
Selir Liu Xia tertegun sesaat mendengar jawaban yang dilontarkan oleh permaisuri Huang Yue Li, Mungkinkah jika wanita yang saat ini berdiri di hadapannya dengan cadar tipis itu, merupakan seorang yang ahli dalam menggunakan pedang dan juga bela diri?
Jika memang demikian, ini pasti akan menjadi sebuah pertarungan yang sangat menyenangkan untuknya, dia memang tidak ingin mendapatkan seorang lawan yang lemah, namun jika orang itu merupakan seseorang yang memiliki kemampuan, akan membuat dirinya semakin bersemangat untuk melenyapkannya.
"Kau berhadapan dengan orang yang tepat, permaisuri Huang Yue Li! Aku akan melenyapkanmu, hingga Kaisar Yu Qing San sendiri tidak akan bisa mengenali wajahmu lagi." ucap selir Liu Xia dengan sangat sombong.
Permaisuri Huang Yue Li tertawa terbahak-bahak, mendengar ucapan dari wanita itu, dia tak menyangka jika ternyata Kaisar Tang San memiliki sebuah mutiara tersembunyi di dalam istana kekaisarannya, sehingga membuat wanita nomor satu di kekaisaran feniks emas itu semakin bersemangat.
Dengan gerakan yang sangat anggun, Huang Yue Li segera berjalan ke arah kereta mewah yang ditempatinya, kemudian mengambil sebilah pedang yang berwarna keemasan.
Dia memang sengaja membuat sebuah pedang yang lain daripada yang biasa dipakai oleh orang-orang, agar bisa menjadi ciri khasnya sendiri, selain itu, bahan yang digunakan dalam pembuatan pedang miliknya bukanlah main-main, itu terbuat dari besi dan baja yang sangat kuat, sehingga saat digunakan oleh tangan yang tepat akan menjadi semakin menakutkan.
Selir Liu Xia segera turun dari kuda yang ditungganginya, dia pun mengerahkan seluruh pasukannya untuk segera membantai para prajurit dari kekaisaran Feniks emas.
Dia tak ingin kehilangan Kaisar Tang San, namun dia juga tak bisa membiarkan permaisuri Huang Yue Li menginjakkan kakinya di atas wilayah kekaisaran Elang api dan menjadi pendamping dari Kaisar Tang San selama dirinya masih hidup.
"Habisi seluruh prajurit dari kekaisaran feniks emas dan tunjukkan jika kalian adalah prajurit elit dari kerajaan kecil." perintah dari selir Liu Xia.
Ternyata ribuan orang prajurit yang dibawanya merupakan pasukan elit kerajaan, yang memang telah terdidik dan terlatih sebagai pasukan terbaik dalam setiap pertempuran.
Kaisar tangsan membelalakkan matanya, dia tak menyangka jika salah seorang selirnya memiliki kemampuan dalam bertarung apalagi saat ini melihat sorot mata tajamnya meyakinkan orang nomor satu di kekaisaran Elang api itu, jika kemarahan dan juga dendam saat ini telah menggunung di dalam hati selir Liu Xia setelah dirinya memutuskan untuk menjadikan permaisuri Huang Yue Li sebagai permaisuri kekaisaran Elang api.
"Itukah yang kau sebut bertindak adil untuk seluruh selirmu, Kaisar Tang San? Bahkan saat ini kau tidak menyadari jika apa yang telah kau perbuat, menyakitkan hati mereka! Saat ini hanya satu orang selirmu yang datang, namun tidak menutup kemungkinan jika 19 orang selir yang lain pun akan mendatangimu untuk meminta pertanggungjawaban." ucap dari Kaisar Yu Qing San seraya menatap tajam ke arah lawannya.
__ADS_1
Kaisar Tang San hanya bisa menelan ludahnya dengan susah payah, dia tak menyangka jika ternyata apa yang dia perbuat, menjadikan selirnya sosok yang beringas dan juga penuh dendam. Padahal selama ini dia selalu melihat senyum manis di wajah cantik sang selir.
Namun kali ini wajahnya terlihat sangatlah garang, dan tatapan matanya menunjukkan semangat membara, untuk bisa mengoyak tubuh lawan yang dihadapinya.
Trang...
Trang...
Trang...
Suara pertarungan kembali terjadi, saat ini seluruh pasukan yang dibawa oleh selir Liu Xia telah berhadapan langsung dengan 500 orang pasukan psikopat milik kekaisaran feniks emas, sepertinya para prajurit elit itu telah dibuat ternganga tak percaya, dengan apa yang dilakukan oleh 500 orang prajurit yang nampak beringas dan langsung menghunuskan pedang ke arah perut dan juga dada lawan.
Bahkan tak tanggung-tanggung, mereka pun membuat sebuah formasi penyerangan sekaligus formasi pertahanan, saat pertempuran itu terjadi.
Ini merupakan sebuah gerakan yang terlihat biasa, namun begitu mematikan. Bahkan meskipun mereka hanya berjarak sekian mi, namun tak membuat para prajurit itu saling membunuh, dan tetap berfokus kepada lawan mereka.
"Ayo maju! Bukankah kalian semua datang untuk mengantarkan nyawa pada kami?" teriak orang-orang itu.
Mata mereka terlihat begitu beringas, setelah mencium aroma amis dari darah segar yang mulai keluar dan mengucur dari tubuh pasukan elit milik kerajaan kecil.
Ini benar-benar tak bisa dibayangkan dengan mata terpejam, pasukan elit berhasil di gempur hingga terdesak oleh 500 orang prajurit kekaisaran Feniks emas, bahkan jika dilihat dari jumlah, jelas bahwa pasukan dari kerajaan kecil berjumlah hampir 20 kali lipat dari pasukan milik kekaisaran feniks emas yang menyambut serangan mereka.
"Kenapa kalian mundur? Ayo kembali dan hajar kami, Bukankah kalian datang untuk mengantarkan nyawa?" teriak salah seorang prajurit dari kekaisaran feniks emas.
__ADS_1
Tak hanya zirah perangnya sana yang telah terciprat oleh darah segar, bahkan wajahnya kini telah tak terlihat lagi, karena banyaknya percikan darah akibat serangan yang dia buat terhadap lawan-lawannya.
Dia dengan santai menjilat pedangnya yang masih bercucuran darah, sambil terus tertawa terbahak-bahak diikuti oleh rekan-rekannya yang lain. Saat ini di bawah langit yang sama, mereka melihat bagaimana 500 orang prajurit laksana 500 iblis haus darah yang siap mencabut nyawa para pasukan elit dari kerajaan kecil itu.
"Apa-apaan ini? Bagaimana bisa mereka melakukan hal itu? Bahkan kita yang telah bertarung selama bertahun-tahun, tak ada satu orang pun yang berani melakukan hal yang sama. Namun lihatlah, para prajurit dari kekaisaran Feniks emas itu! Dia benar-benar seperti seorang malaikat pencabut nyawa ataupun iblis yang baru keluar dari neraka, benar-benar sangat mengerikan!" ucap salah seorang pasukan elit dari kerajaan kecil kepada rekan-rekannya.
Rekan-rekannya yang lain pun merasakan kekhawatiran yang sama, sepertinya lawan yang saat ini berada di hadapan mereka, bukanlah orang yang biasa, melainkan orang-orang yang memang kejam dan telah terlatih dengan sangat sempurna, untuk membantai musuh yang berada di hadapan mereka tanpa kenal ampun.
"Jangan menyerah! Jumlah kita jauh lebih banyak daripada mereka, meskipun para prajurit dari kekaisaran feniks emas berjumlah puluhan ribu, namun mereka hanya mengeluarkan 500 orang prajurit saja untuk bisa melawan kita semua. Ayo semuanya, tunjukkan semangat kalian dalam bertempur! Jangan biarkan kekaisaran kecil malu hanya karena kita mundur setelah mendapatkan serangan dari pasukan kecil seperti ini!" teriak salah seorang pria yang merupakan komandan prajurit elit dari kerajaan kecil.
Hal itu sepertinya sangat ampuh untuk membakar semangat para prajurit dari kerajaan kecil yang sejak tadi mulai merasa ketakutan, kali ini mata mereka kembali bersinar penuh dengan tekad dan ambisi, untuk bisa membunuh ke 500 orang prajurit yang berada di hadapan mereka.
Apalagi setelah banyaknya pasukan yang terjatuh dalam kondisi tak bernyawa, akibat serangan ganas dan juga brutal yang dibuat oleh 500 orang prajurit kekaisaran feniks emas itu, berhasil memompa kembali keinginan membunuh yang sejak tadi perlahan-lahan mulai menghilang.
"Seraaaang..!" kembali suara dari komandan pasukan elit itu terdengar dengan sangat lantang, dan berhasil menggugah kembali keinginan dari para pasukan elit untuk melayangkan serangan yang lebih ganas lagi ke arah 500 orang prajurit kekaisaran feniks emas, yang terlihat hanya tersenyum meremehkan terhadap mereka.
"Jangan pernah meremehkan lawanmu! Kalian akan segera melihat, bagaimana kami pasukan elit dari kerajaan kecil yang telah terdidik dan terlatih dalam setiap pertempuran, membunuh kalian semua dan menjadikan tempat ini sebagai kuburan terakhir kalian!" teriak komandan prajurit elit itu, namun hanya dibalas dengan tatapan datar oleh ke 500 orang prajurit dari kekaisaran feniks emas.
Trang...
Trang...
Trang...
__ADS_1