Jodohku Ternyata Dia

Jodohku Ternyata Dia
Penjelasan 2


__ADS_3

"Semua informasi mengenai calon istri dan keluarga nya semua nya ada disini" ucap Raefal meletakkan map biru di depan Alva


Beberapa saat yang lalu, Raefal membawa sebuah map berisi informasi mengenai keluarga dan calon suami Alva, sedangkan Alva sendiri sama sekali tak memperdulikan siapa yang akan menjadi istri nya nanti, bahkan pada saat pertemuan keluarga Alva memilih untuk pergi ke New York hingga beberapa hari yang lalu dia kembali atas desakan dari sang Mommy


Bukannya membuka map yang diberikan Raefal Alva justru membuang nya kekotak sampah dan pergi keluar dari ruangannya meninggalkan Raefal


"Alsava Anindira Danuar" ucap Raefal menghentikan langkah Alva yang hendak pergi dari ruangannya


Alva yang mendengar nama seseorang yang begitu familiar menghentikan langkahnya untuk keluar dari ruangannya dan berbalik menatap tajam Raefal sahabatnya


"Apa maksud mu?" tanya Alva


"Calon istri mu"


"Alsava Anindira Danuar"


"Anak dari direktur Aksa Danuar dan istri nya Anneke Farica"


"Direktur di kota Xx dengan bisnis nya yang berkembang pesat turun menurun"


"Kita semua tahu siapa direktur Aska"


"Memiliki adik bernama Arkana Danuar"


"Bersekolah di Harvard University" jelas Raefal


"Semua informasi beserta foto-foto calon istrimu yang sudah diambil oleh orang suruhan ku, semua nya ada disitu" ucap Raefal lagi sambil berlalu meninggalkan Alva


"Cih,,, apalagi ini" ucap Alva lirih


Mendengar nama yang begitu familiar ditelinganya Alva begitu enggan untuk membuang informasi berisi calon istrinya, Alva lalu mengambil map tersebut dan diletakkannya di atas meja


Berhari-hari Alva tak memperdulikan informasi yang berisi calon istri nya itu, pernikahannya akan dilaksanaka satu minggu lagi, membuat Alva semakin frustasi di buatnya


Seharian marah-marah nyata nya tak membuat mood nya membaik dengan kasar dia menjatuhkan tubuhnya ke sofa ruangannya, diliriknya map yang di bawanya beberapa hari yang lalu


"Cih... Lihat lah Al"


"Bahkan kali ini aku benar-benar tak akan bisa melupakanmu"


"Nama calon istri ku pun bernama sama dengan mu"


"Apakah aku akan selamanya terbelenggu oleh rasa cinta ku Al" ucap Alva lirih mencium foto yang di pegangnya


"Aku merindukan mu Al"


"Sangat sangat rindu"


"Apakah kamu bahagia hidup dengan suami mu" tanya Alva entah pada siapa

__ADS_1


Pernikahannya akan di laksanakan dalam satu minggu kedepan, Alva bahkan tak ikut andil dalam persiapan pernikahannya, mungkin jika Alsava yang menjadi calon istri nya dia akan mempersiapkan semua nya dengan sangat-sangat matang


Membuat momentum yang tak akan pernah dilupakannya seumur hidup, membuat hari bahagianya menjadi suatu hal yang sangat di nantikannya, tapi kali ini Alva sama sekali tak peduli


Bahkan terdengar kalau calon istri nya meminta permintaan yang aneh, menikah dengan di hadiri berbagai artis manca negara, memang bukan hal yang sulit untuk Alva menuruti semua itu, bahkan jika Alva mau seluruh artis di selurih dunia bisa di undang nya


"Lihat Al sayang"


"Bahkan calon istri ku meminta hal yang sangat berbanding terbalik dengan mu"


"Memang bukan hal yang sulit untukku"


"Tapi jika untuk mu aku akan melakukannya dengan senang hati"


Dengan malas Alva meraih map itu dan membukannya, dibagian pertama terdapat informasi detail tentang keluarga calon istri nya, reputasi nya, restasi dan segala nya lengkap ada didalam nya


Dibelakangnya ada beberapa foto yang di ambil oleh suruhan Raefal, di lbar foto pertama nampaklah seorang pria sangat gagah walau telah termakan usia, Alva mengenalnya, 'Direktur Aksa' seorang direktur yang sangat di kagumi banyak orang terlebih dari kalangan bisnis karena sifat nya yang dermawan, bahkan Alva pernah beberapa kali sebelumnya bertatap muka dengan nya untuk urusan bisnis


Dilembar berikutnya terlihat sepasang kakek dan nenek tengah duduk disebuah kursi panjang yang Alva yakini sebagai kakek dan nenek calon istri nya, sang kakek siapa yang tidak mengenalnya, pebisnis sukses di masanya dengan reputasi yang tak diragukan lagi, yang tak kenal lelah, pekerja keras dan jangan lupakan sifat nya yang royalitas terhadap sesama rekan bisnisnya


Dilembar berikutnya terlihat seorang wanita cantik seumuran denga direktur Aska dan itu pasti istri nya, ibu dari calon istri nya


Dilembar berikutnya Alva begitu di kagetkan denga seorang pria yang sangat di kenal nya, Arka, dan itu membuat Alva bertanya-tanya mengapa dia ada di barisan keluarga calon istri nya


Membuat Alva semakin penasaran Alva membuka lembar foto berikutnya, tak kalah terkejut karena seorang gadis cantik yang amat di rindukannya juga hadir di dalam foto-foto keluarga calon istri nya, disana terlihat sangat cantik denga foto berlatar belakang Menara Eiffel terlihat cantik berpose dengan teman-temannya


"Mom" teriak Alva menuruni anak tangga


"Mommy" panggil Alva lagi mencari keberadaan Mommy nya


"Mom!" pangil Alva lagi


"Ada apa nak" ucap Mommy menghampiri anak kesayangannya


"Kenapa teriak-teriak?" tanya Mommy


"Apa benar keluarga calon istri ku, keluarga Danuar Mom?" tanya Alva penasaran


"Hmm" jawab Mommy mengangguk


"Suami anne memang dari keluarga Danuar"


"Ada masalah nak?" tanya Mommy penasaran


Alva hanya menggelengkan kepalanya dan berlarian kecil kekamarnya dengan senyum yang tak luntur dari bibir nya


"Hahahaha" Alva tertawa kencang di kamarnya


Menciumi foto yang dipegangnya, dan kembali tertawa lagi

__ADS_1


***Flasback Off


⭐⭐⭐⭐***


"Kalau bukan karena Rae yang mencari informasi tentang keluarga kamu"


"Mungkin baru kali ini aku tahu kalau kamu yang menjadi istri ku" ucap Alva manja memeluk istrinya


"Kamu tahu..."


"Aku hampir gila mendengar kamu akan menikah denga pria lain"


"Aku bahkan sempat dilarikan kerumah sakit karena ulah kamu" jujur Alva


"Kenapa?" tanya Alsava


"Setelah kepergian mu dari villa, tak ada yang bisa ku lakukan selain menangis, mengamuk dan memecahkan barang-barang yang ada di kamar"


"Kamu tahu, aku bahkan sempat berhari-hari tak nafsu makan" jelas Alva


"Maaf" ucap Alsava menitikkan air mata nya


"Tapi aku bahagia, karena akhirnya aku bisa memiliki mu seutuhnya"


"Jangan pernah pergi meniggalka aku seperti kemarin"


"Itu..."


"Membuat ku sakit"


"Sangat sangat sakit" kata Alva semakin mengeratkan pelukannya pada sang istri


'Seseorang yang tak pernah ku tahu sebelumnya'


'Kisah kita yang begitu luar biasa'


'Kufikir akan ada orang lain yang mengisi hati ku'


'Tapi nyata nya, pria ini lah akhir dari pelabuhan cinta ku'


'Allah mentakdirkan dirimu dengan cara yang luar biasa'


'Menjadikan mu sebagai imam ku'


'Sebagai pendamping hidup ku'


'Bukan pria lain, dan bukan siapa-siapa'


'Faktanya adalah jodohku ternyata kamu' batin Alsava yang juga mengeratkan pelukannya

__ADS_1


__ADS_2