Jodohku Ternyata Dia

Jodohku Ternyata Dia
Usaha Zachery


__ADS_3

Setelah perdebatan dengan sang kakak, zachery lebih memilih tak menanggapi, dia masih ingin bebas tanpa adanya kewajiban untuk memnjadi pemimpin yang sama sekali tak ada dalam benaknya


Yang di inginkannya sekarang adalah memikirkan bagaimana caranya mendapatkan gadis yang tengah memenuhi relung hatinya agar sang gadis mau menerima dirinya juga cinta nya


Kesempatan itu tak akan disia-siakannya dalam waktu dua minggu kedepan, karena setelah itu dia harus memilih antara tetap menjadi penyanyi atau pelayan


Pagi ini Zachery sengaja berangkat lebih pagi dari biasanya, berharap agar bisa lebih dulu bertemu dengan sang pujaan hati, karena biasanya saat hari jum'at dia akan berangkat lebih awal


Benar saja, setelah tak berapa lama sang pujaan hati berangkat bersama dengan Kaila yang di kira adalah pemilik cafe oleh Zachery. Senyum mengembang menghiasi wajah tampan nya, dengan cepat dia membukakan pintu depan dengan senyum yang merekah membuat kedua gadis itu bergidik ngeri


"Woi, apaan sih senyum-senyum gitu" ucap Kaila menepuk bahu Zachery pelan


"Ye.. Senyum kan ibadah, apalagi hari ini hari jum'at" elak Zachery


"Iya tapi jangan kebanyakan senyum, sendirian lagi lo, jangan-jangan" tuduh Kaila


"Jangan-jangan apa Ka?!" tanya Alsava


"Jangan-jangan ada yang masuk ketubuh dia, hii" ucap Kaila bergidik takut menjauh dari Zachery


"Husst,,,! Hati-Hati kalau ngomong Ka, bisa jadi doa, lagian dicafe kita nggak akan ada yang kayak begituan!" kata Alsava


"Iya lo,, gue waras dan masih sadar,, enak aja lo kalau ngomong,," kesal Zachery


"Eh tapi bener sih,, gue kemasukan wajah cantiknya gadis cantik disebelah lo itu,, serasa hari ini cantiiiiiikk banget" goda Zachery


Plakk


"Sadar lo,, Sava nggak akan mau sama elo tahu nggak!!" sanggah Kaila


"Eh kenapa,, gue kan baik hati, suka senyum, pekerja keras, ganteng dan suka nabung lagi, apa coba yang kurang dari gue" ucap Zachery


"Makanya itu,, karena lo terlalu baik hati, jadi si Sava nggak mau,, lo baik hati ke banyak cewek sih, gue aja ogah" kata kaila sambil menaikkan bahunya


"Eh, itukan elo Ka, belum tentu Sava berfikir kayak gitu, ya nggak Sa" kata Zachery yang melihat kearah Alsava yang tengah melihat kearah mereka berdua


"Kalian berdua ngomong apaan sih, udah lah kalian jadian aja dari pada tiap kali ketemu adu mulut kayak gini,," goda Alsava


"Ogah" ucap Zachery dan Kaila secara bersamaan


"Tuh kan kompak" ucap Alsava cekikikan


Alsava pun lebih memilih pergi meninggalkan mereka berdua yang sedang melanjutkan perdebatan antara siapa yang pantas untuk mendapatkan untuk Alsava. Zachery yang tetap ngotot agar dirinya lah yang pantas namun Kaila menyanggah dengan memilih yang lain selain Zachery yang akan menjadi pendamping Alsava. Alsava hanya mampu menggelengkan kepalanya mendengar perdebatan mereka yang tak ada habisnya

__ADS_1


Perdebatan antara Zachery juga Kaila berakhir setelah karyawan lain berdatangan, Zachery yang memilih untuk melanjutkan pekerjaanya sedangkan Kaila memilih untuk keruangannya


Dengan giat dia mengerjakan semua pekerjaan yang berikan padanya, tak ada kata mengeluh yang keluar dari dalam mulutnya, dengan senang hati dia melayani para pelanggan, tak lupa senyum tampan yang selalu di tunjukkan kepada pelanggan membuat mereka betah berada di dalam cafe, mengingat banyak diantara mereka adalah kaum hawa


Terlebih saat ini Alsava tengah ikut membantu melayani karena banyaknya pelanggan yang berdatangan membuat karyawan yang lain kualahan. dan itu membuat Zachery menjadi lebih bersemangat lagi


Dengan senang hati pula dia membantu segala hal yang dikerjakan oleh Alsava, baik saat Alsava tengah membersihkan meja ataupun mengangkat piring maupun geoas kotor, membuat Alsava menggelengkan kepalanya


***


Sungguh nasib baik bagi seorang Zachery karena dalam satu minggu ini sang pujaan hati selalu hadir membantu para pelanggan membuatnya bisa berlama-lama menatap wajah cantik pujaan hatinya


Begitu pula selama satu minggu itu tak lupa dia selalu membantu apapun yang dikerjakan oleh Alsava


"Nggak usah Za, kamu kerja yang lain aja"


"Nggak perlu repot-repot Za"


"Aku bisa sendiri Za"


"Nanti kamu tambah capek Za"


"Nanti malam kamu masih kerja lagi lo" begitulah kata yang selalu dilontarkan oleh Alsava karena tak enak hati melihat semua pekerjaanya diambil alih oleh Zachery, namun sama sekali tak diindahkan apa yang telah diucapkan Alsava, dia justru bertambah semangat dengan kalimat yang dilontarkan oleh gadis itu


"Nggak usah Za, nanti kamu tambah capek" Ucap Alsava yang lagi-lagi pekerjaanya diambil alih oleh Zachery


"Kamu istirahat dulu aja ya, kamu dari pagi udah kerja," saran Alsava yang mengikuti langkah Zachery dari belakang


Zachery yang mendengar ucapan Alsava menjadi tersenyum lebar, karena menurutnya ini adalah bentuk rasa kepedulian yang ditunjukkan oleh Alsava padanya


Merasa tak dihiraukan ucapannya membuat Alsava menjadi geram, karena pria didepannya begitu keras kepala untuk istirahat, Alsava khawatir kalau karyawannya akan kelelahan karena terlalu banyak bekerja, dengan cepat dia menarik tangan Zachery ditempat istirahat para karyawan


"Duduk sini" tegas Alsava


Zachery hanya tersenyum melihat tingkah laku Alsava yang tengah kesal


Beberapa menit kemudia Alsava membawa nampan besar ditangannya yang berisi makan siang juga minuman, Zachery dibuat bingung melihat Alsava yang sedikit kesusahan membawa nampan itu, dengan sigap dia mengambil alih nampan yang ada ditangan Alsava agar dibawanya


"Nih makan" ucap Alsava mendudukkan tubuhnya


Zachery hanya mengerutkan alisnya, karena dia bingung ada apa


"Eh, kok malah diem aja, ini makan" ucap Alsava memukul pelan lengan Zachery yang tengah melamun

__ADS_1


"Eh,,, hah,,," ucap Zachery gelagapan


"Ini udah lewat jam makan siang, sekarang makan, terus lanjut kerja lagi oke" tawar Alsava dengan nada memerintah


Belum sadar apa yang diucapkan oleh gadis didepannya, sang gadis sudah akan beranjak dari duduknya, dengan cepat dia menahan tangan Alsava agar tetap ditempat


"Ehh, kenapa?" tanya Alsava bingung


"Aku nggak enak kalau makan sendirian!" ucap Zachery


"Lah terus!" tanya Alsava lagi


"Temani aku makan" ucap Zachery tersenyum lebar


"Aku udah makan" jawab Alsava menegaskan


"Temani aku duduk aja kalau gitu, aku nggak enak kalau cuma makan sendirian, sedangkan yang lain kerja" alibi Zachery, yang sebenarnya ada alasan lain


"Nggak enak kenapa, mereka pasti paham, karena saat mereka makan kamu masih kerja tadi, jadi jangan sungkan" ucap Alsava yang akan beranjak dari duduknya


"Udah ah duduk, temani aku makan sampai selesai ya, pliss" ucap Zachery memohon dengan memasang wajah manis nya


"Ihh,, apaan sih" ucap Alsa menutupi wajah Zachery dengan tangannya


"Ya udah aku temani" ucap Alsava mengalah


"Yess" teriak Zachery kegirangan, Karena merasa bisa lebih lama berdekatan dengan Alsava


Zachery makan dengan diam, sesekali dia melirik Alsava yang tengah bermain dengan ponselnya sambil sesekali menyeruput coklat hangat yang ada didepannya


"Hari minggu ada acara" tanya Zachery yang telah selesai memakan makanannya


"Mmmm, nggak ada kayaknya kenapa?" jawab Alsava


"Hmm.., Kamu suka nonton nggak?" tanya Zachery lagi


"Nonton apa dulu sih" Alsava balik bertanya


"Romance comedy! ada film baru dibioskop, tapi nggak ada yang mau katanya norak" jawab Zachery sekenanya


"Eh, kamu suka juga genre romance comedy,," jawab alsava berbinar


"Iya, aku udah pesan dua tiket untuk nonton, mmm kamu mau nggak?" tanya Zachery

__ADS_1


"Yang movie terbaru itu ya, eh boleh deh, aku juga penasaran soalnya,, Kaila sama Nara nggak mau kalau aku ajak nonton yang genre nya kayak gitu" ucap Alsava jujur


"Yess,,, jadi mau kan,, oke nanti aku jemput ya" ucap Zachery kegirangan


__ADS_2