
Akhirnya langkah kaisar Yu Qing San dan juga pangeran Li Zhe Liang sampai di sebuah ruangan vip, dengan sangat lembut pria nomor 1 di kekaisaran feniks emas itu langsung mendudukkan tubuh istrinya di atas sebuah kursi, bahkan dia menyangga leher sang istri menggunakan tangannya sendiri.
Hal itu tentu saja membuat putra mahkota kekaisaran kura-kura salju menggelengkan kepalanya perlahan, dia tak menyangka jika penguasa tiran itu memiliki sikap yang begitu lembut terhadap permaisurinya, meskipun di medan pertempuran dia selalu saja menujukan kekejamannya.
Tak lama beberapa orang pelayan langsung memasuki ruangan itu, mata mereka terlihat berkedip manja, saat menyaksikan keromantisan yang ditunjukkan oleh kaisar Yu Qing San dengan permaisuri Huang Yue Li.
Para pelayan itu telah terbiasa melayani orang-orang besar, namun baru kali ini mereka bisa melihat kelembutan, yang ditunjukkan oleh seorang penguasa kekaisaran terhadap pasangannya. Andai saja para penguasa yang lain melihat hal itu, pasti mereka akan muntah darah karena tak percaya dengan penglihatannya sendiri.
"Salam yang mulia... Izinkan pelayan ini mencatat semua pesanan yang diinginkan oleh yang mulia Kaisar beserta permaisuri dan juga putra mahkota." ucap pelayan itu sambil menunduk dalam.
Dia menunjukkan hormat yang sangat tinggi, terhadap ketiga orang tamu mulia yang saat ini berada di ruangan vip itu.
Kaisar Yu Qing San sama sekali tidak melirik ke arah suara gadis pelayan itu, meskipun sejak tadi mereka berusaha untuk menarik perhatian penguasa kekaisaran Feniks emas dengan suara yang sangat manja, namun hal itu tak membuat sang penguasa melirik ke arahnya.
Dia terlalu sibuk membetulkan posisi permaisuri Huang Yue Li yang saat ini tengah tertidur, bahkan tanpa ragu penguasa kekaisaran feniks emas itu membawa tubuh permaisurinya, untuk bersandar di bahu kekar miliknya.
"Sediakan semua makanan yang paling lezat di rumah makan ini!" ucap kaisar Yu Qing San acuh tak acuh.
Dia bahkan dengan sangat santai membetulkan helaian rambut permaisuri Huang Yue Li, yang saat ini terlihat sedikit menutupi wajah cantiknya. Para pelayan yang melihat tindakan dari pria itu hanya bisa tersenyum kecut, andai saja mereka memiliki pasangan yang sangat istimewa seperti Kaisar Yu Qing San, mungkin mereka bisa menjadi seorang wanita yang paling beruntung dan juga sangat berbahagia di dunia ini.
__ADS_1
Hanya saja nasib mereka tidaklah sebaik permaisuri Huang Yue Li, yang hidup penuh gelimangan harta dan juga cinta kasih dari sang suami. Bahkan pada saat wanita itu keadaan tidur saja, suaminya sama sekali tidak melirik ke arah wanita lain dan masih tetap fokus untuk mengurus sang istri.
Akhirnya para pelayan pun segera beranjak dari ruangan itu meninggalkan putra mahkota Li Zhe Liang yang saat ini hanya bisa menggaruk kepalanya yang tak gatal. Sepertinya dia telah salah meminta bantuan kepada kaisar Yu Qing San, karena pria itu hanyalah seorang budak cinta dari sang istri.
Mungkinkah jika pria yang saat ini berada di hadapannya, memiliki masalah yang sama dengan sang ayah? Sama-sama takut dengan istrinya dan juga akan selalu menuruti apapun yang diperintahkan oleh permaisurinya?
Diam-diam pangeran Li Zhe Liang menyesali tindakannya, yang telah mengundang Kaisar Yu Qing San untuk duduk bersama, namun saat ini dia harus bisa memastikan bahwa pria nomor satu di kekaisaran feniks emas itu bukanlah boneka, yang digerakkan oleh sang istri, seperti Kaisar yang berkuasa di kekaisaran kura-kura salju.
Tak lama para pelayan pun kembali datang, mereka mulai menghidangkan berbagai jenis makanan yang terlihat sangat lezat, apalagi uap tipis masih mengepul dari semua makanan itu, yang menandakan bahwa semua hidangan yang dibawa oleh para pelayan, baru saja dimasak sesaat yang lalu.
Kaisar Yu Qing San hanya menganggukkan kepalanya, dia cukup puas dengan pelayanan yang diberikan oleh rumah makan itu, meskipun hingga saat ini dirinya masih belum mencicipi rasa dari masakan yang dihidangkan oleh para pelayan, namun setelah mencium bau masakan itu, dia merasa sangat yakin bahwa seluruh makanan yang kini telah tersusun di atas mejanya, merupakan hidangan terbaik yang dimiliki oleh rumah makan.
Meskipun dia terbiasa dilayani oleh para pelayan di dalam istana kekaisarannya, namun saat ini entah kenapa dia merasa bahwa para pelayan itu memiliki niat lain, sehingga menggunakan cara dan juga trik kotor agar bisa menarik perhatiannya.
Hoam...
Permaisuri Huang Yue Li tiba-tiba saja terbangun, membuat para pelayan yang sejak tadi berusaha untuk menarik perhatian dari Kaisar Yu Qing San langsung mundur beberapa langkah, mereka tentu saja tidak memiliki keberanian di hadapan wanita itu, mengingat bagaimana cara dari Kaisar Yu Qing San dalam memperlakukannya, membuat mereka sangat yakin bahwa permaisuri Huang Yue Li adalah wanita yang sangat istimewa dihati kaisar itu.
Kaisar Yu Qing San langsung mengambil sebuah mangkuk yang masih baru, kemudian menuangkan nasi dan beberapa lauk untuk sang permaisuri, tak lupa dia juga mengambilkan beberapa macam sayur, kemudian menumpuknya di mangkuk yang berada di hadapan sang istri.
__ADS_1
Permaisuri Huang Yue Li hanya tersenyum tipis melihat kelakuan dari suaminya itu, namun sudut mata wanita itu melirik ke arah para pelayan yang saat ini menunjukkan senyuman kecut, sepertinya mereka benar-benar sangat tidak suka melihat perlakuan dari kaisar Yu Qing San yang begitu lembut terhadap istrinya.
Permaisuri Huang Yue Li tidak ingin kalah dari sang suami, wanita itu dengan sangat cepat langsung mengambil mangkuk yang lain, kemudian menuangkan nasi beserta beberapa macam ikan dan juga sayuran. Sambil tersenyum lembut, dia pun segera menyerahkan sepasang sumpit untuk sang suami, sehingga membuat kaisar Yu Qing San langsung melengkungkan senyuman manis.
Tidak salah jika dia memilih permaisuri Huang Yue Li sebagai istrinya, wanita itu tak hanya memiliki kemampuan yang luar biasa dalam strategi dan juga bertarung, namun dia tahu bagaimana caranya membuat wanita lain merasa iri dan juga cemburu terhadapnya.
Saat ini wajah para pelayan itu terlihat menghitam, sepertinya mereka telah makan cuka melihat keromantisan yang ditunjukkan oleh sepasang orang paling berkuasa di kekaisaran feniks emas itu.
Andai saja permaisuri Huang Yue Li tetap tertidur, mungkin saat ini para pelayan itu masih memiliki kesempatan untuk bisa merayu ataupun sedikit menarik perhatian dari Kaisar Yu Qing San.
Hanya saja sepertinya saat ini nasib baik belum berpihak kepada mereka, sehingga akhirnya permaisuri Huang Yue Li terbangun dan langsung melayani seluruh kebutuhan suaminya.
"Apakah kalian akan tetap berdiri di tempat itu dan melihat tamu menikmati makanannya? Sepertinya itu merupakan tindakan yang tidak sopan." tegur permaisuri Huang Yue Li kepada para pelayan, yang hingga saat ini sepertinya masih enggan untuk melangkahkan kaki mereka, meninggalkan ruangan vip yang ditempati oleh ketiga orang anggota keluarga istana itu.
Para pelayan akhirnya segera keluar dari ruangan itu, meskipun dengan raut wajah yang berbeda. Sepertinya saat ini mereka tengah kesal, karena mendapatkan ucapan sinis dari permaisuri Huang Yue Li, padahal mereka masih ingin berada di dalam ruangan itu dan melayani Kaisar Yu Qing San.
"Dasar permaisuri sialan! Lihat saja nanti, pelayan ini pasti akan berhasil menaklukan kaisar Yu Qing San." ucap salah seorang gadis pelayan sambil mengepalkan kedua tangannya di samping hanfu yang dia pakai.
Hatinya benar-benar tengah kesal saat ini. Bagaimana bisa dia melupakan posisinya sebagai seorang pelayan? Sehingga berpikiran untuk menjadi salah satu wanita dari Kaisar Yu Qing San?
__ADS_1
Tentu saja karena wajah dari pria itu yang terlalu tampan dan juga perlakuannya yang begitu lembut, membuat hati wanita manapun pasti akan meleleh dan ingin memiliki pasangan yang menakjubkan seperti Kaisar Yu Qing San.