
Akhirnya kereta yang ditumpangi oleh permaisuri Huang Yue Li bersama kaisar Yu Qing San mulai melaju dengan sangat pelan, untuk kembali menuju kekaisaran feniks emas, setelah sebelumnya pria nomor 1 penguasa kekaisaran feniks emas itu mengatakan untuk membawa keretanya dengan kecepatan sedang kepada sang kusir.
Para prajurit yang mengiringi terlihat mengerutkan dahi, ini adalah pertama kalinya dilakukan oleh kaisar mereka, biasanya dia akan selalu meminta untuk menjalankan keretanya dengan sangat cepat, terlebih saat ini mereka baru saja selesai meratakan seluruh wilayah kekaisaran naga sakti.
Bahkan seluruh anggota keluarga istana telah mendapatkan hukuman yang sangat berat, karena sebelumnya Kaisar Yu Qing San telah memerintahkan kepada prajuritnya, untuk memberikan hukuman mati kepada seluruh saudara dari ibu suri Yun Jian itu.
Berita kehancuran wilayah kekaisaran naga sakti beserta kematian penguasa dan seluruh anggota keluarganya menyebar dengan sangat cepat, hingga semua orang mengetahui berita itu.
Bahkan sebelum kaisar Yu Qing San mencapai wilayah kekaisaran feniks emas, banyak sekali wilayah yang dilewati oleh para prajurit kekaisaran.
Seluruh rakyat terlihat membungkuk memberikan hormat, saat kereta yang ditumpangi oleh pemimpin pasukan itu melewati tempat mereka. Seolah telah mendapatkan sebuah ancaman, bahwa siapapun yang berani berbuat sesuatu yang buruk akan mendapatkan akibat sangat menyakitkan, sehingga mereka berbondong-bondong untuk berdiri di pinggir jalan dan membungkuk di hadapan Kaisar Yu Qing San, meskipun tanpa melihat wajah dari penguasa kekaisaran itu.
Namun sepertinya orang yang tidak mengetahui jarak antara tingginya langit dan juga rendahnya bumi, akan selalu ada di manapun juga. Tepatnya saat ini segerombolan orang menatap tajam ke arah rakyat yang tengah membungkuk memberikan hormat.
Mereka terlihat sangat tidak suka dengan tindakan yang dilakukan oleh rakyat, mengingat selama ini Kaisar Yu Qing San bukanlah penguasa kekaisaran yang mereka tempati, namun hanyalah seseorang yang secara kebetulan melewati wilayah mereka.
Hal itu tentu saja membuat mereka langsung saling melirik, seolah saat ini tengah berdiskusi lewat pandangan mata. Tak lama kemudian salah seorang langsung berdiri dan mengajak rekan-rekannya untuk memberhentikan kereta yang membawa penguasa kekaisaran feniks emas itu.
Dan di sinilah mereka saat ini, sejumlah bangsawan muda dan juga para prajuritnya menghadang jalan yang akan dilalui oleh kaisar Yu Qing San beserta rombongannya. Mereka merasa bahwa kekuatan yang mereka miliki jauh lebih besar dibandingkan dengan pemimpin kekaisaran ini, hanya karena saat ini Kaisar Yu Qing San tidak membawa seluruh prajuritnya, untuk ikut serta.
Pada saat keberangkatan, Kaisar Yu Qing San memang telah memberikan perintah kepada prajurit kekaisaran feniks emas untuk kembali menuju kekaisaran secepatnya, sedangkan dia sendiri akan menikmati waktu lebih banyak dengan menggunakan kereta mewah, bersama permaisurinya.
Hanya ada sekitar 200 orang prajurit saja yang saat ini ikut mengiringi kereta yang ditumpangi oleh pria paling berkuasa di kekaisaran feniks emas itu, tanpa ada kekuatan lain.
__ADS_1
Namun sepertinya orang-orang yang menjadi musuh baru permaisuri Huang Yue Li dan juga Kaisar Yu Qing San tidak mencari tahu terlebih dahulu, seberapa besar kekuatan lawan, Sehingga mereka berani beradu tanding.
Padahal di belakang kereta mewah itu, ada satu kereta yang terlihat lebih sederhana dan ditumpangi oleh ketiga orang pelayan kepercayaan permaisuri Huang Yue Li, yang nyatanya memiliki kekuatan fisik dan juga mental yang sangat bagus.
Namun ketiganya hanya tunduk pada satu perintah saja, meskipun itu Kaisar Yu Qing San, mereka tidak akan pernah mendengarnya, selama tidak mendapatkan persetujuan dari majikan yang selama ini telah membimbing dan mengajar bagaimana caranya bertahan hidup dalam sebuah pertempuran.
"Hai kalian! Hentikan keretanya! Bukankah seharusnya kalian membayar uang masuk untuk melewati wilayah kekaisaran kami, sebelum sampai menuju kekaisaran feniks emas?" tanya salah seorang tuan muda sambil menunjuk ke arah prajurit yang duduk di atas kudanya, tepat di hadapan kereta yang saat ini membawa kaisar Yu Qing San dan juga permaisuri Huang Yue Li.
Mendengar perkataan lancang dari tuan muda itu, membuat sang prajurit langsung memelototkan matanya, dia benar-benar tak menyangka akan bertemu dengan orang yang tidak memiliki akal sehat, sehingga berani memberhentikan pasukan dari kekaisaran feniks emas.
Mungkinkah jika saat ini mereka belum mengetahui, tentang bagaimana buas dan brutalnya para prajurit pimpinan dari permaisuri Huang Yue Li itu? Ataukah mereka belum mendengar berita tentang kejatuhan kekaisaran naga sakti, sehingga berani mencari masalah dengan orang-orang dari kekaisaran feniks emas?
"Akan lebih baik jika kalian segera menyingkir dari jalan yang akan kami lewati." ucap prajurit itu.
Wajahnya terlihat menghitam, karena mungkin saja saat ini kedua orang majikan yang berada di dalam kereta telah mendengar ucapan dari tuan muda sombong itu.
Wei Wei langsung mengeluarkan kepalanya dari jendela kereta yang dia tumpangi, sambil sesekali menatap tajam ke arah rombongan yang saat ini mencekal perjalanan yang sedang mereka lalui. Tak lama kemudian, ketiga orang gadis pelayan itu segera turun dari dalam kereta dengan sangat anggun.
"Menjauhlah dari jalan kami!" ucap gadis pelayan itu dengan sangat dingin.
Tuan muda beserta seluruh prajuritnya saat ini langsung tertawa terbahak-bahak, mereka seolah menertawakan Wei Wei yang berpakaian seorang pelayan, namun memiliki lidah yang begitu tajam. Seolah gadis lemah itu memiliki kekuatan yang sangat besar, sehingga mampu menggertak semua orang yang saat ini menghadang perjalanannya.
Banyak sekali rakyat yang saat ini berkumpul di tempat itu, mereka ingin mengetahui apa yang akan dilakukan oleh kaisar Yu Qing San beserta permaisuri Huang Yue Li kepada tuan muda yang sangat sombong itu, mengingat selama ini seluruh rakyat kekaisaran dibuat sengsara, akibat kelakuan dari putra perdana menteri kekaisaran kura-kura salju itu.
__ADS_1
"Sepertinya kalian semua terlalu tinggi hati, sehingga berpikir untuk mencari masalah dengan prajurit dari kekaisaran feniks emas!" ucap Lan dengan tiba-tiba.
Gadis pelayan yang biasanya selalu diam, akhirnya mengeluarkan suaranya. Dia benar-benar telah geram dengan tindakan yang dilakukan oleh Tuan Muda beserta para prajuritnya itu.
"Heh.. Kalian hanyalah para pelayan, tapi bersikap seolah seperti seorang pemimpin!" ucap salah seorang prajurit sambil mendekat ke arah Lan.
Dia menggerakkan tangannya dan berusaha untuk menjambak rambut gadis itu, namun belum pun sampai tangan milik prajurit itu ke arah rambut yang dimiliki oleh Lan, sebuah bilah pedang tiba-tiba saja langsung muncul dan menebas lengan prajurit hingga buntung.
Hal itu tentu saja membuat semua orang langsung berwaspada, sepertinya saat ini ada sebuah kekuatan yang tak terlihat yang melindungi ketiga orang gadis pelayan itu.
"Berani mendekat, maka mati!" ucap Wei Wei sambil menyunggingkan seringaian tipisnya.
Saat ini ketiga orang gadis pelayan itu telah bersiap dengan senjata milik mereka masing-masing, Lin dan juga Wei Wei telah membawa pedang di tangan mereka, sedangkan Lan, sepasang belati cantik telah berputar-putar di kedua tangannya, dia sengaja melakukan atraksi sebelum akhirnya memberikan kematian yang teramat mengenaskan, untuk orang-orang yang tidak tahu diri dan selalu mencari untung dari keberadaan orang-orang itu.
Para prajurit yang lain pun akhirnya berwaspada, mereka baru saja menyadari jika ketiga orang gadis pelayan itu bisa saja merupakan pengawal bayangan milik Kaisar Yu Qing San dan juga permaisuri Huang Yue Li, sehingga para prajurit kekaisaran feniks emas sejak tadi masih tetap bergeming di tempatnya.
Mereka sama sekali tidak bereaksi apapun, terhadap ucapan dan juga provokasi yang dilakukan oleh tuan muda dan juga prajuritnya itu.
"Dasar gadis sialan!" saat ini terlihat para prajurit itu memelototkan matanya, setelah menyaksikan dengan mata sendiri, apa yang terjadi dengan salah seorang rekan mereka, yang tiba-tiba saja tangannya terlepas hanya karena berusaha untuk menarik rambut milik salah seorang gadis pelayan di hadapannya.
Padahal mereka semua sama sekali tidak melihat gerakan yang dilakukan oleh ketiga orang gadis itu, hingga akhirnya sebuah bilah pedang tiba-tiba saja muncul dan langsung membelah tangan milik prajurit yang telah gegabah itu sampai buntung.
"Bunuh mereka!" kali ini tuan muda itu tak lagi bisa menahan dirinya, dengan cepat dia pun segera memerintahkan kepada para prajurit itu untuk segera melakukan eksekusi kepada ketiga orang gadis pelayan yang berada di hadapannya.
__ADS_1
Terlebih setelah mereka melihat, jika sampai detik ini para prajurit kekaisaran feniks emas hanya memandang dengan wajah kasihan, terhadap prajurit yang dibawa oleh tuan muda itu.
"Dasar bodoh!"