Jodohku Ternyata Dia

Jodohku Ternyata Dia
First meet


__ADS_3

'Author Pov'


Dugh


"Akkk hidungku" pekik alsava kaget saat keluar dari arah toilet lagi-lagi ditabrak dan mengenai hidung nya.


"Sepertinya kita bertemu lagi Nona!" Ucap pria itu menampilkan smirik nya


'Alvarendra osama 25 tahun, pengusaha sukses diusia muda, yang sudah berkecimpun didunia bisnis sejak usia 20 tahun. Bertubuh tinggi 180 cm, kulit seputih susu, dan yang pasti 'tampan'. Siapapun akan tergila-gila dengan pesona yang dimilikinya.'


'Alvarendra Pov'


Pagi ini aku berencana pergi ke apartement


Raefal, teman sedari kecil juga assisten pribadiku. Dia bilang hari ini izin tak kekantor karena semalam demam ujarnya. Yang aku tahu dari sifatnya, dia tak akan izin sakit kecuali dia benar-benar tak bisa bangun. Kulangkahkan kaki ku masuk melewati lobi apartemen dengan membawa segelas jus kesukaanya yang tadi ku beli dijalan, 'buah naga', entah apa yang membuat dia menyukai jus satu ini bahkan saat sakit. Hanya dia yang tahu.


Kulangkahkahkan kaki ku memasuki gedung apartement yang ditinggalinya. Akupun berjalan melewati lobi apartement. karena tak memperhatikan jalan dan sibuk dengan ponsel ku, tak sengaja aku menabrak seseorang


Brukk


"Akkk hidung ku" pekiknya lirih, akupun kaget kulihat wanita yang kutabrak mengelus hidungnya yang kuyakini menabrak dada bidangku


'imutnya' gumamku dalam hati.


Entah mengapa dia terlihat imut saat seperti ini.


"Maaf" ucapku kemudian setelah kulihat dia baik-baik saja


Kulangkahkan kaki ku meninggalkan gadis didepanku, baru saja pergi beberapa langkah kurasakan kepala bagian belakangku tertimpuk sesuatu,


'Botol mineral' keningku berkerut, kuedarkan pandanganku mencari siapa yang sengaja melemparkannya padaku, kulihat gadis yang kutabrak tadi menatap kesal kearahku

__ADS_1


"Maaf" ujarkan kemudian pergi meninggalkanku begitu saja


Entah mengapa tiba-tiba perasaan kesal ikut menyelimutiku, apalagi dengan perbuatannya yang melemparku dengan botol mineral dan pergi begitu saja. Dengan kesal akupun menghampiri gadis yang meninggalkanku beberapa saat yang lalu.


"Hei Nona" ujarku dengan mencekal tangannya, kulihat dia terkejut dengan ulah ku, apa peduliku pikirku dalam hati


"Apa kau tahu berapa harga pakaian dan waktu yang kugunakan saat ini" Entah apa yang kufikirkan hingga kulontarkan kalimat ini padanya


"Dan,, apa kau tidak diajarkan sikap sopan santun oleh orang tua mu?" lanjutku mengingat perlakuannya tadi padaku


"Hehh, dan apa anda juga tahu tuan berapa harga pakaian dan waktu yang kugunakan saat ini?" ucapnya setelah melepaskan cekalan tanganku.


"dan mengenai sopan santun, aku hanya mengikuti apa yang kau lakukan padaku tuan!" jawabnya kemudian, kurasa sekarang keningku berkerut tanda tak paham


"Apa maksud mu Nona?" tanya ku karena memang tak paham dengan pembicaraannya


"Huh, apa anda tidak ingat dengan apa yang anda perbuat beberapa saat yang lalu tuan, anda menabrakku" jawabnya dengan marah mencoba mengingatkanku


"Aku sudah meminta maaf dan apa lagi yang kau permasalah kan Nona? harus nya aku yang mendapat kata maaf dari mu karena sudah melemparku dengan botol mineral itu" kataku dingin dengan menunjuk botol air mineral yang dia lemparkan tadi


"Hahhaha" tawanya, akupun mengerutkan dahiku dengan tanggapan wanita ini,


'Ada yang lucu kah?' tanyaku dalam hati


"Hhh, Aku sudah meminta maaf padamu juga tuan, dan mengenai bajumu yang basah, ayolah tuan ini hanya air putih yang tak berwarna dan akan kering secepatnya" katanya sambil menunjuk baju ku yang basah


"Tapi apa anda tidak melihat ulah perbuatan anda dengan minuman yang anda bawa saat ini, anda membuat baju ku basah sekaligus berubah warna sama dengan warna minuman yang ada ditangan anda sekarang dan anda hanya meminta maaf tanpa menunjukkan ekspresi rasa bersalah anda, jadi apa aku harus meminta maaf lagi ha" ucapnya marah, Ah memang baju nya kotor karena noda dan kuyakini karena tumpahan jus yang ada ditanganku


"Dan satu lagi, anda membuat berkas yang ku bawa juga berubah warna, 'haaahhhh 😱" kulihat ekspresi kaget menghiasi wajahnya sekarang, dan sedetik kemudian dia pergi meninggalkanku dengan perasaan heran. Tak dihiraukannya panggilanku gadis itu melenggang pergi meninggalkan apartement


"Sial" umpat pria ku lalu juga melenggang pergi dari gedung apartemen yang saat ini ku pijaki.

__ADS_1


'gue nggak jadi ketempat loe, ada urusan mendadak' kukirimkan pesan ke raefal karena tak jadi menemuinya


Ting


'Tak apa bos, aku sudah lebih baik sekarang' balasnya


Kulajukan mobilku membelah jalanan jakarta menuju kantorku. Tanpa terasa seharian aku berada didepan layar monitor menyelesaikan tugasku. Bahkan aku melewati makan siang ku, karena memang raefal, assisten yang biasanya mengingatkanku makan siang tak ada dikantor.


Drrrt drrrt drrt drrt


Kulihat sekilas layah ponsel ku


Mommy is calling


Aku pun mengerutkan dahiku, ada apa mommy menelfon dijam seperti ini pikirku, kulihat juga dilayar ponsel ku waktu menunjukkan 14.18. Tanpa menunggu lama lagi kugeser tanda hijau di layar ponsel ku pertanda bahwa aku mengangkat pangggilannya


"Ada apa mom" jawabku pada nya disebrang sana


"Emang mommy tadi kesana sama siapa?" tanyaku lagi karena beliau memintaku untuk menjemputnya


"Iya iya aku berangkat sekarang" jawabku malas, bukan malas karena menjemput, tapi malas karena harus meninggalkan pekerjaan yang akhirnya tak selesai hari ini.


Panggilanpun berakhir.


Kulajukan mobilku dengan kecepatan sedang, setelah hampir satu jam akupun sampai ditempat tujuanku. Kuparkirkan mobilku ditempat yang telah disediakan.


Pandanganku pun menyapu keseluruh bangunan yang kupijaki sekarang, Mall, ya aku diminta menyusul ke Mall, yang katanya sekarang berada dilantai dua. Ku edarkan pandanganku berharap segera menemukan keberadaannya dan langsung pulang, tapi


Dugh


"Akkk hidungku" pekik wanita yang didepanku dan kuyakini tak sengaja tertabrak olehku. Sontak mataku membulat melihat siapa wanita yang didepan ku saat ini,

__ADS_1


"Sepertinya kita bertemu lagi Nona!" Senyumku pada wanita yang beberapa saat lalu kutabrak lagi


*terimakasih sudah membaca, jangan lupa klik tombol favorite dan like/suka kalau kalian suka sama cerita aku, biar akunya tambah semangat bikin cerita nya luph luph luph


__ADS_2