? Disini sudah mulai panas." Tanya Rudi tak tega melihat aku kepanasan.


"Mau kemana saja ku ngikut saja sama kamu." Kataku.


"Ya sudah ayo." Ajak Rudi menarik tanganku.


"Kemana?" Tanyaku.


"Sudah kamu ngikut saja. Nanti kamu juga tau sendiri." Kata Rudi.


Aku mengikuti rencananya saja. Ternyata dia masih ingat dengan tempat favoritku. Pantai. Aku sangat terkejut bercampur senang ketika tau aku dan Rudi sudah sampai pantai.


Aku sangat menikmati suasana pantai ini. Semua terasa sejuk, angin yang sepoi sepoi membuat udara terasa segar. Aku berjalan menelusuri tepi pantai dengan menikmati keindahannya.


Waktu sudah sore, aku dan Rudi pulang kerumah. Aku merasa sangat lelah tapi aku sangat menikmati hari ini. Lama aku tak merasakan keindahan seperti ini. Entah suasana pantai yang atau kebersamaanku dengan Rudi yang aku rindukan. Yang pasti aku sangat merasa senang hari ini.

__ADS_1


__ADS_2