
"Kenapa?" tanya Zachery penasaran
"Apanya yang kenapa?" ucap Kaila
Zachery yang beberapa saat yang lalu tengah bekerja merasa bingung karena tiba-tiba saja dia dipanggil keruang manager, disinilah dia sekarang mendapat wejangan dari manager cafe tempatnya bekerja, dan hal yang paling mengejutkannya adalah dia tidak diizinkan lagi untuk bekerja full time di tempat ini membuatnya kebingungan juga penasaran
"Memangnya kenapa aku nggak boleh kerja full time disini?" tanya Zachery lagi
"Hhh" Kaila menghela nafasnya
"Memang udah aturannya kayak gini Za" Kaila berusaha menjelaskan
"Iya tapi kenapa,?? kemarin kamu mengizinkan aku, tapi hari ini kamu justru memintaku berhenti!" ucapnya yang masih dalam kebingungan
"Bukannya gue udah bilang dari seminggu yang lalu kalau disini nggak boleh kerja full time, tapi lo yang kekeuh tetep minta itu" kata Kaila menjelaskan
"Iya... tapi kenapa?" tanya Zachery lagi, dia kekeuh meminta penjelasan karena benar-benar penasaran
"Pemilik cafe kita nggak pernah kasih izin buat kerja full time lo tahu!" jelas Kaila
"Hah, Pemilik cafe,,?! bukannya kamu bosnya disini?" tanya Zachery kaget
"Bukan,!! gue cuma menghandle segala keperluan disini" Kaila menjelaskan lagi
"Oh iya, kalau lo cuma dikasih waktu dua minggu kalau lo mau full time disini, selebihnya lo pilih antara kerja jadi pelayan atau penyanyi" tanya Kaila mengacungkan kedua jari
"Ah satu lagi,, kalau lo melanggar aturan itu, nggak segan-segan dia sendiri yang akan pecat lo dari sini" tegas Kaila
"Paham?" tanya Kaila, yang diangguki oleh Zachery yang masih kebingungan
"Ya udah, balik kerja lagi sana" usir Kaila agar pria itu meninggalkan ruangannya, Zachery yang masih dalam kebingungan pun memilih meninggalkan ruangan Kaila
'Sehebat apa sih pemilik cafe ini?' tanya Zachery dalam hati
'Bahkan nggak mengizinkan karyawannya kerja full time!'
'Kalau kayak gini gimana caranya aku bisa mendekati dia' Zachery kebingungan dengan fikirannya sendiri
Tanpa pikir panjang akhirnya Zachery pergi untuk melanjutkan pekerjaannya bersama karyawan yang lain, banyak sekali pertanyaan yang keluar dari teman kerja untuknya, pasalnya baru kali ini ada karyawan yang sampai dipanggil oleh managernya itu
Mereka berkerumun merubungi Zachery yang tengah tertunduk lesu setelah keluar dari ruang manager membuat yang lain berfikiran yang tidak-tidak
"Kenapa kenapa?" begitu pertanyaan yang keluar dari rekan kerjanya
Zachery hanya menggelengkan kepalanya lesu, dia tak berniat untuk menjawab pertanyaan mereka
"Eh kenapa lo lesu amat,,, ini nggak seperti yang gue fikirkan kan?" tanya siska yang geram karena yang ditanya hanya diam tak menjawab
"Emang apa yang kamu fikirkan" tanya yang lainnya
"Ehem,, lo dipecat dari sini" ucap siska dengan polosnya
__ADS_1
"Ckk, bukan,, gue bukan dipecat!" jawab Zachery malas
"La terus" ucap yang lain lagi
"Gue nggak di kasih izin untuk kerja full time, sedangkan ini baru hari pertama gue kerja full time, udah nggak di kasih izin aja" jelas Zachery lesu
Bugh
Siska memukul bahu Zachery pelan
"Ya lo aneh, mba Kaila kan nggak pernah kasih izin ke kita semua untuk full time, apalagi mba Sava, untung aja cuma ditegur sama mba Kaila, coba kalau sampai mba Sava yang turun tangan, ah langsung..." Ucap siska mengarahkan tangannya dileher memperagakan seperti tersayat
Melihat tingkah konyol temannya itu membuat seluruh karyawan tertawa begitu juga dengan Zachery
"Lo sendiri kenapa disini?.. Bukannya nggak boleh full time??" tanya Zachery yang sudah bisa mengkondisikan dirinya
"Haha,, gue tukaran shift jadi pagi" jawab siska cengengesan
Akhirnya mereka melanjutkan pekerjaan mereka masing-masing
Siang berganti sore, kini Zachery melangkahkan kakinya keruang staff untuk membersihkan diri juga bersiap untuk tampil bernyanyi malam ini
Malam ini suasana hati Zachery tidak seperti biasanya, tiba-tiba saja dia menjadi tidak mood setelah perbincangannya tadi dengan Kaila yang meminta nya untuk memilih untuk menjadi pelayan atau penyanyi
Padahal niat awalnya dia ingin agar lebih bisa melihat atau sering bertemu dengan gadis yang telah mengisi hatinya
Ketika sedang bernyanyi keluarlah sang gadis untuk membantu yang lain melayani pelanggan begitu juga Kaila yang ikut membantu
Zachery yang melihat gadis itu dalam jarak pandangnya merasa senang, bagaikan fikiran yang mengganggunya hilang saat melihat wajah cantiknya
Setelah usai bernyanyi,, Zachery berpamitan untuk pulang lebih awal dari biasanya,, dia ingin segera pulang kerumahnya untuk menjernihkan fikirannya
⭐⭐⭐
Sesampainya di apartement dia membulatkan mata nya melihat seorang pria gagah tengah berdiri menunggu didepan pintu apartementnya dengan menyenderkan tubuhnya serta tangannya yang masih sibuk memegangi ponsel,
Dengan cepat dia menghindar dan bersembunyi dibalik tembok sebelah lorong apartementnya, namun sayang pria itu lebih dulu melihat kearahnya hingga tak ada kesempatan untuk menghindar dari pandangan tajam pria tersebut
'Perasaan gue nggak enak kalau dia datang kesini' batin Zachery cemas
'Cepat kabur, masa bodoh dia mau nunggu sampai kapan' batin Zachery lagi
Belum sempat dia melangkahkan kaki nya meninggalkan lantai apartementnya, telinga kanannya sudah lebih dulu ditarik dari belakang membuat nya mengaduh kesakitan
"Mau kabur lagi ha" marah pria itu
"Ampun,, siapa yang mau kabur" kata Zachery
Pria itu tak mempercayai begitu saja ucapan Zachery justru lebih menguatkan tarikannya ditelinga kanan Zachery
"Itu... Itu.. Mmm ada yang ketinggalan dimobil.. Iya ada yang ketinggalan" sanggah Zachery
__ADS_1
"Masuk" perintah pria itu
'Ckkk,, gimana bisa kabur kalau sudah seperti ini' gumam Zachery dalam hati
Dengan malas Zachery melangkahkan kaki nya menuju apartement tempat tinggalnya, dia lalu memasukkan kode apartementnya
Klik
Pintu apartement terbuka dengan segera dia memasuki apartementnya degan diikuti oleh pria dibelakangnya
"Hhhhh" Zachery mengembuskan nafasnya kasar
Dijatuhkan tubuhnya disofa ruang tamu dengan pandangan menerawang kedepan
"Sampai kapan kamu mau seperti ini?" tanya pria itu yang juga ikut duduk disebelah Zachery
"hhhh" Zachery menghela nafas panjang
Dia hanya mendengar tanpa mau menjawab maupun berkomentar
"Cuma kamu harapan satu-satunya papa, berhenti bermain-main!" ucap pria itu lagi
"Apa lagi yang masih kamu tunggu,, Kamu ini sudah sarjana, sudah saatnya kamu ikut terjun membantu papa!" pinta pria itu
"Tapi aku masih belum berminat bang!!" tolak Zachery tegas
Dia benar-benar tak habis fikir, bagaimana pria ini selalu mengejarnya dalam satu tahun terakhir hanya untuk membahas hal yang sama
"Mau sampai kapan?" tanya pria itu lagi
"Sampai aku sendiri yakin dengan keputusanku" jelas Zachery
"Papa sudah terlalu tua untuk itu, ini saatnya kamu yang ikut membantu beliau, mulai lah dari bawah kalau kamu masih belum siap jadi pemimpin" saran pria itu
"Kenapa bukan bang Rae sendiri yang turun tangan, kenapa harus aku?" tanya Zachery yang muak dengan pernyataan abang kandung nya ini
"Bukannya abang tidak mau Za,, Abang hanya tidak bisa meninggalkan Alva begitu saja setelah dia banyak membantu Abang juga perusahaan Papa!" ucap Raefal dengan nada merendah
"Cihh, bahkan abang sendiri tak menginginkan posisi papa, justru abang lebih memilih untuk menjadi kepercayaannya bang Alva, apalagi aku bang!" tolak Zachery yakin
"Bukan karena abang tidak mau,, tapi abang tidak bisa, abang terlalu banyak berhutang budi pada Alva, abang harus membalas semua kebaikannya, dan hanya kamu satu-satu nya harapan papa" ucap Raefal menepuk bahu adik kesayangannya itu
***
"Kembalilah kerumah,, mommy rindu denganmu, setidaknya tengoklah sebentar, jangan seperti ini" ucap Raefal melembut setelah beberapa saat yang lalu keheningan tercipta diantara mereka berdua
"Cihh,, aku yakin, setelah pulang kerumah aku tak akan bisa lagi keluar dari rumah besar itu" tolak Zachery merajuk
Raefal hanya terkekeh geli mendengar penuturan adik nya,, dia sangat paham jika sang adik menginginkan sesuatu dia akan tetap kekeuh dengan pendiriannya tanpa ada yang bisa mengubahnya, seperti sekarang
Dan dia berfikir kalau dia kembali kerumahnya, bisa jadi sang papa akan mengurungnya dan memintanya untuk masuk keperusahaan sedangkan itu sangat dihindari oleh Zachery saat ini
__ADS_1
"Hahahhh,, apa papa akan melakukan hal itu padamu, itu hanya ketakutanmu Za, jangan seperti anak kecil" ucap Raefal dengan kekehannya
"Jadi... Apa yang membuatmu belum menginginkan posisi papa, dan lebih memilih menjadi penyanyi di cafe itu?" tanya Raefal