
Setelah sekian lama aku merindukan Adi, akhirnya kini aku bisa melihatnya dan bersamanya lagi. Aku dan Adi memutuskan untuk melupakan segala hal yang terjadi sebelum ini. Dan saling memaafkan satu sama lain. Untukku biar menjadi sebuah pelajaran bahwa tak ada yang perlu aku sembunyikan darinya lain kali. Lebih baik mengatakan dengan jujur dari pada harus merahasiakannya yang bisa mengakibatkan kesalahpahaman yang mungkin sulit untuk di maafkan. Dan untuk Adi, mendapatkan pelajaran bahwa lain kali harus mendengarkan penjelasan sebelum memutuskan karena penyesalan pasti akan datang disaat egomu lebih besar ketika salah paham.
Aku semakin bahagia ketika aku kembali bersama Adi. Dan aku merasa, aku dilindungi oleh orang orang yang menyayangiku.
"Makasi ya Vin udah memaafkan atas kesalahpahamanku." Kata Adi
"Iya. aku juga Makasi kamu sudah kembali lagi bersamaku." Kataku
"Kamu ingin kemana? Mumpung sedang libur." Tanya Adi
"Aku kangen sama Ibu." Kataku
Aku dan Adi memilih pulang daripada gak tau harus kemana, lagian hari itu aku sedang merindukan Ibuku. Sesampainya dirumah aku memeluk Ibu dan ngobrol. Karena memang aku sudah lama tidak pulang kerumah. Apalagi semenjak aku ada masalah dengan Adi.
Setelah puas kangen kangenan sama Ibu, gantian aku pergi ke rumah Adi karena aku juga sangat meridukan Ibunya. Kata Adi Ibunyapun juga sangat merindukanku.
"Ibuuu..." Teriakku setelah melihat Ibu Adi.
__ADS_1
"Vina sayang.. Ibu kangen sama kamu." Sahut ibu Adi datang memelukku.
"Vina juga kangen sama Ibu." kataku girang.
Kami ngobrol bertiga. Bercanda tawa bersama. Aku sangat bahagia seperti ini. Ini adalah momen yang gak akan bisa ditukar dengan apapun. Kebersamaan yang slalu membuatku merasa tenang dan bahagia. Dan aku tak ingin kehilangan momen seperti ini dalam hidupku. Bersama orang orang yang menyayangiku di sekelilingku. Keluarga yang slalu membuatku tersenyum. Aku merasa bahagia, sekian lama aku tak bisa tertawa lepas, berkumpul dan bercanda dengan mereka membuatku tertawa puas.
"Adi, makasih ya. aku bahagia saat ini." Kataku sambil tersenyum
"Aku lebih bahagia karena melihat kamu bahagia. Akhirnya aku bisa merasakan kebahagiaan ini lagi bersamamu. Dan aku bersyukur akan hal itu." Kata Adi dengan memegang tanganku.
Sorenya aku kembali ke kost.. Adi mengantarkan aku kembali. Sesampainya di kost kami ngobrol sebentar dan dia langsung pamit pulang. Hari ini aku sangat bahagia bersamanya.
Keesokan harinya aku bekerja seperti biasa sampai sore. Setelah pulang bekerja aku bertemu denag Rudi. Aku menceritakan kepadanya tentang segala hal yang ingin aku ceritakan. Tentang kebahagiaan yang saat ini aku rasakan.
"Rudiiii... Aku bahagia sangat sekarang. Jadi ayo aku traktir makan." Ajakku sambil tersenyum bahagia.
"Menang lotre ya?" Tanyanya yang slalu membuatku kesal
__ADS_1
"Ini kebahagiaan lebih dari menang lotre tauk." Kataku sedikit gemas terhadapnya. Rasanya aku ingin mencubitnya.
"Yang bener?" Tanyanya hampir sama dengan ejekan.
"Akhirnya aku kembali sama Adi. Makasih ya kamu ikut andil dalam masalahku." Kataku
"Iya B aja kali. Berarti traktirannya menurut seleraku yaa?" Godanya
Aku dan Rudi pergi mencari makan yang di sukai Rudi.
"Aku turut bahagia karena kamu sekarang bisa tersenyum tak seperti kemarin. Kamu tau alasan aku melakukan ini?" Tanya Rudi, aku hanya menggelengkan kepala tanda tidak tau.
"Karena aku lebih suka melihatmu tersenyum. Dan menurutku hanya ini yang mampu membuatmu tersenyum." Jelas Rudi mengelus kepalaku.
"Makasih ya." Kataku
Kami memesan makanan, dan menunggu beberapa saat. Setelah makanan datang kami makan. Selesai makan kami ngobrol sebentar dan kembali pulang karena hari sudah mulai malam. Aku dan Rudi baru pulang bekerja jadi butuh istirahat. Rudi mengantarku kembali ke kost dan setelah itu berpamitan pulang. Aku semakin bahagia karena banyak orang yang mendukungku. Aku beristirahat sebentar, mandi dan setelah itu aku chatting dengan Adi. Jam menunjukkan pukul 22.00 WIB aku berpamitan tidur karena besok pagi harus kembali bekerja. Aku berharap aku bermimpi tentang kabahagiaan bersama Adi.
__ADS_1