
Jedeeeer...
Bagaikan terkena sambaran petir, para prajurit kekaisaran feniks emas merasakan lutut mereka seolah tak bertulang. Walaupun kaisar Yu Qing San selalu bersikap dingin terhadap mereka, namun tidak mengubah kenyataan, jika penguasa kekaisaran itu merupakan seorang yang bijaksana dan selalu adil terhadap rakyatnya.
Apalagi semenjak permaisuri Huang Yue Li menunjukkan kemampuannya, kaisar Yu Qing San semakin dekat dengan seluruh rakyat kekaisaran.
Bruk...
Bruk...
Bruk...
Ribuan prajurit kekaisaran feniks emas saat ini terjatuh ditanah, wajah mereka semakin pucat mendengar berita buruk yang dibawa oleh tabib itu. Meskipun permaisuri Huang Yue Li memiliki kemampuan yang tidak kalah dari Kaisar Yu Qing San, nyatanya penguasa kekaisaran feniks emas itu memiliki tempat tersendiri di hati seluruh pasukan dan juga rakyatnya.
Permaisuri Huang Yue Li bergeming di tempatnya, wanita itu sama sekali tidak menunjukkan kekhawatiran dari wajahnya, namun saat ini sepertinya dia merasakan perasaan yang tengah dialami oleh para prajurit kekaisaran Feniks emas, sehingga membuatnya sedikit tersentuh.
"Siapkan racun yang paling mematikan." ucap permaisuri Huang Yue Li sambil melirik ke arah tabib, yang saat ini terlihat memelototkan matanya mendengar perintah dari wanita paling berkuasa di kekaisaran feniks emas itu.
Apa yang sebenarnya ada di dalam pikiran wanita itu, sehingga meminta sesuatu hal yang tidak mungkin bisa dipenuhi oleh para tabib? Apalagi saat ini seluruh prajurit kekaisaran feniks emas terlihat begitu terpukul, mendengar berita tentang kesehatan Kaisar Yu Qing San.
"Ta-tapi yang mulia-" ucapan dari tabib itu terhenti, karena saat ini permaisuri Huang Yue Li telah mengangkat tangannya, dia tidak ingin mendengar alasan apapun.
"Siapkan racun yang paling mematikan, sekarang juga!" permaisuri Huang Yue Li mengulangi ucapannya, sehingga akhirnya tabib itupun segera bergegas menyampaikan permintaan dari sang permaisuri kepada rekan-rekannya.
Kelima orang tabib yang saat ini berada di dalam kamar yang ditempati oleh kaisar Yu Qing San itu pun akhirnya terbelalak kaget, mereka tak menyangka jika permaisuri kekaisaran feniks emas akan melakukan hal yang berbahaya.
__ADS_1
Padahal dirinya bisa saja menjadi seorang Ratu jika Kaisar Yu Qing San kehilangan nyawanya, namun ternyata dia lebih memilih untuk mati bersama dengan pria yang telah menjadi suaminya itu.
Kelima orang tabib itu pun akhirnya menganggukkan kepala, kemudian mereka mulai mengambil bahan-bahan untuk meracik racun. Sepertinya mereka tidak bisa mengubah pendirian dari permaisuri Huang Yue Li, karena nyatanya wanita itu tidak akan pernah mau mendengarkan ucapan dari siapapun.
"Ambilkan kain dan air bersih!" ucap permaisuri Huang Yue Li pada ketiga orang pelayannya. Wei Wei beserta kedua rekannya segera beranjak dari kamar dan bergegas menuju dapur, mereka harus segera melaksanakan perintah dari permaisuri Huang Yue Li, sebelum wanita itu mengucapkan permintaannya untuk yang kedua kali.
Beberapa orang jenderal kekaisaran memasuki kamar, di mana saat ini Kaisar Yu Qing San terbaring, setitik bening meluncur dari sudut mata mereka, ada kesedihan yang terlihat dari raut wajahnya. Bagaimana bisa kekaisaran Feniks emas kembali berjaya, jika orang yang selama ini memimpinnya dalam keadaan yang tengah sekarat seperti saat ini?
Tak lama kemudian, Wei Wei beserta kedua rekannya kembali memasuki kamar itu dan membawa apa yang permaisuri Huang Yue Li minta, sehelai kain dan juga semangkuk besar air saat ini telah dibawa oleh mereka dan segera menyimpannya di atas meja.
Para Jenderal kekaisaran melihat apa yang tengah dikerjakan oleh ketiga orang pelayan permaisuri itu, hingga saat ini mereka masih belum mengetahui, rencana apa yang sebenarnya tengah dilakukan oleh sang permaisuri, hingga membuat ketiga orang pelayannya begitu tergesa-gesa?
"Racunnya sudah siap, yang mulia." ucap salah seorang tabib yang saat ini telah berdiri tak jauh dari permaisuri Huang Yue Li.
Di tangannya terlihat mangkuk kecil yang berisi racun dengan bau yang sangat menyengat, permaisuri Huang Yue Li yakin jika itu merupakan racun tingkat tinggi, yang mungkin saja bisa membunuh seseorang yang mengkonsumsinya. Namun hal itu berbeda jauh dengan dirinya, yang memang telah memiliki racun yang menyebar di seluruh sel-sel darahnya, sehingga dia tidak merasakan takut sedikitpun, walau dirinya harus menelan semua racun itu.
Para Jenderal bergegas mendekat, mereka berusaha untuk menghentikan perbuatan dari permaisuri Huang Yue Li yang saat ini tengah berusaha untuk menyakiti dirinya sendiri. Mereka tidak mungkin membiarkan wanita itu mati begitu saja, apalagi saat ini Kaisar Yu Qing San masih dalam keadaan sekarat, sehingga mungkin kedepannya kekaisaran feniks emas akan mengalami banyak masalah, jika pasangan orang nomor satu di kekaisarannya itu meregang nyawa bersamaan.
"Yang mulia..!" ke 5 orang jenderal itu pun akhirnya mendekat, mereka berusaha untuk merebut mangkuk yang berisi racun dari tangan permaisuri Huang Yue Li.
"Mohon jangan lakukan ini yang mulia, saat ini yang mulia Kaisar masih dalam keadaan sekarat, kasihanilah kami dan juga semua rakyat kekaisaran feniks emas, jika sampai terjadi sesuatu kepada yang mulia Kaisar dan juga anda, apa yang harus kami lakukan di masa depan?" ucap salah seorang jendral menghiba di hadapan permaisuri Huang Yue Li.
Wei Wei terkikik pelan, gadis pelayan itu sepertinya tidak bisa membendung tawa akibat reaksi yang ditunjukkan oleh para Jenderal, yang berpikir bahwa permaisuri Huang Yue Li akan melakukan tindakan bunuh diri, mereka belum tahu saja jika sebenarnya permaisuri kekaisaran feniks emas merupakan seorang wanita yang kebal racun.
"Apa maksudmu, jenderal?" tanya permaisuri Huang Yue Li seraya memelototkan matanya di hadapan kelima orang jenderal itu, tangannya dengan sigap langsung merebut kembali mangkuk yang tadi diambil oleh jenderal kekaisaran.
__ADS_1
"Mohon ampuni kelancangan hamba yang mulia, hamba hanya takut terjadi sesuatu terhadap anda, biarkan hamba membuang racun itu." ucap salah seorang jenderal sambil berlutut di hadapan permaisuri Huang Yue Li.
Akhirnya sang permaisuri pun menyadari kesalahan yang dibuatnya, sepertinya kelima orang jendral kekaisaran itu telah berpikir bahwa dirinya akan meracuni diri sendiri, agar bisa mati bersama dengan Kaisar Yu Qing San.
"Apa kalian berpikir jika aku saat ini akan melakukan tindakan bodoh, dengan bunuh diri?" tanya permaisuri Huang Yue Li.
Kelima orang jenderal itu pun menganggukkan kepalanya perlahan, mereka tak bisa berbohong jika saat ini merasa sangat khawatir dengan keadaan permaisuri Huang Yue Li yang sepertinya tengah frustasi, melihat keadaan Kaisar Yu Qing San yang belum juga sadar hingga saat ini.
"Astaga! Apa kalian berpikir jika saat ini aku telah gila, sehingga berniat untuk mencelakakan diri sendiri? Aku meminta racun itu untuk mengobati yang mulia Kaisar, karena obat apapun tak akan lagi mempan. Sehingga aku memutuskan untuk menjadikan racun sebagai penolak racun." ucap permaisuri Huang Yue Li menegaskan.
"Jadi maksud yang mulia akan memberikan racun itu untuk bisa menekan pertumbuhan dari racun yang saat ini berada di dalam tubuh yang mulia Kaisar?" tanya salah seorang jenderal sambil kembali berdiri, dia menatap takjub arah permaisuri Huang Yue Li yang telah menemukan cara untuk bisa menyembuhkan Kaisar Yu Qing San.
Permaisuri Huang Yue Li segera menganggukkan kepalanya, sedangkan kelima orang jenderal saat ini telah kembali berdiri, mereka nampak tersenyum tipis karena ulah salah seorang dari jenderal itu membuat kelimanya akhirnya bertindak konyol dan memiliki pemikiran, jika permaisuri Huang Yue Li akan melakukan tindakan bunuh diri.
Akhirnya mereka pun segera memberi jalan untuk permaisuri Huang Yue Li mendekat ke arah peraduan, di mana saat ini Kaisar Yu Qing San terbaring, dia berusaha mengambil racun itu dengan sendok kemudian meneteskannya ke mulut sang Kaisar.
Namun sepertinya cara yang seperti itu tidaklah efektif, karena nyatanya racun itu tidak bisa masuk ke dalam mulut Kaisar Yu Qing San yang saat ini masih terkatup rapat.
Para jenderal yang saat ini masih berada di dalam ruangan itu mengerutkan dahi, sepertinya rencana permaisuri Huang Yue Li gagal total, karena racun itu sama sekali tidak bisa tertelan oleh kaisar Yu Qing San.
"Sepertinya ini bukan cara yang bagus, yang mulia." ucap salah seorang jenderal setelah melihat jika cara yang dilakukan oleh permaisuri Huang Yue Li tidak membuahkan hasil, wanita itu pun langsung menganggukkan kepalanya.
"Kalian semua, keluar dari tempat ini!" perintah permaisuri Huang Yue Li kepada ke-5 orang jenderal dan juga ketiga orang pelayan setianya.
"Tapi yang mu-"
__ADS_1
"Keluar..!" teriak permaisuri Huang Yue Li dengan suara yang sangat dingin dan juga datar.