Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa

Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa
Chapter 105


__ADS_3

Kaisar Li Zhao Yu langsung terdiam, sepertinya penguasa kekaisaran kura-kura salju itu mulai berpikir logis saat ini. Meskipun dia memiliki jumlah pasukan yang tak terbatas, namun kekaisaran feniks emas telah terkenal, karena selalu memenangkan pertempuran dengan kekaisaran lain. Bahkan saat ini telah memiliki beberapa kekaisaran taklukan, yang tunduk di bawah kekuasaan Kaisar Yu Qing San.


Permaisuri Xiao Yue melengkungkan senyuman tipis, sepertinya rencananya saat ini akan segera terlaksana, dengan menghadirkan seorang pelayan untuk dijadikan istri sah dari putra mahkota kekaisaran.


Hal itu tentu saja akan memicu pro dan kontra di antara seluruh rakyat, sehingga akhirnya Kaisar Li Zhao Yu akan mendapatkan masalah besar, sehingga dia bisa mengambil tampuk kekuasaan seutuhnya.


"Yang mulia.." panggil permaisuri Xiao Yue.


Kaisar Li Zhao Yu hanya melirik sekilas ke arah permaisurinya itu, kemudian segera memerintahkan beberapa orang prajurit untuk memanggil Pangeran Li Zhe Liang agar menghadap saat ini.


Sepertinya dia harus mulai mendiskusikan masalah itu, agar tak menambah beban pemikirannya.


Para prajurit yang telah mendapatkan perintah itupun akhirnya segera bergegas, untuk menjemput pangeran Li Zhe Liang yang saat ini baru saja menjejakan kembali kaki di paviliun miliknya, sambil terus memikirkan isi dari gulungan kertas yang dikirimkan oleh permaisuri Huang Yue Li terhadap sang ayah, yang merupakan pemilik tahta kekaisaran.


Tok.. Tok.. Tok...


Terdengar suara ketukan di pintu paviliun yang ditempati oleh pangeran Li Zhe Liang, saat ini beberapa orang prajurit yang telah mendapatkan perintah, segera menjemput putra mahkota kekaisaran yang terkenal bodoh itu.


Meskipun jauh di lubuk hati mereka sangatlah malas, untuk bertemu dengan putra mahkota itu, karena pasti akan sangat menjengkelkan meskipun hanya menyampaikan perintah dari kaisar yang begitu mereka hormati.


Pangeran Li Zhe Liang langsung bergegas menuju pintu, saat ini dia harus segera mengetahui, maksud dan tujuan dari tamu yang mendatangi paviliunnya, mengingat hanya 3 orang saja yang akan berdatangan ke tempat itu.


Sedangkan untuk para prajurit dan juga pelayan yang lain, mereka tidak pernah diberikan izin untuk bisa menjejakan kakinya, di paviliun yang ditempati oleh putra mahkota itu.

__ADS_1


Krieeet...


Pintu akhirnya terbuka, saat ini terlihatlah wajah tampan dari pangeran Li Zhe Liang yang terlihat sangat malas, menatap ke arah tiga orang prajurit suruhan ayahnya.


"Salam pangeran, Anda ditunggu oleh yang mulia di aula." ucap salah seorang prajurit itu sambil membungkuk di hadapan pangeran Li Zhe Liang.


Pemuda itu hanya menganggukkan kepalanya, kemudian berjalan dengan sangat santai menuju aula, dia sudah sangat yakin jika saat ini Kaisar Li Zhao Yi menginginkan sesuatu, sehingga dia memanggilnya untuk mengikuti pertemuan di aula.


Padahal biasanya penguasa kekaisaran itu sama sekali tidak pernah mengajak putra mahkotanya, dalam setiap rapat yang diadakan di dalam aula kekaisaran.


"Putra mahkota memasuki aula." teriak salah seorang prajurit yang berjaga di depan pintu.


Semua orang yang hadir di dalam aula langsung melirik, ke arah kedatangan pemuda yang saat ini nampak sangat malas itu, sudut mata mereka menyipit sembari berpikir, apa yang sebenarnya direncanakan oleh permaisuri Huang Yue Li, sehingga menginginkan putra mahkota kekaisaran kura-kura salju yang terkenal kebodohannya itu, untuk menikah salah seorang pelayannya? padahal jika dia menginginkan, bahkan pemuda itu bisa saja dijadikan sebagai budak persembahan untuk kekaisaran feniks emas.


"Salam yang mulia Kaisar dan permaisuri." ucap pangeran Li Zhe Liang sambil membungkuk di hadapan kedua orang yang paling berkuasa di kekaisaran kura-kura salju itu.


Bahkan dia juga berniat untuk menikahkannya dengan salah seorang pelayan, yang tentu saja akan menjatuhkan harga diri dan juga martabatnya, sebagai seorang putra mahkota kekaisaran.


Pangeran Li Zhe Liang menangkap gulungan itu dengan sangat mantap, dia terlihat begitu menguasai cara penanganan terhadap benda yang dilempar ke arahnya, tanpa ada satu orang pun yang menyadari saat ini, bahkan pemuda itu terlihat menyunggingkan seringaian licik di wajahnya.


Dia sangat yakin jika permaisuri Huang Yue Li telah melakukan sesuatu, yang akan membuat sang ayah akhirnya murka dan memutuskan untuk melakukan pertempuran.


Sejenak pangeran Li Zhe Liang tertegun di tempat, ternyata permaisuri Huang Yue Li tidak berbohong, dia sengaja memetik peperangan di antara kedua kekaisaran, dengan cara meminta pangeran Li Zhe Liang untuk menikahi salah seorang pelayan setianya.

__ADS_1


Padahal semua orang juga mengetahui, bahwa tidak mungkin seseorang yang memiliki derajat lebih tinggi mau menerima seseorang dengan tingkat kasta terendah, seperti seorang pelayan.


Wajah putra mahkota kekaisaran kura-kura salju itu terlihat menghitam, dia mengakui keberanian dari permaisuri Huang Yue Li yang menabuh genderang perang dengan cara yang berbeda. Namun permintaan yang dilakukan oleh wanita itu benar-benar di luar nalar, mungkinkah jika saat ini wanita nomor satu di kekaisaran feniks emas itu telah kehilangan kewarasan, sehingga meminta hal yang tabu untuk dilakukan?


Permaisuri Xiao Yue tersenyum tipis, saat ini dia hanya harus memprovokasi pemuda yang berada di hadapannya itu untuk menerima lamaran, yang ditujukan untuknya.


Apalagi jika dia hanya memiliki seorang istri yang berstatus pelayan, tentu saja akan memudahkan permaisuri Xiao Yue dalam menyingkirkan pemuda itu di kemudian hari, karena pastinya wanita yang dipilihkan oleh permaisuri Huang Yue Li merupakan seseorang yang tidak berkemampuan apapun.


"Bagaimana pendapatmu tentang permintaan dari permaisuri Huang Yue Li, pangeran Li Zhe Liang?" tanya permaisuri Xiao Yue, matanya terlihat menyipit tajam saat menatap wajah dari putra tirinya itu.


pangeran Li Zhe Liang terdiam sejenak, bukan karena dia tidak mempercayai permaisuri Huang Yue Li, namun saat ini dia masih belum tahu, pelayan yang manakah yang akan dijadikan pion oleh permaisuri Huang Yue Li untuk menjatuhkan permaisuri Xiao Yue dari posisinya.


Apalagi yang dihadapi oleh pangeran Li Zhe Liang saat ini adalah seorang wanita yang benar-benar licin dan penuh kelicikan. hal itu tentu saja akan menyulitkan keduanya nanti.


Kaisar Li Zhao Yu hanya menatap tajam ke arah pemuda itu, meskipun memang benar pangeran Li Zhe Liang merupakan darah dagingnya, putranya dari sang permaisuri yang benar-benar pernah begitu mengisi hatinya.


Namun dia memiliki kebencian tersendiri, saat mengetahui bahwa permaisuri pertamanya saat itu, bertaruh nyawa hanya demi untuk mempertahankan putra yang berada di dalam kandungannya, hingga akhirnya dia harus menghembuskan nafas terakhir setelah melahirkan.


"Apa keputusanmu, pangeran Li Zhe Liang?" tanya kaisar Li Zhao Yu.


Pangeran Li Zhe Liang menarik nafas panjang, kemudian menghembuskannya perlahan, tak lama pemuda itu pun langsung menjawab pertanyaan yang diajukan oleh permaisuri Xiao Yue dan juga Kaisar Li Zhao Yu dengan sangat mantap.


"Pangeran ini menerima jodoh yang diberikan oleh permaisuri Huang Yue Li dengan sepenuh hati." ucapnya sambil membungkuk di hadapan Kaisar Li Zhao Yu.

__ADS_1


Sehingga membuat semua orang yang hadir di aula langsung menutup mulut mereka, karena tak percaya. Ternyata putra mahkota kekaisaran kura-kura salju bersedia menikahi seorang pelayan, hanya agar terlepas dari peperangan yang mungkin saja terjadi antara kekaisaran kura-kura salju dengan kekaisaran feniks emas.


"Heh.. Dasar bodoh." gumam permaisuri Xiao Yue dengan suara yang sangat perlahan.


__ADS_2