
Permaisuri Huang Yue Li akhirnya berangkat menuju kekaisaran naga sakti diikuti oleh 50.000 orang prajurit, yang memang sengaja dia pilih sebagai pasukan tempur miliknya.
Sementara 30.000 orang prajurit akan tetap tinggal di istana kekaisaran untuk berjaga-jaga, jika ada orang-orang yang memang memiliki niat buruk dan datang menghancurkan kekaisarannya.
Wei Wei beserta kedua orang rekannya saat ini telah duduk di atas kuda dengan sangat menawan, ketiganya terlihat seperti bayangan permaisuri Huang Yue Li, sehingga kemanapun sang permaisuri pergi, mereka akan selalu ikut dan berada tepat di belakang sang majikan.
"Bersiaplah! Sebentar lagi kita akan segera berangkat menuju kekaisaran naga sakti, persiapkan seluruh kebutuhan dan juga senjata. Jangan sampai kita kehilangan banyak pasukan saat menyerang kekaisaran naga sakti." ucap permaisuri Huang Yue Li memberikan perintah kepada seluruh pasukannya.
Semua pasukan langsung bergerak untuk memeriksa kembali seluruh persiapan yang telah dilakukan, mereka tak ingin mengecewakan sang permaisuri agar tidak menyulut kemarahan dari wanita yang sudah terlihat seperti iblis dari neraka itu.
Meskipun permaisuri Huang Yue Li terlihat sangatlah cantik, namun jelas raut kemarahan tercetak di wajahnya, sehingga membuat seluruh pasukan kekaisaran feniks emas tidak berani menatap ke arah wanita itu.
Mereka lebih cenderung untuk mempersiapkan diri, agar pertempuran yang akan terjadi dalam beberapa hari ke depan semakin menyenangkan.
Akhirnya setelah yakin bahwa seluruh persiapan yang dilakukan telah selesai, permaisuri Huang Yue Li segera mengajak seluruh pasukannya untuk keluar dari istana kekaisaran feniks emas, dan memulai perjalanan menuju kekaisaran naga sakti.
Seruan semangat dari para prajuritnya, membuat hati sang permaisuri menjadi semakin berkobar, dia benar-benar merasa beruntung karena memiliki orang-orang yang setia disampingnya.
Meskipun saat ini hatinya telah dilanda gusar dengan keadaan kaisar Yu Qing San yang mungkin saja dalam kondisi sekarat, jika tubuhnya tidak bisa menahan racun yang saat ini terus menggerogotinya.
Kemarahan dan juga dendam terlukis dari sinar mata indahnya, wanita itu telah memperlihatkan sebuah kemungkinan terburuk, yang mungkin saja diterima oleh seluruh kekaisaran naga sakti karena telah berani mengusik ketenangan dan juga kebahagiaannya. Dia tidak akan diam saja, setelah mengetahui bahwa adik dari ibu suri Yun Jian telah berani mencari masalah dengannya.
Perjalanan dari kekaisaran feniks menuju kekaisaran nagasakti berhasil ditempuh oleh permaisuri Huang Yue Li beserta seluruh pasukannya, hanya dengan 15 hari saja.
Mereka sesekali akan berhenti di hutan ataupun di rumah makan, untuk mengisi perut dan juga beristirahat sejenak, sebelum akhirnya kembali melanjutkan perjalanan.
Permaisuri Huang Yue Li tentu saja tidak ingin kondisi kaisar Yu Qing San semakin parah, jika dia beserta seluruh pasukannya terlambat datang menuju kekaisaran naga sakti, terlebih saat ini dia telah mengetahui sebuah berita, jika putri Yun He yang merupakan putri kesayangan dari Kaisar Yun Shao ternyata secara diam-diam, telah mengirimkan para pembunuh bayaran untuk memburunya di istana kekaisaran feniks emas.
Hanya tinggal satu hari lagi saja, akhirnya permaisuri Huang Yue Li beserta pasukannya akan segera menginjakkan kaki mereka di wilayah kekaisaran naga sakti, namun saat ini sepertinya mereka tidak bisa kembali melanjutkan perjalanan mengingat ada sekitar 500 orang pria berpakaian hitam, yang sengaja menghadang rombongan dari permaisuri Huang Yue Li di perjalanan.
"Berhenti..!" teriak salah seorang pria yang sudah cukup berumur, dia sengaja menghentikan pasukan kuda milik permaisuri Huang Yue Li.
__ADS_1
"Siapa kalian dan apa maksud kalian mendatangi kekaisaran naga sakti dengan membawa begitu banyak pasukan perang?" tanya pria itu.
"Apakah penting untukmu mengetahui siapa kami dan maksud dari kedatangan kami di wilayah kekaisaran ini?" salah seorang jenderal kekaisaran feniks emas menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pria tua itu, sambil mengembalikan kembali pertanyaan kepada si pria tua.
"Sial..! Berani sekali kau mengajukan pertanyaan secara tidak sopan terhadap ketua kami? Apa kalian belum mengetahui, jika kami adalah pasukan pembunuh bayaran, yang bisa saja merenggut nyawa kalian semua?" ucap salah seorang pria berpakaian hitam.
Sepertinya dia begitu emosi atas pertanyaan yang diajukan oleh Jenderal kekaisaran feniks emas terhadap ketua mereka.
"Menyingkirlah, kami tidak memiliki urusan apapun dengan kalian semua!" ucap permaisuri Huang Yue Li dengan sangat datar dan juga dingin.
Ke 500 orang pembunuh bayaran itu pun melirik ke arah suara, mata mereka membulat dengan sempurna, setelah melihat penampakan bagaikan dewi yang saat ini duduk dengan begitu gagah di atas kuda putih yang ditungganginya.
Tak hanya karena paras yang begitu menawan, namun juga aura yang dikeluarkan oleh wanita itu terlihat berbeda dengan para prajurit lainnya, sehingga mereka meyakini bahwa wanita yang kini telah menatap tajam ke arah mereka dengan penuh permusuhan, merupakan pemimpin dari para prajurit itu.
"Sepertinya kau terlalu sombong, nona manis! Akan lebih baik jika kau turun dari kudamu dan berjalan ke arah kami, aku akan menjadikanmu sebagai selir dan kau bisa mendapatkan semua yang kau inginkan." ucap pria tua yang merupakan ketua dari kelompok pembunuh bayaran itu.
Para prajurit yang mendengar ucapan yang begitu lancang dari mulut pria itu langsung bergetar hebat, mereka benar-benar dibuat emosi oleh kelakuan pria tua yang tidak tahu diri itu, karena telah berani menginginkan permaisuri kekaisaran Feniks emas sebagai selirnya.
Nampak wajah-wajah para prajurit dan juga jenderal itu mulai menghitam, mereka sudah tak bisa lagi menahan kesabaran, sehingga ingin segera menginjak-injak tubuh dari para pembunuh bayaran yang telah berani mencari masalah dengan permaisuri kekaisaran feniks emas.
Huang Yue Li melengkungkan senyuman tipis, meskipun hatinya benar-benar sangat kesal, tapi dia tidak menunjukkan hal itu sama sekali di hadapan semua orang. Bahkan dengan sangat lantangnya permaisuri dari kekaisaran feniks emas itu menantang seluruh pembunuh bayaran untuk bertarung dengan para prajuritnya.
"Apa kau yakin memiliki kemampuan untuk itu? akan lebih baik jika kalian segera pergi dari tempat ini, untuk menyelamatkan diri daripada mati di tangan para prajuritku yang gagah berani." jawab permaisuri Huang Yue Li seraya menyunggingkan senyuman misterius di wajahnya.
Namun semua prajurit yang hadir di tempat itu saat ini terlihat mulai menggigil ketakutan, karena aura yang dikeluarkan oleh permaisuri mereka, benar-benar dipenuhi oleh kebencian dan juga penindasan yang sangat kuat.
"Ciiih! Dasar wanita bodoh! Kami adalah pembunuh bayaran yang paling terkenal di seluruh wilayah kekaisaran naga sakti, meskipun Jumlah pasukanmu beratus-ratus kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan anggotaku, bukan berarti kami tidak bisa memusnahkan kalian satu persatu." ungkap ketua pembunuh bayaran itu sambil menunjuk ke arah permaisuri Huang Yue Li dengan jari telunjuknya.
"Kalianlah yang seharusnya mundur sejak tadi, dan tidak mengganggu perjalanan Yang mulia permaisuri Huang Yue Li." jawab Wei Wei yang benar-benar merasa berang dengan kelakuan para pembunuh bayaran itu.
Hahaha...
__ADS_1
Terdengar tawa yang sangat kencang dari para pembunuh bayaran itu, setelah mengetahui jika wanita yang sejak tadi bersikap begitu dingin itu ternyata wanita yang menjadi target pembunuhan mereka.
"Ternyata kami tidak perlu jauh-jauh mencarimu! Kau sendiri telah datang untuk mengantarkan nyawa pada kami." ucap ketua pembunuh bayaran itu dengan senang hati.
Sring...
Sring...
Sring...
...----------------...
Jangan lupa untuk mampir dinovel terbaru author yang mulai publish hari ini, sudah update 2 chapter ya readers 😊.
Sinopsis:
Seorang kunoichi (ninja wanita) bernama Ayame mengalami perpindahan jiwa yang mengejutkan.
Perpindahan jiwa itu membawanya ke dalam tubuh seorang putri bernama Lian Hua, yang terkenal dengan kelemahannya yang mendalam. Lian Hua hidup di dalam lingkungan kerajaan yang tertutup, di bawah bayang-bayang ayahnya yang kejam dan ibu tirinya yang dingin. Tubuhnya yang lemah sering kali menjadi sasaran ejekan dan penindasan di istana.
Meskipun dihadapkan pada situasi yang sulit, Ayame menggunakan keahliannya yang luar biasa untuk beradaptasi dengan kehidupan barunya. Dia mengeksplorasi pengetahuan Lian Hua tentang politik dan strategi kerajaan, sementara juga menyempurnakan keterampilan fisik dan mentalnya melalui latihan kunoichi yang telah dia uwarakan.
Dengan tekad yang tak tergoyahkan, Ayame merubah kelemahan menjadi kekuatan. Dia menggunakan kecerdasannya untuk mendapatkan pengaruh di balik layar, membantu memperbaiki kebijakan kerajaan, dan melindungi rakyat dari ketidakadilan. Ayame menjadi figur yang terhormat di istana, meskipun tetap bersembunyi di balik identitas putri Lian Hua.
Namun, takdir memiliki rencana lain bagi Ayame. Di tengah perjuangannya, dia menarik perhatian Raja Iblis, seorang penguasa gelap yang memiliki kekuatan yang mengerikan. Raja Iblis terpesona oleh kecerdasan, keberanian, dan kekuatan semangat Ayame yang terus berkembang.
Terkagum-kagum akan kunoichi yang berubah menjadi seorang putri yang kuat, Raja Iblis menjadikan Ayame sebagai permaisurinya. Awalnya, Ayame ragu dan menghargai integritas dan misi kebenarannya. Namun, dia menyadari bahwa posisi sebagai permaisuri bisa memberinya kekuatan yang lebih besar untuk membawa perubahan di negeri ini.
Dengan tekad yang kuat, Ayame menikahi Raja Iblis, tetapi dia tidak pernah melupakan asal-usulnya sebagai seorang kunoichi. Dia menggunakan posisinya yang baru untuk mengatasi ketidakadilan dan kekejaman yang ada di kerajaan. Melalui kebijaksanaan dan kekuatan yang dia miliki, Ayame membantu mengubah Raja Iblis menjadi pemimpin yang adil dan bijaksana.
__ADS_1