Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa

Kembalinya Permaisuri Buruk Rupa
Chapter 77


__ADS_3

Deg...


Deg...


Deg...


Jantung selir Wei Lan langsung berdegup dengan sangat kencang, dia tak menyangka jika Kaisar Yu Qing San beserta pasukannya akan segera mendatangi istana kekaisaran elang api, setelah apa yang dia lakukan sebelumnya, padahal saat ini selir Wei Lan belum mempersiapkan diri, untuk menyambut kedatangan dari Kaisar Yu Qing San itu.


Beberapa orang selir Kaisar Tang San terlihat melengkungkan senyuman tipis, sepertinya mereka sangat senang dengan kedatangan orang nomor satu dari kekaisaran feniks emas itu, karena selama ini selir Wei Lan seringkali menggunakan kekuasaannya secara sewenang-wenang, terhadap orang lain.


Sehingga membuat para selir itu pun akhirnya merasa muak, dengan kelakuan yang dilakukan oleh wanita yang merasa menjadi yang paling berkuasa di dalam istana kekaisaran itu.


Mereka pun berharap banyak dengan kedatangan Kaisar Yu Qing San beserta pasukannya, akan membuat selir Wei Lan menjadi jera, sehingga tidak melakukan hal yang akan merugikan dirinya dan juga seluruh rakyat kekaisaran di masa depan.


Booom...


Booom...


Duar...


Semua orang yang saat ini berada di dalam aula dikagetkan dengan suara ledakan yang sangat besar berkali-kali, mereka benar-benar tidak mengerti dengan apa yang saat ini dilakukan oleh kaisar Yu Qing San.


Kobaran api yang sangat besar terlihat hingga ketinggian beberapa meter, bahkan saat ini asap hitam mengepul dari beberapa wilayah yang merupakan desa-desa yang berada di kekaisaran elang api, akibat serangan yang dilakukan secara brutal oleh para pasukan dari kekaisaran feniks emas, yang sengaja melakukan hal itu sebagai balasan bagi selir Wei Lan yang telah berani mencari masalah di wilayah kekuasaannya.


Mereka membakar banyak sekali desa tanpa memikirkan nasib yang dialami oleh rakyat, karena di masa itu, kesalahan yang dibuat oleh seorang pemimpin akan ditanggung juga oleh orang-orang yang berada di bawahnya.


Teriakan dan jeritan dari rakyat kekaisaran elang api pun terdengar begitu menyayat hati, membuat semua orang yang mendengar dan menyaksikan penderitaan yang dialami oleh mereka, langsung tersentak kaget.


Kecuali selir Wei Lan yang telah mengetahui, karena sebelumnya dialah yang menjadi dalang utama, sehingga para prajurit gabungan dari kekaisaran elang api beserta kerajaan kecil itu membakar wilayah kekuasaan dari kekaisaran feniks emas.


Kedua tangan selir itu pun terlihat mengepal dengan sangat kuat, dia benar-benar tak menyangka jika Kaisar Yu Qing San akan melakukan hal yang sama terhadap wilayah kekaisaran elang api.


Jika saja saat ini dia memiliki banyak prajurit, mungkin dia akan segera memerintahkan untuk memblokir serangan yang dilakukan oleh pasukan dari kekaisaran feniks emas itu. Sayangnya istana kekaisaran elang api saat ini hanya memiliki 5000 orang prajurit, sehingga selir Agung Wei Lan akhirnya memutuskan agar seluruh prajurit tetap berada di istana kekaisaran, dan menjaga seluruh anggota keluarga istana.

__ADS_1


Dia mengabaikan keselamatan dari seluruh rakyat kekaisarannya, demi untuk bisa berlindung dari serangan yang mungkin saja akan dilakukan oleh kaisar Yu Qing San.


Tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama, akhirnya seluruh pasukan itu pun sampai di depan gerbang istana kekaisaran elang api yang hanya dijaga oleh sekitar 50 orang prajurit kekaisaran.


Dengan sangat brutalnya, pasukan dari kekaisaran Feniks emas terus menghancurkan gerbang yang terbuat dari kayu yang sangat kuat itu, bahkan beberapa orang prajurit saat ini mulai mengerahkan panah api, untuk menghancurkan gerbang istana kekaisaran.


Booom...


Booom...


Duar...


Ledakan besar kembali terjadi, saat ini seluruh keluarga istana kekaisaran elang api dibuat menganga tak percaya, karena ternyata kebrutalan pasukan kekaisaran feniks emas bukanlah isapan jempol belaka, mereka kini membantai seluruh prajurit yang berjaga di pintu gerbang, tanpa perasaan sedikitpun.


Satu persatu prajurit itu pun terjatuh dalam keadaan tak bernyawa, setelah mereka mendapatkan serangan yang sangat brutal dan juga ganas dari pasukan kekaisaran feniks emas.


Tubuh selir Wei Lan terlihat bergetar, saat ini wanita itu merasa benar-benar dihinggapi rasa ketakutan yang sangat mendalam. Dia baru saja menyaksikan pembantaian secara langsung para prajurit di hadapan matanya sendiri, lalu Bagaimana jika Kaisar Yu Qing San yang turun tangan? Bahkan para prajuritnya pun muncul dengan kekejaman yang sangat mengerikan.


Permaisuri Huang Yue Li bisa melihat dengan sangat jelas, rona ketakutan di wajah orang-orang yang saat ini berdiri di belakang kekuatan para prajurit yang tidak seberapa itu.


Dengan sangat santai wanita itu pun segera melompat turun dari kuda yang ditungganginya bersama sang suami, langkahnya terlihat begitu tegas, raut wajahnya sangatlah dingin, apalagi tatapan matanya yang begitu tajam mengarah kepada para prajurit yang saat ini mulai bergetar ketakutan.


Bagaimanapun kekuatan yang dimiliki oleh kekaisaran feniks emas tidaklah main-main, 10.000 orang prajurit saat ini berdiri di belakang Kaisar Yu Qing San dengan gagah berani, tatapan mata mereka terlihat membara, penuh keinginan membunuh, karena kekaisaran elang api telah berani mengobarkan perang dan membantai beberapa orang prajurit dari kekaisaran feniks emas.


"Kenapa kalian harus menghadang langkah kami? Bukankah kalian mengetahui kesalahan yang telah dibuat oleh selir Agung Wei Lan yang telah memerintahkan pasukan gabungan dari kekaisaran elang api dengan kerajaan-kerajaan kecil, untuk membantai wilayah kekaisaran Feniks emas?" tanya permaisuri Huang Yue Li sambil menatap tajam ke arah para prajurit kekaisaran Elang api.


Mendengar pertanyaan yang diajukan oleh wanita nomor satu di kekaisaran feniks emas itu, membuat nyali para prajurit dari kekaisaran elang api berangsur menciut, mereka tak berani membalas tatapan tajam milik wanita nomor satu itu, sehingga akhirnya mereka pun menundukkan pandangan di hadapan wanita yang paling berkuasa itu.


Apalagi setelah melihat pedang berwarna emas yang berada di tangan permaisuri Huang Yue Li, membuat seluruh prajurit kekaisaran Elang api itu sadar, bahwa ternyata sang permaisuri memiliki kemampuan dalam bertempur.


Perlahan-lahan para prajurit itu pun memberikan jalan untuk permaisuri Huang Yue Li agar bisa berhadapan dengan selir Wei Lan yang saat ini terlihat memelototkan mata, karena tak percaya para prajuritnya akan menghianati dirinya.


"Apa yang kalian lakukan? cepat serang wanita itu!" teriak selir Wei Lan kepada para prajuritnya.

__ADS_1


Namun hal itu tidak dilakukan oleh mereka, yang terus saja bergerak ke arah samping untuk memberikan jalan kepada wanita nomor satu di kekaisaran Feniks emas itu agar bisa bertemu pandang dengan pemilik kekuasaan terbaru, di kekaisaran Elang api.


"Oh.. Jadi rupanya kau yang bernama selir Agung Wei Lan. Aku pikir kau lebih cerdas dan juga lebih pemberani dibandingkan dengan selir Liu Xia, ternyata perkiraanku salah, selain jelek, kau juga tidak memiliki kemampuan apapun. Kau tak pantas menjadi orang yang berkuasa di kekaisaran ini, akan lebih baik jika kau menjadi seorang pelayan dan bekerja untuk melayani para bangsawan, yang tinggal di kekaisaran Feniks emas." ucap permaisuri Huang Yue Li dengan begitu sarkas.


Mendengar ejekan yang dilayangkan oleh sang permaisuri, membuat selir Wei Lan langsung berang, tangan wanita itu pun segera menyambar pedang yang berada di pinggang salah seorang prajurit terdekatnya, kemudian berlari dengan sangat cepat ke arah permaisuri Huang Yue Li dan berusaha untuk melukai wanita itu.


Trang...


Trang...


Trang...


Duagh...


Bruk...


Akhirnya serangan yang dilakukan oleh selir Wei Lan berhasil dihadang menggunakan pedang emas milik permaisuri Huang Yue Li, bahkan wanita itu tanpa segan-segan menendang tubuh sang selir dengan sekuat tenaga, hingga membuat tubuh selir Wei Lan langsung tersungkur di atas tanah, dalam keadaan yang terluka.


Sret...


Sret...


Sret...


Permaisuri Huang Yue Li tidak ragu-ragu untuk menebaskan pedangnya ke arah selir Wei Lan, dia membuat banyak sekali luka di tubuh wanita itu, sebagai sebuah peringatan besar bagi siapapun yang berniat untuk mencari masalah dengannya di masa depan.


Semua orang yang menyaksikan penyiksaan yang dilakukan oleh permaisuri Huang Yue Li bergidik ketakutan, mereka tak menyangka jika wanita yang memiliki paras begitu cantik bagaikan Dewi, menyimpan kekejaman di dalam hatinya, sehingga mampu membuat lawan yang dia hadapi bertekuk lutut di hadapannya.


"Kau terlalu lemah!" cibir permaisuri Huang Yue Li sambil mengayunkan kaki kanannya ,untuk menendang kepala selir Wei Lan.


Kratak...


Bruk...

__ADS_1


__ADS_2