
'Author Pov'
Setelah Alsava berbaikan dengan Nara hubungan mereka baik seperti sediakala, Kini mereka disibukkan dengan persiapan sidang skripsi yang tinggal beberapa minggu lagi akan diadakan.
Tentu saja hal itu tak disia-siakan begitu saja oleh mereka. Persiapan yang begitu matang membuat mereka yakin bahwa kali ini keberhasilan akan menghampiri mereka.
Kerja keras yang ditempuh selama beberapa tahun ini meyakinkan mereka untuk segera melangkah kejenjang yang lebih lagi.
Saat ini Alsava tengah berada di perjalanan menuju cafe nya, beberapa minggu ini dia tak menyambangi cafe walau hanya untuk bertegur sapa dengan karyawannya, hal itu membuat sepasang manik abu-abu terasa gundah gulana.
Bagaimana tidak, biasanya dia akan melihat gadis cantik itu berada dalam jangkauan pandangan mata nya, namun nyatanya satu bulan lebih dia tak mendapatkan kabar dari gadis tersebut. Bahkan saat dia mencoba bertanya dengan rekan kerja nya mereka hanya menjawab bahwa gadis itu tengah sibuk.
Siapa lagi kalau bukan Alsava, gadis itu terasa menguasai seluruh hati nya, walau baru beberapa kali dia mencoba berbicara dengannya, mencoba dekat dengannya, penolakan yang di berikannya secara halus membuat nya ingin mencoba dan terus mencoba untuk mendapatkan hatinya
Ada dorongan tersendiri saat dia mendapatkan penolakan yang selalu menghampirinya, wajahnya yang ramah, senyum nya yang indah, bahkan wajahnya yang imut dan ekspresi yang terkadang dingin membuat nya semakin terpesona, begitu batin pemilik mata abu-abu itu, Zachery atau biasa disapa Za oleh penghuni cafe
Za memang dikenal dengan gombalan receh yang selalu dilontarkannya pada wanita-wanita yang menurutnya menarik, dia juga dikenal dengan keramahannya dan friendly, maka dari itu dia bisa langsung beradaptasi dengan lingkungan baru, maupun suasana baru juga seluruh karyawannya marasa senang jika bersenda gurau dengan pemilik manik abu-abu itu
Suaranya yang merdu membuatnya direkomendasikan untuk mengisi acara di cafe tersebut. Tapi lain yang dirasakannya saat dia baru beberapa hari memutuskan bekerja di cafe tersebut, saat tengah menyanyi tak sengaja di menangkap sesosok wanita cantik saat pertama kali bertemu. Dia merasa jatuh cinta pada pandangan pertama
Awalnya dia merasa bahwa perasaannya sama seperti ketertarikan pada gadis lain pada umumnya, namun semakin hari dia merasakan bahwa ada ketertarikan yang luar biasa pada dirinya
Tringgg
Bunyi bell tanda bahwa seseorang masuk menggema diseluruh ruangan, membuat seluruh pegawai menengok kearah yang sama, dilihatnya seorang gadis cantik masuk kedalam cafe dengan sangat anggun
Gadis yang selalu ditunggu seorang Zachery membuatnya menyunggingkan senyumnya mata nya langsung berbinar saat menyadari siapa yang datang malam ini
Dilihat nya sang gadis tengah berbincang ria dengan para karyawan lain, saling tegur sapa bahkan tak jarang mereka berpelukan ria saling melepas rindu seolah lama tak pernah bertemu
Senyum dan tawa gadis itu seolah membuat hati nya bergejolak, manis dan imut ketika dia memandang membuatnya ingin memiliki sang gadis dalam pelukannya
Namun tak lama gadis cantik itu terlihat masuk kedalam dan tak keluar lagi meskipun hanya untuk melayani para pelanggan membuat pemilik mata abu-abu itu kecewa
Kekecewaan itu terus berlanjut hingga hari semakin malam, gadis yang masuk kedalam sana sama sekali tak menunjukkan batang hidungnya lagi, meskipun para pelanggan sudah banyak yang berangsur pergi meninggalkan cafe
"Za" panggil seorang karyawan cafe saat Zachery hendak melangkahkan kaki nya keluar meninggalkan cafe
Sontak saja sipemilik nama langsung menoleh begitu namanya dipanggil
__ADS_1
"Ya" jawabnya dengan menampilkan senyum andalannya
"Makan camilan dulu kuy sebelum pulang" ucap yang lain
"Ahh boleh deh, kalau boleh makan nya juga haha" canda Za
"Huh dasar,,! Ngelunjak kamu, dikasih hati malah minta jantung" kesal siska karyawan yang lain sambil melempar snack kearah Zachery
"Ehhh! boleh juga tuh, ditumis kecap enak juga kayaknya, jadi laper" goda Zachery yang mengelus elus perut datar nya lalu sambil menarik kursi dan mendudukkan tubuhnya
"Nih makan yang ada, nggak ada yang masak Koki nya udah pada pulang kalau laper" kata siska yang ikut mendudukkan tubuhnya di kursi
Mereka mengobrol-ngobrol ria hingga tak terasa hari semakin malam, Za yang memang rencananya menunggu kepulangan gadis yang telah menguasai hatinya, namun sayang dia tak menampilkan dirinya hingga malam menjelang, membuatnya terus-terusan melirik kearah dalam
"Nyari apa sih?" tanya siska penasaran, pasalnya pria tampan dengan manik abu-abu itu terlihat tolah toleh mencari sesuatu
Za yang kaget karena pergerakannya dapat disadari oleh yang lain merasa kikuk dia secara reflek menggaruk rambutnya yang tak gatal
"Mmm enggak!" ucapnya ragu
"Hayo nyari siapa hayo!!" goda para karyawan lain
"Eh apaan sih ni pada,, kenapa pada goda-goda gini,, ! ucap Zachery malu-malu
"Apa sih,, eh harus nya aku yang godain kalian, ini kok malah kebalik, jadi turun kan derajat ketampanan aku!?" ucap Zachery yang membalas lemparan ke siska, membuat semuanya geli mendengar penuturan Za
"Ya ampun?!" teriak seorang wanita yang nyaring dibelakang mereka
Seketika saja semuanya menoleh kearah sumber suara, Za yang terkejut juga ikut menoleh kearah sumber suara dengan cepat dia mendirikan tubuhnya dari kursi dengan mata berbinar dan tampak tersenyum sumringah
"Nakal ya semua, udah malem bukannya pada pulang malah masih disini!??!" kesal Alsa sambil berdecak pinggang
"Ini juga, snack pake dilempar-lempar segala lagi" sambung Alsa pura-pura marah menunjuk snack yang berserakan
"Iya mbak,, nanti kita beresin semuanya, habis ini kita semua pulang kok" jawab siska yang merasa dirinya lah penyebab sang bos marah
Karyawan yang lain merasa enggan jika sudah melihat sang bos marah, lain halnya dengan Zachery yang menganggap tingkah yang dilakukan oleh Alsava terlihat imut, bukan nya enggan Zachery justru terlihat berbinar melihat pemandangan itu, bukan tanpa alasan, tapi karena memang seorang Zachery tidak mengetahui bahwa gadis yang mencuri hatinya itu adalah pemilik cafe tempatnya bekerja
"Mbak Sava tenang aja, bentar lagi kita pulang kok, mbak nggak perlu khawatir nanti saya yang antar mereka pulang,, iya kan Za!?" timpal Andre karyawan laki-laki satu-satunya selain Zachery
__ADS_1
Zachery yang sadar karena ditepuk pundaknya langsung mengaggukkan kepalanya
"Ya udah, dikunci yang bener ya, aku pulang dulu," ucap Alsava menginteruksi kepada karyawannya
"Eh,,,!? Kaila udah pulang kan ya?" tanya Alsava membalikkan badannya yang hampir keluar meninggalkan cafe
"Udah mba, dari satu jam yang lalu" jawab Siska yakin
"Oke!" kata Alsava menganggukkan kepalanya dan melenggang pergi meninggalkan cafe
Ya...! Semua karyawan Alsava baik yang ada di butik maupun dicafe semua memanggilnya dengan sebutan 'mbak' bukan karena Alsava memperkerjakan orang yang lebih muda darinya, atau Alsava yang sudah cukup berumur, namun nyatanya umur semua pekerjanya bervariasi bahkan banyak yang lebih tua darinya
Alasannya karena mereka saling menghormati satu sama lain, begitupula dengan Alsava yang memang notabenya adalah bos mereka, sangat sungkan jika mereka hanya memanggilnya dengan nama saja, pernah ketika awal sekali Alsava membuka usahanya mereka semua memanggilnya dengan sebutan bos dan juga ibu, namun Alsava tak menyukai panggilan tersebut, bahkan dia pernah mengancam akan memecat karyawan yang memanggilnya dengan sebutan tersebut.
Maka dari itu mereka sepakat memanggil Alsava dengan sebutan 'Mbak' sebagai bentuk rasa hormat juga berterimakasih karena sudah memberikan lowongan pekerjaan padanya.
Zachery yang merasa sadar akan ditinggalkan lagi oleh Alsava dengan segera mengejar Alsava keluar cafe
"Alsava" teriak Zachery yang menyusul keluar dari cafe
"Ya" jawab Alsava yang kaget karena dirinya dipanggil
"Kenapa Za?" tanya nya kemudian
"Mmm... Mau kemana?" tanya Za malu-malu sambil menggaruk tekuknya yang tak gatal
"Mau... Pulang!" jawab Alsava ragu
"Oh... Mmmm... Mau aku antar?" tawar Za
Alsava yang mendengar itu hanya menampilkan senyum manisnya, membuat Zachery begitu senang melihatnya
"Aku bawa mobil Za!" kata Alsava menginteruksi
"Lagian kalau kamu antar aku, mobil aku gimana?" sambung Alsava kemudian
"Eh... Iya ya!" kata Zachery malu
"Mending kamu antar siska sama yang lain deh bareng andre, mereka kan nggak ada kendaraan, dan jam segini kemana mereka cari kendaraan nantinya" kata Alsava dengan nada memerintah
__ADS_1
"Ya udah aku pulang dulu ya" ucap Alsava menepuk pundak Zachery lalu masuk kedalam mobilnya
Za yang usaha nya ditolak merasa kecewa, bagaimana tidak, dia ditolak dengan alasan yang sama. Bodoh nya Zachery, itulah yang menggambarkannya, Zachery yang selalu merasa bisa mendekati para gadis dengan mudah merasa sangat kecewa saat usahanya ditolak seperti saat ini. Zachery selalu mencoba untuk berusaha dekat dengan gadis itu, namun saat ada kesempatan mereka hanya bisa mengobrol itupun bersama dengan karyawan lain.