JODOHKU..

JODOHKU..
DAFTAR SEKOLAH


__ADS_3

Keesokan harinya, aktifitasku masih sama seperti dirumah orangtua mertuaku. Tidak ada yang berubah, hanya saja aku merasa lebih santai. Aku menyiapkan sarapan untuk suami dan anakku.


Aku memperhatikan anakku yang sudah mulai mandiri sendiri, aku berpikir sudah waktunya aku menyekolahlannya. Lagian umurnya sudah hampir 5 tahun.


"Adek! Adek mau sekolah?" Tanyaku kepada anakku yang sedang asik bermain.


"Haa? Sekolah?" Jawab anakku dengan pancaran mata senang.


"Iya. Mau?" Tanyaku lagi.


"Mau." Jawab anakku.


"Ya nanti kalau Ayah pulang, kita bilang ya sama Ayah." Kataku.


Anakku sangat riang. Aku hanya tersenyum melihat anakku sangat bahagia. Aku mencium keningnya. Tak terasa waktu begitu cepat berlalu. Usia pernikahanku sudah berusia 6 tahun lamanya.


"Sayang! Bunda beresin rumah dulu ya. Adek maen sendiri dulu ya. Nanti kalau Bunda udah selesai, Bunda temenin Adek. Adek maennya disini saja ya. Jangan kemana mana." Ucapku lembut.


"Oke Bunda!" Jawab anakku dengan mengacungkan jari jempolnya.


Aku tertawa melihat ulahnya. Aku beranjak membereskan rumahku. Setelah selesai membereskan rumah, aku memandikan anakku. Setelah selesai aku sendiripun mandi.


Selesai mandi, aku menemani anakku bermain.


Malam harinya setelah makan malam aku ingin membahas tentang rencanaku menyekolahkan Celine dengan Adi.


"Sayang! Kan sekarang Celine sudah hampor 5 tahun, bagaimana kalau kita sekolahin dia." Usulku mengawali pembicaraan.

__ADS_1


"Sekolah?" Tanya Adi.


"Iya! Kan udah hampir 5 tahun usia Celine." Kataku menjelaskan.


"Tapi apa enggak kasihan belum ada 5 tahun sudah sekolah?" Tanya Adi lagi.


"Kan kita bisa sekolahin dulu di PAUD. Biar Celine terbiasa mempunyai teman. Kayaknya disini jarang ada anak kecil seumuran Celine." Kataku menjelaskan.


"Kenapa sih enggak kita aja yang kasih dia teman?" Goda Adi dengan senyum mesumnya.


"Aku serius!" Teriakku.


"Aku juga serius." Jawab Adi sambil tersenyum.


"Ihh aku serius beneran." Kataku dengan masang jurus cemberutku.


"Oke sayang!" Kataku.


Aku merasa senang karena Adi menyetujuinya. Aku mencium pipinya tanda terimakasihku.


"Cuma pipi nih?" Goda Adi.


Aku hanya tersenyum dan menggendong anaaku. Kemudian melarikan diri kekamar.


"Ayo sayang kita tidur. Besok aku daftarin adek sekolah." Kataku menggendong anakku.


"Yah melarikan diri lagi." Gumam Adi.

__ADS_1


Aku yang mendengar jelas gumamannya hanya tersenyum kearahnya.


"Aku tidur dulu ya sayang. Besok haris daftarin Celine sekolah." Kataku.


Keesokan harinya, setelah semua pekerjaan sengaja aku selesaikan agak pagi. Dan setelah selesai aku pergi ke sekolah PAUD untul mendaftarkan anakku.


"Assalamu'alaikum. Bu, saya mau mendaftarkan anak saya." Kataku kepada salah 1 guru PAUD di sekolah.


"Oh baiklah Bu. Ibu isi formulir ini dulu ya." Kata Bu Indah Herawati (tulisan pin jilbabnya) menyerahkan selembar formulir.


"Terimakasih." Kataku.


Aku mengisi formulirnya. Setelah selesai aky menyerahkan kembali kepada Bu Indah.


"Ini Bu.Saya sudah selesai mengisi." Kataku menyerahkan formulirnya.


"Baik Bu. Besok anak Ibu sudah bisa bersekolah disini. Dan ini semua biaya administrasi mohon diselesaikan dulu diruang administrasi ya." Terang Bu indah.


"Baiklah Bu. Terimakasih banyak ya Bu." Kataku.


Aku beranjak dan pergi keruang administrasi untuk menyelesaikan pembayaran pendaftarannya. Setelah selesai aku langsung pulang untuk beristirahat.


"Adek besok udah mulai sekolah ya." Kataku.


"Oke Bunda. Aku bakalan banyak temen ya." Kata Celine dengan cerianya.


"Yang penting adek jangan nakal sama temennya. Biar bisa dapat teman banyak." Kataku lembut.

__ADS_1


"Oke Bunda." Jawab Celine.


__ADS_2