Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa

Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa
Chapter 125


__ADS_3

Nona muda Guo Mei Qi langsung berjalan ke arah kaisar Yu Qing San, dia masih belum mau mundur, apalagi setelah melihat kecantikan permaisuri Huang Yue Li yang begitu sempurna, saat wanita itu melepaskan cadarnya, membuat hati Nona muda Guo Mei Qi semakin terbakar rasa cemburu.


Dia tak menyangka jika ternyata permaisuri kekaisaran feniks emas itu memiliki kecantikan yang tak terbantahkan, bahkan dirinya sama sekali tak bisa menandingi aura yang dimiliki oleh wanita yang paling berkuasa itu.


Bahkan seluruh anggota keluarga bangsawan Guo saat ini nampak terpukau, mereka sama sekali tak bisa mengedipkan mata melihat kecantikan paripurna milik permaisuri Huang Yue Li. Mungkinkah jika sebenarnya wanita itu merupakan seorang titisan dewi? Bahkan kecantikan yang dimilikinya bisa membuat seseorang kehilangan kesadaran, dia adalah definisi Kecantikan itu sendiri.


Guo Mei Qi yang selama ini selalu mereka agung-agungkan sebagai seorang gadis tercantik di seluruh kekaisaran, ternyata tidak ada apa-apanya dibandingkan permaisuri Huang Yue Li yang memiliki aura keagungan dan juga kemuliaan, wajah cantiknya dipenuhi dengan kelembutan, namun matanya begitu tajam dan memancarkan keberanian, hingga siapapun yang melihatnya pasti akan bertekuk lutut di bawah pesona sang permaisuri.


Lalu apalagi yang bisa mereka banggakan dari Guo Mei Qi? Pantas saja jika Kaisar Yu Qing San menolaknya, karena ternyata permaisurinya jauh lebih sempurna dibandingkan putri mereka.


Bangsawan Guo hanya bisa menunduk dalam, saat ini dia benar-benar merasa sangat malu karena telah begitu sombong dengan kecantikan yang dimiliki oleh Putri kesayangannya, namun di hadapan kecantikan milik permaisuri Huang Yue Li, nona muda Guo Mei Qi bukanlah apa-apa, dia hanyalah debu di matanya.


Namun binar-binar kerakusan masih tetap terlihat di mata nona muda itu, dia masih berharap bisa mengalahkan permaisuri Huang Yue Li dan merebut posisinya dengan berbagai macam cara, dia sudah terlanjur menunjukkan sifat buruknya di hadapan semua orang dan saat ini sudah tak ada lagi jalan untuknya mundur, daripada harus menjadi seorang pelayan dapur, akan lebih baik jika dia bertarung melawan permaisuri Huang Yue Li.


Lagi pula dia sangat yakin jika wanita yang saat ini duduk berdampingan dengan kaisar Yu Qing San itu pasti memiliki kelemahan tersendiri, dia tidak mungkin sesempurna yang saat ini dilihat oleh matanya. Hal itulah yang akhirnya meyakinkan Nona muda Guo Mei Qi untuk bertarung hingga akhir dengan permaisuri Huang Yue Li.

__ADS_1


Kaisar Yu Qing San melirik ke arah bangsawan Guo, matanya menatap tajam sambil sesekali berdecak kesal melihat keluarga bangsawan itu yang ternyata tidak mampu mendidik putri mereka untuk menjadi seorang gadis yang baik, bahkan Guo Mei Qi berani menentang perintahnya sebagai seorang kaisar dan menantang permaisuri Huang Yue Li.


"Sepertinya kau terlalu longgar terhadap putrimu, sehingga abai dengan kelakuannya yang benar-benar tidak memiliki etika sama sekali, bangsawan Guo. Lihatlah gadis yang selama ini selalu kau puji-puji dan banggakan di hadapan semua orang, saat ini dia bahkan mempermalukan dirinya sendiri di hadapan semua pejabat dan pembesar istana kekaisaran, hanya karena ingin menjadi seorang selir. Apakah seperti itu caramu mendidik putrimu itu? Kau ingin dia menjadi seorang perebut suami orang lain?" tanya kaisar Yu Qing San.


Deg...


Deg...


Deg..


Jantung bangsawan Guo beserta seluruh anggota keluarganya saat ini terdengar berdetak dengan sangat kencang, mereka tak menyangka akan mendapatkan pertanyaan yang begitu menohok dari Kaisar Yu Qing San, apalagi saat ini penguasa kekaisaran itu berbicara di hadapan semua orang yang hadir di dalam aula.


Dia terlalu berambisi untuk menjadi selir kaisar, hingga melupakan norma-norma sebagai seorang nona muda bangsawan, bahkan dia dengan tak tahu malunya saat ini menunjukkan taring dihadapan semua orang, dia ingin menantang permaisuri Huang Yue Li, untuk beradu kemampuan dengannya.


Hal itu tentu saja membuat para pembesar dan pejabat istana kekaisaran langsung memelototkan mata, memangnya apa yang bisa dilakukan oleh nona muda itu, sehingga dia berani membuat tantangan yang begitu besar untuk seorang wanita kaisar? Sedangkan semua orang mengetahui, bahwa permaisuri Huang Yue Li merupakan titik tonggak dari istana kekaisaran feniks emas mencapai kejayaannya.

__ADS_1


Wanita itu bahkan telah berkali-kali ikut serta dalam setiap pertempuran, bersama para prajurit dan juga kaisar Yu Qing San dan tak jarang dia juga memimpin pasukan dalam penyerangan terhadap kekaisaran lain yang berani berurusan dengannya.


Dan kini hanya seorang nona muda yang lemah, mengandalkan kemampuannya dalam menari dan juga memainkan musik ingin berhadapan dengan permaisuri Huang Yue Li, Apakah dia terlalu bodoh ataukah memang sudah bosan hidup? Sehingga berani mengeluarkan tantangan yang tidak masuk akal.


Bangsawan Guo hanya bisa menunduk malu melihat kelakuan tak tahu malu putrinya itu, dia bahkan saat ini tak bisa melarang nona muda Guo Mei Qi agar mengurungkan niatnya, apalagi saat ini tantangan itu telah keluar dari mulut sang putri, sehingga mau tak mau dia pun harus menerima kenyataan, jika sampai putri kesayangan mereka kalah dari permaisuri Huang Yue Li maka sebuah hukuman besar pasti akan segera menimpa mereka.


Permaisuri Huang Yue Li hanya bisa memutar bola matanya dengan malas, gadis yang saat ini berada di hadapannya terlalu sombong, sehingga dia berani mengajukan tantangan seperti itu terhadapnya. Namun bukan permaisuri Huang Yue Li namanya jika dia mundur, apalagi saat ini nama baiknya dipertaruhkan.


"Katakan apa yang kau inginkan, nona muda Guo Mei Qi?" tanya permaisuri Huang Yue Li dengan penuh ketegasan.


Mendengar pertanyaan dari wanita yang paling berkuasa di kekaisaran feniks emas itu, Guo Mei Qi hanya melengkungkan senyuman tipisnya, dia sangat yakin bahwa permaisuri Huang Yue Li tak mungkin bisa menghadapi tantangannya, apalagi saat ini wanita itu tengah mengandung.


"Bertarung denganmu!" jawab nona muda Guo Mei Qi, sudut bibirnya tertarik ke atas menunjukkan seringaian tipis.


Permaisuri Huang Yue Li hanya terkekeh pelan, sambil menatap ke arah nona muda Guo Mei Qi dengan penuh keprihatinan. "Apa kau merasa bisa mengalahkanku dengan cara itu, nona muda Guo Mei Qi? Tidak tahukah kau, bahwa selama ini akulah wanita yang telah memimpin para prajurit kekaisaran feniks emas untuk menyerang kekaisaran naga sakti dan menyelamatkan yang mulia kaisar?

__ADS_1


Mendengar ucapan dari permaisuri Huang Yue Li, tentu saja semua anggota keluarga bangsawan Guo saat ini bergetar, mereka benar-benar tak memiliki nyali lagi untuk bisa berhadapan dengan wanita yang paling berkuasa itu. Ingin rasanya saat ini juga bangsawan Guo menarik nona muda Guo Mei Qi agar tidak terus-menerus menentang permaisuri Huang Yue Li.


Tapi sebelum dia melakukan hal itu, sebuah perkataan yang sangat tegas meluncur dari mulut nona muda itu. "Kau terlalu pengecut, permaisuri! Kau harus bertarung dengan ku!"


__ADS_2